Cinta Pertama Direktur

Cinta Pertama Direktur
S2 : Apakah wanita pengganggu itu sudah pergi ?


__ADS_3

Tak lama setelah itu Soo Min kembali fokus ke layar monitor komputer dan jari tangan nya mengetik keyboard huruf dengan sangat cepat. Dia harus melanjutkan project tentang Jewelry terbaru yang tadi sudah di kirim oleh pak Gavin. Karena di meeting tadi pak Song meminta pak Gavin untuk mengubah ukiran Jewelry model terbaru nya agar tidak di kira plagiat. Karena model jewelry yang akan launching itu terlihat sama dengan model jewelry milik Rival nya Perusahaan pak Gavin, dan pak Song ingin berkolaborasi dengan pelukis terkenal untuk bagian packing Jewelry agar tampilan packing nya tidak kalah menarik dari perhiasan itu sendiri. Pak Gavin berusaha mencari pelukis yang sudah sangat terkenal, karena batas waktu untuk produk itu sudah tidak lama lagi. Jadi Gavin mengerahkan seluruh usaha nya untuk bisa bekerja sama dengan pelukis terkenal itu.


Soo Min pun selesai mengarap kesalahan project Jewelry yang sebentar lagi akan launching. Tak lama setelah Soo Min mengirim file itu, intecom yang berada di samping komputer milik Soo Min berbunyi. Soo Min menekan tombol intercom itu


“Kita akan segera berangkat 10 menit lagi untuk mengunjungi seorang seniman pak Do. Kamu siapkan berkas tentang project baru Jewelry. Dan juga segera hubungi bagian penanggung jawab Jewelry Box untuk Jewelry yang akan segera launching. Kita tidak mempunyai banyak waktu! Jangan sampai telat!”. perintah Gavin melalui intercom dan menyuruh Soo Min untuk menyiapkan segala sesuatu tentang hal Project model terbaru dan juga dia harus membawa dokumen tentang Jewelry Box untuk perhiasaan model terbaru. Karena ada penggantian pada kotak perhiasaan yang sedikit kurang menarik.


“Baik pak! Saya akan segera menyiapkan berkas yang pak Gavin minta”. Soo Min pun mulai meng print dokumen yang di minta oleh pak Gavin dan dia pun pergi ke bagian departement gudang agar tidak melanjutkan stok Jewelry Box yang akan di ganti. Karena menurut pak Song design dari Jewelry dulu kurang menarik konsumen. Jadi pak Song meminta pak Gavin untuk mengganti Jewelry Box nya agar menjadi lebih menarik.


\= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \=


\= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \=


\= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \=


Setelah Soo Min selesai melapor ke bagian department gudang. Selanjut nya Soo Min ke ruangan penyimpanan untuk mengambil satu set berlian untuk aktris nona Moon Chae Won sebagai tanda permintaan maaf karena launching produk Jewelry harus di tunda dalam kurun waktu 7 hari bertetapan dengan ulang tahun Gavin yang ke 30 tahun.


Setelah itu Soo Min pun keruangan CEO tak lupa membawa box sedang berwarna merah marun yang berisi satu set perhiasan berlian dan juga dokumen yang di minta oleh pak Gavin


\= \= \= \= Tok \= \= \= Tok \= \= \= Tok \= \= \= \= \= \= \= \= \=


\= \= \= \= Tok \= \= \= Tok \= \= \= Tok \= \= \= \= \= \= \= \= \=

__ADS_1


“Masuk”.


Jawab pria yang masih sibuk mengecek rekapan penjualan parfum 1 tahun yang lalu. Mata nya sangat fokus melihat layar laptop nya, dia pun menutup kembali layar laptoo itu dan memandang fokus ke arah wanita cantik yang sedang memegang box merah marun dan juga dokumen yang sudah berdiri di hadapan nya.


