
"WOY ARKADEWI FAJARINA."Althaf berteriak tepat disamping telinga Arka.Sontak membuat Arka berjingkat.
Ternyata Asen sudah pergi digantikan Althaf dan Azka yang entah sejak kapan berada disampingnya.Terlalu lama melakukan masa lalu mbuat Arks tidak sadar Asen pergi dan diganti oleh Althaf dan Azka.
"Sialan lo.Kampret.Setan.Kaget gue.Mau bunuh gue lo?Hah.Bosan lo berteman sama gue."Omel Arka beruntun membuat Althaf memasang wajah cengo.
"Kenapa diem aja?Hah?"Lanjut Arka.
"Lo yang budeg gue yang kena semprot.Ngelamunin apa sih lo?"Sahut Althaf.
"Bodo amat.Jangan ikutin gue!Inget gue lagi marah sama kalian."Balas Arka.
"Sape juga yang mau ngikutin elo."Timpal Azka.
"Diem lo.ASEN."Teriak Arka akhirnya mencari keberadaan Asen.Tetapi tidak sahutan dari Asen.
"Ka cewek kok kayak toa.Jaga image dikit dong sebagai cewek."Seorang cewek tiba-tiba ikut berkomentar akan teriakan Arka.Arka menaikkan sebelas alisnya melihat ada murid perempuan yang terlihat sok akrab dengannya.
"Lah lo sape?"Tanya Arka bingung.
"Ceweknya Althaf.”Jawab cewek itu percaya diri.
“Sudah berapa lama?”Tanya Arka penasaran.
“10 hari.”
“Beruntung Lo nyampe 10 hari.Siap-siap bentar lagi bakal putus!”Arka menakuti murid itu.
“Kan Althaf cinta mati sama aku.”
"Buahahahahaha...Al dah baru aja?Banci lo jadiin orang lain pelarian."Arka tertawa puas.Lalu melangkah hendak meninggalkan mereka.
"Lo nggak suka Althaf ada cewek baru?"Sahut cewek itu membuat Arka menghentikan langkahnya seketika.Ia pandangi murid bernama Niken itu dari atas kebawah,lalu tersenyum sinis yang sulit diartikan.
"Gue nggak suka?Heh!Bahkan kalau itu nyawa gue yang bisa buat Althaf bahagia,sekarang juga gue korbanin."Jawab Arka.Lalu ia berjalan kekelas.
"Al kok kamu betah sih berteman sama mereka?"Tanya Niken pacar baru Althaf.
"Masih mau jadi cewek gue kan?"
Niken mengangguk.
__ADS_1
"Jangan usik,hina atau bahkan mengatai dia.Karena dia dan kedua teman gue adalah segalanya buat gue."Althafpun juga berjalan hendak masuk kedalam kelas.
"Lo pilih mereka atau gue."Hardik Niken mencoba menakuti Althaf.
"Episode percintaan kita tamat."Sahut Althaf lalu meninggalkan Niken.
Niken menatap tak percaya kepergian Althaf.Ia tak percaya diputuskan begitu saja demi Arka.
Rasa marah dan kesal jelas saja Niken rasakan.Tetapi semua sudah terjadi.Percuma juga hubungannya dengan Althaf sudah berakhir.Pantang juga bagi Althaf balikan dengan masa lalu.
Akhirnya ia hanya bisa menerima hal ini.Meski sedikit tidak ikhlas.
Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat.Layaknya sebuah tanaman yang terus diberi pupuk dan disirami air.Begitu juga perasaa Arka.Ia yang dulu tidak peduli dan mencoba menghindari seorang Rhandra,lama-lama rasa nyaman dan menaruh perasaan itu jelas muncul.Bagaimana tidak?Rhandra semakin hari semakin memepet Arka dengan berbagai caranya.
Rhandra semakin gencar membuat Kay cemburu.Sebenarnya ia hanya ingin memberikan pelajaran pada gadis itu supaya tidak terlalu mendominasi dalam suatu hubungan.
Sedangkan dengan Arka,tak ada yang tau kedekatan seperti apa diantara mereka.Sebab setelah Althaf memberikan ancaman pada Kay dkk mereka tidak berani mengganggu Arka lagi.
Arka dan Rhandra juga semakin akrab.Jujur saja.Arka mulai menaruh hati pada Rhandra.Bagaimana tidak.Disaat ia terluka karena Arga,Rhandra datang dan bahkan mengatakan jika ia tak malu kalaupun semua orang tahu kedekatan mereka.
Bukankah dengan Arga hanya hal sesepele itu yang ia tuntut.Tapi Arga terlalu egois dan memilih untuk mundur.
Beberapa waktu yang lalu Rhandra menyatakan cinta pada Arka,setelah kedekatan mereka hampir dua bulan.
