Cinta Pertama Direktur

Cinta Pertama Direktur
S2 : Kau memiliki Potensi terpendam!


__ADS_3

“ Bagus! Baiklah! Besok kau ikut serta dalam proyek kerja sama dengan Perusahaan LS group! Dan jangan sampai gagal! Karena ini merupakan proyek yang sangat penting!.”


“ What? Saya? Saya ikut? Tapi saya hanyalah karyawan biasa . . Pasti kalau saya ikut serta dalam proyek bisnis ini pasti akan mempermalukan nama Perusahaan Marsh dan juga mempermalukan Direktur. Lebih baik saya mengirimkan dokumen proyek itu ke karyawan yang lebih senior.” Jawab Dina sembari menunjuk diri nya sendiri. Dia pun terkejut saat Direktur Juna menyuruh nya untuk ikut serta dalam proyek penting kepada nya, Dina pun merasa bahwa dirinya hanyalah karyawan biasa. Ia merasa kalau tidak pantas ikut serta dalam proyek bisnis kerja sama antar perusahaan LS Group yang merupakan perusahaan berlian terkenal dan terbesar di seluruh negeri Asia. Dina pun menolak halus tawaran dari Direktur Juna untuk ikut serta dalam proyek bisnis itu.


Tetapi kemudian . . .


“ Iya kau!” jawab Direktur Juna singkat, tetapi dengan suara tegas.


“ Apakah kau yakin akan menolak tawaran ini? Ini bisa saja mempengaruhi kariermu di masa depan! Dan jika kau menolak, maka saya akan memindahkanmu ke departemen gudang!” tambah nya menatap tajam Karyawan wanita yang sedang berdiri di depan nya dengan sangat sopan, ia pun kembali memakai ancaman nya untuk membuat Dina ikut serta dalam proyek ini. Menurut Juna tidak ada karyawan wanita yang pantas selain ia dan istri nya (Riesta). Tetapi, karena ia tidak mungkin menyerahkan pekerjaan yang cukup bahaya ini pada istrinya di tambah Riesta tidak memiliki cukup keahlian dalam taekwondo. Dan jika Juna menyuruh karyawan wanita lain itu akan membuat perusahaan Marsh tercemar, apalagi pemimpin perusahaan LS Group di kenal playboy sangat suka mempermainkan hati setiap hati wanita, di tambah paras wajah Evan Sagara yang bisa membutakan mata kaum hawa. Sudah di pastikan jika Juna menyerahkan tugas ini pada karyawan wanita yang lain pasti proyek kerja sama yang sangat penting, akan terbengkalai dan mungkin lebih parahnya kerja sama antar dua perusahaan akan batal dan tentu saja Juna yang ingin membuat perusahaan baru untuk anak nya di masa yang akan datang akan gagal total.


“ Huh? Jangan! Direktur . . Baiklah! Saya akan ikut serta dalam proyek bisnis ini.” Sahut Dina. Dia pun akhirnya menyetujui untuk ikut serta dalam proyek kerja sama ini, dari pada dia harus di pindahkan di departemen yang sama dengan Tzuyu Maretha.


“ Kau sebetulnya banyak potensi! Jadi kau harus tetap percaya diri, jika kau tidak percaya diri dan tidak mengeluarkan potensi terpendam. Apakah kamu tetap ingin bekerja seperti ini terus? Hum?” ucap Direktur Juna yang tersenyum tipis, dia pun memuji Dina. Ia pun menyuruh Dina untuk terus tetap percaya diri dan tetap berpegang pada teguh pada dirinya sendiri yang tidak mudah putus asa atau termakan dengan cemoohan orang lain. Sebagai seorang Direktur, Juna sudah menilai setiap karyawan nya berdasarkan kemampuan dan keahlian serta apakah dia bisa tetap berpegang teguh pada Misi dan Visi perusahaan Marsh.


“ Apakah benar yang pak Direktur Juna bilang? Aku merasa aku tidak memiliki keahlian ataupun kemampuan.” tanya Dina.


“ Kau pasti bisa! Riesta sering bercerita tentang dirimu, jadi buktikanlah kemampuanmu itu! Besok harus berangkat jam 10 pagi! Dan pak Moon yang akan menjadi ketua Tim!” jawab Juna dengan suara tegas nya sembari menyilangkan kaki nya, ia pun segera menantikan kemampuan Dina yang selama ini terpendam. Ia mempercayakan proyek ini sepenuhnya pada Kang Din Hee, dan juga sembari memata-matai manajer Moon yang sudah ia curigai gerak-gerik nya selama beberapa bulan ini di telusuri.


