Cinta Pertama Direktur

Cinta Pertama Direktur
S2 : Gandenglah tanganku !


__ADS_3

Gavin pun akhir nya bisa melepas pandangannya yang sejak tadi sedang serius melihat jalan, kepala nya pun akhir nya menengok ke samping dimana ada seorang wanita yang sedang bersemangat mendesripsikan seseorang aktris yang baru saja dia temui, bergaun biru senada dengan warna kemeja yang dia gunakan, wajah nya tampak sangat cantik seperti seorang bidadari bibir mungil nya merah muda nya sangat menggoda bagi pria dewasa. Tatapan mata elang yang ingin sekali mencuri bibir mungil merah muda itu, Ya. Bibir mungil merah muda milik wanita cantik yang sekarang ditatap olehnya.


GLEK! . . .


Gavin menelan saliva nya dia tidak boleh sembarangan mencium bibir seorang wanita, walaupun sebenarnya hati Gavin yang selama ini dia sembunyikan. Dia sebenarnya menyukai wanita yang bersama nya selama 7 tahun itu menemani nya sebagai sekretaris, karyawan yang selalu diandalkan oleh nya, karyawan yang sangat gesit, cekatan dalam menyelesaikan semua pekerjaan yang menurut karyawan lain sangat sulit. Gavin harus menunggu dengan sabar untuk bisa mendapatkan hati seorang wanita seperti Soo Min, dia tidak boleh menyakiti hati wanita lembut yang sekarang ini berada di samping nya itu hanya karena nafsu nya yang tak terkendali.


Dia juga ingin membahagiakan wanita yang sudah dengan sabar bekerja untuknya, sudah sabar waktu nya terbuang sia-sia untuk memenuhi ambisi dan juga ego nya dalam dunia bisnis.


“Gavin kamu harus tahan nafsumu! Jangan membuat seorang wanita cantik yang berada di depan mataku ini bersedih, karena tindakan ku yang gegabah. Aku harus menunggu waktu yang tepat untuk menyatakan perasaanku pada Sekretaris Park” batin Gavin dia menggenggam erat stir kemudi nya hingga mengeluarkan otot di kedua tangannya.


DIN!! . . .


DIN!! . . .


Bunyi klakson dari mobil yang berada di belakang mobil milik nya, dan di depan lampu lalu lintas sudah berwarna hijau dan juga mobil yang berada di samping nya sudah mulai bergerak kembali. Gavin pun menginjak pedal gas dan menarik tongkat persneling mobilnya. Tak biasanya Gavin melamun ketika berada di jalan raya yang sangat luas di Seoul apalagi pada malam hari lalu lalang mobil yang ramai tidak seperti pada waktu siang hari ataupun sore hari, membuat Soo Min yang masih duduk di samping BOSS nya itu memasang wajah cemas. Karena ini pertama kali nya Gavin menyetiri mobil nya, Soo Min merasa sedikit gugup. Apakah BOSS nya merasa nervous ketika berada dijalan raya dan juga mobil-mobil yang berlewatan di samping nya sehingga mengganggu pikiran pria tampan itu?.


Atau dia sedang memikirkan tentang yang di bicarakan oleh Soo Min tentang menjodohkan Gavin dengan nona Moon Chae Won. Dan terlihat wajah yang sedikit kesal diwajah pria tampan itu, menurut Soo Min apakah dia terlalu banyak berbicara sehingga membuat BOSS nya kesal?.


“Sepertinya aku salah berbicara hingga membuatnya marah. Soo Min kamu pasti akan terancam dipecat dan juga suruh membayar penalty karena masa kontrakku yang belum selesai! Soo Min . . . . Tamatlah riwayatmu” batin Soo Min menggigit bibir bawah nya dan kepala nya menunduk, kedua mata nya melihat kedua jari-jari tangan yang dipegang gaun dress biru pastel berbahan tile yang sedikit kerlip-kerlip itu.

__ADS_1


Soo Min pun tanpa berpikir panjang dia segera mengucapkan kata kepada pria yang saat ini sudah dalam mode serius melihat jalan. “Pak Gavin. E-Eh, Le-Le Gavin. Maafkan saya kalau saya berbicara terlalu banyak. Dan saya mohon lupakan saja apa yang tadi saya katakan kepada anda, anggap saja itu seperti angin lalu” kepala Soo Min menunduk dia tidak berani melihat wajah pria itu.


“Saya sebagai seorang sekretaris jadi saya harus melihat sifat klien yang akan didatangi, dan juga tidak mungkin saya memiliki waktu untuk mengidolakan seorang publik figure” lanjut Soo Min dia pun beralasan agar Gavin tidak mengetahui kebenaran nya tentang mengidolakan aktris. Pasti Gavin akan lebih meledeknya kalau dirinya mengidolakan seorang aktris, dan pasti nya Gavin akan terus meledeknya ketika Soo Min sedang bekerja.


