Cinta Gadis Tomboi

Cinta Gadis Tomboi
Bab 105. Jadi Bundanya Nai Saja


__ADS_3

Perhelatan akbar pernikahan Arka dan Aira akan berlangsung minggu ini. Empat hari lagi. Tepatnya hari sabtu ini akan menjadi hari yang hari yang sakral bagi keduanya.


Arka dan keluarga besarnya sudah berada di ibukota untuk mempersiapkan segala keperluan pesta yang digadang-gadang akan menjadi pesta yang termegah tahun ini.


Kedua mempelai berasal dari basic pebisnis besar. Banyak orang yang menilai bahwa pernikahan ini adalah pernikahan bisnis dua perusahaan. Namun, Arka yang geram mendengar rumor ini segera memverifikasi kebenarannya bahwa ia dan Aira telah bertunangan jauh hari ketika Aira sedang hilang ingatan.


Arka sangat sibuk dalam persiapan ini. Segala sesuatu yang berkaitan dengan pernikahannya ia pilih sendiri sesuai dengan keinginannya. Ia ingin pesta ini menjadi pesta yang akan berkesan dan selalu diingat oleh Aira. Ia ingin Aira puas dengan pesta pernikahan mereka.


Jika Arka sedang sibuk-sibuknya, berbeda lagi dengan calon mempelai wanitanya. Aira malah terkesan santai dan tak mau ikut campur. Dia tahu Arka telah melakukan apa yang laki-laki itu inginkan.


 Tiga tahun menjadi tunangan Arja membuatnya mengerti bagaimana sifat laki-laki itu. Laki-laki dengan kemauan keras dan memiliki sifat yang menyukai kemewahan yang sejujurnya tidak ia sukai.


Aira saat ini sedang berada di taman baca bersama dengan teman-temannya. Ia ingin menghabiskan waktu sebanyak-banyaknya dengan teman-temannya sebelum ia akan pindah ke kota dimana suaminya akan membawanya nanti.


Juna, Melati, Wildan , Mikaila, Ridwan dan ditambah dengan si cantik Naira beserta pengasuhnya mbak Weni berkumpul untuk menemani Aira. Mereka semua duduk untuk menikmati penampilan anak-anak taman baca yang tampil menunjukkan kemampuan mereka.


Setelah malam tiba, Aira mengajak mereka semua untuk mengadakan pesta barbeque di halaman belakang rumah baca. Ini sebagai bentuk pesta perpisahan mereka.


Segala perlengkapan untuk memanggang bahan makanan sudah siap. Asap juga sudah mengepul dari alat pemanggang. Mereka bekerja sama untuk menyiapkan makanan untuk mereka makan secara bersama. Setelah semua matang, mereka duduk di atas tikar dengan masakan panggang di tengah mereka.


“Aunty, Nai mau makan jagung bakar.” Kata gadis kecil yang sedari awal selalu menempel pada calon pengantin itu.


“Oke. Nai mau yang rasa apa sayang?”


“Emmm. Rasa sapi panggang.”


Aira mengambilkan apa yang diminta gadis itu. Kemudian membantu Naira untuk Melepaskan jagung dari bonggolnya untuk memudahkan Naira makan.


“Aunty, apa aunty benelan mau menikah sama om Alka?”


“Iya sayang. Sabtu ini aunty dan om Arka akan menikah. Nai datang ya.”


“Tapi Nai nggak setuju.” Pernyataan Naira membuat semua orang disana menoleh pada gadis kecil itu. Semua saling memandang. Mencoba menanyakan maksud dari Naira. apalagi wajah kesal Naira yang sangat terlihat di wajahnya yang lucu.


“Memangnya kenapa sayang? Om Arka baik, ganteng pula. Dia sangat cocok dengan Aira.” Kata Mikaila.


“Sehalusnya Aunty cantik menikahnya sama Daddy Nai. Jadi bundanya Nai Saja.” Semua orang terdiam. Darimana Naira mendapat ide seperti itu. “Daddy sama Mommy Nai udah cele kan? Jadi Daddy bisa nikah sama aunty.”


“Nai. Apa Daddynya Naira yang bilang gitu?” tanya Ridwan.


“Nggak lah Om suami. Daddy nai nggak bilang apa-apa. Tapi Nai lihat Daddy sedih telus sambil liatin fotonya Aunty cantik. Kan kasian Daddy.” Tutur polos Naira membuat suasana mendadak hening.


Semua seperti ikut merasakan apa yang dirasakan oleh Elang saat ini. Merelakan orang yang paling ia cintai untuk menikah dengan orang lain tepat di depannya adalah hal yang paling menyakitkan.


Diam-diam Aira menghapus ait mata yang menggenang di sudut matanya. Ia tidak akan membiarkan seorang pun tahu apa yang dia rasakan. Hatinya juga tak kalah sakit dengan yang dirasakan Elang saat ini. Menikah dengan laki-laki yang sama sekali tidak dia cintai, padahal di sampingnya ada pria yang telah memiliki cintanya.


“Aku ke toilet dulu ya.”Aira tidak tahan dengan kondisi ini. Dia haris segera menumpahkan air matanya.

__ADS_1


Kata orang, kamar mandi merupakan salah satu alternatif untuk menyembunyikan masalah. Terbukti dengan banyaknya orang yang membawa masalahnya ke kamar mandi. Menangis disana untuk melegakan perasaan mereka. Seteleh puas menangis, mereka akan membasuh sisa air mata mereka dengan air berharap tidak akan ada yang menyadari bahwa ia telah meluapkan masalahnya disana.


