
"Terimakasih om". jawab Riesta
"Jangan panggil aku om, panggil saja ayah. Karena sebentar lagi kamu menjadi bagian dari keluarga kami". sahut ayah Juna yang merestui hubungan Juna dan Riesta
"Iya betul sekali apa yang di katakan papa, Riesta juga harus panggil aku mama". jawab bu Wendy dengan suara lembut
"Ya". jawab Riesta yang merasa lega akhir nya diterima di keluarga Juna walaupun awal nya Riesta merasa sangat takut
"Terimakasih Tuhan. Akhir nya aku menemukan pria yang sangat mencintai ku dan juga orang tua pria itu sangat baik dan merestui hubungan kami". batin Riesta yang sangat bersyukur karena dipertemukan dengan orang orang yang sangat baik
"Oh iya, kami berdua ingin pergi berkunjung ke pemakaman orang tua mu?". tanya ayah Juna yang ingin berkunjung ke makam teman lama nya
__ADS_1
"Iya, aku juga ingin ke pemakaman ayah. Karena kemarin aku tidak berkunjung ke pemakaman ayah dan ibu". jawab Riesta
"Kita akan berangkat besok". sahut ayah Juna
Dan mereka pun melanjutkan makan malam dan berbincang bincang bagaimana awal mula mereka bertemu. Dan juga tertawa bersama
Karena cerita mereka bertemu sangat lucu
"Rio, maaf aku baru mengunjungi mu. Aku juga sangat berterimakasih atas nasihat dan dukungan mu, hingga sekarang aku jadi seperti ini. Awal nya aku tidak punya cita cita dan keinginan tapi kamu yang selalu memarahi ku karena aku tidak serius dalam pelajaran juga kegiatan kuliah. Kamu selalu menasihati ku dan aku pun mulai sadar bahwa mempunyai cita cita sangat penting untuk kehidupan ku dan masa depan ku, aku sangat berterimakasih Rio". cerita masa lalu ayah Juna dan ayah Riesta sewaktu mereka masih kuliah
Dan Juna pun memperkenalkan diri nya di depan pemakaman ayah dan ibu Riesta
__ADS_1
"Aku Juna sebastian, berjanji akan mencintai,menyayangi, menjaga dan juga melindungi. Wanita yang sangat aku cintai dan cinta pertamaku. Aku berterimakasih karena kalian berdua telah melahirkan dan membesarkan sosok wanita yang kuat,tegas dan tegar seperti Riesta. Aku kesini ingin meminta restu dari ayah dan ibu untuk merestui kita berdua". Juna memperkenalkan diri nya dan juga sangat berterima kasih karena dia telah di pertemukan oleh Riesta sosok wanita yang hebat
"Ayah, ibu maaf Riesta baru mengunjungi dan Riesta di sini sudah merasa bahagia dan tidak akan sendirian lagi karena Riesta memiliki keluarga yang sangat baik kepadaku. Ayah dan ibu tenang saja di surga". Riesta yang meneteskan air mata dan langsung di peluk hangat oleh bu Wendy
"Riesta sayang ku kamu jangan menangis lagi, kami akan menjadi keluarga mu". peluk bu Wendy yang mengelus lembut punggung Riesta seperti ibu Riesta
"Terima kasih mama". sahut Riesta yang akhir nya tersenyum kembali
"Ayah, ibu Riesta pamit dulu, Riesta akan sering datang mengunjungi kalian". pamit Riesta di depan batu nisan orang tua nya
JANGAN LUPA LIKE DAN FAVORIT KAN AGAR ADA NOTIF KETIKA UPDATE DAN TERUS DUKUNG AUTHOR ❤❤
__ADS_1