
Keanu berdiri di samping dinding kaca yang tertutup vitrase. Menatap kota London yang menjadi kota kelahirannya. Kedua tangannya di silangkan di depan dadanya.
Gadis seumuran putrinya yang dengan sengaja memakai lingerie seksi untuk menyambut Keanu itupun berjalan mendekati Keanu.
Dengan gerakan lembut dan penuh perasaan gadis itu memeluk Keanu dari belakang dan menyandarkan kepalanya di punggung tegap Keanu.
Tiiing!
Suara alarm dari ponsel gadis itu tiba - tiba berbunyi.
"Tch!" gadis itu berdecih lalu mendekati ponselnya yang ada di atas meja untuk mematikan alarmnya.
Kemudian mendekati laci, dan mengeluarkan sebuah obat dan segera meminumnya bersama segelas air.
"Kau masih meminum itu?" tanya Keanu yang melihat pergerakan gadis itu dari pantulan dinding kaca.
"Ya iyalah, Sayang! kalau tidak, aku bisa hamil! Kamu nggak mau kan aku hamil!" jawabnya sembari kembali mendekati Keanu.
Lalu memutar tubuh Keanu agar menghadap dirinya. Dengan sengaja gadis itu langsung mendaratkan kecupan di bibir Keanu. Pelan - pelan membawa Keanu pada ciuman yang dalam.
"Stop!" ucap Keanu di sela - sela ciuman mereka.
Namun gadis itu semakin membawa laki - laki yang pantas menjadi Papa nya itu terbang melintasi cakrawala.
Keanu yang hendak memberontak itu pada akhirnya terbawa suasana. Dia ikut memejamkan matanya, saat tangan gadis itu aktif di dadanya. Mengusap - usap dada dengan gerakan lembut dan menggoda. Mencoba memancing hasrat Casanova yang sudah berumur itu.
Satu tangan gadis itu melepas tali kimono nya dan menurunkan kedua lengannya. Membuat pundak mulusnya terekspose. Sampai akhirnya ia menjatuhkan kimono itu. Menyisakan tubuhnya yang hanya di baluk bikini berwarna merah menyala di antara kulitnya yang putih dan kenyal.
Pelan - pelan tangan gadis itu mulai melepas kancing baju Keanu. Gadis itu sungguh pandai membawa Keanu tenggelam dalam sentuhannya.
Hingga tak terasa kemeja Keanu sudah tidak pada tempatnya. Kembali jari jemari lentik dari gadis itu melepas ikat pinggang Keanu. Hingga celana itu kembali terlepas dari tempatnya semula.
Kini lidah gadis itu mulai nakal dengan menjilati leher Keanu, turun ke dada. Dan menjilat puncak kecil dada Keanu.
Semakin lama semaki turun, hingga gadis itu berjongkok. Dan wajah cantiknya kini sudah menghadap senjata Keanu yang sudah tegap sedari tadi. Gadis itu mengusap usap senjata yang masih terbungkus itu dengan tangannya yang lembut.
Pelan - pelan gadis itu menurunkan CD Keanu dan memulai aksinya. Aksi panas yang banyak di sukai laki - laki. Kedua tangannya memegang paha Keanu. Sedang kepalanya kini asyik bergerak maju mundur dengan mulut yang di penuhi senjata tajam milik Keanu.
Keanu yang mulai panas mendesis - desis, menikmati pergerakan gadis itu. Dan tangannya kini meraih rambut gadis itu dan membuatnya semakin cepat bergerak maju mundur.
Karena tubuh yang sudah panas dan hasrat yang sudah melambung tinggi, Keanu lupa akan niat awalnya mendatangi gadis simpanannya itu.
Keanu menarik gadis itu untuk berdiri, kemudian mengangkat tubuhnya. Dan membawanya masuk ke dalam kamar gadis itu.
Keanu memulai aksinya dengan ganas. Apalagi selain menikmati tubuh gadis yang pantas menjadi putrinya itu. Keanu mengungkung tubuh gadis itu di bawahnya. Menatapnya dengan tatapan lapar dan haus akan darah segar.
Memainkan benda - benda yang memang masih kenyal. Berbeda dengan milik istrinya yang sedikit lebih kendur.
__ADS_1
Lidah Keanu bermain nakal di puncak itu. Menghisapnya seperti bayi kelaparan. Juga bergerak cepat di sana. Sedang tangan lainnya asyik memainkan puncak satunya.
Gadis itu mendes*h tidak karuan menikmati sentuhan laki - laki berumur yang masih perkasa di atas ranjang itu.
Semakin lama semakin turun. Kini wajah Keanu sudah berada di atas bagian int*m gadis yang bahkan usianya tidak sampai setengah dari usianya. Pelan - pelan Keanu melepas CD merah itu.
Terlihatlah bagian paling int*m dari gadis itu. Membuat tubuh Keanu semakin meremang. Keanu kembali membuka kedua kaki gadis itu. Dan memasukkan kepalanya di sela - sela paha mulus itu. Dan kembali memulai aksi panasnya.
