
Sekretaris menutup pintu nya terlalu keras karena mood sekretaris itu belum menghilang, karena pak Gavin yang tiba - tiba menyuapi makanan menggunakan sendok yang telah di gunakan pak Gavin sebelum nya dan juga gelas air putih walau hanya di minum sedikit oleh pak Gavin, dan pak Gavin juga mengelap sisa makanan yang menempel pada bibir sekretaris itu dan bekas makanan itu di masukkan ke dalam mulut pak Gavin sendiri.
“Huuhff!!” tangan nya memegang dada untuk menenangkan jantungnya yang sedari tadi memicu
“Kenapa jantungku berdebar - debar? Tidak...tidak mungkin! Aku selama beberapa tahun ini tidak pernah memikirkan tentang pacaran ataupun pria. Karena waktuku habis untuk bekerja bersama pak Gavin, dan juga aku menganggap pak Gavin hanya sebagai seorang atasan yang harus aku hormati.” lanjut sekretaris itu menampar kecil pada pipi nya untuk membuat dia sadar diri.
“Baiklah! Sekarang ayo bekerja! Aduh!! Aku lupa untuk memberitahu aku ingin mengundurkan diri!” sekretaris itu mengacak - ngacak rambut nya yang masih di ikat model ekor kuda.
Di dalam ruangan CEO. Gavin masih menyentuh bibir nya sejak dia mengelap sisa makanan pada bibir sekretaris itu.
“Dia sangat menarik, aku tidak akan mengizinkan mu untuk mengundurkan diri, Sekretaris Park!”. ternyata berita tentang sekretaris Park yang ingin mengundurkan diri udah di ketahui oleh nya. Tetapi dia tidak akan mengizinkan sekretaris andalan nya mengundurkan diri
Jam sudah menunjukkan pukul 12.30. Sekretaris Park menyiapkan apa saja yang akan di bawa untuk meeting nanti. Tak lama interkom yang berada di meja Park bersuara
\= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \=
\= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \=
“Sekretaris Park, ke ruangan ku sekarang! Tidak ada alasan apa pun!”.
Perintah suara yang keluar dari interkom di meja Park
“Huuuhf!!”. Hela nafas Park yang sangat panjang.
Dia pun segera menuju pintu yang ada di depan mata nya persis karena ruangan dia dengan ruangan Ceo jarak nya dekat dan di batasi oleh pintu besar itu yang berada di tengah
\= \= \= \= Tok \= \= \= Tok \= \= \= Tok \= \= \= \= \= \= \= \= \=
\= \= \= \= Tok \= \= \= Tok \= \= \= Tok \= \= \= \= \= \= \= \=
“Masuk”.
__ADS_1
Jawab pak Gavin yang masih duduk di kursi putar itu tanpa memakai jas nya dan juga dasi yang sedikit kendor
“Apa ada yang bisa saya bantu, pak Gavin?”.
“Kamu sudah menyiapkan dokumen untuk nanti di bawa meeting? Sekarang kita akan meeting dengan Pak Song dari Song Group. Dia orang nya sangat bersihan dan juga Pak Song tidak suka orang yang makan nya seperti Anak Kecil”.
Mata pak Gavin menatap lurus kearah sekretaris yang sedang berdiri di depan nya
“Baik pak Gavin, nanti saya tidak akan ikut makan siang bersama beliau. Karena saya tidak ingin membuat malu sebagai karyawan dari Gavin Jewelry Group”.
Sekretaris itu menjawab sembari mengambil Jas pak Gavin yang di gantung sangat rapi . Dan kemudian sekretaris itu memakaikan Jas kepada pak Gavin
Pak Gavin mengangkat kedua tangan nya untuk memasukkan lengan jas nya. Yang sedang di pakaikan oleh Sekretaris nya, setelah Jas sudah di pakai dengan rapih sekretaris itu mengencangkan dasi yang sedikit kendor di leher pak Gavin. Walau sekretaris itu sudah memakai hak tinggi 5cm dia masih harus berjinjit untuk mengencangkan dasi atasan nya
“Bukan nya bapak yang seperti anak kecil? Dasi kendor saja tidak tahu!”.
Sekretaris Park itu mengencang kan dasi nya hingga membuat leher pak Gavin terasa di cekik
Pak Gavin menatap tajam wanita yang pendek nya hanya tinggi badan nya kurang dari bidang dada pak Gavin.