“Aku tidak salah pilih seorang sekretaris yang bisa mengutamakan pekerjaannya, aku bangga dengan kerjamu selama 7 tahun ini Soo Min. Ya, walaupun aku sering sekali mendengar dari seorang klien kalau aku memperkerjakan seorang anak sekolah.” ejek Gavin dengan senyuman yang menyeringai nya. Dia sangat suka ketika dia mengejek kekurangan Wanita yang disamping-Nya sekaligus yang menjadi sekretaris selama 7 tahun itu.


Ya, mereka berdua sudah sangat dekat jadi hal seperti ini sudah sangat lumrah bagi Gavin, apalagi Gavin tidak pernah akrab dengan seorang perempuan walaupun perempuan itu klien nya. Dia hanya bersikap dingin ke seluruh wanita lainnya, kecuali sekretaris Park Soo Min dia bisa berubah menjadi seorang yang sedikit humoris hanya sedikit saja. Setelah itu dia dalam 1 detik kembali bersikap sangat serius.


“Anda lebih baik tidak usah memuji saya, pasti dikata-kata akhir anda memuji saya pasti itu akan berakhir seperti mengejek kekurangan saya.” ucap Soo Min dengan tatapan datar.


Soo Min sudah sangat hafal dengan sifat, temperamen, apa saja yang BOSS nya sukai dan yang tidak disukai, jadwal sehari-hari dan lain masih banyak lagi. Bahkan Nyonya Gavin sendiri tidak tahu apa saja yang dilakukan oleh anak nya sendiri, tetapi Nyonya Gavin sangat menyayangi putranya dan juga Nyonya Gavin sangat ramah terhadap Soo Min. Nyonya Gavin selalu mengajak Soo Min untuk makan malam di kediaman Tuan Gavin dan Nyonya Gavin, keluarga mereka sudah sangat mempercayai Soo Min untuk memperhatikan putra nya. Dan sebenarnya Gavin memiliki adik tiri perempuan yang se umuran dengan Soo Min tetapi dia tidak berada di Korea Selatan dan juga adik nya Gavin tidak tertarik untuk menjalankan sebuah perusahaan lainnya yang dimiliki oleh Keluarga Gavin.


Di perusahaan pun ada seorang rekan tim Soo Min yang menyukai idol yang member nya merupakan adik tiri perempuan pak Gavin. Tetapi, karena rekan Soo Min nya tidak menyadari bahwa BOSS dia mempunyai seorang adik perempuan yang merupakan Visual serta Vocal di girlrup yang sangat disukai oleh rekan tim Soo Min. Soo Min yang tidak mempunyai waktu untuk berselancar ria di dunia SNS, menurut Soo Min saat ini dia hanya harus berfokus kepada pekerjaan serta dia ingin mencari pengganti nya ketika dia sudah memikiran secara matang untuk mengundurkan diri dari perusahaan yang sudah banyak mengajari nya ilmu tentang dunia bisnis.


Akhirnya mereka tiba di kediaman Tuan Kim yang merupakan tuan rumah yang mengadakan acara pesta ulang tahun yang sangat megah, dekorasi rumah yang di hiasi bunga berwarna-warni dan sangat segar. Mobil Gavin pun segera berhenti di depan taman rumah milik Tuan Kim yang bak Istana di dongeng Disneyland, Soo Min pun baru saja ingin membuka pintu nya. Tetapi, ada sebuah tangan kekar yang menahannya.


“Huh? Ada apa pak Gavin?”


“Kamu masih memanggilku dengan embel-embel pak?”

__ADS_1


“Ups! Maaf, maksud saya Gavin.”


“Kamu mau ngapain?”


“Uh . . Tentu saja membuka pintu mobil, bukannya kita sudah sampai di rumah Tuan Kim?”


“Soo Min! Untuk malam ini, kamu bukan jadi Sekretaris. Sekarang kamu adalah partnerku.”


“Heuh!? Tapi—”


“Ssstt. . . !!”


Gavin pun mengarahkan jari telunjuk nya pada Soo Min, memberikan tanda isyarat kepada Wanita cantik yang duduk di sampingnya. Gavin pun segera membuka pintu mobil nya sendiri, lalu menutup nya dan kemudian Gavin berjalan di depan mobil nya, Gavin segera membukakan pintu mobil untuk Soo Min, sembari mengulurkan tangan untuk membantu wanita cantik yang menatapnya dengan tatapan bingung. Tentu saja Soo Min melihat wajah tampan pemimpinnya dari jarak yang dekat, apalagi saat ini Gavin memperlakukannya seperti seorang putri.


“Kenapa kamu masih duduk di situ? Genggamlah tanganku!”


“Heh? Apakah harus? Aku kan bisa jalan sendiri.”


JANGAN LUPA LIKE DAN FAVORIT KAN AGAR ADA NOTIF KETIKA UPDATE DAN TERUS DUKUNG AUTHOR ❤❤

__ADS_1


__ADS_2