
"Tidak! Kali ini aku tidak akan menyiksamu kembali seperti malam itu, malam itu aku hanya rindu padamu. Jadi, aku tidak bisa menahan hawa nafsu ku yang bergejolak."
"Hiissh! Tahulah, aku ingin pulang."
"Pulang? Kau tidak ada kerjaan lagi?"
"Tidak ada! Kak Juna menyuruhku untuk pulang, dan dia masih bersikap dingin padaku. Apa yang harus aku lakukan!"
"Come on!"
"HEYY! Kenapa kau menarikku? Aku sedang pakai sepatu high heel!"
"Ikut saja! Dan tetap diam, bukannya tadi kau ingin Kakak ipar mu itu tidak lagi bersikap dingin padamu kan?"
"Uh-huh!"
Reina dan Felix pun segera memanggil taksi. Dan mereka pun meninggalkan restoran La Table.
35 menit kemudian.
Mereka pun tiba di rumah sakit spesialis Ranahasina. Rumah sakit itu terlihat berbeda dari ekspetasi, bangunan nya terlihat seperti sebuah cafe. Dan tentu saja itu rumah sakit khusus hanya untuk membuat ramuan yang sangat manjur, atau bisa di bilang seperti orang yang menjadi korban akan melupakan kenangan / memori tentang diri nya.
"Hey! Kenapa kau membawaku ke cafe rumah sakit?"
"Memang siapa yang sakit? Aku juga tadi tidak lupa untuk meminum obat Kontrasepsi."
"Tenang! Tidak ada yang sakit kok."
"Huh? Lalu, kenapa kau membawaku kesini?"
"Sudahlah ayo ikut! Bukannya kau bilang ingin membuat hati kakak ipar sepupumu itu lembut?"
"Apakah ada obat yang seperti itu?"
"Tentu saja ada, maka nya kita harus segera masuk. Prof. Ranashinha. Dia merupakan kenalan lamaku, tapi kau jangan kaget dia pria mesum lebih parah daripada diriku."
"Ternyata ada pria yang mesum nya melebihi dirimu! Baiklah, demi membuat kak Juna bersikap lembut padaku!"
Reina dan Felix pun masuk ke bangunan yang seperti model cafe pada umumnya. Felix pun mendekati barista yang sedang menampilkan atraksi yang epik, saat ia membuat kopi untuk para pelanggannya.
"Je veux le rencontrer ( Aku ingin bertemu dengan DIA )"
"Il est dans sa chambre! s'il vous plaît votre chambre ( Dia ada di ruangan nya! silahkan anda keruangannya )"
Felix pun memberi tanda pada Reina untuk segera mengikuti nya.
"Apa benar kenalanmu itu bisa membuat kak Juna menjadi milikku selamanya?"
__ADS_1
"Ya benar, kau ikut saja denganku."
"Ngomong-ngomong kau sudah kenal dengannya sejak kapan?"
"Uhm. . . Mungkin sudah 9 tahun. Memang kenapa?"
"Woow cukup lama juga! Apakah dia juga merupakan rekan tim saat kau masih tinggal di Amerika Serikat?"
"Bukan, dia bukan rekan timku. Dia hanya orang yang ingin bermain di balik layar."
"Tumben sekali kau bertanya-tanya tentang diriku? Apa kau mulai menyukaiku?"
"Idiiih! Amit-amit jangan GR deh!"
Reina pun memalingkan wajah dengan senyum cemberut di bibir mungil berwarna merah muda.
KREK!
"Hello! Dr. Ranashinha. it's been a long time since we met!"
"Uh? Are you Felix?"
"Yes! How could you forget your friend's handsome face?"
"Sorry! Wajahmu tampak sedikit berbeda, ada apa kau kesini?"
"Aku kesini untuk menemani kenalanku."
"Kenapa seorang nona cantik seperti anda membutuhkan bantuan seorang dokter seperti saya?"
"Silakan, nona cantik berikan penjelasan."
Reina pun bercerita tentang masalah nya pada Dokter nya, dan felix pun yang sudah duduk di sofa hitam sembari merokok di ruangan Prof Ranashinha.
