Cinta Pertama Direktur

Cinta Pertama Direktur
S2 : Gavin Sebastian !


__ADS_3

28 tahun Kemudian.


Kali ini Akan di ceritakan tentang sosok anak Juna Sebastian. Yaitu Gavin Sebastian, yang sudah menjadi seorang pria yang tampan, keren, dan saat ini ia menjabat di posisi PRESDIR.


Tentu saja author akan menjelaskan kehidupan Juna, Riesta dan juga Reina. Tetapi kita lihat dulu bagaimana kehidupan seorang pria yang tidak pernah bertemu dengan sang ayah kandung nya


[ maaf banget yang sebelumnya author salah ngetik 🤭😅🤦‍♀️]


Gadis cantik dan juga cerdas yang sudah berusia 26 tahun bernama Park Soo Min dia sudah bekerja di Jewelry Étranger Group selama 4 tahun menjadi sekretaris andalannya dari pemimpin perusahaan Pria yang sangat tampan, dingin dan gila kerja walaupun Gavin Sebastian berusia 28 tahun ketampanan nya masih selalu melekat pada diri nya. Walaupun dia memiliki wajah yang sangat tampan, hingga membuat wanita dari kalangan selebriti, idol dan juga model mengantre untuk bisa menjadi istri dari Gavin Sebastian anak Konglomerat terkaya dari keluarga Sebastian. Dia memang memiliki wajah tampan, tetapi dia adalah pemimpin yang sangat kompeten. Semua proyek yang di jalankan oleh nya, klien dari perusahaan lain ingin bekerja sama dengannya, dan jika ada klien yang berbuat curang kepada nya dia tidak segan untuk membuat perusahaan yang menipu dirinya terus berdiri. Dia akan menyingkirkan perusahaan yang berbuat seenaknya dengan sangat mudah. Dan dia selalu membuat seluruh karyawan nya harus kerja lembur.


Tetapi dibalik pemimpin yang sangat kompeten tepat di belakang nya ada seorang wanita cantik, cerdas, bijaksana dan penuh kesabaran membantu pemimpin itu untuk membuat Jewelry Étranger Group yang baru berdiri 2 tahun sebelum kedatangan sekretaris Park yang sangat bisa diandalkan itu sehingga hanya dalam waktu 1 tahun perusahaan itu bisa berkembang dengan sangat pesat, dan bisa bersaing dengan berbagai perusahaan perhiasan. Sekretaris Park selalu bisa menyelesaikan tugas yang diberikan oleh Gavin dengan sangat cepat dan tepat waktu, hasil kerja Soo Min selalu bisa membuat Gavin sangat puas menurut bagi diri nya.


Ketika Park Soo Min ingin meminta mengundurkan diri sebagai sekretaris yang sudah mengabdi selama 4 tahun di Jewelry Étranger Group. Sudah pasti Gavin Sebastian tidak akan menyetujui sekretaris yang paling dia andalan dan juga pekerja yang sangat kompeten menyiapkan segala sesuatu dengan sangat cepat tanpa ada kesalahan.


Sekretaris Park menghela nafas untuk menghilangkan rasa gugup nya yang sedang mengelilingi pikiran nya, gadis itu berada di depan pintu ruangan CEO dia berusaha mengumpulkan keberanian nya untuk memberitahu bahwa dia akan mengundurkan diri sebagai sekretaris.


"Uuhhh! Aku pasti bisa! Aku harus memberitahu kepada nya bahwa aku mengundurkan diri, walaupun masih berat rasa nya meninggalkan perusahaan ini yang telah memberi banyak pelajaran tentang cara berbisnis selama 4 tahun lebih". Gadis itu bermonolog di depan pintu CEO nya dan berusaha untuk menyusun kata kata yang pas. Gadis itu seperti biasa melakukan ritual menghembuskan nafas menurunkan kedua tangan nya seperti melakukan latihan tenaga dalam. Dia melakukan itu secara berulang-ulang agar rasa gugup itu menghilang.


Setelah rasa gugup nya telah menghilang tangan kanan Soo Min meraih pintu yang ada di hadapan nya sekarang dan dia mencoba untuk mengetuk pintu.


\=\=\=\=\=\=\=Tok\=\=\=\=\=\=Tok\=\=\=\=\=\=\=Tok\=\=\=\=\=\=\=\=\=


\=\=\=\=\=\=\=Tok\=\=\=\=\=\=Tok\=\=\=\=\=\=\=Tok\=\=\=\=\=\=\=\=\=


CEO pun menjawab nya dengan suara tegas

__ADS_1


"Masuk."


