Cinta 3 Serangkai (3 Sahabat)

Cinta 3 Serangkai (3 Sahabat)
Proses pembelajaran


__ADS_3

"Hmmm, sebaiknya kita tunggu saja sebentar." usul Nurul


Dan dibalas anggukan oleh kedua sahabatnya.


Tak lama kemudian Raka mendekati mereka.


"Sudah selesai diskusinya?" tanya Raka sambil berdiri di samping meja staffnya, setelah mengisi lambung yang sudah menahan lapar ketika menunggu kedatangan mereka.


Refleks, mereka langsung berbaris seperti semula lagi. Dan menunduk karena mereka ingin menyembunyikan ekspresi mereka yang sedang terkejut.


Dengan senyum simpelnya, Raka mulai mengambil laptop miliknya kemudian mulai menerangkan satu persatu fungsi tombol yang berada di keyboard dan fungsi ikon-ikon yang berada di layar laptop tersebut.


Mereka hanya diam sambil memperhatikan instruksi dari Raka.


Raka mengajarkan mereka tentang cara menggunakan aplikasi Microsoft Office Word, yang pada waktu itu ia masih menggunakan versi 2000 ya Readers. Tampilan terbilang sedikit kuno jika dibandingkan dengan versi yg sekarang.



Mungkin kalian sedikit bingung jika di hadapkan dengan aplikasi ini. Begitu pun yang dirasakan Nurul dan kedua sahabatnya.


Tapi tidak berlaku untuk Author. He he he....


Bagaimana tidak, aplikasi 23 tahun lalu jika disandingkan dengan yang sekarang, yang pastinya aplikasi sekarang sudah lebih keren dan lebih mudah penggunaannya. Karena itulah kelebihan dari kemajuan teknologi. Semakin lama akan semakin mudah dan menarik tentunya.


Hmmm, ini cnth tampilan versi Microsoft Soft Word yg terbaru yang bersumber dari Mbah Google. He he he...



Beda bangat kan...


Lebih keren dan lebih banyak fiturnya.


Ngomong soal perbedaan tampilannya, Author jadi ingat waktu itu ada teman sekantor (Senior) yang ngerjain anak magang, yang kebetulan waktu itu Dia ngaku-ngaku hebat bangat kalau soal mengetik. Terus teman aku itu isengin Dia dengan tantangan mengetik naskah sambutan untuk kegiatan besok.


Dengan rasa percaya diri yang tinggi, ia langsung menyetujui hal itu.


Tak


Tak


Tak


Kita berkumpul di suatu ruangan khusus Operator Komputer.


Dan...


Setelah sampai, anak magang itu dengan entengnya duduk di kursi yang tersedia. Kami yang tidak mengerti maksud dari Senior, hanya diam saja sebagai penonton yang baik.

__ADS_1


Taddaa...


Microsoft 2000 akhirnya di tampilkan.


Ekspresinya langsung berubah, yang tadinya penuh percaya diri, kini telah berubah menjadi seperti orang yang sedang makan makanan yang masam.


"Pppffft," kami tak dapat menahan tawa lagi ketika melihat nyalinya yang langsung menciut.


Dan sejak saat itu ia tidak berani mengaku orang yang hebat lagi.


Pesan buat teman-teman sekalian,


JANGAN PERNAH MENGAKU SEBAGAI ORANG YANG HEBAT JIKA KAMU MASIH BERSTATUS SEBAGAI PENGGUNA TEKNOLOGI. KARENA ORANG YANG BENAR-BENAR HEBAT ADALAH ORANG-ORANG YANG BISA MENCIPTAKAN TEKNOLOGI ITU SENDIRI.


Semoga bermanfaat.


Next


Kita kembali ke Nurul dan kedua sahabatnya ya...


Di tengah kebingungan, mereka tetap berusaha untuk mengamati dan mencerna semua penjabaran dari Raka.


Sementara Raka dengan lihainya ia melanjutkan penjelasan sambil mempraktekkannya di depan mereka.


Hanya wajah yang penuh kekaguman dan kebingungan yang tampak menghiasi rona wajah mereka.


Semua penjelasan Raka tidak terlalu mereka pahami. Raka tahu persis dengan kebingungan mereka, karena hal itu terpampang dengan sangat jelas di wajah mereka.


Akhirnya ia mengambil inisiatif untuk memanggil salah satu dari mereka untuk mempraktekkannya secara langsung.


Dan orang itu tidak lain adalah Lidya.


Dengan senang hati Lidya mendekati Raka, kemudian Raka menyuruhnya untuk duduk. Tanpa ragu-ragu Lidya melakukan apa yang diperintahkan Raka. Karena rasa penasaran sudah menguasainya sehingga ia melupakan perasaan canggungnya.


Seperti halnya pemula, Raka mengusulkan agar Lidya menggunakan mouse saja agar lebih mudah untuk menggerakkan kursornya (anak panah)


"Bismillah..." gumam Lidya untuk memulai prakteknya.


Dan... Dengan penuh kesabaran Raka menuntunnya.


Klik


Klik


Klik


Bunyi mouse terdengar jelas.

__ADS_1


Sebuah senyuman pun menyusul bunyi mouse tersebut karena merasa puas dapat melakukan sesuai dengan instruksi.


"Ini sangat keren." gumamnya pelan dan masih bisa didengar oleh kedua sahabatnya yang hanya bisa menunggu giliran untuk menyentuh barang yang limited edition itu. Dan hanya bisa menahan rasa penasaran mereka.


Di sisi lain, gumaman Lidya mampu membuat hati Raka menghangat sambil mengukirkan senyum tersweetnya.


Tak lama kemudian


Ting


Ting


Ting


"Yah... Sudah bel masuk." ucap keduanya dengan kecewa karena hari ini mereka tidak mendapat kesempatan seperti Lidya.


Lidya pun merasa masih kurang puas karena waktunya sangat singkat. Masih banyak yang ingin ia ketahui dari fungsi ikon-ikon yang lain. Membuatnya kecanduan saja.


Dengan langkah malas mereka meninggalkan Perpustakaan.


"Selamat jalan Raka... ekh salah, selamat jalan laptop. Kami akan mengunjungimu lagi besok." gumam mereka sambil menatap ke arah laptop yang masih diam di tempatnya semula.


.


.


.


.


.


Sampai di sini dulu Readers. Proses pembelajarannya kita lanjutkan besok ya...


Happy reading...


Jangan lupa tinggalkan jejak dan dukungan kalian Readers.


Vote


Like


Koment


Subscribe


Atau setangkai mawar juga boleh. He he he....

__ADS_1


__ADS_2