Cinta Pertama Direktur

Cinta Pertama Direktur
S2 : Aku tidak mabuk !


__ADS_3

“Sudahlah! Sekarang kamu adalah partnerku, jadi seperti inilah tugasmu untuk malam ini.”


“Oh, baiklah!”


Soo Min pun segera mengikuti perintah dari Gavin, ia segera meraih uluran tangan Gavin menyentuh nya sembari turun dari mobil %. Dan tentu saja Soo Min sangat gugup, detak jantung nya mulai berdebar sangat kencang.


DEG ....!!


DEG ....!!


DEG ....!!


“Ya Tuhan! Kenapa jantungku terus berdebar, apakah aku gugup menghadiri pesta bersama pak Gavin? Semoga saja dia tidak mendengar suara detak jantungku.” batin Soo Min yang sudah turun dari mobil milik Gavin Sebastian.


Dan Gavin menyuruh Soo Min untuk mengandeng siku tangan nya.


“Uhm!”


“Heuh! Maksudnya?”


Tanpa berpikir lama Gavin memegang tangan kanan Soo Min dan menyuruh nya untuk mengandeng lengan tangan kiri milik Gavin. Lalu Gavin pun mengangkat sedikit tangan kiri nya di depan perutnya, kemudian Gavin dan Soo Min pun segera berjalan menaiki tangga rumah milik Tuan Kim. Mereka berdua pun segera memasuki rumah Tuan Kim yang merupakan klien penting bagi perusahaan Jewelry Étranger Group.


Banyak sekali tamu dari berbagai kalangan yang sudah datang ke pesta ulang tahun yang ke 50 bagi Tuan Kim. Tuan Kim langsung melihat Gavin, ia pun segera berjalan mendekati pengusaha yang terbilang sukses di usia yang muda.


“Pak Gavin! Selamat datang! Saya sudah menunggu kedatangan anda.”


“Selamat ulang tahun Tuan Kim. Ini hadiah dari saya.”


“Makasih pak Gavin! Aku sangat senang menerima hadiah dari anda. Oh ngomong-ngomong siapa gadis cantik yang berada di belakang anda?”


Soo Min pun semakin menyembunyikan diri nya di belakang punggung Gavin, sembari memegang erat kain Jas milik pria bertubuh tegap itu. Gavin pun melihat tingkah Soo Min yang seperti anak kecil yang bersembunyi di balik tubuh sang ayahnya, Gavin hanya tertawa pelan melihat tingkah lucu dari Sekretaris Soo Min.


“Pfft!”


“Pak Gavin? Kenapa anda malah tertawa!” bisik Soo Min.


“Pak Gavin?”


“Ah! Maaf atas ketidak sopanan saya Tuan Kim.”


“Tidak apa-apa. Tapi anda belum menjawab, siapa partner yang berdiri di belakang anda?”


“Apakah Tuan Kim tidak mengenali nya?”

__ADS_1


“Hum? Aku tidak mengenali nya. Apakah dia Aktris baru?”


“Tuan Kim jangan terlalu banyak memuji nya, saat ini dia sedang tersenyum-senyum di belakang saya.”


“Tersenyum-tersenyum? Memuji nya? Ah! Aku mengingatnya! Apakah dia Sekretaris anda Bu Park?”


Soo Min pun akhirnya keluar dari persembunyiannya. Soo Min tersenyum hangat, ia pun menyapa Tuan Kim dengan sangat sopan.


“Selamat ulang tahun Tuan Kim! Maaf atas kelancangan saya, tapi bagaimana anda bisa menjawabnya?”


Saat yang bersamaan Gavin pun pergi meninggalkan Soo Min dan Tuan Kim.


“Terima kasih Bu Park! Tidak apa-apa. Hum . . Awalnya aku terkejut saat melihat Pak Gavin datang bersama wanita yang sangat cantik, aku sampai tidak mengenali Bu Park. Tetapi, setelah aku melihat geligat Pak Gavin yang tidak pernah tertawa seperti tadi. Pak Gavin tidak pernah tertarik mengejek wanita lain.”


“Pak Gavin terlihat ceria saat bersama Bu Park. Tersenyum, tertawa, dan bercanda seperti tadi. Dan aku teringat dengan Bu Park.”


“Masa? Pak Gavin bersikap seperti itu pada Wanita lain?”


“Benar! Mana mungkin saya yang sudah tua berbohong pada Bu Park? Dan di tambah saya sudah mengenal Pak Gavin. Saya pernah melihat pak Gavin di acara pesta pernikahan, red carpet dan acara penting lainnya.”


“Dia benar-benar sangat dingin dengan semua partner yang bersama nya, dan pernah 2x dia meninggalkan partner nya sendirian. Pak Gavin pun pulang tanpa berpamitan kepada siapa pun, dan untuk pertama kali nya aku melihat pak Gavin terlihat sangat ceria. Dan ternyata kali ini partner yang bersama nya Bu Park.”


