
Elang meminta Tedi untuk mengikuti mobil Arka melaju. Dia ingin mancari tahu sesuatu. Memastikan sendiri apa yang ada di depannya. Saat ini dia mulai tidak meyakini keadaan yang terjadi.
Sebenarnya dia sudah menerima kematian Aira dengan baik. Tapi dengan ditunjukkannya keadaan ini di depannya, hatinya mulai ragu. Mulai menolak kebenaran yang ia yakini dengan terpaksa beberapa tahun ini.
Tedi menghentikan mobinya ketika mobil Arka masuk ke dalam pekarangan luar di pinggir pantai. Ada papan nama besar yang tertancap di balik pagar yang terbuat dari bambu. Elang dapat membaca dengan jelas tulisan papan itu. Otaknya mulai berfikir banyak hal sebagai rencananya.
"Cari hotel dekat sini." titah Elang saat melihat Arka sendirian keluar lagi dari panti itu. Menjelaskan bahwa Elisya memang tinggal disana.
"Hotel sedikit jauh tuan. Ini sedikit jauh dari kota." Tedi selalu mempersiapkan segala sesuatunya. Dia selalu mencari informasi penting mengenai tempat yang mereka kunjungi. Tedi dulunya adalah ketua preman yang menguasai anak didik rumah baca Bintang. Dan karena kemampuannya membuat Elang menjadikannya orang kepercayaan setelah Reno.
"Kalau anda mau, ada penginapan di sekitar sini." Elang tidak pernah bermalam di penginapan sebelumnya. Tedi takut jika idenya buruk dan tidak sesuai dengan keinginan Elang. Kenyamanan Elang tetap menjadi prioritas untuknya. Tedi berusaha membalas jasa laki-laki yang menjadi majikannya itu. Karena Elang telah memberikan kehidupan baru yang layak untuknya dan anak buahnya yang lain.
"Tidak apa-apa Tedi. Bawa aku kesana."
"Baik Tuan."
Penginapan itu hanya berjarak satu kilometer dari sana. Penginapan di pinggir pantai itu terbilang kecil, tapi ini lebih baik daripada harus tidur di dalam mobil. Elang tidak mau jika harus berjauhan dengan targetnya.
Setelah Elang masuk untuk istirahat, Tedi keluar untuk mengurus beberapa hal yang diperintahkan Elang demi misinya esok hari. Elang tentu saja membutuhkan perlengkapan selama tinggal disini. Dan itu menjadi tugas Tedi untuk menyediakan segala keperluannya.
...☘️☘️☘️...
Setelah pertemuannya dengan Elisya, Elang jelas tidak bisa istirahat dengan tenang. Wajah gadis itu selalu terbayang di setiap langkahnya.
Akhirnya, daripada harus berdiam diri di dalam kamar, Elang lebih memilih untuk berjalan-jalan di pantai. Merefresingkan otaknya yang lelah berfikir tentang kemungkinan-kemungkinan yang terjadi. Kehadiran Elisya jelas sangat mempengaruhi fikirannya.
Elang memakai hoodienya sebelum keluar. Tak lupa memasukkan handphone dan juga dompetnya dalam saku hoodie yang dia pakai. Elang berjalan menyusuri pantai Tanoa tujuan yang jelas. Ia hanya berharap jika menyusuri pantai ini akan membawanya lebih dekat dengan Elisya.
Sudah cukup jauh Elang berjalan di bawah cahaya bulan. Sesekali dirinya menengok ke arah laut yang terlihat indah.
"Aku harap kamu tidak kecewa padaku sayang. Aku hanya ingin memastikan sebuah kebenaran. Kamu tahu aku selalu mencintaimu. Tapi aku hanya penasaran. Apakah Elisya ada hubungannya denganmu." Gumam Elang saat melihat indahnya laut yang menjadi kesukaan Aira.
Di bagian pantai yang lain, ternyata batuan karang besar menutupi pantai. Suara deburan ombak yang keras menabrak batuan karang membuat suasana pantai menjadi semakin syahdu.
Elang memicingkan matanya ketika menangkap bayangan seseorang yang duduk sambil memeluk lututnya sedang berada di atas karang yang Berada di pinggir laut. Elang dapat melihat jika itu adalah seorang perempuan.
"Aira." lirihnya saat mengenali siapa sosok itu. penampilan gadis itu sekarang nyaris sama dengan Airanya. Rambut yang diangkat tinggi. Gitar tergeletak di sebelahnya. Pakaiannya, nyaris sama dengan Aira. Gadis itu sedang menatap kosong luasnya lautan yang ada di depannya.
Seketika Elang sadar jika dia adalah Elisya setelah melihat bangunan panti yang berada tak jauh dari sana. Elang menghela nafas berat.
Cukup lama Elang memperhatikan gadis itu. Elang duduk di batu karang yang tidsk terlalu jauh dari tempat Elisya. Tapi tetap bisa melihat dengan jelas gadis itu.
__ADS_1
Elisya hanya diam disana selama satu jam. Waktu yang cukup lama hanya untuk memandangi laut yang seharusnya bisa ia lihat setiap hari mengingat tempat tinggalnya sangat dekat dengan pantai. Apakah sampai sebegitunya kesukaannya dengan pantai hingga tak ada rasa bosan?
