Cinta Pertama Direktur

Cinta Pertama Direktur
S2 : Saya tidak pantas untuk menemani anda!


__ADS_3

“Hah? Haruskah aku menelepon wanita yang dekat dengan Anda untuk datang ke pesta?”. Tolak halus sekretaris Park dan membuat wajah kesal pak Gavin terukir di wajah nya yang tampan


“Apakah kamu tidak dengar perkataanku tadi?”.


Sekretaris Park menganggukkan kepala nya


“Saya dengar perkataan Anda, tapi..... saya tidak pantas untuk datang ke pesta Anda. Dan juga saya tidak terlalu suka dengan hiruk pikuk orang-orang di pesta dan juga bagaimanapun saya hanya Sekretaris Anda”.


“Aku tidak butuh alasanmu itu! Aku hanya ingin mengajakmu, dan juga besok kamu bukan lagi menjadi Sekretaris dari Gavin Sebastian. Melainkan menjadi teman wanita dari Gavin Sebastian! Kalau kamu tidak datang aku harus menghukummu lebih buruk dari melakukan kerja lembur”. Tangan pak Gavin mengangkat dagu sekretaris Park dan mendekatkan wajah nya seperti ingin mencium bibir merah muda sekretaris Park yang sangat menggoda bagi pria tampan dan mapan seperti Gavin Sebastian.


\= \= \= \= DEG \= \= \= DEG \= \= \= DEG \= \= \= \= \= \= \= \= \=


\= \= \= \= DEG \= \= \= DEG \= \= \= DEG \= \= \= \= \= \= \= \= \=


\= \= \= \= DEG \= \= \= DEG \= \= \= DEG \= \= \= \= \= \= \= \= \=


Jantung Sekretaris Park berdebar sangat cepat dan terus menerus karena melihat tata wajah yang sangat simetris dan sempurna yang di miliki oleh pak Gavin. Sekretaris Park juga mengakui itu sendiri setelah bekerja selama 7 tahun tak pernah melihat wajah pria yang sempurna. Seperti kelopak mata ganda nya, alis nya yang sejajar tanpa celah, hidung mancung nya , bibir seksi pak Gavin dan juga Kulit seputih salju yang mengalahkan seorang wanita seperti diri nya.


Sekretaris Park membelalakkan mata nya dan nafas nya tertahan karena wajah pria yang selama ini menjadi atasan nya selama 7 tahun. Sangat dekat hanya tinggal 5 cm bibir mereka bersentuhan. Dengan tangan secepat kilat sekretaris Park menyelipkan Hp mungil nya di depan bibir nya jadi pak Gavin hanya mencium layar ponsel itu


“B-b-baik saya akan datang”. Nafas sekretaris Park masih tertahan seperti seketika telah di rengut oleh malaikat. Gavin tersenyum penuh kemenangan sampai terlihat tataan gigi putih dan juga tertata sangat rapi


“Aku menunggu kedatangan mu! My Princess Park Soo Min”. bisik pak Gavin di telinga sekretaris park. Park Soo Min terdiam membatu sembari menggigit bibir bawah nya, setelah mendengar kalimat yang terakhir di katakan oleh pak Gavin.


Kemudian Soo Min memejamkan mata nya dan gelengkan kepala nya sebentar untuk membuat diri nya sadari dan untuk menghilangkan jantung nya yang terus memacu. “Soo Min kamu harus tenang! Jangan tergoda oleh atasan mu walaupun dia memang pria tampan yang pernah aku temui tapi aku tidak boleh menyukai nya atau memiliki nya”. Soo Min mengatur nafas nya seperti melakukan mediasi hingga mulut nya membentuk huruf O

__ADS_1


Soo Min meninggalkan ruangan CEO tak lupa Soo Min mengambil tas kecil nya yang berbrand Maison margiela 5ac mini dari hadiah dari teman sekantor nya karena Soo Min bisa menyelesaikan masalah yang terjadi pada rekan tim nya. Dan membuat rekan tim nya selamat dari sambaran mulut pedas pak Gavin. Ia segera pergi mengikuti pak Gavin yang sudah menunggu nya di luar ruangan nya.


\= \= \= \= Tuk \= \= \= Tuk \= \= \= Tuk \= \= \= \= \= \= \= \= \=


\= \= \= \= Tuk \= \= \= Tuk \= \= \= Tuk \= \= \= \= \= \= \= \= \=


Setelah Soo Min sudah berada di belakang punggung pak Gavin. Wanita itu berusaha untuk mempercepat langkah kaki nya mengikuti langkah kaki pak Gavin yang berada 2x lipat, karena sepatu hak tinggi Soo Min yang membuat dia kesulitan untuk menyamakan langkah kaki pak Gavin.


