Cinta Pertama Direktur

Cinta Pertama Direktur
S2 : Hatiku sudah tertutup untukmu!


__ADS_3

Dan saat Dina baru duduk di samping kursi teman karyawan nya. Tak lama kemudian seorang karyawan dari Perusahaan Marsh yang baru saja terlihat berjalan dari kejauhan. Dina yang masih memainkan ponsel nya, dengan wajah yang serius.


Sembari menunggu keberangkatan pesawat mereka sesuai dengan tiket yang di tertulis 20 menit lagi. Dina pun duduk di kursi yang sudah di sediakan. Tanpa Dina ketahui ada seorang pria yang datang menghampiri Dina yang sedang sibuk memainkan ponsel nya, pria itu pun menyapa Dina.


"Hey! Dina!”


Dina yang tiba-tiba terdiam saat mendengar suara seorang pria yang sangat familiar, Dina pun kemudian menengok ke arah sumber suara, kedua mata Dina terangkat ke atas dan kening nya yang masih halus saat ini mengerut karena melihat pria yang menyapanya.


"Dina!”


" !!! ."


"Kau pasti terkejut dengan kedatanganku ya? Apa kau begitu benci nya kepadaku, jadi kau tidak ingin mencari tahu ya?”


"Huh? Aku terkejut bukan karena kedatanganmu ini, tapi aku terkejut karena kenapa orang seperti mu mendapatkan kepercayaan untuk bertanggung jawab dalam memenangkan tender proyek ini?”


"Dan satu lagi! Benar seperti yang kau katakan! Aku memang membencimu, jadi aku tidak memiliki waktu untuk mencari tahu keberadaanmu saat ini!”


"Kau . . . Kau benar - benar membenciku? Memang kenapa kau membenciku? Aku benar-benar minta maaf atas kesalahan yang waktu itu, aku sebenarnya tidak memiliki hubungan apa - apa terhadap Maretha! Dia yang memanfaatkanku, aku baru menyadari nya sekarang. Dina maukah kamu memaafkanku? Kau kan pernah bilang kalau kau mencintaiku?”


"Heh? Apa aku pernah mengatakan itu padamu, Renald? Sepertinya telinga mu sudah tidak berfungsi lagi ya? Memang dulu saat itu aku menyukaimu, tetapi hatiku sudah tertutup. Jadi maaf! Kita hanyalah teman kerja yang tidak memiliki hubungan yang lebih, jadi lebih baik kau jangan menggangguku!”


Saat Dina sedang mengobrol dengan Renald. Tiba-tiba ada suara pemberitahuan di bandara, dan Dina pun lekas berdiri lalu mengendong tas ransel nya dan juga mendorong koper kecil nya.


"Maaf! Kita harus segera berangkat, dan mulai detik ini aku tidak memiliki urusan pribadi denganmu!”

__ADS_1


"Dina . . . .! Aku minta maaf! Aku tahu kalau aku telah membuatmu sakit hati, jadi aku ingin kita memperbaiki hubungan kita seperti dulu lagi ya! Aki janji! Aku tidak akan menghianatimu!”


Pak Moon yang mendengar suara dari Renald. Lalu pak Moon pun mennghampiri Renald yang sudah terlihat terlemas, duduk di lantai dan terlihat sedang memohon minta maaf kepada Dina yang terhenti karena Renald mengenggam pergelangan tangan Dina.


"Dina! Aku janji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama, jadi maukah kamu memaafkanku? Kita akan mulai lagi dari awal. Dan aku akan mengatakan nya bahwa aku menyukaimu Kang Dina Hee."


"Maaf Renald! Aku sudah memaafkanmu, tapi aku tidak bisa menjalin hubungan percintaan denganmu. Kita hanya bisa menjadi seorang teman, dan tidak akan pernah lebih."


" . . . . "


Dina pun melepaskan tangan Renald yang masih memegang pergelangan tangan Dina. Lalu saat sudah terlepas, Dina pun berjalan kembali. Renald yang masih berdiam diri di sana, satu persatu karyawan itu mulai berjalan karena mereka harus segera berangkat. Pak Moon pun dengan wajah galak nya menatap Renald yang sedang patah hati.


"HEY! KENAPA KAU MASIH DUDUK DI SITU! BERDIRILAH! JIKA KAU MASIH MENGADUK CAMPURKAN URUSAN PRIBADIMU, JANGAN HARAP KALAU KAU BISA BERTAHAN DI PERUSAHAAN INI!!”


"I . . . . Iya! Ba- Baik pak Moon!”


