Cinta Pertama Direktur

Cinta Pertama Direktur
S2 : DIA menolongku?


__ADS_3

LIKE          👍


FAVORIT   ❤


VOTE         ⭐


Tetapi tak lama kemudian pria itu melambaikan kearah lain. Dan ternyata ada seorang perempuan yang cantik dengan mini dress berwarna merah seatas lutut pas, wanita itu memperlihatkan lekuk tubuh nya yang sangat seksi hingga belahan payudara nya terlihat. Wanita itu pun langsung mencium bibir Renald itu, padahal Dina yang jarak nya sangat dekat melihat adegan mesra mereka. Dina pun hanya berdiri mematung di tempat itu, kedua tangan nya gemetar.


William yang masih melihat kenapa wanita Kanguru itu hanya berdiam diri seperti patung, William pun kemudian berjalan kearah Dina yang masih diam mematung. Setelah William sudah berhenti di samping Dina yang masih mematung itu, mata terbelalak William ketika melihat dua orang yang sedang berciuman. Yang satu adalah pria yang Dina sukai, itu sangat terlihat jelas bagi William mengapa tiba-tiba wanita Kanguru itu yang awal nya dengan senyuman manis berlari kearah pria itu, dan setelah itu tiba-tiba wanita Kanguru itu hanya berdiri seperti patung.


William pun langsung menarik tangan wanita Kanguru untuk segera pergi dari tempat ini. Dina yang masih menahan air mata nya agar tidak keluar dari kedua bola mata nya, Dina terkejut tiba-tiba pria yang menyebalkan menarik tangan nya dan mengajak nya untuk segera pergi dari tempat yang tentu saja yang tidak ingin Dina lihat dengan mata kepala nya sendiri.


Akhirnya air mata Dina yang masih tertahan, lama-kelamaan mengalir hingga membuat pipi yang sedikit tembem itu basah karena air mata nya itu. Dina pun merasa sedikit genggaman tangan kanan nya yang hangat dan nyaman itu, dan Dina pun melihat senyuman hangat dan tulus dari pria yang menyelamatkan nya dari adegan mesra itu.


Ya, pria itu adalah William yang sangat menyebalkan bagi Dina, tetapi setelah melihat apa yang dilakukan oleh William dia menyelamatkan nya dari rasa sakit hati setelah melihat pria yang diam-diam Dina sukai sedang berciuman dengan karyawan wanita yang paling cantik di perusahaan Marsh bernama Maretha. Pakaian wanita itu sangat berbeda dengan pakaian kantor yang dipakai Dina, wanita itu sering sekali menunjukkan lekuk tubuh nya, memamerkan keseksian tubuh nya kepada seluruh karyawan pria di perusahaan Marsh. Dan sebelum itu wanita itu juga pernah menggoda, merayu direktur Juna ketika Riesta sedang pergi untuk menemui klien lain. Tetapi, direktur Juna tidak mudah untuk dirayu oleh wanita murahan seperti Maretha. Direktur Juna dengan nada yang sangat seram dia pun mengusir Maretha dari ruangan nya dan direktur Juna pun mencabut posisi Maretha, lalu pada akhirnya dia pun langsung di pindahkan ke departemen lain. Karena direktur Juna sudah muak untuk melihat wajah nya lagi.

__ADS_1


Ya, Dina sudah sangat tahu kalau Maretha hanya wanita penggoda saja yang akan penjual tubuh nya untuk mendapatkan apa yang di inginkan nya. Tetapi, Dina sangat tidak rela jika Renald yang menjadi incarannya saat ini. Dan juga Dina sangat tahu betul sifat Renald yang tidak mudah untuk dirayu, Dina sangat percaya bahwa Renald tidak akan jatuh ke dalam pelukan wanita murahan seperti Maretha. Tetapi setelah kejadian kali ini Dina benar-benar kecewa dengan Renald, dia dengan mudah nya terbujuk rayu oleh wanita murahan seperti Maretha.


