Cinta Pertama Direktur

Cinta Pertama Direktur
S2 : Hah? Ini terlalu mewah untuk saya


__ADS_3

“Hah? I-ini semua hanya untuk saya? Tapi ini terlalu mewah hanya untuk sekretaris biasa seperti saya, Pak Gavin”


“Karena kamu pantas mendapatkan hadiah ini, ini termasuk dari kerja keras mu selama 7 tahun . Sekretaris Park”.


“Terima kasih pak Gavin atas hadiah nya, tapi sebenar nya saya ingin mengatakan sesuatu yang penting kepada Anda”. Soo Min mengambil nafas dalam-dalam sebelum mengeluarkan suara nya.


“Maaf sekarang aku tidak mau mendengar tentang pekerjaan. Kita berada di tempat yang indah ini hanya untuk menikmati pemandangan yang sangat indah bukan? Masa kita berada di tempat ini mau membicarakan tentang pekerjaan?”. Gavin memotong perkataan Soo Min yang ingin memberitahu bahwa dia ingin mengundurkan diri


“Maafkan saya pak Gavin, karena saya tidak tahu untuk membicarakan pekerjaan atau menikmati tempat yang indah ini. Sekali lagi maafkan saya pak Gavin”. Soo Min menundukkan kepala nya dengan sopan


“Baiklah, Sekarang kamu tinggal pesan makanan yang kamu inginkan. Oh iya kita mungkin akan pulang larut malam tidak ada yang mencarimu kan?”. tanya Gavin pasa wanita cantik yang duduk di depan nya.


“Saya tadi sudah bilang kepada ibu saya, jadi dia sudah tahu kalau saya akan pulang larut malam”. jawab Soo Min sebelum nya sudah memberi pesan kepada ibu nya bahwa mungkin dia akan telat pulang


“Selain ibu mu ada seorang yang mencari mu tidak?”.


“Heuh? Maksud anda?”. Soo Min yang bingung dengan pertanyaan aneh dari atasan nya


“Hmm.. misal nya saja seorang pria? Apa selama 7 tahun kamu bekerja denganku pria mu tidak merasa terganggu karena pekerjaan mu?”. Tangan Gavin di atas meja menahan dagu lancip nya menatap kepada wanita yang ada di depan nya dengan tatapan penasaran


“Ha..haha. maksud bapak kekasih? Saya belum memikirkan tentang menjalin hubungan percintaan ataupun kencan dengan seseorang. Jadi, mungkin kalau saya punya kekasih mungkin hubungan nya tidak akan baik - baik saja. Mungkin dia sudah cepat memutuskan saya, karena saya terlalu mementingkan karir saya”. jawab santai Soo Min. Dan wajah Gavin terlihat ceria kembali dan tersenyum merasa lega bahwa Soo Min tidak memiliki kekasih atau tunangan


Gavin pun segera memanggil Waitres untuk mencatat pesanan mereka berdua.. Gavin menjentikkan jari nya


\= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \=


\= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= Click \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \=


\= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \=


“Saya pesan cheese cake, beef steak, iced americano, dan orang juice”. ucap Soo Min memesan kepada waitres

__ADS_1


“Baik bu. Silakan ditunggu”. jawab waitres nya setelah mencatat daftar makanan yg akan di pesan


“Kenapa kamu bersikap seperti sekretaris lagi?”. tanya tiba tiba pak Gavin


“Hah? Maksud bapak?”.


“Seharusnya aku yang bicara kepada waitres itu dan juga sekarang bukan jam kantor lagi jadi berhenti memanggil ku dengan embel bapak atau pak”.


“Heuh? Itu karena tugas saya sebagai sekretaris pak Gavin memesankan menu yang bapak sukai”. jawab Soo Min yang masih bingung dengan pertanyaan yang di lontarkan oleh atasan nya itu


“Maksudku, kalau jam kantor sudah selesai kamu harus memanggilku dengan nama”.


