
**DON'T FORGET !!!
LIKE 👍
FAVORIT ❤
VOTE ⭐**
Kedua orang yang saat ini seperti ulat kecil, tanpa bisa bersuara. Tetapi terlihat sangat senang dari kedua mata mereka, dan bergeliat-geliut seperti ulat. Saat mendengar bahwa peri kecil akan melepaskan sihir nya.
“ TAPI!!.” ucap peri kecil dengan suara lantang nya.
Kedua orang itu yang awal nya sangat senang. Beberapa detik kemudian geliat tubuh mereka berhenti seketika. Saat mendengar ucapan dari peri kecil yang memegang tongkat di tangan kanan nya.
“ Dengan tiga syarat! Aku akan membebaskan kalian berdua. Kalau kalian berdua mengikuti perintahku!.” lanjut peri kecil. Dia pun memberitahu kedua orang itu untuk mengikuti perintah nya apabila peri kecil sudah membebaskan mereka berdua dari hukuman, dan jika ada salah satu yang mengingkari janji nya maka peri kecil tidak akan memberikan kesempatan lainnya.
Setan kecil yang sangat tidak suka di atur langsung menatap tajam ke arah peri kecil, tatapan itu seperti tidak terima. Dia tidak suka di atur hidup nya, dia hanya ingin mengatur hidup semua orang dengan kendali nya. Dan tentu saja peri kecil itu menyadari sifat egois yang memancar dari kedua mata setan kecil itu.
“ Kau? Kau tidak ingin aku melepaskan sihirku padamu? Setan kecil?.” tanya peri kecil yang duduk di depan setan kecil. Tentu saja peri kecil tahu kalau saat ini setan itu merasa sangat terhina, sebab setan kecil sangat tidak senang bila harus mengikuti perkataan peri kecil.
“ Iya . . . Iya aku tahu kalau kau memang tidak ingin di atur, apalagi di atur dengan peri kecil sepertiku ini.” lanjut peri kecil.
“ Jadi, karena aku seorang peri. Aku juga tidak ingin kena konsekuensi karena menghukum majikanku. Jadi aku akan membebaskan kalian berdua. Kalau kalian ingin aku bebas kan kalian berdua harus mengikuti semua perintahku dan juga semua perkataanku. Mengerti!.” ujar peri kecil yang kembali mengitari kedua orang yang masih di hukum.
“ Yahh . . . . Kalau tidak ada yang mengikuti perintahku. . . Jangan salahkan aku kalau seumur hidup kalian masih terikat seperti ulat kecil.” lanjut peri kecil yang memberikan penjelasan bila ada seseorang yang tidak mengikuti perintah nya atau mengingkari janji nya maka peri kecil akan menghukum orang yang tidak menyetujui kesepakatan itu.
“ Bagaimana??.” tanya peri kecil dengan nada lembut nya sembari memegang tongkat berwarna putih.
__ADS_1
Kedua orang itu pun berpikir. Dan tentu saja hal ini sangat tidak di sukai oleh setan kecil karena dia tidak suka bila harus mengikuti semua perintah dari peri kecil, tetapi kalau dia menolak syarat-syarat dari sang peri kecil. Maka dia tidak bisa mengendalikan William secara diam-diam, setan itu pun harus menyetujui permintaan sang peri.
“ Apakah semua nya pada setuju dengan syarat dariku? Kalau setuju kedipkan kedua mata kalian, dan kalau tidak setuju kalian harus menggeliat seperti ulat.” kata peri kecil yang memberitahukan kedua orang tersebut menyetujui permintaan peri kecil, maka kedua orang tersebut harus mengedipkan mata mereka dua kali. Karena, bibir mereka yang masih di bungkam menggunakan lakban berwarna putih.
“ Sekarang! Tentukan pilihanmu!!.” seru peri kecil.
Setelah sang peri mengangkat tongkat setinggi-tinggi nya. Dan dia pun melihat kedua orang yang masih di ikat seluruh tubuh nya dan juga di perekat mulut nya.
“ Kalau aku tidak mengikuti syarat nya. Aku akan terus di ikat seperti ini, dan tanpa tongkat ku yang terlempar ke arah sang peri itu.” batin setan yang dari awal tidak terima bila dia harus bekerja sama dengan peri kecil itu.
