CEO TAMPAN SANG PUJAAN

CEO TAMPAN SANG PUJAAN
Percakapan


__ADS_3

Laras nampak membersihkan tubuhnya dan sesekali melihat lehernya yang penuh dengan tanda merah yang di tinggalkan Jerry. Laras nampak tersenyum dan benar-benar merasa bahagia. "Aku tidak menyangka, kehidupanku berubah setelah bersama dengan Jerry." Ucap Laras sambil membersihkan tubuhnya.


Tanpa di sadari, Jerry sudah berada di kamar mandi dan memperhatikan Laras yang tengah tersenyum sendiri. "Apakah kamu masih betah di kamar mandi?" Tanya Jerry sambil menghampiri.


Laras nampak terkejut dan melihat kearah suara. "Aahhhh..." Teriak Laras sambil menutupi bagian tubuhnya.


"Kenapa harus di tutupi, aku sudah melihat semuanya?" Tanya Jerry sambil tersenyum.


"Tidak, aku mohon tolong keluar dulu!" Teriak Laras sambil membalikkan tubuhnya.


"Aku tidak mau!" Jawab Jerry.


"Please...!" Ucap Laras memohon.


Jerry tersenyum dan melihat kearah Laras dengan wajah yang merah menahan rasa malu. "Baiklah, aku menyerah! Jangan lama-lama, kalau dalam waktu 10 menit kamu tidak selesai mandi juga..." Ucap Jerry terhenti oleh ucapan Laras.


"Iya,iya..!" Ucap Laras menyela ucapan Jerry.


Jerry langsung keluar dari kamar mandi dan Laras langsung mempercepat acara mandinya. Setelah selesai Laras langsung menggunakan handuk dan keluar dari kamar mandi. Laras nampak mencari keberadaan Jerry dan bibir Laras tersenyum saat tidak mendapati keberadaan Jerry. "Akhirnya dia tidak ada di kamar!" Ucap Laras dengan bernafas lega.

__ADS_1


Laras langsung berlari menuju lemari pakaian dan memilih salah satu pakaian yang ada di sana. Setelah mendapat pakaian yang cocok, Laras langsung memakai pakaian tersebut.


Setelah Laras selesai berpakaian, Jerry datang menghampiri. "Sayang, kamu sudah selesai!" Ucap Jerry.


"Sudah!" Ucap Laras yang nampak masih malu.


Jerry tersenyum dan menghampiri Laras yang tengah duduk di kursi. "Sayang, kamu cantik sekali!" Ucap Jerry sambil mencium aroma di rambut Laras.


Laras nampak tersenyum dan pipinya nampak memerah. "Sudahlah, ayo cepat kamu mandi dulu!" Ujar Laras.


"Iya, aku mandi dulu! Setelah mandi bagaimana kalau kita bertarung lagi." Ucap Jerry sambil menggoda Laras.


"Iya, aku mandi dulu!" Ucap Jerry sambil mengecup kening Laras dan pergi menuju kamar mandi.


Jerry pergi menuju kamar mandi dan Laras melihat dia pergi. "Aku tidak menyangka kamu adalah pahlawan di hidupku. Terima kasih mas, aku pasti tidak akan pernah melupakan semua jasa-jasamu." Ucap Laras sambil tersenyum.


Laras pergi meninggalkan kamar dan berjalan menuju dapur, dia nampak membuat nasi goreng khusus untuk Jerry. Para pembantu nampak melarang untuk membantu mereka, tapi Laras bersikeras dan membuat nasi goreng untuk Jerry.


Setelah selesai Laras menghias secantik mungkin, dia mencantumkan I love you diatas nasi goreng oleh saus. "Oke, semuanya telah selesai." Ucap Laras sambil tersenyum puas.

__ADS_1


Dia langsung membawanya pergi ke menuju kamar dengan membawa nasi goreng dan air minum. Jerry nampak tengah mengenakan pakaian, dan Laras pun tersenyum. "Mas, ayo kita makan!" Ucapnya.


Jerry nampak menoleh dan tersenyum melihat kearah Laras. "Kenapa kamu membawa makanan kesini?" Tanya Jerry sambil mengerutkan keningnya.


"Aku sengaja menyiapkan ini semua untukmu!" Ucap Laras sambil meletakkannya di atas meja.


Jerry tersenyum dan melihat nasi goreng spesial buatan Laras. "Cantik sekali, tapi aku tidak yakin dengan rasanya." Ujar Jerry sambil melihat kearah Laras.


"Jangan anggap aku remeh tahu, aku bisa masak kok!" Ucap Laras sambil menyunggingkan bibirnya.


"Iya sudah, kita buktikan. Kalau rasanya tidak enak, kamu akan aku hukum dan jika masakannya enak aku akan memberi hadiah." Ucap Jerry sambil tersenyum.


Jerry menyantap nasi goreng yang telah di hidangkan Laras, alisnya nampak mengangkat sebelah dan tersenyum. Jerry menganggukan kepalanya dan melihat kearah Laras. "Rasanya enak banget, dan sepertinya kamu tetap akan dapat hukuman." Ujar Jerry sambil tersenyum.


"Loh, katanya enak dan akan dapat hadiah!" Ucap Laras dengan nada kesal.


"Kamu tahu hukuman dan hadiah itu sama saja!" Ucap Jerry sambil tersenyum.


"Memangnya hukuman seperti apa? kok bisa begitu!" Tanya Laras.

__ADS_1


__ADS_2