
"Baiklah! Aku akan menyetujui nya!"
"Bagus, berarti kali ini kita adalah rekan bisnis."
Juna dan Evan pun segera berjabat tangan menandakan bahwa kedua belah pihak menyetujui perjanjian. Dan akhir nya kedua perusahaan itu pun bekerja sama, dan tentu saja ini merupakan hal yang pertama kali bagi perusahaan Marsh mendapatkan klien bisnis yang merupakan perusahaan yang terkenal di bidang permata.
3 tahun kemudian . . . .
Di hari yang sangat cerah, di rumah bak istana dengan tanaman yang sangat indah, serta pepohonan yang rimbun, dan setiap pagi hari ada suara kepakkan burung yang bertengger di atas pohon, sembari berkicau bersama keluarga burung yang sengaja di buatkan sarang di atas pohon untuk burung kkachi. Burung kkachi adalah burung pembawa keberuntungan yang sudah lama dikenal dalam cerita-cerita rakyat dan legenda. Kedatangan kucica (kkachi) dianggap dapat membawa kabar baik, meramalkan cuaca, menyembuhkan sakit dan memberitahukan bahwa tamu akan datang.
\= \= \= \= \= \= \= \= chak-chak-chak \= \= \= \= \= \= \= \= \= \=
Seorang wanita memakai piyama berwarna dusty pink, dengan sedikit aksen renda di leher nya. Wanita cantik itu yang tengah makan bersama di meja makan bersama seorang pria yang tengah menyantap makanan yang selalu di siapkan oleh sang istri tercinta, pasutri itu terlihat ngobrol dan tersenyum bersama. Sudah tidak terasa usia pernikahan mereka sudah menginjak 3 tahun, tetapi belum ada suara anak kecil yang mengisi kecerian di rumah bak istana itu.
Tetapi pasutri itu tidak mempermasalahkan masalah tentang memiliki seorang momongan. Mereka berdua sudah membuat janji, jika mereka sudah menikah dan belum di karuniai seorang momongan mereka akan terus bersabar menunggu waktu yang sudah di tentukan oleh Tuhan. Pasutri itu sudah sangat terkenal pasangan yang sangat romantis, harmonis, kompak, dan sering di sebut pasangan sempurna. Sebab, kedua pasutri bisa menutupi kekurangan antar kedia pasutri. Tidak pernah terekspos tentang berita kurang menyenangkan dari kedua pasangan, mereka juga saling mempercayai satu sama lain. Walaupun banyak sekali orang yang menyukai pasutri yang terkenal sangat harmonis itu, tapi pasti ada seseorang yang tidak menyukai kedua pasangan pasutri. Terutama, Riesta yang merupakan istri dari Juna Sebastian.
Banyak sekali ibu-ibu yang selalu menjodoh-jodohkan anak nya dengan Juna Sebastian, ada pula yang datang langsung ke rumah orang tua Juna untuk mengenalkan anak nya. Karena sudah 3 tahun usia pernikahan Juna dan Riesta mereka belum di karuniai seorang momongan, jadi pun banyak sekali bisik-bisik tetangga yang selalu mengossip tentang kesuburan Riesta yang bermasalah, kesibukkan Riesta yang masih bekerja di perusahaan Marsh sebab jika kelelahan bekerja akan memperlambat untuk memiliki momongan, dan ada yang berbicara lebih sadis kepada Riesta ada yang berpendapat bahwa Riesta mandul, atau memiliki masalah pada dengan kesuburan nya.
Sudah banyak sekali orang lain yang mengunjungi kediaman orang tua Juna, dan mengenalkan anak perempuan mereka kepada Juna. Untung saja kedua mertua Riesta sangat baik, kepada Riesta. Jika kalau mertua Riesta tidak memiliki hati nurani mungkin, orang tua Juna sudah menyuruh anak nya untuk menceraikan Riesta demi mendapatkan cucu untuk menerus keluarga Sebastian.
__ADS_1
Untung saja Riesta memiliki mertua yang sangat baik kepada nya, peduli dengan perasaan nya, dan kedua mertua Riesta memiliki hati yang sangat lembut, baik, tulus. Seperti malaikat, Riesta benar-benar sangat beruntung.
Orang tua Juna pun walaupun sudah sering sekali menjadi perbincangan kritik demi kritik antar teman ala kelas atas. Banyak sekali yang bilang kepada ibu Juna bahwa sangat di sayangkan memiliki seorang anak laki-laki yang tampan, mapan, cerdas dan sempurna tetapi belum memiliki keturunan. Dan masih saja bersama Istri nya yang sudah 3 tahun belum memberikan keturunan untuk keluarga Sebastian, dan juga masih banyak teman ibunda Juna yang malah menyuruh ibunda Juna untuk menikahkan Juna dengan anak perempuan mereka. Tetapi beliau tetap saja menolak nya, dia dengan lembut menolak tawaran dari teman sosialita nya.
"Maaf jeng, aku menolak tawaranmu. Aku tidak ingin merusak kebahagiaan anak semata wayangku. Dan juga menyakiti hati sesama wanita." ucap ibu Juna saat menolak tawaran dari teman sosialita.