“Benarkah yang di bilang oleh Tuan Kim? Aku baru mendengarnya untuk pertama kali nya! Aku tidak menyangka kalau pak Gavin ternyata tidak peri kemanusiaan.”


Saat Soo Min dan Tuan Kim sedang berbincang bersama, Gavin tak lupa mengawasi sang Sekretaris yang terlihat tertawa bersama Tuan Kim yang merupakan tuan rumah di pesta yang megah ini.


“Untuk pertama kali nya, aku melihat dia tertawa lepas.”


“Biasanya dia hanya tersenyum seperti simbol pengurangan dalam perhitungan matematika. Seperti nya dia yang malah menikmati acara ini.”


Gavin pun akhirnya pergi dari kerumunan tamu untuk mencari udara segar di taman belakang kediaman rumah Tuan Kim.


Tanpa Soo Min sadari ia sudah berputar-putar mengelilingi makanan yang sudah di siapkan di meja berwarna putih, dan ia pun tidak sadar meminum wine yang kadar alkohol nya cukup tinggi, membuat Soo Min berjalan sempoyongan.


TERHUYUNG . .


\= \= \= \= \= \= \= TLAK\= \= \= \= \= \= \= TLAK \= \= \= \= \= \=


“Uhmm.. Dimana Pak Gavin? Aku tidak melohat nya selama 30 menit!”


“Atau jangan-jangan! Dia meninggalkanku pergi tanpa memberitahuku! Dia memang manusia yang tidak berperi kemanusiaan!”


BUUK!

__ADS_1


“ADUUH! KAU BISA JALAN TIDAK SIH!? HUUUK!”


Pandangan Soo Min pun mulai kabur, ia tidak menyadari bahwa yang menabrak nya adalah Gavin Sebastian. Pria itu masih mengawasi secara tajam pada Wanita bertubuh mungil yang sedang sibuk mengusap-usap kening nya, dan juga memarahi nya.


“Hum? Apakah dia mabuk? Sejak kapan dia dengan santai meminum Wine di pesta seperti saat ini!”


“HEYY! MINTA MAAFLAH! KAU SUDAH MEMBUAT RIASAN YANG MEMBUTUHKAN WAKTU BERJAM-JAM HANCUR!”


“BAGAIMANA KALAU PAK GAVIN MEMARAHIKU NANTI!?”


“Uh? Seperti nya pandangannya sudah mulai buruk! Berani-berani nya dia memarahiku!” batin


“CEPATLH MINTA MAAF! OH TUNGGU!! SETELAH AKU PERHATIKAN KENAPA WAJAHMU TERLIHAT SEPERTI PRIA YANG TIDAK BERPERI KEMANUSIAAN ITU?”


“Huh? Maksud anda? Siapa?”


“ITUU LHO! PAK GAVIN SEBA—STIAAN! DIA MEMANG BERWAJAH TAMPAN, TAPI SIFAT NYA SUNGGUH MENYEBALKAN! DIA MENINGGALKANKU SENDIRIAN TANPA MEMBERITAHUKU TERLEBIH DAHULU!”


“Owh . .! Sepertinya kau dalam pengaruh alkohol. Sekretaris Park Soo Min!”


“HEEH! KAU MAU MEMBAWAKU KEMANA!? DAN KENAPA KAU MENGETAHUI NAMAKU!”


“Aku adalah Pria yang tidak bertanggung jawab meninggalkan seorang wanita yang dalam pengaruh Alkohol. Lebih baik, sekarang aku antarkan kau pulang.”


“PAK GAVIIN!!”


“Tidak— Huk! Saya . . . Saya tidak mabuk kok pak Gavin!”


BUK!


“Kau bilang tidak mabuk? Lihatlah wajahmu sangat merah seperti tomat, dan juga bau nafasmu sudah tercium.”


“I—itu, hanya riasan dari make upnya dan juga tadi di pesta aku terlalu banyak makan.”


“Ooh benarkah? Kalau begitu aku harus membuktikannya kalau itu benar bau makanan.”


“EH! Membuktikan!?”


Soo Min tersontak dan dengan cepat Gavin menahan kepala bagian belakang Soo Min, dengan kecepatan seperti kilat. Bibir mereka berdua sudah saling bersentuhan, kedua mata Soo Min terbelalak sangat lebar. Ia terkejut karena tiba-tiba Gavin mencium bibir nya, dan selang beberapa menit Gavin pun menyudahi ciuman itu.


Lalu Gavin pun memundurkan kepala nya. Menatap tajam wanita cantik yang masih terbelalak bengong, sembari lidah nya di keluarkan lalu ia menjilat bibir nya dengan gerakkan yang begitu seksi.


JANGAN LUPA LIKE DAN FAVORIT KAN AGAR ADA NOTIF KETIKA UPDATE DAN TERUS DUKUNG AUTHOR ❤❤

__ADS_1


__ADS_2