Dan setelah Reina sudah selesai bercerita tenang keinginan memisahkan Riesta dan Juna, Prof Ranashinha pun tersenyum simpul.
"Oh aku mengerti! Jadi nona cantik ini ingin membuat seorang pria yang di sukai nya tergila-gila pada anda?"
"Benar Prof! Dan saya ingin kakak ipar saya melupakan istri dan juga calon anak mereka."
"Calon anak? Kau memang nona cantik yang di selimuti keserakahan. Aku mengagumi anda nona cantik, baiklah karena aku terpesona dengan keserakahanmu itu. Aku akan mengabulkan keinginanmu!"
"Apakah itu benar Prof? Lalu aku harus membayar berapa untuk itu?"
"Tidak perlu banyak uang, pelayanan dari tubuhmu yang seksi. Apakah kau mau melakukannya?"
"Woow! Profesor dia mulai terang-terangan. Lebih baik aku segera pergi membiarkan mereka berdua." batin Felix yang masih duduk santai, sembari mematikan putung rokok di asbak.
__ADS_1
1 jam kemudian.
Felix yang sedang duduk santai sembari meminum segelas kopi. Tak lama kemudian Reina pun keluar dari ruangan pribadi profesor Ranashinha, Felix pun melihat Reina dan mengajak nya untuk duduk di sofa kafe.
"Bagaimana? Apakah Profesor mau mengabulkan nya?"
"Tentu saja! Aku suka memberikannya pelayanan yang terbaik! Oh iya, apakah kau bawa obat pencegah kehamilan?"
"Iya tentu saja!"
"Sini berikan padaku! Aku tidak ingin memiliki seorang anak dari profesor yang mesum seperti nya!"
"Aku akan memesan segelas air putih."
Felix pun segera datang dengan membawa segelas air putih, lalu ia memberikan nya pada Reina. Reina pun langsung meneguk habis segelas air putih, semenjak 1 jam ia harus melayani lelaki berumur sekitar 40 tahun.
GLUK!!
"Ayo kita pulang!"
"Oh ok!"
Reina dan Felix pun segera meninggalkan bangunan itu. Dan Felix pun segera memesan taksi, dan mereka berdua pun segera pulang ke rumah.
Di rumah Felix.
BRAK!!
"HAIIZZ! Tubuhku masih tercium bau pria tua bangka itu! Bisa-bisa nya pria yang sudah berkepala 4 masih memiliki kekuatan!"
"Bisa-bisa nya kau memiliki rekan pria tua bangka seperti dia! Kalau saja ini bukan untuk mendapat hati kak Juna, aku tidak mau melakukannya!"
"....."
"Hey! Kenapa kau diam saja!"
"Aku sedikit cemburu, aku juga ingin mendapatkan pelayanan yang kau berikan pada Profesor itu. Honey!"
Felix pun berjalan mendekati Reina yang memakai kaos oblong oversize. Dan Reina memakai hotpans berbahan jeans, bagi Felox tubuh mulus Reina mengundang nafsu nakal nya. Lalu Felix pun segera mengendong Reina, dan ia segera membawa Reina menuju kamarnya.
"HEY! LEPASKAN AKU! APA KAU SUDAH KEHILANGAN AKAL!!"
"Lebih baik kau diam saja! Aku tidak terima saat tubuh mulusmu di sentuh oleh nya, aku akan membuat bekas jejak nya menghilang dari tubuhmu."
Felix pun melemparkan Reina. Kemudian Felix melepaskan kemeja nya dan melemparkan ke sembarang tempat, ia pun segera memanjat kasur berukuran king. Dan melepas paksa T-shirt Reina, melepaskan semua pakaian dalam Reina ke sembarang tempat.
"AAKKHH!" teriak Reina ia merasakan sakit di seluruh tubuh nya, ia pun hanya mencakar punggung belakang Felix.
__ADS_1
"ITU SAKIIT! KAU BENAR-BENAR PRIA MESUM!!"
JANGAN LUPA LIKE DAN FAVORIT KAN AGAR ADA NOTIF KETIKA UPDATE DAN TERUS DUKUNG AUTHOR ❤❤