Tapi sejak kejadian saat ibu Juna menolak tawaran dari sahabat arisan, tetangga maupun anak pejabat yang sudah lama mengenal keluarga Sebastian. Ibu Juna menjadi buah bibir oleh orang-orang yang tidak menyukai nya, sebab beliau selalu saja menolak tawaran itu yang menurut ibu Juna merupakan tindakkan yang tidak benar dan jik beliau melakukan itu mungkin saja Juna akan membenci ibu kandung nya selama-lama nya. Karena mencoba memisahkan cinta pertama nya dan terakhir untuk Juna, seorang wanita pertama kali yang tidak bisa Juna lepaskan, lupakan atau menyakiti hati wanita yang bernama Riesta Shaenatta.
Kembali lagi di kediaman pasutri yang terkenal sebagai pasangan sangat harmonis walaupun belum di berikan momongan, pasutri itu pun tengah sarapan dengan masakan yang cukup banyak dan terlihat sangat lezat. Semua masakan itu bukan dari koki yang sangat terkenal, melainkan dari seorang Istri yang memiliki keahlian memasak sudah seperti seorang Chef terkenal.
Istri nya pun memberitahu kepada sang suami, bahwa kedua sahabat yang paling penting bagi nya akan segera menikah.
"Hidup, mati, rezeki dan jodoh merupakan rahasia Tuhan. Kita tidak bisa menebak nya, apalagi tentang hal nya jodoh. Kita tidak pernah tahu ataupun menyangka, jika seseorang yang sudah bersama kita berpuluh-puluh tahun dan sudah memutuskan untuk menikah, tetapi tanpa kita sangka hubungan yang sudah terjalin sangat lama tidak sampai pada pernikahan. Dan adapula kejadian yang seperti kedua sahabatmu itu, mereka awal nya tidak saling kenal, tidak saling menyapa, memiliki pendapat yang berbeda di antara kedua orang itu. Namun tidak di sangka juga akhir nya bersatu dan memutuskan untuk menikah."
"Ya seperti yang kita alami sebelum menikah, kamu tidak mengenalku, cuek terhadapku, dan kamu juga mengganggapku hantu kantor. Namun kita memiliki perasaan yang sama, dan tidak mau kehilangan satu sama lain. Ya seperti itulah misteri tentang jodoh, hanya Tuhan yang mengetahui nya. Kita hanya perlu memilah dan memilih mana yang baik dan buruk/jahat, jika kita asal dalam memilih pasangan hidup mungkin hubungan itu tidak akan bertahan lama. Seperti itu lah kehidupan."
Riesta hanya mengangguk sembari tersenyum saat suami nya membicarakan tentang jodoh yang sudah di atur oleh Tuhan. Menurut Riesta, Juna sudah seperti seorang yang sangat berbeda dari Juna saat berada di kantor, aura nya Juna pun menjadi lebih serius dan tenang saat sedang membicarakan hal yang sangat penting, ataupun memberi nasihat kepada diri nya ataupun kedua orang tua Juna. Riesta pun sangat bersyukur memiliki seorang suami yang sangat pengertian, baik, tulus, sabar dan mencintai nya. Juna tidak pernah mempermasalahkan tentang memiliki momongan. Dan juga Juna pernah menenangkan Riesta yang sedang menangis, saat Riesta menjadi omongan yang paling menyakitkan dari tetangga, teman karyawan, serta orang lain yang bilang bahwa Riesta mandul.
Juna pun menenangkan Riesta sembari mengelus rambut
__ADS_1
"Oh ngomong-ngomong tentang jodoh, kapan mereka akan menikah?."
"Hmm. Tanggal 24 August, berarti hari 2 hari lagi."
"Tapi aku benar-benar bahagia. Karena kedua sahabatku menikah, apalagi Dina akhirnya dia menemukan seorang pria yang baik, tulus seperti William. Sejak 3 tahun lalu saat Dina sakit hati karena Renald, dia tidak pernah memperdulikan pria lainnya. Aku saja tidak suk terhadap Renald, dia memang pria tidak tahu di untung!!."
"Hahaha, sudahlah. Dan aku lega akhirnya William menemukan seorang wanita, dan tidak lagi mengganggu kebahagiaan kita."
"Huum.. Tapi William tidak pernah mengganggu kita, oh benar. Kita harus memberikan kado pernikahan kepada mereka berdua."
"Hum."
"Yeyy! Aku akan bersiap-siap."
Riesta dengan sangat semangat beranjak dari kursi, dan dia pun meluncur untuk segera bersiap-siap untuk mencari kado spesial khusus untuk pernikahan kedua sahabat yang sangat penting bagi Riesta. Karena bagaimana pun mereka berdua sudah banyak sekali membantu Riesta. Riesta pun segera membersihkan badan apalagi sejak beberapa malam saat Juna kembali dari urusan Bisnis di anak perusahaan yang berada di Kota Icheon, Riesta benar-benar di lahap oleh Juna, sampai membuat punggung Riesta sulit untuk bergerak. Ya memang itulah tugas menjadi seorang Istri saat di malam hari, Riesta selalu berdoa semoga dia segera di berikan momongan. Karena Riesta sangat ingin mengendong seorang bayi, dan dia sangat ingin di panggil ibu oleh anak nya kelak.
( ***Jangan lupa ya kakak-kakak ! Tinggalkan LIKE dan VOTE jika sudah membaca novel ini 🥰🥰 )
Bersambung. . . . .
__ADS_1
THANK YOU 😍😍***