Dilain sisi,Kay yang melihat Rhandra semakin gencar mendekati Arka akhirnya meminta kejelasan pada Rhandra.Terlalu lama digantung ia hanya ingin memperjelas kelanjutan hubungan keduanya.
"Rhand lo anggap apa sih gue selama ini?"Tanya Kay.
"Maksud kamu?"Jawab Rhandra lembut.
"Kalau kamu suka Arka,kita putus aja.Jujur gue nggak bisa digantungin kek gini.Kalau elo masihai memperbaiki hubungan ini,ya jauhi Arka dan ayo kita lanjutkan hubungan kita lagi."Putus Kay akhirnya.
"Aku tanya dulu.Kamu mau berubah lebih baik lagi kan?Jangan terlalu mengekang gue dan mendominasi dalam hubungan ini!Gue masih sayang sama lo Kay.Gue nggak pernah yang namanya mempunyai perasaan pada Arka.Ya kale nyari pengganti kamu macam dia."Jelas Rhandra sambil menggenggam erat tangan Kay.
“Jadi kamu nggak serius deketin Arka?”Tanya Kay dan Rhandra mengangguk.
"Aku pikir kamu beneran suka sama cewek bentukan Arka."Gumam Kay.
"Masa' iya nyari pengganti kamu nggak lebih cantik dari kamu.Gimana mau kan berubah?"Tutur Rhandra.
"Iya.Aku janji.Jadi mulai sekarang kamu jauhi Arka!"Pinta Kalyana.
__ADS_1
"Iya sayang."Jawab lembut Rhandra.
Sejak saat itu,hubungan keduanya membaik.
Dan sejak saat itu pula tiba-tiba saja Rhandra menjauhi Arka tanpa penjelasan.
Padahal Arka sudah cukup dalam terjatuh dalam buai rayuan Rhandra.Ia juga sudah menyiapkan jawaban atas pernyataan cinta dari Rhandra.
Ia tak berani menceritakan hal ini pada Althaf dan Azka.Ia sangat takut jika mereka marah.
Hingga suatu hari,saat Arka berniat meminta penjelasan kepada Rhandra ia justru mendengar sebuah kenyataan pahit.Alasan dibalik seorang Rhandra mendekati dirinya.
Rhandra yang sedang berada dimeja ujung kantin sekolah,tidak menyadari Arka yang berada dibalik tembok.
"Rhand sebenarnya lo gimana sih sama Kay?"Tanya Agus teman sekelasnya.
"Ya gue masih jalan sama Kay."Jawab Rhandra santai.
"Lah terus itu mau lo kemanakan?"Tanya Agus lagi.
"Arka?Ayolah lo tau selera gue.Ya kalee gue nyari pengganti Kay macam Arka.Bagai langit dan bumi bro.Gue cuma iseng sama dia.Biar Kay jadi lebih baik aja."Jelas Rhandra.
"Gue capek Kay terlalu ngekang sama mendominasi dalam hubungan kami.Makanya gue sengaja panas-panasin tuh anak menggunakan Arka.Males bete gue deketin Arka kalau nggak ada maunya.Gue kalau mau nyari pengganti Kay,setidaknya sekelas mantan-mantannya Althaf lah,plaulyboy cap badak itu."Ujar Rhandra lagi.
Deg
Ada rasa sakit dihati Arka mendengar fakta itu.Ia kecewa.Sangat kecewa.Ia menyesal sudah membuka pintu hatinya untuk Rhandra yang ternyata hanya ingin main-main saja.
Ingin sekali ia mengadu pada Althaf,tetapi ia tidak berani.Entah apa yang akan Althaf lakukan jika ia mengetahui sudah disakiti oleh Rhandra.
"Tapi kayaknya Arka beneran suka sama elo tuh.Kasian anak orang."Obrolan keduanya masih berlanjut.
"Bodo amat.Gue nggak peduli."Sahut Rhandra.
Arka jelas sudah menangis.Ia lantas pergi keatap sekolah.Ia ingin menangis sepuasnya.Ia ingin meratapi kebodohannya karena membuka hatinya untuk Rhandra dengan mudah.
Ia menyesal tidak menuruti kata-kata Althaf.Tidak mengindahkan ucapan Althaf.Dan sekarang terbukti jika Rhandra bukan laki-laki yang baik.Dan ia hanya ingin memanfaatkan Arka saja.
"Bodoh Lo Ar.Bodoh!"Gumam Arka pada dirinya sendiri.
"Beg*k Lo jadi cewek."
__ADS_1
Arka masih terus menangis diatap sekolah.
JANGAN LUPA VOTE,LIKE DAN KOMENTAR YAA..SEDEKAH POINNYA JUGA DITUNGGU