
Di kamar pengantin yang indah....
Seorang laki-laki sedang berbaring di atas ranjang yang penuh dengan kelopak bunga mawar. Tubuhnya telungkup dengan wajah yang dibenamkan pada bantal kecil berwarna pink berbentuk hati. Kamar itu nampak temaram dengan puluhan lilin kecil aroma terapi yang menyala sebagai penerangannya.
Setelah lama dengan posisinya, laki-laki itu membalikkan badannya untuk memandang langit-langit kamar yang kelihatan sedang mengoloknya. Karena jengkel pada langit-langit kamar, ia segera duduk dengan bersila di atas ranjang.
Digenggamnya kelopak mawar merah dan Diciumnya dengan dalam.
"Walaupun akhirnya aku menikmati kamar ini sendirian, tapi aku senang. Aku merasa lebih bahagia melihatmu bahagia seperti tadi dari pada aku akan melihatmu bersedih saat menikmati kamar yang indah ini bersamaku." kata laki-laki itu nanar.
Ya. Laki-laki itu adalah Arkana Prabu Al Barak. Laki-laki yang pagi tadi menyerahkan pengantinnya kepada laki-laki lain demi kebahagiaan pengantin yang ia cintai.
Malam ini, setelah acara resepsi pernikahan yang seharusnya untuk merayakan pernikahannya berakhir. Ia memutuskan untuk menempati kamar pengantin yang sudah ia siapkan secara pribadi untuk pengantinnya, Aira.
Namun sayang, kamar itu akhirnya harus ia nikmati sendiri sekarang untuk sedikit menghibur hatinya. Menenangkan jiwanya.
Arka merenungi nasibnya yang menyedihkan sekarang. Dia baru saja melihat pasangan yang telah bersatu karenanya bahagia. Arka mencoba menata hatinya sendiri untuk bahagia dengan semua yang terjadi.
Berusaha meyakinkan hatinya agar tidak ada penyesalan yang tersisa. Melihat Aira bahagia membuatnya ikut tersenyum meski tawa bahagia Aira bukanlah bersamanya.
Di pesta, tak jarang Arka melihat wajah Aira yang terlihat bersinar. Jelas terlihat kebahagian dalam wajah cantik itu. Wajah cantik yang selama empat tahun ia impikan.
"Aku bahagia melihatmu bahagia El. Kamu terlihat sangat cantik jika tersenyum bahagia seperti tadi. Aku belum pernah melihat senyummu seindah tadi. Matamu berbinar dan bercahaya memancarkan kebahagiaan disana." Arka mengingat bagaimana bahagianya Aira di pesta resepsi tadi.
"Maafkan aku yang selama ini tidak bisa membahagiakanmu seperti itu. Tapi aku merasa bangga sekarang. Aku bangga karena pada akhirnya aku dapat melakukan yang terbaik untukmu. Yang terbaik untuk hidupmu. Aku yakin mulai sekarang kamu akan bahagia selalu. Tuan Elang sangat mencintaimu. Aku yakin jika ia akan membuatmu bahagia. Dan aku, Aku akan bahagia dengan melihatmu bahagia El... "
"Haaah... Selamat malam bunga mawar yang harum." Arka menggerakkan tangannya pada permukaan ranjang yang penuh kelopak mawar merah. "Selamat malam lilin-lilin kecil yang indah." kata Arka sambil memandangi lilin yang masih menyala disana sebelum ia membenamkan tubuhnya pada selimut berwarna putih yang tadi pagi berbentuk Dua ekor angsa yang saling berhadapan.
...STOP DULU!...
...Akoh mau manasin suasana dulu ya. Mohon izin atas segala ketidak nyamanannya. Bagi yang kurang suka bab-bab yang bikin kipas-kipas, bisa Skip dulu dah... Dari pada bingung tenangin jiwa yang meronta.... Hahahaha (~_^)...
...🌋🌋🌋...
Di kamar pengantin yang lainnya....
Aira merinding merasakan lidah Elang menyapu telinganya. Hembusan nafas yang panas menerpa area leher dan wajah Aira dan sukses membuat tubuh Aira merasakan Gelayar aneh.