“Besok lebih baik kamu menggunakan sepatu hak tinggi yang tidak terlalu membuat mu kesulitan untuk berjalan/ berlari”. Tiba-tiba pak Gavin berhenti mendadak dan membuat Soo Min menabrak punggung yang sangat keras itu


“Auwwh!”. suara kesakitan yang di keluarkan dari suara yang sangat pelan. Soo Min mengusap kening dan juga hidung nya. Soo Min pun langsung melihat ke belakang punggung nya Gavin untuk memeriksa lipstik nya tidak menempel pada Jas yang terbuat dari bahan wol domba merino yang sangat berkualitas itu. Soo Min merasa lega karena tidak ada bekas lipstik merah muda itu


“Baik pak Gavin, besok saya akan mengganti sepatu hak tinggi saya agar bisa mempercepat gerakkan saya”.


“Apakah dia memperlambat langkah kaki nya? Agar bisa aku mengikuti langkah kaki nya?”. Soo Min memperhatikan langkah kaki Gavin


Setelah sampai di luar gedung dan mobil Mercedes Benz S-Class AMG S 63 berwarna hitam mobil itu sangat mengkilap dan tentu saja harga nya sangat tinggi untuk mobil sedan seperti itu.


Petugas keamanan membukakan pintu belakang mobil nya dan memperSilakan pak Gavin untuk masuk. Dan sekretaris Park membuka pintu mobil kemudi karena Soo Min sudah biasa menyetir untuk atasan nya tersebut.


Karena sering nya ada ajakkan makan malam dari klien yang mengharuskan Soo Min siap sedia dalam 24 jam seperti petugas keamanan, hingga Soo Min tidak memiliki waktu untuk ME TIME untuk diri nya sendiri. Karena dia harus selalu ada ketika pak Gavin membutuhkan bantuan nya, kadang ketika Soo Min terlelap tidur di malam hari selalu saja ada panggilan atau email dari pak Gavin yang membuat Soo Min terbangun dari mimpi indah nya.


Hingga 7 tahun kemudian, Soo Min tidak pernah memikirkan tentang percintaan atau memiliki hubungan spesial dengan pria yang lain nya. Karena menurut Soo Min kalau dia tidak pernah punya waktu luang untuk berpacaran seperti teman kantor yang lain nya. Ibu Soo Min mengkhawatirkan anak perempuan satu-satu nya yang sudah umur 27 tahun belum menggandeng atau mengenalkan pada ibu nya pria spesial nya


Mereka berdua pun segera pergi menuju tempat yang sudah di atur dengan klien nya saat ini. Soo Min pun mulai menyalakan mobil mewah itu, untung saja mobil mewah itu bertransmisi Automatic. Mereka pun segera menuju ke Restoran Jungsik Seoul.

__ADS_1


Whuuzz \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \=


\= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \=


\= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \=


\= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \=


Setelah menempuh perjalanan selama 1 jam akhir nya mereka tiba di tempat tujuan mereka. Soo Min membukakan pintu belakang mobil untuk pak Gavin dengan sopan mempersilakan pak Gavin untuk turun. Setelah itu Soo Min memberikan kunci mobil kepada Valet parking untuk memarkir kan mobil pak Gavin


Setelah Valet parking sudah menerima kunci mobil nya dan menuruti perintah dari Soo Min. Kemudian pak Gavin mulai mengancingkan Jas nya agar terlihat rapi sambil berjalan ikuti oleh Soo Min yang berada di belakang nya, mereka berdua masuk ke Restoran yang sangat terkenal di Seoul dan Manager pun menyambut baik dan mengantarkan mereka berdua ke tempat Privasi yang sudah di pesan oleh Klien nya


“Selamat siang Tuan, mari ikuti kami. Tuan Jang sudah menunggu Anda”. Manager itu bernada lembut dan memimpin jalan untuk mengantarkan mereka berdua ke tempat klien pak Gavin


\= \= \= \= Tuk \= \= \= Tuk \= \= \= Tuk \= \= \= \= \= \= \= \= \=


\= \= \= \= Tuk \= \= \= Tuk \= \= \= Tuk \= \= \= \= \= \= \= \= \=


“Ini Tuan tempat nya, kalau begitu saya permisi dulu”. Manager itu meninggalkan mereka berdua


Soo Min langsung sigap membukakan pintu nya untuk pak Gavin


Creek!


JANGAN LUPA LIKE DAN FAVORIT KAN AGAR ADA NOTIF KETIKA UPDATE DAN TERUS DUKUNG AUTHOR ❤❤

__ADS_1


__ADS_2