Cinta Pertama Direktur

Cinta Pertama Direktur
S2 : Apa aku terlihat seperti manusia kurcaci ?


__ADS_3

“Tinggal gunakan sepatu ini kamu akan terlihat tinggi seperti cinderella”


“Berarti selama ini aku terlihat seperti manusia kurcaci?” Soo Min memajukan bibir nya, tangan nya di tempelkan di bawah dada nya. Kerutan di kening nya nampak terlihat


“Aku tidak berbicara seperti itu lho?”


“Aku tau makna nada hanya dari suaramu itu, Eddy! Eh tunggu dulu aku tidak boleh menggunakan sepatu high heel yang tinggi nya lebih dari 5cm”


Soo Min teringat perintah dari atasan nya yang menyuruh nya untuk berdandan cantik hari ini.


“Hmm? Lalu apa dia pernah mengatakan terkecuali? Pasti tidak mungkin dia tidak mengizinkanmu memakai high heel diacara pesta bukan?”


Eddy memastikan Soo Min pasti melupakan perintah dari CEO nya itu karena Soo Min sudah menceritakan semua nya tentang bagaimana stress nya menjadi seorang sekretaris yang atasan nya amat sangat gila kerja itu.


“Hmmm...., oh iya benar sekali. Dia mengatakan kalau aku tidak boleh menggunakan high heel lebih dari 5cm saat dikantor” Soo Min tersenyum malu karena dia sempat lupa dengan apa yang di perintahkan oleh CEO nya itu


“Haiiizz! Kenapa ingatan mu sudah seperti seorang nenek berumur 60 tahun? Sudahlah yang penting cepat pakailah! Jangan membuat sampai membuat seorang Pangeran menunggu”


Eddy menunjukkan jari telunjuk nya ke arah jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 7.35 malam. Mata terbelalak Soo Min ketika melihat jam dinding yang di desan sangat cantik itu


“Whatt Eddy!! Baiklah sekarang aku memaafkanmu kali ini, karena waktuku sudah tidak banyak lagi. Dan aku tidak boleh sampai telat, Eddy besok kirimkan nomor rekeningmu dan juga total harga sewa gaun, sepatu ini ke kakaotalk ya. Oh iya aku pinjam sandalmu dulu besok aku kesini lagi, untuk mengambil kertas tanda tangan milik Moon eonni! Dan juga terimakasih atas jari-jemari magicmu itu. Aku titip padamu benda berhargaku ya! Bye Ed!”


Soo Min memegang sepatu high heel dan juga tas kecil, karena dia tidak mempunyai banyak waktu jadi dia memutuskan untuk memakai sandal jepit milik Eddy walaupun ukuran nya lumayan besar di kaki mungil Soo Min tetapi karena kalau dia memakai sepatu high heel setinggi 7 cm pasti akan membuat nya telat karena sisa waktu tidak banyak. Soo Min berusaha berlari dan memesan taksi agar dia tidak telat kalau sampai telat hukuman nya lebih mengerikan daripada diberi kerja lembur.

__ADS_1


\= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \=


\= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \=


\= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \= \=


Akhirnya Soo Min pun tiba ditempat sesuai janji dia menunggu dibasement kantor yang sudah sangat sepi tidak ada orang. Hingga membuat Soo Min sedikit merasa takut untuk berlama-lama menunggu ditempat itu, Soo Min terus memakai sepatu high heel yang dia pegang di tangan kanannya.


“Kenapa aku harus menunggu disini? Mana tidak ada seseorang pun. Apa dia mencoba mengerjaiku?” dumel Soo Min mengerakkan kaki nya hingga sepatu high heel nya berbunyi. Walaupun Soo Min merasa takut ketika dia sedang sendirian di tempat yang snagat sepi walaupun lampu penerangan di atas tembok basement itu sudah cukup terang tidak terlalu gelap. Tetapi suasana nya yang sangat sepi membuat bulu kuduk Soo Min berdiri dan Soo Min pun mulai berjalan ditempat untuk menghilangkan rasa takut nya.


