Dari Sahabat Keakad

Dari Sahabat Keakad
S2 Episode 68


__ADS_3

Pada akhirnya,Andri mencari tahu perihal kejadian terakhir yang dialami Shakeil pada Agra.Ua sudah lelah melihat keadaan Shakeil yang semakin kesini semakin tidak karuan.


“Itu om,Shakeil mendengar Afsheen menerima lamaran laki-laki lain.Dan bulan depan dia akan menikah dengan teman satu profesinya.”Lirih Agra.Sejujurnya ia takut,jika ayah dari sahabatnya akan terkejut dengan berlebihan.


Jeduerrr


Hati Andri terasa sangat sakit.Hancur sudah harapan dan angan-angannya untuk melihat Shakeil bahagia bersama Afsheen.Tiada harapan lagi untuknya bisa menjalin hubungan kekeluargaan dengan Arka dan keluarganya.


Dada Andri terasa sesak.Rasanya ia sulit hanya untuk sekadar menghirup oksigen.Ia merasa pasokan oksigen disekitarnya seakan tidak ada.


Seketika itu juga, Andri terkena serangan jantung.


Andri memegang dadanya sebelah kiri.Jantungnya terasa sakit.Hingga pada akhirnya ia harus kehilangan kesadaran.


Dody yang berada disampingnya terkejut melihat keadaan sang papa yang dengan sangat cepat kehilangan kesadaran.


“Ma,mama.Hana.”Teriak Dody memanggil mama dan istrinya.


Amel sendiri tak kalah terkejut saat melihat sang suami yang tak sadarkan diri.


“Dy,papa kamu kenapa?”Tanya Amel dengan air mata yang sudah mengalir deras.


“Dody nggak ngerti ma,tadi papa telpon Agra lalu papa memegang dadanya sebelah kiri setelah itu papa tidak sadarkan diri.”Jelas Dody.


“Kita bawa papa kerumah sakit secepatnya.”Sahut Hana.


Dody dibantu Hana segera memapah Andri menuju mobilnya.


“Aku dirumah saja.Jaga anak-anak sama Shakeil juga.”Ucap Hana.Keduanya mengangguk setuju.


Dirumah sakit,Andri langsung dibawa ke IGD.


Lama sekali dokter yang menangani Andri tidak kunjung keluar.Membuat Amel menjadi kelabakan karena takut.


“Papa itu orang yang kuat kok ma.”Ucap Dody.Ia tak ingin sang mama akan ikut sakit jika terlalu keras memikirkan keadaan papanya.


Setelah beberapa jam,teihat pintu IGD terbuka.Tak lama terlihat brankar pasien didorong oleh beberapa perawat.


Diatas brankar tersebut,terlihat seorang laki-laki yang tengah tertidur dengan damai di dunianya sendiri.


Dia Andri.Meski sudah ditangani berjam-jam diIGD,keadaan Andri tidak ada perubahan.Detak jantungnya semakin melemah,dan hal itu membuat para dokter memutuskan untuk memindahkan Andri keruang ICU.


Bagaikan terpukul telak,Amel seketika tak sadarkan diri melihat sang suami yang harus dipindahkan keruang ICU.


Dody memutuskan untuk meninggalkan Amel sejenak dirumah sakit.Toh,mamanya juga masih pingsan.Ia harus pulang kerumah untuk menyadarkan sang adik yang sudah salah jalan.


Saat sampai dirumah,Dody langsung berjalan menuju kamar Shakeil.Tanpa mengetuk pintu,ia langsung membukanya secara paksa.


Terlihat Shakeil dengan keadaannya yang kacau.Bahkan terlihat seperti gembel.


Dody menghela napasnya kasar.Dengan sigap ia menarik sang adik kekamar mandi.


Dikamar mandi,Dody langsung mengguyur Shakeil menggunakan air dingin berulang kali.


Jelas Shakeil terlonjak.Ia yang awal ya berada dialam bawah sadarnya seketika tersadar.

__ADS_1


“Ampun bang.”Ucapnya.Efek dari minuman beralkohol itu belum sepenuhnya hilang,tetapi ia sudah tidak semabuk tadi.


Dody sendiri ia tak mau mendengarkan ucapan permintaan ampun dari adiknya itu.


“Bang.Ampun.”Ucap Shakeil lagi.


Dody membanting barang apapun yang ada dikamar mandi.Ia kesal,kesal sekesal kesalnya orang kesal.


“Sadar bag*k!Papa masuk rumah sakit.”Teriak Dody.Kalau tidak ingat dia adiknya sudah pasti,Shakeil akan ia pukul.


“Papa kena serangan jantung Shakeil.”Teriak Dody lagi.Kali ini dengan suara yang lebih keras.Bahkan Dody sampai meneteskan air mata karena sedih melihat keadaan sang adik dan papa yang saat ini sama-sama hancur.


Shakeil seketika sadar dari pengaruh minuman kerasnya.


“Lo bohong kan bang?”Tanya Shakeil dengan suara bergetar.


“Bang,bilang kalau ini bohong!”Ucao Shakeil.Bahkan ia sampai memegang kerah baju Dody.