“Itu terlalu tidak sopan untuk karyawan biasa seperti saya, pak Gavin”. jawab Soo Min wajah nya merasa aneh kenapa tiba - tiba untuk pertamakali selama 7 tahun Gavin meminta Soo Min memanggil dia menggunakan nama pendek nya


“Aku tidak menerima apapun alasan nya! Dan aku tidak akan mengulang kata yang sama! Cepat sebut namaku!”. Gavin mengerutkan dahi nya karena Soo Min masih tetap memanggil nya dengan embel-embel pak


“Hah?”. wajah terkejut Soo Min sangat terukir di wajah nya yang cantik


“Cepat katakan itu! S-e-k-e-r-t-a-r-i-s Park”. wajah serius yang menatap lurus kepada wanita cantik yang ada di hadapan nya


“Kurang! Suara mu terlalu gugup Soo Min. Ulangi lagi! Tidak usah terlalu gugup seperti itu. Kali ini tidak memakai nama margaku”. Gavin meminta pada sang sekretaris itu untuk tidak memanggilnya dengan nama lengkap ketika mereka sedang berduaan. Terlihat sekali sorot mata tajam dan penuh keseriusan saat Gavin menatap sekretaris nya yang sedang gugup.


“Baik, pak- eh, Gavin”. Mata Soo Min hanya melihat ke meja kaca dia tidak berani menatap mata dan wajah pria tampan yang ada di hadapan nya itu


“Bagus! Seperti itu”. senyum kemenangan dari Pria tampan dan juga dingin seperti Gavin. dan juga memperlihatkan tataan gigi putih dan rapi tanpa cela.


Pipi Soo Min sangat merah seperti dalam pengaruh alkohol padahal Soo Min belum sama sekali meneguk segelas wine sejak terakhir bertemu dengan Tuan Jang. Keadaan tiba - tiba menjadi canggung di antara mereka berdua.


“Kenapa dia tidak berbicara lagi? Suasana nya sangat canggung. Bagaimana ini? Aku harus mencari pembicaraan yang lain”. Jari tangan lentik Soo Min yang saling menyatukan di balik meja kayu . Soo Min menarik nafas pelan-pelan untuk mengumpulkan keberanian berbicara lagi kepada Pria yang di depan nya itu


“Hmm. pak- eh Gavin, kapan anda memesan restoran sebagus ini”. Soo Min memberanikan untuk memecahkan suasana hening nya

__ADS_1


“Apakah kamu terkejut karena aku bisa memesan restoran ini? Itu sangat mudah untukku”. jawab Gavin yang bergaya sangat narsis dan penuh dengan kepedan


Soo Min hanya tersenyum terheran heran karena pria di depan nya ini menjadi sangat kepedaan ketika di puji oleh orang lain. “Seharusnya aku tidak menanyakan pertanyaan ini”. Soo Min menepuk kening nya.


\= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \=


\= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \=


\= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \=


Setelah mereka menghabiskan makanan. Soo Min dia merasa sangat lelah tanpa sadar dia menguap di depan Boss nya. “Hoaam!!”. tangan Soo Min di angkat di atas untuk meregangkan otot tangan nya karena 3 jam Soo Min menyetir mobil membuat lengan tangan nya merasa pegal dan sedikit kaku


“Maaf saya bersikap tidak sopan lagi”. Soo Min segera menundukkan kepala nya. Mata Soo Min sudah sangat lesu setelah seharian bekerja


“Sepertinya kamu sudah lelah, lebih baik nanti aku saja yang menyetir mobil nya kamu tidur saja di mobil”.


“Saya saja yang membawa mobil nya, karena itu sudah menjadi tugas saya sebagai sekretaris anda”. Soo Min memaksakan mata nya untuk tetap terbuka walaupun sebenarnya dia sudah tidak bisa menahan rasa kantuk yang dia rasakan


“Aku tidak menerima apa pun alasan nya! Dan sekarang bukan jam kantor! Jadi, sekarang kamu bukan lagi menjadi sekretarisku. Melainkan teman wanitaku, Mengerti!”.


“Saya mengerti mohon maafkan saya. Dan ini kunci mobil nya”. Soo Min memberikan kunci mobil yang sejak awal di simpan di dalam tas kecil nya itu


Mereka berdua pun meninggalkan Restoran itu dan segera pergi karena besok mereka harus bekerja lagi. Setelah mereka sudah berada di jalan raya, Soo Min yang tidak bisa menahan mata nya untuk terbuka dia pun memejamkan mata nya menempelkan pipi nya di tempat duduk yang menurut nya sangat nyaman walaupun itu hanyalah kursi mobil di samping kemudi itu. Gavin yang masih serius menyetir tanpa melihat wanita yang duduk di samping nya itu sudah tertidur sangat lelap


\= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \=


Zzzzzzz


\= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \=


Zzzzzzz

__ADS_1


\= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \=


JANGAN LUPA LIKE DAN FAVORIT KAN AGAR ADA NOTIF KETIKA UPDATE DAN TERUS DUKUNG AUTHOR ❤❤


__ADS_2