Cinta Pertama Direktur

Cinta Pertama Direktur
S2 : Kebohongan


__ADS_3

LIKE          👍


FAVORIT   ❤


VOTE         ⭐


Akhirnya Dina pun membantu William agar para wanita itu tidak mengejarnya lagi. Tapi ada satu wanita yang mengenal Dina, dia pun berkata.


"Dina? Apa benar kamu pacar nya? Sejak kapan kalian memiliki hubungan spesial? Lalu Renald mu bagaimana?" tanya Wanita itu dia menyebut nama Renald yang merupakan cinta pertama Dina sewaktu dibangku kuliah. Dina dan Renald masih berhubungan baik, Dina yang masih menyimpan perasaan suka kepada Renald sampai saat ini Dina tidak berani memberitahukan kepada Renald. Dina pun akhirnya berbohong kepada wanita yang bertanya kepadanya.

__ADS_1


"Aku hanya berteman saja dengan Renald, tidak mempunyai hubungan spesial dengannya. Renald dan aku hanya teman kampus, karena aku dan dia jarang bertemu jadi karena baru bertemu jadi sering disalahpaham oleh teman-teman kantor kalo aku mempunyai hubungan yang spesial dengannya. Dan aku lupa memperkenalkan kepadamu, dia pacarku kita baru beberapa minggu bertemu. Karena jalan pemikiran kita sama jadi aku akan menjadi tunangannya" jawab Dina. Dina membantu William agar para wanita itu tidak menganggu ketenangan dirinya. Itu karena perbuatan si William yang mengaku - ngaku menjadi pacar nya dan sudah mau bertunangan. Itu membuat Dina ingin sekali membuat William musnah dari muka bumi ini. Dan untuk pertamakali nya dalam hidup Dina dia bertemu dengan pria yang sangat ngeselin, kekanak-kanakan, dan selalu membuat masalah dirinya sewaktu 1 minggu yang lalu.


1 Minggu yang lalu.


William datang dari Tokyo ketempat kampung halaman nya sewaktu dia masih kecil, karena dia sudah mendapatkan dimana perusahaan Juna dan tempat dimana Riesta bekerja, Will memutuskan untuk berangkat dia sedikit khawatir kepada Riesta. Will takut kalo Juna akan membuat Rissta bersedih kembali, Will pun sengaja tidak memberikan kabar kepada Riesta, Will juga ingin membuat kejutan kepada sabahat kecil nya itu bahwa akhirnya selama 18 tahun Will tidak pernah kembali ketempat kelahirannya karena pekerjaan sebagai pemimpin dari perusahaan Stallone yang baru saja dipimpin oleh William semenjak Riesta dan Juna meninggalkan Jepang.


Sewaktu William sudah sampai didepan Gedung perusahaan Marsh. William mengankat kedua tangan nya didepan perusahaan dan berteriak "Yeah! Aku sudah sampai ditempat ini!" Walaupun banyak sekali karyawan yang menertawakan saat melihat William yang seperti orang gila itu. Dengan pede nya Will langsung masuk ke perusahaan Marsh dan memencet nomor lift tempat direktur dan karyawan yang lainnya.


"Siapa orang aneh ini?"

__ADS_1


"Tidak mungkin klien pak Juna orang gila seperti dia"


"Seperti nya dia bukan klien dari pak Juna"


TING!!


Akhirnya lift pun berhenti tempat dilantai atas tempat Riesta dan Juna bekerja, William pun keluar dari lift dengan sangat riang dia pun berjaln seperti anak kecil yang mendapatkan mainan dari orang tua nya sambil bersiul. Karyawan dilantai atas itu hanya melihat nya dengan aneh, kenapa ada orang gila yang berpakaian santai bisa ada di perusahaan Marsh.


Will pun tetap mengabaikan para karyawan yang melihat nya itu, dia pun tanpa bertanya kepada karyawan yang ada di lantai atas itu. Dengan percaya dirinya dia ingin langsung ketempat meja kerja Riesta karena pasti seorang sekertaris meja kerja nya tidak boleh jauh dari seorang Direktur. Dina pun yang melihat pria aneh dengan baju biasa langsung berlari ke Will.

__ADS_1


"Hey! Pak! Berhenti!"


__ADS_2