
LIKE 👍
FAVORIT ❤
VOTE ⭐
Setelah mengantar bu Wendy pulang ke rumah nya. Dan Riesta kembali ke rumah nya tanpa sepengetahuan Riesta ternyata Juna sudah menunggu di rumah Riesta.
"Selamat datang kembali. Sayangku," ucap Juna yang sudah menunggu di rumah Riesta.
"Eh? Sejak kapan kamu ada disini?," tanya Riesta yang kebinggungan.
"Sejak 1 jam yang lalu," jawab Juna yang langsung mendekat ke Riesta dan tak lupa mengunci pintu rumah Riesta.
"Sayang, aku ingin berduaan denganmu," kata Juna dan langsung mencium bibir Riesta.
KISS....
"Suara mu sangat aku sangat menyukainya," ucap Juna dan mulai membuka kancing blouse Riesta
"Tapi... Aku belum mandi," jawab gugup Riesta.
__ADS_1
"Iya sudah kita mandi bersama," sahut Juna dan langsung mengendong Riesta menuju kamar mandi.
"EHH!!,"
"Turunkan aku!," pinta Riesta karena Juna masih mengendong nya.
"Aku tidak akan membiarkan kamu lolos, karena aku sudah tak bisa menahan lebih lama lagi. Sayangku," jawab Juna.
"Aku akan memanjakanmu, jadi bersiaplah untuk hari ini," lanjut Juna yang mulai tidak sabar karena tadi sudah menunggu lama hingga membuatnya sedikit bosen.
Juna puj melakukan aksi nya, seperti yang di katakan kepada Riesta dia akan memanjakan Riesta karena Riesta telah membuatnya lama menunggu, di hitung-hitung sebagai hukuman.
Riesta menutupi wajah nya menggunakan kedua tangannya.
"Kamu ngapain? Wajah ku tidak boleh di lihat, karena kamu tiba-tiba melakukan hal ini," pinta Riesta.
"Kalo kamu tidak segera membuka nya aku tidak akan berhenti untuk melakukan ini bersamamu," perintah Juna yang semakin kuat mendorongnya.
"Huh! huhft," Riesta semakin kelelahan.
dan tangan Juna pun mulai jahil menyentuh kulit mulus Riesta.
__ADS_1
"Ini sudah mulai membesar? dari yang sebelumnya". tanya Juna karena merasa ada yang aneh.
"Haruskah kita membuat bayi sekarang?," tanya ngawur Juna kepada Riesta.
"Kamu ngomong apa? Aku tak mau hamil sebelum kita resmi, karena nanti akan menimbulkan gosip dari orang orang sekitar," jawab tegas Riesta yang akhirnya menampakkan wajah nya sedari tadi di tutupi oleh tangan nya.
Juna pun hanya senyum menyeringai. Karena sudah berhasil membuat Riesta menampakkan wajah nya
"Baik lah, hmm pernikahan kita sebentar lagi, aku ingin ketika kita sudah menikah, aku sangat ingin punya anak yang banyak, dan membangun keluarga kecil bersama anak-anak kita yang lucu," kata Juna.
"Aku tidak sabar ketika aku pulang, anak kita menyambutku dan memanggilku papa," lanjut membicaraan masa depan ala Juna.
"Kamu ya! semoga saja anak kita sifat nya tidak sepertimu yang begitu sangat dingin terhadap orang-orang," jawab Riesta menyindir Juna karena sifatnya yang sangat dingin kepada orang lain.
Setelah mereka making Love di dalam kamar mandi. Riesta yang sudah sangat kelelahan semenjak pergi bersama bu Wendy pun tertidur di kamar mandi.
Juna yang melihat nya dengan penuh cinta serta kelembutan. tak tega untuk melalukan lebih lagi.
"Dia sudah tertidur? Wajah nya tampak lucu ketika dia sedang tidur," Juna yang memandangi wajah Riesta.
"Baiklah. aku akan berhenti di sini, Selamat tidur sayangku," lanjut Juna dan mengendong Riesta menuju kamar tidur nya dan memakaikan piyama agar Riesta tidak sakit.
__ADS_1
"JANGAN LUPA LIKE DAN FAVORIT KAN AGAR ADA NOTIF KETIKA UPDATE DAN TERUS DUKUNG AUTHOR ❤❤"