Namun sayangnya, tidak cukup hanya dengan puas menangis untuk membuat kesedihan di hati Aira lenyap. Nyatanya ia masih dirundung pilu. Setelah puas menangis di kamar mandi, ia memutuskan untuk menenangkan diri di dalam rumah baca. Menyendiri untuk menenangkan hatinya.


... 💔💔💔...


 Malam itu, Arka berniat untuk menjemput Aira di taman baca. Ia ingin memberi kejutan calon istrinya dengan makan malam romantis sebelum mereka resmi menikah. Karena setelah malam ini, mereka berdua tidak boleh bertemu hingga pernikahan mereka berlangsung.


“Om Alka mau jemput aunty cantik?” tanya Naira saat mendapati Arka berada di tempat itu. Saat Naira sedang memakan makanannya, ia mendengar mobil Elang berhenti di depan rumah baca. Jadi ia berniat untuk menyambut Daddynya itu. Naira sudah bisa berjalan meskipun masih dengan sedikit pincang dan dibantu mbak Weni.


“Iya. aunty cantik dimana Nai?”


“Sini om.” Arka menghampiri calon keponakannya itu. Mengangkatnya untuk memudahkan gadis kecil itu menunjukkan keberadaan calon istrinya dan masuk dalam rumah baca. Mbak Weni mengikuti keduanya dari belakang.


“aunty cantik dimana Nai?”


“Tapi om halus diam ya. Jangan belisik.”


“Kenapa?”


Sebelum Naira menjawab pertanyaannya, Arka sudah terdiam. Pemandangan di depan matanya membuat mulutnya serasa terkunci. Pandangan matanya suram.


Di ruang televisi, ia melihat calon istrinya berpelukan dengan laki-laki lain yang tak lain adalah Elang. Yang ia ketahui adalah mantan kekasih calon istrinya itu. Cinta pertama Aira.


Arka tahu betul bahwa Elang lah sang pemilik cinta dari Aira yang sebenarnya. Hal inilah yang membuatnya merasa sakit.


“Maafkan aku mas. Meskipun kita saling mencintai, kita tidak bisa bersama. Banyak hati yang harus kita jaga.” Suara Aira tedengar pilu di sela isak tangisnya di pelukan Elang.


“Aku mengerti sayang, semoga kamu bahagia bersama dengan Tuan Arka. Dia pria yang baik dan juga tampan. Walaupun masih jauh lebih tampan aku pastinya.” Elang terkekeh di akhir kalimatnya. Mencoba menguatkan dirinya dan juga gadis di dalam dekapannya bahwa pilihan yang mereka pilih adalah pilihan yang terbaik untuk semuanya.


Aira tersenyum. Elang masih narsis seperti dulu. Ia memukul lembut dada Elang yang masih mendekapnya. “Kadar kenarsisanmu masih belum turun level mas.” Cibir Aira.


“Tentu saja. Kamu tahu sejak dulu kan kalau aku adalah yang terbaik.”


“Hem.” Aira menganggukan kepalanya seraya melepaskan pelukan mereka berdua.


Elang menghapus air mata yang mengalir di pipi mulus Aira dengan ibu jarinya.


“Jangan menangis lagi. Kamu tahu kan aku paling tidak suka melihatmu menangis.”


“Dasar.” Aira tersenyum dan mencoba menghentikan tangisnya.


“Bahagialah dengan hidupmu sayang. Aku juga pasti akan bahagia jika melihatmu bahagia. Oke?” Elang menangkup wajah Aira dengan kedua tangannya yang besar. Mencium kening Aira dengan penuh perasaan.


“Aku akan berusaha mas. Mas juga jadilah ayah yang baik untuk Naira. Cepatlah cari ibu yang menyayangi Naira.”


“Tidak Sayang. Cukup aku sebagai ayah dan sekaligus ibunya.”

__ADS_1


“Kamu memang laki-laki yang paling hebat mas.”


“Tentu saja.” Elang mengusap kepala Aira. “Ayo kita keluar.”


Tanpa mereka sadari, ada seseorang yang mendengarkan percakapan mereka dengan hati yang hancur. Menyadari bahwa cintanya bertepuk sebelah tangan.


“Nai, om pulang dulu ya.” Arka menurunkan gadis kecil itu. Mendekatkannya pada mbak Weni.


“Katanya om mau ketemu Aunty cantik?”


“Om ada perlu mendadak. Dan jangan katakan kalau om tadi kesini ya.”


Naira hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti.


*


*


*


Terima kasih sudah mampir 😍


Like, VOTE, rate dan komentar nya akoh tunggu...🤗


Terima Kasih sudah mampir😘


Mohon maaf jika menemukan banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏


Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya


...***...


...Keistimewaan Bulan Ramadhan dari...


...☘️Ali Bin Abu Tholib☘️...


...🍃Malam Ke Dua puluh tujuh🍃...


...🌸Pada malam ke dua puluh tujuh, ia akan dapat melewati Shirothol Mustaqim pada hari kiamat dengan kecepatan bagaikan kilat yang menyambar🌸...


...Selamat menunaikan Ibadah Puasa 🥰...


...Salam sayang 😘...


...❤❤❤Queen_OK❤❤❤...


 

__ADS_1


__ADS_2