\= \= \= TAP \= \= \= TAP \= \= \= \= TAP \= \= \= \=


\= \= \= TAP \= \= \= TAP \= \= \= \= TAP \= \= \= \=


William masih menggandeng tangan Dina. Mereka berdua pun berjalan dengan langlah kaki yang cepat, William yang tidak ingin melihat wajah sedih Dina setelah melihat kejadian di samping lift itu. William sangat tahu saat ini pasti wanita yang sudah membantu nya itu hati nya dan pikiran nya sedang kacau. Seperti pecahan guci yang sangat kecil dan tidak bisa di sambungkan oleh lem mana pun yang terbaik pun tidak akan membuat guci yang sudah pecah berkeping-keping itu kembali seperti semula. Itulah perasaan yang saat ini sedang dirasa oleh Dina, setelah melihat pria yang dia cintai sedang berciuman dengan wanita lain apalagi seperti wanita murahan itu.


Dina sangat tidak rela, seseorang yang dia cintai diambil oleh wanita yang tidak memiliki sifat yang baik. Ya, jika mungkin Renald tidak berciuman dengan Maretha dan berciuman dengan karyawan lain yang sifat nya baik. Pasti Dina akan merelakan Renald bahagia dengan wanita yang baik untuk nya, Dina juga sangat bahagia jika wanita itu bukan wanita murahan. Tetapi, Dina sangat tidak rela dia sangat ingin menjambak-jambak rambut si wanita murahan itu, menampar wanita itu dan memarahi wanita itu untuk segera pergi dari muka bumi ini.


Apalagi sewaktu melihat Maretha yang sedang menggoda Juna tepat di depan mata nya, Riesta mengabaikan itu semua dan tersenyum lebar kepada dua orang itu. Juna yang kesal dengan reaksi yang diberikan oleh Riesta, Juna ingin membuat cemburu Reista tapi malah gagal dan Juna pun segera mengusir Maretha setelah Riesta tersenyum dan pergi.


Berbeda dengan Dina yang melihat Renald sedang berciuman dengan Maretha, Dina sangat ingin menghabisi Maretha menggunakan kedua tangan Dina. Tetapi, kali ini Dina hanya menahan agar air mata nya tidak menangis.


Setelah beberapa menit tiba-tiba William berhenti, Dina yang heran kenapa William berhenti pun lalu membentaknya.

__ADS_1


DUK!


“ Aduh!.” Dina yang menabrak punggung belakang William hingga membuat hidung nya sedikit merah karena William yang tiba-tiba berhenti.


“ HEI!!! Kenapa tiba-tiba berhenti! Kau membuat hidungku menabrak tulang – tulang punggung mu yang keras!.” bentak Dina dia pun mengusap-usap hidung nya menggunakan tangan kiri nya.


“ Maaf. Aku tidak tahu dimana kantinnya?.” jawab William wajah nya sangat polos dan mengusap-usap kepala nya sendiri.


GUBRAK!


Dina pun menepuk kening nya sendiri, melihat pria yang awal nya merepotkan itu dengan polos nya dan senyum ramah nya mengatakan bahwa dia tidak tahu dimana kantin yang ingin dituju oleh nya. Dina pun tersenyum sama menunjukkan lesung pipi nya sedikit yang berada di bawah bibir nya. Ya, ketika Dina sedang tersenyum atau tertawa lesung pipi yang sangat kecil di bawah bibir nya akan terlihat sangat jelas.


Ketika William mengatakan itu kepada nya Dina pun mengejek pria yang merepotkan itu dan sebenarnya Dina sangat berterima kasih kepada pria itu, karena sudah menolong nya dari rasa sakit hati nya sewaktu Dina melihat Renald dan Maretha sedang bermesraan.


( *Jangan lupa tinggalkan like dan vote jika menyukai novel ini 🥰🥰 )

__ADS_1


Bersambung*. . . . .


__ADS_2