Cinta Pertama Direktur

Cinta Pertama Direktur
Gugup!


__ADS_3

Dan setelah obrolan mereka selesai. Juna pun keluar dari ruangan nya yang membosankan dan memanggil Riesta


"Riesta, kamu ikut dengan ku". perintah Juna yang mendekati meja kerja Riesta


"Baik pak". jawab Riesta yang masih menggunakan embel embel pak


"Kenapa dia masih memanggilku dengan sebutan pak?". batin Juna yang sedikit tidak senang dengan sebutan itu


Dan ketika mereka berada di ruangan Juna. Juna pun langsung mengunci pintu ruangan nya


Click...


Dan Juna langsung menarik tangan Riesta dan mendorong Riesta dan langsung memblok dengan kedua tangan kekar Juna. Riesta yang nampak bingung dengan tingkah Juna


"Riesta aku sudab bilang kepadamu, kita sekarang sudah pacaran kenapa kamu masih saja memanggil dengan embel embel?". tanya Juna yang menatap tajam wajah panik Riesta


"Aku belum terbiasa karena di kantor". jawab Riesta dengan menatap ke arah lain

__ADS_1


"Kalau kamu masih saja menggunakan embel embel lagi aku akan menghukummu nanti malam". jawab Juna yang memegang dagu Riesta


Dan kemudian Juna melepas kan Riesta dan memberitahu nya bahwa Juna ingin memperkenalkan Riesta kepada orang tua Juna


"Habis pulang dari kerja kamu tunggu di lobby". perintah Juna


"Ya?". jawab Riesta yang mulai nerves


"Kamu jangan lupa. Orang tua ku ingin sekali bertemu denganmu. Tenang saja kamu tak perlu takut". sahut Juna yang mengusap lembut kepala Riesta


"Baiklah". jawab suara lembut Riesta


"Aku tak boleh gugup, pasti mereka mau menerimaku". batin Riesta yang mulai menyemangati diri nya sendiri


Tak terasa waktu sudah sore hari. Jam pulang kantor seluruh karyawan pulang ke rumah


"Kenapa cepat sekali". batin Riesta mulai melangkahkan kaki dengan lemas. Dina yang di belakang Riesta mengagetkan Riesta

__ADS_1


"Heyy!!". Suara Dina yang membuat Riesta kaget


"Ah! Kaget tau Din". jawab Riesta yang berwajah badmood


"Lagian aku panggil panggil kamu. Kamu ga denger denger". sahut Dina yang sudah memanggil Riesta 3x tapi tidak kedengaran oleh Riesta


"Maaf Din. Aku lagi gugup, hehe". jawab Riesta yang meminta maaf


"Gugup kenapa? Coba cerita ke aku?". sahut Dina yang menjadi pendengar yang baik


"Hmmm. Hari ini Juna mau mengajakku ke rumah orang tua nya, tapi aku takut mereka tidak menerimaku". jawab Riesta bermata sayu dan lemes


"Tenang aja Riesta, pasti orang tua Juna menerima mu. Kamu kan baik, ramah cantik, cerdas, pintar. Aku akan mendoakan mu terus Ries". jawab Dina yang menyebutkan kelebihan Riesta


"Baik lah. Makasih ya Din, aku sudah tidak gugup lagi. Bye". sahut Riesta yang mulai melangkahkan kaki ke jalur yang berbeda dengan Dina


"Oke hati-hati Ries. Ganbatte!". sahut Dina yang memberi kata semangat dalam bahasa Jepang

__ADS_1


Mereka pun berpisah Dina menuju ke pintu besar kantor yang langsung melihat transportasi umum. Sedang kan Riesta langsung menuju ke lobby sesuai dengan tempat yang di kasih tau Juna


JANGAN LUPA LIKE DAN FAVORIT KAN AGAR ADA NOTIF KETIKA UPDATE DAN TERUS DUKUNG AUTHOR ❤❤


__ADS_2