“ Aku sebagai setan kecil. Tidak sepantas nya di hukum seperti ini! Apalagi kalau sampai harus menuruti semua perkataan nya! Mau di taruh di mana wajahku!!.” lanjut setan kecil yang mengepalkan tangan kanan nya, ia merasa saat ini harga diri nya sudah menghilang setelah peri kecil memperlakukan nya seperti saat ini.
“ SIAAL!!.” desah setan kecil yang mengutuk peri kecil.
“ Ya sudahlah . . . . Aku terpaksa menuruti perintahnya. Agar aku bisa tetap menjalankan tugasku.” lanjut setan kecil yang bermonolog dengan diri nya sendiri, akhirnya dia pun terpaksa menyetujui perintah dari setan kecil itu.
POM . . . !
PIM . . . !
PIM . . . !
Asap putih pun mengepul di sekitar mereka. Dan saat asap putih itu menghilang kedua orang yang awal nya masih ada tali tambang di seluruh tubuh mereka sudah seperti ulat yang tidak bisa melepaskan diri dan juga lakban berwarna putih di bibir mereka. Dan sekarang tali tambang itu sudah menghilang, juga perekat putih di mulut mereka sudah menghilang.
Lalu di saat yang bersamaan kedua orang itu kembali berdiri tegap. Dan setan itu pun dengan nada ketus nya bertanya kepada peri kecil tentang syarat yang menjadi perjanjian nya.
“ HEY! PERI KECIL SYARAT APA YANG KAMU MAKSUDKAN! KATAKAN SEKARANG JUGA!.” bentak setan kecil yang meminta peri kecil untuk segera memberitahu apa 3 syarat nya.
__ADS_1
“ Hohoho . . . . Baiklah aku akan membacakan syarat dariku, tenang saja. Syaratnya tidak akan membuatmu merugi.” jawab peri kecil dengan suara mengejek setan kecil yang mungkin saat ini kepala setan kecil itu mengeluarkan semburan api.
“ Tch! Dimana-mana yang nama nya syarat. Selalu membuat rugi antar salah satu pihak!.” sahut setan kecil berdecak sebal.
“ Tenang! Tenang.” ujar peri kecil.
“ Baiklah aku akan beritahukan syarat nya. Jika ada yang melanggar syarat dariku maka aku akan menghukum pihak yang telah melanggar nya.” ucap peri kecil dia pun mulai memberitahukan 3 syarat yang di buat oleh nya untuk kebaikkan Tuan majikan nya, dan tentu saja sudah di izin oleh Tuhan. Walaupun sebenarnya peri kecil merasa bersalah harus menggunakan cara jahat ke William asli, apalagi William asli orang yang sangat baik.
“ HEY!! KAU! KAU LICIK SEKALI!!.” kata setan kecil itu yang menatap penuh benci ke arah peri kecil.
“ Tadi kau bilang tidak ada hukuman nya sekarang!! Kalau saja tongkatku tidak terlempar, aku bisa membebaskan diriku tanpa harus menuruti syarat dari PERI sepertimu.”
“ Apakah aku pernah mengatakan itu? Sepertinya kau salah dengar. Aku hanya bilang jika kau ingin terbebas dari hukumanku maka kau harus menuruti semua perintah yang sudah aku tentukan. Bukan nya begitu?.”
“ Tuanku. Saya sebagai peri yang selalu ada untuk anda. Apakah saya pernah mengatakan apa yang saat ini Setan itu katakan?.”
“ Uhhmm . . . . Tidak! Aku hanya mendengar peri berkata kalau dia akan membebaskan kita kalau kita mengikuti syarat darinya.”
“ Tch!! Baiklah . . . . Baiklah! Cepat katakan syarat-syaratnya Peri kecil! Dan kau jangan lupa kembalikan tongkat kesayanganku.”
“ Ok baiklah!.”
Peri kecil pun mulai mengucapkan 3 persyaratan yang sudah di buat nya saat kedua orang idiot bertengkar. Lalu akhirnya mereka bertiga bekerja sama seperti sedia kala, dan kedua orang itu pun berjanji tidak akan membuat keributan dan kehebohan.
( **Jangan lupa tinggalkan like dan vote jika sudah membaca novel ini 🥰🥰 )
Bersambung**. . . . .
__ADS_1