“Kita berangkat sebelum terlambat karena pak Do harus pergi ke luar negeri. Apakah sudah siap semua berkas yang aku minta tadi?”. Pria itu memakai Jas yang di selampirin di kursi kerjanya


“Sudah pak! Berkas yang anda minta sudah lengkap semua. Dan juga sati set perhiasan untuk nona Moon sudah saya pilihkan sesuai yang bapak minta dengan permata kecil berwarna pink”.


“Bagus. Oh iya apakah wanita penganggu itu benar - benar sudah pergi dari sini?”.


“Maksud anda nona Bae?”.


“Iya, kalau bukan dia siapa lagi? Yang memiliki julukan nama penganggu”.


“Baguslah. Terimakasih atas bantuan nya untuk menghadapi wanita penganggu itu”. Gavin tiba - tiba mencium kening Soo Min dengan lembut membuat Soo Min sangat terkejut dengan apa yang di lakukan boss nya itu.


“I-iya sama - sama. Itu sudah menjadi pekerjaan saya sebagai seorang karyawan pak Gavin”. jawab Soo Min suara nya gugup sembari memegang kening nya yang tadi di cium oleh pria yang berdiri di depan nya saat ini


Mereka pun mulai meninggalkan ruangan CEO dan Soo Min mulai menekan tombol lift khusus pemimpin perusahaan itu. Soo Min masih sangat gugup setelah tiba - tiba Gavin mencium kening nya secara tiba - tiba dan cepat membuat Soo Min di kelilingi rasa gugup. Apalagi di lift itu mereka hanya berdua saja. Soo Min menjaga jarak dengan CEO Gavin.


“Kenapa sekarang aku sangat gugup! Lift cepat lah berhenti!”. batin Soo Min yang melihat nomor lift yang berwarna merah menunjukkan masih berada di lantai 40

__ADS_1


“Oh iya hari ini karena perjalanan yang cukup jauh jadi kamu tidak usah menyetir, aku sudah menghubungin pak Go dan menyuruhnya untuk datang ke perusahaan”.


Pak Go adalah supir pribadi nya Gavin ketika dia harus melakukan meeting atau bertemu dengan klien yang jarak tempuh nya lebih dari 5 jam. Atau ketika pak Gavin dalam ke adaan mabuk berat, Soo Min akan menghubungi pak Go untuk mengantar pulang pak Gavin. Walau pak Gavin pada akhir nya menjadi bad mood karena tiba - tiba supir yang mengendarai mobil nya bukan Soo Min. Melainkan pak Go


“Baik pak”. jawaban Soo Min menundukkan kepala nya sebagai tanda hormat kepada atasan nya


TING!!


Lift berhenti di lantai 1 tempat pintu utama perusahaan Gavin Jewelry Gruop. Gavin tetap memimpin jalan dan Soo Min sebagai sekretaris berada di belakang punggung pria yang tinggi nya 1.83m itu di tambah cara berjalan pak Gavin kaki nya yang panjang membuat setiap langkah pak Gavin menjadi cepat seperti menginjak dua balok lantai keramik berukuran sedang. Soo Min harus berusaha untuk tetap berada tepat di belakang punggung nya Gavin, sewaktu awal bekerja di perusahaan itu Soo Min merasa sangat kelelahan bila harus mengikuti langkah berjalan nya atasan nya itu apalagi ketika Soo Min memakai sepatu hak tinggi. Akhir nya karena sudah terlalu lama bekerja Soo Min bisa mengikuti langkah kaki nya


\= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \=


\= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \=


\= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \=


Mereka pun sudah berada di pintu keluar perusahaan Gavin Jewelry Gruop. Pak Go yang sudah menunggu di luar mobil membukakan pintu bagian belakang mobil Jaguar XJ 3.0 Portfolio LWB berwarna polaris white. Untuk pak Gavin dan juga menundukkan kepala nya dengan sopan


“Selamat siang pak Gavin”.


Gavin hanya menganggukkan kepala nya dengan senyuman yang samar. Soo Min pun tersenyum ramah kepada pak Go.

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE DAN FAVORIT KAN AGAR ADA NOTIF KETIKA UPDATE DAN TERUS DUKUNG AUTHOR ❤❤


__ADS_2