Sampai pada akhirnya, Keanu memutuskan untuk memasukkan senjata pribadinya ke inti gadis yang baru genap 24 tahun beberapa waktu lalu itu.
Rintihan dan desah*n akan kenikmat*n itu menggema di kamar seluas 5 x 5 meter itu.
Percintaan panas dua insan beda usia yang jauh itu, membuat keduanya lupa arah. Bahkan lupa akan keluarga mereka di rumah.
Sampai akhirnya keduanya sampai pada ******* masing - masing dengan cara menuntaskan bersama.
"Om? seminggu Om tidak datang" ucap gadis itu dengan nada yang sangat manja sembari menutupi tubuhnya dengan selimut tebal, untuk menghalau hawa dingin.
"Malam ini terakhir aku menemui mu," ucap Keanu sembari berjalan keluar.
Spontan gadis itu terhenyak, mengangkat kepala dan bergerak mengejar Keanu keluar kamarnya. Berdiri tepat di hadapan Keanu dengan tatapan tajam.
"Apa maksud Om?" tanya gadis itu yang menutupi tubuhnya dengan bedcover putih.
"Aku memutuskan untuk mengakhiri hubungan kita!" ucap Keanu tanpa menoleh gadis yang membulatkan matanya itu.
"Kenapa tidak bisa?" tanya Keanu dingin sembari memakai celananya.
"Om, aku sudah terlanjur suka sama Om! cuma Om yang aku layani dengan ikhlas! aku tidak pernah mau lagi jika ada yang mendekatiku!"
"Carilah laki - laki single! jauhi laki - laki beristri seperti ku!" ucap Keanu sembari masuk ke dalam toilet yang ada di ruang tamu.
"Tidak mau! aku cuma mau sama Om!" teriak gadis itu.
"Kau mau aku, atau uangku!" hardik Keanu dari dalam toilet. "Kalau aku miskin apa kau masih mau ku simpan?" tanya Keanu sembari keluar dari toilet.
Gadis itu diam untuk beberapa saat, hanya matanya saja yang berkedip beberapa kali.
"Om . . . apa salah Cleo sampai Om melakukan hal ini!"
"Kita sama - sama salah!" jawab Keanu.
"Pokoknya Cleo tidak mau pisah dari Om! Cleo tidak mau Om jauh dari Om!" rengek gadis yang tak lain adalah Cleo. Sahabat putrinya.
"Lupakan pertemuan kita ini! apartemen ini aku berikan untukmu! carilah laki - laki yang mau menikahi mu! memberikan mu kemewahan tanpa harus sembunyi - sembunyi dari keluarganya!"
Cleo menarik nafasnya dalam. Dia sungguh tidka mau jika sampai Keanu lepas dari genggamannya. Dia sudah benar - benar mendapatkan daddy sugar kaya raya pikirnya. Mengingat sebelumnya dia tidak pernah mendapatkan daddy sugar berkelas seperi Keanu.
__ADS_1
"Aku akan memberi tau Yocelyn tentang kita! Tentang Papanya yang meniduri sahabatnya! menikmati tubuh sahabatnya! Yocelyn pasti akan jijik dengan papanya yang menikmati tubuh gadis seusianya!" ancam Cleo dengan sedikit berteriak. "Apalagi istri Om! pasti akan merasa sangat muak melihat suaminya yang bermain - main dengan gadis muda!"
"Lakukan saja kalau kau ingin kasus mu di pengadilan mencuat!" jawab Keanu santai.
"Kasus?" pekik Cleo.
"Kamu pikir aku tidak tau kasus aborsi yang kau hadapi!"
"Apa!" pekik Cleo.
"Kau mencari daddy sugar kaya raya untuk bisa membungkam kasus itu dari publik kan?"
"Dari mana Om tau?" tanya Cleo sembari menarik nafas berat. Seolah udara di sekitarnya benar - benar habis.
"Cleo, berurusan dengan orang seperti kami itu tidak mudah! Meskipun kau bisa menikmati uang kami, tapi terus menyelidiki semua yang berurusan dengan mu! termasuk ini!"
Keanu menyodorkan ponselnya, yang mana ada beberapa foto vulgar Cleo tanpa busana bersama beberapa pria berbeda.
Wajah Cleo memucat. Entah apa yang kini dia pikirkan. Dia sungguh tidak menyangka Keanu mengetahui semua itu.
"Ini akan semakin memberatkan mu!"
Cleo jatuh terduduk di sofa, dengan pandangan mata yang tak terarah.
Keanu merapikan kembali penampilannya. Meskipun sudah kepala lima, tapi Keanu tetap terlihat tampan dan maskulin.
"Pikirkan kembali sebelum bertindak!" ucap Keanu sembari berlalu dari apartemen Cleo.
Cleo duduk dengan memegangi bedcover yang menutupi tubuhnya, menatap kosong ke depan. Pikirannya seketika amburadul.
.
.
.
**Hemm.. Cleo makin liar ya? kenapa kok bisa gitu sih Cleo**?
**Baca jawabannya di next episode ya kakak 🤩**
**Happy reading 🌹🌹🌹**
__ADS_1