"El. Ayo kembali." suara teriakan dari Naina baru membuat Elisya mengalihkan pandangannya. Sahabatnya itu jelas merasa khawatir. Elisya segera bangkit dan berjalan pelan sambil membawa gitar miliknya ke arah Naina.
"Ini sudah malam. Lautnya juga tidak akan pergi kalau kamu meninggalkannya untuk malam ini saja."
"Aku tahu. Memang siapa yang bisa memindahkan laut dari sini?"
"Kalau tahu kenapa selalu berada disini? tak bosan?"
"Tidak. Lautan adalah pemandangan yang terindah. Mana bisa aku bosan. Lagipula ombak.. "
"Iya-iya aku tahu. Ombak adalah anti depresan alami. Sudah sejuta kali kamu mengatakannya." potong Naina cepat. Dia hafal alasan yang selalu Elisya ucapkan.
"Gadis baik. Hahahaha." Elisya menepuk pundak Naina sebelum berlari meninggalkan Naina di tepi pantai.
"Sampai kapan kamu akan seperti ini El? Bahagialah sayang. Senang sekali mengurung kebahagiaanmu." kata Naina sebelum ia ikut berlari menyusul Elisya yang sudah masuk ke dalam panti.
Perkataan Naina terdengar jelas oleh Elang yang memang berada tak jauh dari sana. Ini membuat rasa penasaran Elang semakin besar. Elang kemudian memutuskan untuk kembali ke penginapan. Ia harus istirahat dengan baik agar esok usahanya akan membuahkan hasil.
Sesampainya di depan penginapan, Tedi sudah menyambutnya disana. Beberapa paperbag ada di tangan Tedi.
"Anda dari mana Tuan?"
"Sudah tuan." Tedi memberikan paperbag uang ia bawa.
"Bagus. Besok tugasmu adalah mencari data diri Elisya."
"Gadis yang mirip Aira itu?"
"Ya. Bukankah dia sangat mirip? Aku ingin tahu apakah dia ada hubungannya dengan Airaku?."
"Benar tuan. Saya tadi juga sangat terkejut saat melihat wajahnya."
"Baiklah. Sebaiknya kamu istirahat. Besok pekerjaan berat menunggu."
Tedi mengangguk sebelum pergi setelah Elang masuk ke dalam kamarnya. Tedi sendiri juga menyewa kamar di sebelah kamar Elang. Di dalam kamar, Tedi masih belum bisa tidur. Dia harus menyusun rencana yang akan dia lakukan esok. Informasi yang akan ia cari tahu kali ini sangatlah penting. Dia akan melakukannya dengan seluruh kemampuan yang dia miliki.
Di kamar sebelah. Elang juga masih belum bisa tidur. Layar laptop yang biasanya menampilkan diagram-diagram yang berisi angka-angka rumit dan juga tabel-tabel kini memperlihatkan sebuah foto gadis cantik berseragam SMA yang sedang tersenyum manis duduk di atas motornya dengan Elang yang memeluknya dari belakang.
Foto itu diambil satu minggu sebelum kecelakaan tragis itu terjadi. Ini pertama kalinya Elang berani melihat foto itu setelah kejadian itu. Dia selalu merasa jika Airanya masih ada jika melihat foto itu. Semuanya terlalu cepat untuknya.
__ADS_1
Elang dan Aira baru saja merasakan manisnya jatuh cinta. Baru merasakan perasaan saling melengkapi dan menenangkan. Perasaan keduanya masih penuh dengan cinta saat semuanya terenggut dengan paksa.
Tangan Elang terulur menyentuh wajah manis yang sudah ia zoom. Memejamkan matanya serasa benar-benar menyentuh wajah yang selalu ia rindukan.
Air matanya kembali lolos. Rasa ini terlalu menyiksa. Kehilangan Aira seperti kehilangan separuh raganya. Elang sudah lama tak merasakan perasaan yang menghangat kepada seorang wanita.
"Aku merindukanmu sayang." Elang mencium foto itu sebelum menutup laptop dan membaringkan tubuhnya di atas ranjang sempit penginapan.
*
*
*
Berikan dukungan kalian!
...Siapa pasangan favorit kalian?...
...1.Elisya ❤ Elang...
...2.Elisya ❤ Arka...
...3.Akoh ❤ Kamuh🤔...
Terima Kasih sudah mampir😘
Mohon maaf jika menemukan banyak kesalahan baik dari segi pengetikan atau penggunaan bahasa. 🙏
Mohon dukungannya dengan cara Vote, Like, rate dan komentarnya 😉
***
...Keistimewaan Bulan Ramadhan dari...
...☘️Ali Bin Abu Tholib☘️...
...🍃Malam Ke delapan🍃...
...🌸Pada malam ke delapan, Allah Ta'ala memberinya apa yang pernah Allah berikan kepada Nabi Ibrahim As. 🌸...
...Selamat menunaikan Ibadah Puasa 🥰...
__ADS_1
...Salam sayang 😘...
...❤❤❤Queen_OK❤❤❤...