
Tak lama kemudian, bus yang akan mengantar mereka tiba. Sebelum menaiki busnya, Lidya berpesan kepada Nurul, "Jangan pernah berpisah dari rombongan dan guru pembimbing."
"Iya, mami... he-he-he." Nurul terkekeh kecil sambil mengacungkan kedua jarinya seperti ini ✌️ sambil tersenyum manis.
Lidya pun mencubit pipinya yang sedang menampilkan lesung pipi tersebut. Kemudian ia bergegas menuju bus yang akan mengantarnya. Mereka terpisah untuk yang pertama kalinya di tempat asing. Ya, tempat asing yang mengagumkan.
Kini mereka harus berjuang menghadapi lembaran-lembaran kertas soal yang telah dibagikan oleh panitia kepada mereka.
Ruangan tempat pelaksanaan ujian terasa sunyi dalam seketika, semuanya sibuk dengan tugas masing-masing. Mereka mengerahkan segala kemampuan yang mereka miliki untuk menjadi yang 'terbaik' di antara yang terbaik.
Seperti yang kita ketahui bersama, ajang Olimpiade Nasional merupakan sebuah wadah untuk membuktikan tingkat kecerdasan dari ribuan peserta yang hadir, dimana hanya akan ada tiga orang pemenang yang akan menjadi orang yang 'terbaik' dari yang terbaik. Dan hanya akan ada satu orang yang akan mewakili nama Negara untuk ke tahap selanjutnya, pastinya akan lebih sulit lagi.
Kurang lebih sekitar 90 menit waktu yang di sediakan oleh panitia, waktu yang cukup lama. Tapi sangat mendebarkan di saat-saat pengumpulan lembar jawaban manual tersebut.
Setelah selesai, makan siang pun dibagikan. Inilah saat-saat yang paling ditunggu-tunggu oleh semua orang. Karena sudah waktunya bagi mereka untuk mengisi lambung mereka.
Siang harinya akan ada snack ringan yang cukup mengenyangkan yang merupakan ciri khas daerah tersebut.
Setelah pukul dua siang, mereka akan berkumpul dan menaiki bus yang sebelumnya untuk kembali ke tempat penginapan mereka.
__ADS_1
Begitulah aktifitas mereka selama tiga hari berturut-turut.
Pada hari terakhir lomba, mereka diajak berkunjung ke tempat-tempat wisata meski hanya dalam waktu yang cukup singkat. Ya, cukup untuk mengambil beberapa foto yang akan menjadi kenang-kenangan. Seteleh itu mereka kembali ke Universitas A untuk mendangarkan hasil dari pencapaian mereka.
Tepatnya tanggal 22 bulan November tahun 2005 merupakan hari yang sangat indah dan tak terlupakan bagi Nurul karena ia mendapatkan prestasi yang sangat memuaskan. Meskipun tidak menjadi peringkat pertama, tapi menjadi menjadi peringkat ketiga dari ribuan siswa-siswa pilihan yang berasal dari berbagai provinsi se-Indonesia itu adalah sesuatu yang 'luar biasa' bukan?!!
Terharu, bangga, kaget dan perasaan lainnya bercampur menjadi satu ketika pembawa Acara mengumumkan namanya dari atas panggung.
Lidya benar-benar tidak menyangka bahwa sahabatnya itu masuk dalam kategori tiga besar. Ia langsung memeluk Nurul dengan erat. Keduanya menangis bahagia dan terharu.
Sorak sorai dan tepuk tanganpun mengiringi langkahnya menuju ke panggung tersebut.
Nurul tak bisa memendung air mata bahagianya, netranya menjadi buram karena genangan air mata yang terus mengalir.
Di antara banyaknya orang yang sedang menyaksikan penyerahan hadiah tersebut, ia menangkap sosok Pria yang cukup akrab dipenglihatannya.
Nurul pun menyeka air matanya untuk memperjelas penglihatannya, ia pun mengedarkan pandangannya untuk mencari sosok Pria tersebut, Namun hasilnya nihil.
Setelah acara itu selesai, mereka kembali ke penginapan dan bermalam di tempat itu untuk terakhir kalinya.
__ADS_1
Di malam terakhir mereka, mereka berdiri di balkon gedung sambil menikmati semilir angin malam. Mereka menikmati setiap moment yang sangat berharga tersebut.
"Apa kamu melihat kak Ari di tengah kerumunan orang-orang tadi?" tanya Lidya
Nurul menoleh ke arah Lidya. "Jadi kamu juga melihatnya?"
"Ya, tapi ketika aku ingin mendekatinya, ia menghilang tanpa jejak. Sepertinya ia menghindar dari kita."
"Ya, kurasa juga seperti itu."
"Apakah kamu masih memiliki perasaan kepadanya?" tanya Lidya dengan tatapan yang penuh telisik.
Nurul menghembuskan nafasnya pelan kemudian memandang ke arah langit yang bertabur bintang. "Cinta pertama itu memang sulit untuk dilupakan."
.
.
.
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian Readers....