
"Terimakasih bu Deby.. yang selama ini sudah menjagaku dengan sangat baik, Riesta pun sudah menganggap ibu Deby sebagai ibuku sendiri". sahut Riesta yang mengusap pungung bu Deby
"Bu deby merasa sangat berterimakasih kepada tuhan dan dirimu karena setelah kematian anak nya ibu. Awal nya ibu tidak mempunyai arti hidup di dunia ini. tapi ketika melihat mu tersenyum tanpa beban ibu pun berpikir lagi bahwa aku tidak boleh menyerah untuk menjalankan kehidupan". jawab bu Deby yang menceritakan tentang diri nya ketika anak kandung nya meninggal
"Terimakasih Riesta". lanjut bu Deby sambil menghapus air mata nya
"Ya sama sama bu, aku juga merasa tidak banyak membantu bu deby. Melainkan bu Deby yang banyak membantu ku, seharus nya aku yang berterimakasih". kata Riesta
__ADS_1
Dan Riesta pun masuk ke dalam rumah setelah berbincang dengan tetangga nya
"Huuft... akhir nya berjalan dengan lancar bertemu dengan orang tua nya Juna. Beliau sangat ramah dan baik kepadaku". Riesta berbicara sendiri
"Terimakasih Tuhan karena telah memberi pria yang sangat mencintaiku apa adanya dan juga orang tua nya mau menerimaku". Riesta bersyukur karena telah di pertemukan oleh kelurga yang sangat baik kepada nya
Riesta pun membersihkan diri sebelum ia tidur dan tak lama Riesta keluar dari kamar mandi. Ponsel Riesta berdering
__ADS_1
Pesan dari Dina yang menanyakan keadaan dan situasi Riesta
"Ries, kamu baik baik saja? Mereka menerima mu tidak? Aku sangat khawatir kepadamu". tanya Dina yang mengirim pesan ke Riesta
"Baik baik saja Din, Terima kasih kamu sudah mengkhawatirkan ku. Mereka sangat ramah dan baik kepadaku dan juga menerimaku". jawab Riesta yang mengetik di telepon genggam nya
"Aku awal nya juga sangat takut, takut nya mereka tidak menerimaku. Tapi semua pikiran jelekku hilang semua ketika aku berada di rumah orang tua Juna, mereka langsung menyambutku dengan sangat baik. Dan juga Ayah Juna waktu masih muda merupakan teman kampus ayah ku. Apakah itu sebuah Takdir? Aku merasa tidak percaya
__ADS_1
Ibu Juna seperti mendiang ibuku beliau sangat ramah denganku. Dan juga beliau mengajakku jalan jalan, aku bingung menurut mu dina aku lebih baik bawa buah tangan tidak untuk mereka?". Riesta menceritakan peristiwa ketika dia di rumah orang tua nya dan juga menanyakan lebih baik membawa bingkisan apa yang pantas untuk orang tua Juna yang begitu sangat baik kepada Riesta
JANGAN LUPA LIKE DAN FAVORIT KAN AGAR ADA NOTIF KETIKA UPDATE DAN TERUS DUKUNG AUTHOR ❤❤