“Maaf kan saya pak Gavin, Saya tidak sengaja. Karena Anda terlalu tinggi jadi membuat saya kesulitan”.
Sekretaris itu beralasan agar tidak membuat mood atasan nya itu menjadi jelek.
“Itu bukan urusan ku! Kenapa kamu malah menyalahkan tinggi badan ku? Seharusnya kamu rajin minum susu agar bisa menambah tinggi badan mu”.
“Huuhf!”.
Sekretaris itu menyembunyi kan rasa kesal dengan meremas tangan nya di balik tubuh nya karena atasan itu mengejek soal tinggi badan sekretaris park yang hanya setinggi 1,6cm walau sudah di bantu dengan sepatu high heel 7cm
“Iya maafkan saya pak Gavin, ini semua salah saya karena tubuh saya yang pendek. Dan juga kalau kita berdebat tentang tinggi badan kita bisa telat untuk meeting”.
__ADS_1
Sekretaris itu membungkukkan badan nya dengan sopan dan juga tidak ingin memperpanjang berdebatan mereka berdua
pak Gavin itu hanya tersenyum kemenangan karena sekretaris itu mengalah kepada nya dan mengaku bahwa dia pendek.
“Oh I want to ask, is the schedule for tomorrow's meeting tight or not?”.
“schedule for tomorrow. Hmm besok jam 11 siang. ada pertemuan Anda dengan pewaris Britney Group nona Bae di Restoran Unamjeong untuk membahas pertunangan anda dengan nona Bae. Setelah itu jam 1 siang Anda bertemu dengan aktris nona Moon untuk kerja sama menjadikan nona Moon menjadi B.A dari model Jewelry terbaru, which will be launched soon . Dan yang terakhir jam 9 malam Anda menghadiri Birthday party ke 50 yang di adakan oleh Tuan Kim pemimpin Kim Diamond Group”.
Sekretaris itu menyebutkan tentang jadwal yang selalu dia catat di Hp mungil nya. Setelah Park menyebutkan jadwal pak Gavin, seketika pak Gavin wajah nya berubah karena jadwal pertama yang membuat nya mengerutkan dahi
“Beritahu kepada nona Bae. Saya tidak ingin melanjutkan tunangan dengan nya dan batalkan jadwal ku dengan nya, itu hanya pertunangan antar bisnis. Kamu bilang kepada nona Bae bahwa aku tidak ingin pertunangan bisnis ini terus menggangguku”.
“Tapi— pak Gavin? Ini permintaan dari Nyonya Gavin ibu Anda, saya tidak bisa melakukan itu”.
“Nanti aku yang bilang pada beliau, sekarang kamu hanya bilang kepada si wanita penganggu itu saja”.
Gavin sangat tidak suka dengan sikap dari nona Bae yang dandan nya terlalu glamor dan selalu datang ke kantor nya seperti hantu
“Baik pak. Setelah meeting selesai saya akan beritahukan kepada nona Bae”.
Sekretaris Park kemudian memberi tanda × di jadwal pertemuan nona Bae.
“By the way, Are you free tomorrow?”.
“Heuh?”. kepala sekretaris itu miring karena bingung dengan pertanyaan pak Gavin yang menanyakan apakah dia punya waktu luang
“Maksud pak Gavin apa ya?”.
“Maksud aku, besok malam jam 9 malam kamu harus ikut denganku, untuk datang ke pesta ulang tahun Tuan Kim. Jadi aku menyuruh mu to dress up pretty and also order the best dress in a famous boutique. Dan juga jangan sampai telat! Aku tunggu kamu di tempat biasa, pakai credit card ku yang ada di kamu. Catat itu sekretaris Park!”. pak Gavin mendekatkan wajah nya ke telinga sekretaris Park ketika mengucapkan kalimat terakhir. Dan membuat mata Park terbelalak saking terkejut nya karena ini pertama kali dia datang ke pesta. biasa nya dia hanya mengikuti pak Gavin ketika dia meeting seperti sekretaris dan juga atasan. Dan juga biasa nya pak Gavin menghadiri pesta bersama wanita dari kalangan selebritas atau dari anak konglomerat
JANGAN LUPA LIKE DAN FAVORIT KAN AGAR ADA NOTIF KETIKA UPDATE DAN TERUS DUKUNG AUTHOR ❤❤
__ADS_1