Pak Gavin yang masih sibuk membolak-balik lembaran dokumen yang ada di tangan nya. Dengan wajah yang serius melihat isi kertas yang harus dia kuasai untuk meeting yang akan di laksanakan jam 2 siang nanti


Setelah sekretaris park sudah berdiri di depan pria yang sedang serius itu melihat lembaran kertas yang di baca oleh pria itu, akhir nya pandangan serius CEO dingin itu meletakkan kembali lembaran dokumen itu diatas meja nya, dengan kedua tangan di atas meja menahan dagu . Dia menatap sekretaris nya yang sudah bekerja bersama dia selama 4 tahun


"Ada apa sekretaris Park? Apakah ada masalah yang sedang mengganggu pikiran mu?". tanya pria menatap sang sekretaris.


CEO itu bisa membaca wajah sekretaris nya yang sedang berdiri di depan nya dengan tangan yang di kedepankan ke rok span berwarna putih yang panjang nya hanya menutupi lutut nya dan juga blouse dengan warna biru langit dengan renda di dada nya.


Dengan model rambut di ikat seperti seekor kuda


Mata CEO itu mulai menyipitkan karena sekretaris itu tak kunjung menjawab pertanyaan


Kemudian CEO itu menyuruh sekretaris nya untuk.


"Sudah saya kirimkan lewat email anda pak Gavin." ucap sekretaris dengan nada yang sopan dan tersenyum samar


"Baiklah, oh iya kita akan berangkat sebentar lagi untuk meeting yang sangat penting! Kamu harus mencatat apa saja tentang meeting nanti."


CEO itu melihat jam di pergelangan tangan nya. Jam tangan yang sangat mewah dari branded dari Rolex Antimagnetique jam tangan yang terbuat material berkualitas seperti silver matter dan pink gold dari Arab, bukan tanpa alasan jam tangan yang dibuat pada tahun 1942 ini harga nya mencapai hingga Rp31,92 miliar. Jam tangan nya hanya dibuat sebanyak 12 buah.


Jam nya sudah menunjukkan pukul 11 siang. Gavin kemudian beranjak dari tempat kursi putar nya itu setelah beberapa jam Gavin duduk di situ untuk mempelajari tentang meeting nya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


Pria tampan itu semakin mendekati sekretaris park yang masih berdiri mematung di depan nya


"Sekretaris Park? Apa kamu hanya ingin terus berdiri di sini sampai jam makan siang selesai?." wajah Gavin mendekat ke telinga wanita cantik itu.


"Hah?." jawaban bingung gadis itu karena jarak antara dia dengan atasan nya itu sangat dekat. Hingga membuat gadis itu membelalakkan mata nya.


"B-baik kalau begitu saya permisi." lanjut Soo Min ia meninggalkan ruangan Gavin dengan segera.


Wanita itu berjalan meninggalkan ruangan CEO itu dengan langkah kaki yang cepat hingga terdengar suara sepatu hak tinggi setinggi 5 cm.


\=\=\=\=\=\=\=Tuk\=\=\=\=\=\=Tuk\=\=\=\=\=\=\=Tuk\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Setelah Soo Min sudah berada luar ruangan CEO. Dia langsung mengaruk kepala nya padahal kepala nya tidak sedang gatal dan dia terus bergumam sendiri.


"Arrrghh!!! Kenapa aku bodoh sekali!! Aku lupa memberitahu kalau aku ingin mengundurkan diri. Harus menunggu lain waktu lagi." batin Soo Min sembari mengacak-ngacak rambut nya.


Soo Min itu mengutuk diri nya karena dia lupa membicarakan hal penting kepada atasan nya itu.


Jam makan siang Park bersama manager Choi selalu makan siang yang berada di lantai 1 tempat kerja mereka. Karena di situ makanan nya sangat murah jadi Soo Min tidak harus merogoh banyak uang untuk membeli makan siang.


Manager Choi merupakan teman pria Park sewaktu dia masih kuliah. Dia adalah orang yang kedua yang menjadi teman curhat nya Soo Min ketika dirinya merasa sedang stres karena pekerjaan yang di berikan oleh CEO gila . Manager Choi berparas tak kalah tampan, hidung mancung dan juga badan yang tegap, sikap nya sangat ramah kepada karyawan lain nya. Tidak seperti Gavin Sebastian pria yang sangat dingin, mood yang cepat berubah lebih buruk dari pada Cuaca, pria yang gila kerja hingga membuat karyawan nya kelelahan menghadapi sikap dari atasan nya tersebut.


Hanya saja karena sekretaris Park Soo Min yang sangat kompeten, cekatan dan gesit. Bisa membuat rekan tim nya mendapatkan bantuan dari seorang bidadari seperti sekretaris Park.


\= \= \= \=Blah \= \= \= \=Blah \= \= \= \=Blah\= \= \= \=

__ADS_1


\= \= \= \=Blah \= \= \= \=Blah \= \= \= \=Blah\= \= \= \=


__ADS_2