"Apakah aku sudah menjadi penjilat yang baik?" pertanyaan Elang membuat Aira tersedak.
__ADS_1
"Bukan penjilat seperti ini maksudku mas."
"Lalu? Apakah yang seperti ini?" Elang segera manguasai bibir Aira.
"Mas." Aira dengan spontan menyilangkan kedua tangannya di depan dadanya. Dia kaget bercampur malu. Sejak kapan ia sudah setengah telanjang seperti ini? Dia bahkan tidak sadar jika Elang berhasil melepaskan satu persatu kain yang menutupi tubuhnya.
Elang menyeringai melihat aksi Aira yang menurutnya menggemaskan. Ia segera meraih kedua tangan Aira, menguncinya dengan tangan kirinya di atas kepala Aira. Elang segera melancarkan aksinya yang tertunda.
Tangan Elang bahkan sudah kembali berkelana Memberikan pijatan-pijatan dan elusan yang sulit ditolak oleh Aira. Sebab, Aira sendiri kini terbuai dan mengharapkan sentuhan yang lebih dari itu.
Rambut Elang yang baru saja disisir rapi telah berantakan akibat diremas oleh Aira setiap kali kenikmatan yang diberikan Elang menghampiri setiap bagian sensitif yang disambangi tangan penjelajah itu.
Elang tersenyum saat merasakan lembab di daerah pribadi istrinya. Menandakan bahwa inti dari istrinya telah siap dan terangsang. Elang segera membuka satu persatu kain yang menutupi tubuhnya. Keringat sudah mengalir di tubuhnya. Ini bahkan masih setengah jalan. Tapi sensasi yang mereka dapatkan sudah melampaui bayangan mereka.
"Ini sudah setengah jalan Sayang, tolong izinkan Pedro masuk guanya." kata Elang memelas dengan mata berkabut penuh hasrat.
"Apakah akan terasa sakit mas?" tanya Aira.
"Sakitnya hanya sebentar sayang. Tahanlah."
Ini sakit. Ini pertama kalinya untuk Aira. Darah perawan itu mengalir dan mewarnai seprai putih. Elang mengusap air mata Aira dengan lembut. Ia menghentikan sejenak pergerakan Pedro di dalam sana. Memberikan waktu untuk gua Aira Menyesuaikan diri.
Aira mengangguk. Ia pun menginginkan yang lebih. Dan selanjutnya silahkan dibayangkan sendiri ea para pembaca budiman. Ehehehe.
"Terima kasih sayang." kata Elang seraya merebahkan tubuhnya yang penuh dengan peluh disamping Aira.
Mereka berdua saling memandang dan tersenyum penuh arti.
"I Love you My Wife."
"Love you too my husband."
Elang menutupi tubuh mereka berdua dengan selimut yang tadi teronggok di lantai begitu saja akibat ulah keduanya. Mereka pun tertidur dengan saling memeluk.
...Jika kurang panas, boleh banget bacanya sambil berjemur di halaman. Bisa ngilangin si VirNa (Virus Corona) juga......
...Maaf ya, Akoh nggak bisa buat yang lebih detail. Soalnya tingkat kemesuman para pembaca berbeda-beda. Takutnya pada basah siang-siang. Kan repot jadinya....
...٩(๛ ˘ ³˘)۶♥...
__ADS_1
...🥀🥀🥀...
*
*
*
Terima kasih sudah mampir 😍
Give me likes Please... ^_^
Akoh dah kerja keras lho buat part ehem-ehem
Terima kasih sudah mampir 😍
Like, VOTE, rate dan komentar nya akoh tunggu...🤗
Terima Kasih sudah mampir😘
Mohon maaf jika menemukan banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏
Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya
...***...
...Keistimewaan Bulan Ramadhan dari...
...☘️Ali Bin Abu Tholib☘️...
...🍃Malam Ke Dua puluh sembilan🍃...
...🌸Pada malam ke dua puluh sembilan, Allah akan memberikan pahala seribu ibadah haji yang diterima🌸...
...Selamat menunaikan Ibadah Puasa 🥰...
...Salam sayang 😘...
...❤❤❤Queen_OK❤❤❤...
__ADS_1