“ Baik! Direktur!” Jawab singkat Dina. Ia pun menegapkan badan nya.

__ADS_1


Dina pun di beri tanggung jawab untuk menjadi perwakilan Perusahaan Marsh, lalu Dina pun dengan jawaban yang cukup meyakinkan dia pasti akan memenangkan tender proyek yang akan di laksanakan di Perusahaan LS. Perusahaan yang sudah terkenal dengan pemimpin mereka yang sangat sadis, kejam dan berhati dingin.


Business trip Dina yang pasti akan membutuhkan waktu lama untuk tinggal di Tokyo. Dan Dina pun sudah menyiapkan semua yang harus dia bawa untuk berada di Tokyo, termasuk file dokumen tender proyek yang sudah di siapkan oleh Dina selama 6 bulan.


Di pagi hari. Di rumah yang sederhana. walaupun rumah Dina terlihat kecil, tetapi sangat nyaman karena pemandangan nya yang sangat bagus, dan juga tata letak setiap ruangan yang hanya memiliki 3 ruangan saja.


Ruang tamu yang di gabung dengan dapur dan juga meja makan persegi, hanya ada 3 kursi yang terbuat dari kayu. Di samping ruang tamu ada sebuah ruangan yaitu ruangan untuk Dina beristirahat, dan di dalam kamar Dina juga ada kamar mandi berukuran kecil.


Terlihat seorang gadis yang sedang menyiapkan segala sesuatu yang harus di bawa untuk Bussines trip. Dina pun memasukkan semua perlengkapan yang akan di pakai saat di Tokyo, lalu Dina pun membuka lemari pakaian satu lagi yang masih tergantung dengan pelindung baju laundry. Mini sabrina dress dengan motif bunga-bunga berwarna lavender, Dina masih menyimpan nya dengan sangat baik dress pemberian dari William saat dia menjadi pemandu wisata.


Dina pun melihat dress nya, lalu ia mengeluarkan dress itu dari lemari. Tangan kanan Dina memegang dagu, sembari melihat dress yang saat ini sudah di keluarkan dari lemari dan dia pun menaruh dress itu di atas tempat tidur nya.


"Hum . . . . Apa lebih baik aku bawa dress ini saja?."


Dina pun segera melihat jam. Dan dia pun terkejut saat melihat jam sudah menunjukkan pukul 9, dan dia pun mengingat kalau di tiket pesawat nya tertulis pukul 10.


"Aku harus bersiap-siap! Nanti bisa-bisa aku di marah in oleh pak moon!."


Dina pun segera membereskan semua barang yang akan di bawa nya. Setelah semua sudah siap lalu dia segera mandi, dan bersiap-siap untuk segera menuju bandara Icheon.

__ADS_1


Di bandara Icheon. Terlihat ada 4 orang karyawan yang sedang menunggu di kursi. Dina pun segera berlari saat dia melihat bahwa pak Moon (manajer pemasaran) di perusahaan Marsh.


"ADUUH!! Pak Moon sudah datang!."


\= \= \= TAP \= \= \= TAP \= \= \= \= TAP \= \= \= \= \=


Pak Moon yang melihat Dina sedang berlari sembari mendorong koper berukuran kecil, mengendong tas ransel, dan juga tas kecil yang di selampirkan di samping.


Saat pak Moon menunjukkan raut wajah yang sangat menakutkan sembari menyilangkan tangan di depan dada, karena melihat ada seorang karyawan yang datang nya telat. Dina pun yang sudah berada di depan pak Moon dia langsung membungkkukan badan nya sangat sopan.


"Maaf pak Moon! Saya tadi terjebak macet! Lalu saya ketinggalan kereta."


"Kau masih mau beralasan apa lagi! Kang Dina Hee! Seharusnya kau tiru karyawan yang sudah datang 30 menit yang lalu! Bisa-bisa nya Direktur Juna menunjukmu untuk ikut serta dalam tender projek ini!."


"Maafkan saya pak!."


"Tch! Kalau kau seperti ini lagi! Saya langsung melaporkanmu kepada Direktur Juna. Agar dia memecatmu!."


"Baik pak! Saya tidak akan mengulang kesalahan yang sama. Terima kasih . . . Terima kasih pak Moon!."

__ADS_1


"Iya!."


JANGAN LUPA LIKE DAN FAVORIT KAN AGAR ADA NOTIF KETIKA UPDATE DAN TERUS DUKUNG AUTHOR ❤❤


__ADS_2