Cinta Pertama Direktur

Cinta Pertama Direktur
Kamu adalah keluargaku


__ADS_3

"Riesta, kenapa parfum mu bau nya seperti parfum pria?". tanya Dina yang mulai memegang pundak Riesta dan menanyakan seperti detektif


"Hah! Masa sih?". jawab Riesta yang mulai menciumi baju nya dan baru mengingat kejadian malam spesial dia dan Juna


"Gawat! Kemarin Juna melahapku habis-habisan. Aku harus membuat alasan ke Dina". batin Riesta yang pipi nya tiba tiba merah dan langsung di ketahui oleh Dina


"Hey! Kamu sedang melamunkan yang tidak tidak ya?" tanya lagi Dina yang bisa membaca wajah Riesta


"Engga kok! Apa apan sih kamu Dina". jawab Riesta yang malah membuat Dina semakin curiga karena suara Riesta yang terbata bata dan juga gugup


"Heehh! Masa sih? Jangan - jangan sama si Bos killer itu ya". goda Dina yang senang sekali meledek Riesta karena sangat lucu ketika dia sedang meledek sahabat nya itu

__ADS_1


Riesta pun hanya terdiam karena dia sudah hampir ketahuan oleh sahabat nya itu


"Jangan bilang omongan ku bener ya? Soal nya langka sekali si Bos Killer itu tersenyum seperti itu, biasa nya dia berwajah datar dan tatapan seram". lanjut Dina yang seperti detektif yang menemukan sesuatu aneh yang sedang terjadi


"Sstttt.... kecil kan suara mu Din!". pinta Riesta yang menutup mulut Dina dengan jari telunjuk


"Hah? Itu beneran terjadi? Kamu dan dia sudah resmi? Kapan dan dimana?". Dina mulai mengintograsi Riesta di tempat meja kerja Riesta agar tidak terdengar oleh karyawan yang lain nya


"Selamat Riesta, akhir nya kamu ga sendirian lagi. Aku sangat senang ketika melihatmu bahagia". jawab Dina yang memeluk lagi sahabat nya karena Dina tau tentang kehidupan Riesta yang hidup sendirian


"Terima kasih Dina kamu sangat baik sama aku". sahut Riesta yang mulai meneteskan airmata nya karena kata kata dari Dina yang sangat perhatian sama Riesta

__ADS_1


"Sama sama Riesta. Kan aku udah bilang ke kamu bahwa aku udah anggep kamu kayak adik ku". jawab Dina yang mencubit pipi Riesta ya memang umur Dina yang lebih tua dari Riesta dan sifat Riesta kadangkala seperti anak kecil


"Sudah....sudah jangan menangis lagi, oh iya kapan si pak Juna itu ngenalin kamu ke orang tua nya?". tanya Dina yang menghapus air mata di pipi Riesta


"Sekarang, habis pulang kerja. Aku belum siap Dina, aku takut kalau orang tua Juna ga suka pada ku dan juga ga setuju dengan hubungan ku dan juga Juna. Karena bagaimana pun aku hanya wanita dari kalangan biasa, bukan seperti dulu lagi". jawab Riesta yang menceritakan keraguan nya karena dia akan segera bertemu dengan orang tua Juna


"Aduh Riesta kamu jangan berpikiran seperti itu dulu, walaupun kamu bukan lagi anak dari keluarga Konglomerat, tapi kamu pinter, cerdas dan juga cantik. Pasti mereka menerimamu, aku akan mendoakan ku selalu". jawab Dina yang berusaha mengusir keraguan hati Riesta agar segera menghilang dan kembali percaya diri


Riesta pun hanya terdiam dan berdoa dalam hati agar orang tua Juna menerima nya


JANGAN LUPA LIKE DAN FAVORIT KAN AGAR ADA NOTIF KETIKA UPDATE DAN TERUS DUKUNG AUTHOR ❤❤

__ADS_1


__ADS_2