Renald pun langsung segera berdiri dan kemudian ia tak lupa menundukkan kepala nya ke arah pak Moon. Dan lalu ia segera berlari kecil mengikuti para karyawan yang sedang menunjukkan tiket, serta mengecek barang bawaan pada petugas bandara.


Dina pun mulai meninggalkan Seoul. 3 jam kemudian Dina beserta teman karyawan nya sudah tiba di Narita Airport. Pak Moon memberitahukan kalau hari ini mereka bisa beristirahat.


"Besok! Untuk karyawan sekalian, kita harus mempersiapkan diri untuk mempresentasikan Tender proyek kita! Jadi sekarang kita beristirahat untuk mempersiapkan diri kita besok! Mengerti?”


"Siap Mengerti!!”


"Baguslah! Oh dan saya peringkatkan sekali lagi! Besok jangan ada yang datang terlambat, jika ada yang datang terlambat! Maka saya akan segera menelepon Direktur Juna."

__ADS_1


"Kang Dina Hee! Jika kau terlambat lagi! Saya tidak akan memaafkanmu."


"I-iya pak Moon. Saya janji besok saya tidak akan datang terlambat!”


"Hum. Sudah sekarang kita harus segera menuju ke Hotel untuk segera beristirahat."


"Huuft! Baru hari pertama sudah telat, besok aku harus bangun lebih awal lagi! Kalau tidak . . . . . Bisa-bisa Raja setan kedua terlahir kembali!”


Dina pun segera mengikuti pak Moon dan rombongan tim kerja yang di pilih secara acak. Renald yang masih terus mencuri-curi pandnag melihat Dina yang berjalan, Renald pun merasa bahwa penampilan Dina sedikit berubah. Dina semakin trrlihat cantik dan menarik melebihi wanita yang bernama Maretha.


"Kenapa aku baru menyadari nya sekarang ya? Dia semakin bertambah cantik, aku harus bisa membuat nya jatuh cinta kepadaku lagi. Lihat saja Kang Dina Hee! Kau pasti akan segera bersujud-sujud memohon kepadaku!”


Hotel Tres Spades. Dina serta rekan tim kerja pun segera turun dari taxi, pak Moon menyuruh salah satu karyawan untuk segera menuju resepsionis dan check in di Hotel Tres Spades. Dan mereka pun mulai mengikuti pak Moon yang berjalan di depan, yang sudah menyuruh seseorang Porter yang berada di hotel itu. Lalu Concierge yang berada di samping pintu Hotel Tres Spades membukakan pintu yang terbuat dari kaca. Dan tentu saja ini pertama kali nya bagi Dina menginap di Hotel berbintang 5, gedung Hotel yang sangat tinggi. Dan saat Dina sudah memasuki ruangan Hotel yang hanya di penuhi perpaduan warna gold dan merah, membuat Hotel itu terlihat seperti Istana Kerajaan. Dan di tambah lagi keramik yang sangat cantik dengan warna hitam dan putih, dengan motif garis seperti pecahan kaca. Keramik itu benar-benar sangat mengkilap, dan juga glossy. Dan saat Dina melihat sekeliling Hotel itu, apalagi saat Dina melihat ke langit-langit terlihat lampu yang sangat besar dan sangat cantik.


"Inikah yang dinamakan Hotel bintang 5? Ini seperti surga! Seandainya aku kesini untuk liburan . . Tetapi sayang nya ini bukanlah sebuah liburan, ini Business Trip. Apalagi di tambah dengan adanya Pak Moon yang bertanggung jawab! Tempat seperti surga, tetapi suasananya seperti di Neraka."


Pak Moon pun segera memanggil karyawan nya untuk segera berkumpul. Dan mereka pun mengikuti perintah pak Moon, lalu pak Moon memberitahukan kepada karyawan nya.


"Ini kartu kamarnya, tetapi harus berdasarkan gender. Dan karena hanya terdapat 1 orang Wanita jadi Dina akan di beri kamar sendiri. Tentu saja! Jangan sampai hilangkan kartu itu, jika ada yang kehilangkan kartu itu. Itu bukan urusan saya! Jadi jangan harap kalau saya akan membantu kalian semua! Ingat itu! Jika ada yang sampai menggunakan kesempatan ini untuk melakukan hal yang tidak termasuk dalam Business Trip ini. Saya yang akan langsung memecat kalian semua! Ingat itu!”


"Baik pak!”


"Sudah! Sekarang kalian boleh Istirahat."


JANGAN LUPA LIKE DAN FAVORIT KAN AGAR ADA NOTIF KETIKA UPDATE DAN TERUS DUKUNG AUTHOR ❤❤

__ADS_1


__ADS_2