Tak lama kemudian sebuah mobil Audi R8 coupe 5.2 V10 berwarna Mythos Black Metallic dengan hanya dua penumpang saja. berhenti tepat disamping Soo Min. Soo Min pun berdiri dengan tegap untuk menyambut pemilik monil tersebut tak lupa Soo Min tersenyum dengan sangat ramah, walau sebetulnya dia sangat tidak suka menghadiri setiap pesta mewah dan megah. Soo Min hanya suka dengan pesta yang sederhana tanpa memakai gaun atau pernak-pernik yang terlalu glamor


Pria pemilik mobil itu pun turun dari kursi kemudi, dengan mengancingkan jas berwarna putih tak lupa kemeja berwarna senada dengan gaun milik Soo Min. Soo Min pun sedikit terheran kenapa warna kemeja milik pria yang tengah berjalan mendekati nya terlihat senada dengan gaun dress yang dia kenakan saat ini. Senyum cool terukir di bibir milik pria tampan yang sudah berada di depan wanita cantik itu


Gavin pun melihat penampilan head to toe wanita yang saat ini terlihat sangat cantik dari yang biasa nya wajah nya memakai blush on berwarna pink, eyeshadow tipis berwarna merah, bagian bibir nya memakai lipstik berwarna rose pink yang tidak terlalu tebal. Wanita cantik itu memakai gaun dress berwarna biru pastel tidak terlalu terlihat memperlihatkan bentuk tubuhnya, tataan rambut nya dengan model tucked loosr plaits dengan sedikit hiasan di samping rambut nya berupa jepitan berbentuk daun walaupun jepitan itu terlihat sangat mini hanya berfungai sebagai menambah kesan seperti seorang Princess dari negeri dongeng. Tak lupa sepatu kaca dengan tinggi 7cm walaupun sepatu itu tidak terlalu glamour tetapi memiliki kesan anggun.


Akhir nya pria yang sejak tadi diam seperti juri di acara Miss Universe. Dia membuka suara nya dengan gaya kedua tangan di lipatkan dibawah dada bidang nya


“Tidak terlalu mengecewakan. Cantik, anggun, dan juga tidak terlalu memperlihatkan lekuk tubuh. Good Job!”


Soo Min akhir nya bisa bernafas sangat lega karena sejak dari tadi dia menahan nafas nya sebab dia sangat gugup. Soo Min pun tersenyum sembari menundukkann kepalanya dengan sangat sopan kepada CEO nya.


Soo Min pun kemudian mengeluarkan suara nya

__ADS_1


“Pak Gavin, saya yang akan menyetir mobil anda”


“Untuk malam ini kamu bukan menjadi sekretaris Park lagi, sekarang kamu adalah teman wanitaku. Dan jika dipesta nanti lebih baik kamu jangan memanggilku dengan sebutan pak! Dan juga sekarang aku yang akan menyetir mobil. Mengerti Soo Min!”


Gavin menatatap tajam kewajah cantik Soo Min yang dirias berbeda dari yang biasanya, wajah Soo Min sedikit terkejut ketika pria itu meminta nya untuk tidak memanggil dengan sebutan pak. Menurut Soo Min itu terdengar tidak sopan apalagi posisi Soo Min hanyalah sekretaris biasa bukan dari kalangan selebritis


“Ya? Tetapi menurut saya itu sedikit tidak sopan untuk memanggil anda menggunakan nama anda. Apalagi saya hanyalah karyawan bawahan pak Gavin”


Soo Min memberi penjelasan bahwa dia merasa di kamusnya bahwa dia tidak bisa memanggil nama boss nya menggunakan nama nya saja, dengan wajah cemas, tangan nya yang terus memegang gaun dress nya, bibir bawah nya digigit. Tetapi pria itu hanya menunjukkan wajah yang kesal karena wanita itu tidak mau mengikuti perkataan nya


“Apa kamu ingin aku menghukummu didalam mobil saat ini?”


Suara tegas pria itu menari tangan Soo Min dengan kasar dia pun memblok wanita cantik itu tepat bagian pintu mobil nya. Wajah pria itu terus mendekat sambil memegang kedua tangan Soo Min.


DEG! . . . . .


DEG! . . . . .


DEG! . . . . .


Soo Min yang merasa diri nya berada di zona yang tidak aman dia pun mengeluarkan suara nya


“Stop it! Do not do it Gavin do-Gavin” Soo Min mengerutkan mata nya hingga membuat kerutan di kening nya terlihat. Jantung nya berdebar dengan sangat cepat seperti suara gendang drum band. Pria itu pun tersenyum dan segera melepaskan wanita cantik itu.

__ADS_1


“Hmm? Why call with my full name? Bukan nya aku menyuruhmu untuk memanggilku dengan nama pendek saja bukan? Dan juga kamu harus memohon kepadaku dengan suara yang imut jangan lupa ekspresi wajah imut” Senyum smirk dari pria itu menatap kearah wajah wanita yang saat ini sudah berada didekat nya. Pria itu pun menyipitkan mata nya karena merasa sedikit kecewa ketika wanita yang didepan nya itu masih memanggil dia dengan nama lengkapnya.


Nafas Soo Min seketika berhenti dengan kedua tangannya yang masih di genggam erat oleh pria itu, dan jantung nya yang terus memacu dengan sangat cepat karena wajah pria itu hanya berselisih 4 cm dari wajah milik Soo Min.


__ADS_2