“Papa kenapa bang?”Tanya Shakeil lagi.


“Papa kena serangan jantung.Saat ini papa masih diICU.”Jelas Dody.


“Kenapa bisa bang?Kenapa?”Shakeil terus menuntut jawaban dari Dody.


“Tadi papa telpon Agra.Entah apa yang Agra katakan,papa seketika memegang dada sebelah kiri lalu tak sadarkan diri.”Jelas Dody.


Shakeil seketika keluar dari kamar mandi.Tanpa mengganti pakaian,ia langsung berjalan menuju mobil sang kakak.Jelas tempat tujuannya adalah rumah Afsheen,berharap saat ini Agra ada disana.


Ia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.Tidak peduli jika ia bisa saja menabrak pengendara lain.


Saat sampai dirumah keluarga Agra,Shakeil memarkirkan mobilnya asal.Ia bahkan tidak peduli dengan banyaknya mobil yang saat ini ada dirumah tersebut.


Tidak ada jawaban,pintu rumah juga tidak dibuka.


“Agra.Agra.Gra.”Panggil Shakeil lagi,kali ini air mata sudah membasahi wajahnya.


Tak lama terdengar suara pintu dibuka,munculah Agra dari balik pintu.


Agra sendiri sangat terkejut melihat keadaan sahabatnya yang jauh dari kata rapi.


Pakaiannya basah,rambutnya berantakan,lalu matanya yang merah,dan ah sudahlah yang jelas Shakeil terlihat seperti gembel.


“Shakeil.”Panggil Agra.


Didalam rumah,Afsheen yang mendengar sang abang menyebut nama Shakeil raut wajahnya seketika berubah menjadi sendu.


“Maaf,akan segera kami selesaikan.”Ucap Althaf pada tamunya.


Ya,mereka keluarga besar Boby.Hari ini,Boby membawa keluarga besarnya untuk melamar Afsheen.Dan disaat perwakilan keluarga Boby hendak mengatakan maksud dan tujuannya,Shakeil datang dan berteriak memanggil Agra.


Arka menarik Afsheen dan Agra untuk keluar menemui Shakeil.


“Sha,Lo kenapa?”Tanya Agra.


Sebagai sahabat sejak jaman sekolah,ia ikut merasa prihatin dengan keadaan Shakeil.

__ADS_1


“Apa yang lo omongin sama bokap gue saat bokap gue nelpon lo?Hah?”Ucap Shakeil sambil memegang kerah baju Agra.Emosi sedang menguasai dirinya saat ini.


“Lo tahu,akibat dari yang lo ucapin itu bokap gue masuk rumah sakit Gra.”


“Dia kena serangan jantung.”


Tangis Shakeil pecah,meskipun ia seorang tentara tetapi ia juga bisa merasakan sedih.


“Maksud lo apa Sha?”Tanya Agra yang masih belum mengerti dengan maksud Shakeil.


“Papa kena serangan jantung sesaat setelah nelpon lo Gra.Gue tanya apa yang lo katakan pada papa?”Tanya Shakeil.Kini emosinya sudah sedikit mereda.


Deg


Hati Afsheen ikut merasakan sakit yang luar biasa saat mendengar mantan calon ayah mertua yang dulu bahkan sudah seperti papa kandungnya itu terkena serangan jantung,bahkan kini berada diICU.


“Gue bilang Afsheen nerima lamaran laki-laki lain dan bulan depan mereka akan menikah.Setelah itu panggilan terputus Sha.”Jelas Agra.


Baik Shakeil maupun Afsheen sama-sama terkejut mendengar penjelasan Agra.Mereka tidak menyangka,tidak jadinya Shakeil dengan Afsheen akan berpengaruh sedemikian terhadap seorang Andri.


Seketika,Shakeil terduduk dilantai.Ia sangat menyesal dengan keadaan sang papa saat ini.


Afsheen yang masih berdiri dibalik pintu segera keluar,hatinya kembali merasa sakit saat melihat keadaan Shakeil.


Benarkah laki-laki yang kini terduduk dilantai adalah mantan tunangannya?


Air mata menetes begitu saja melihat keadaan Shakeil.


Shakeil sendiri berulang kali menggelengkan kepalanya berharap alasan sang papa mendapat serangan jantung bukanlah kegagalannya mendapatkan kembali Afsheen.


“Gue pulang.Gue mau lihat keadaan papa gue.”Ucap Shakeil akhirnya.


Sepeninggalan Shakeil,gantian Afsheen yang meluruhkan dirinya kelantai.Ia bahkan ikut menyesali akan keadaan Andri saat ini.


Ia menangis sambil terus menutup wajahnya dengan kedua tangannya.


Jelas,hal itu disaksikan oleh Boby yang sejak tadi mengikuti Arka,Afsheen dan Agra keluar rumah.


Dari saat itu ia yakin,jika calon istrinya itu masih sangat mencintai mantan calon tunangannya itu.Bahkan keluarganya sekalipun.


Ia mendekat kearah Afsheen.Memeluk Afsheen sejenak.


“Kamu kejar dia gih!Aku yang justru akan merasa lebih bersalah jika terjadi hal buruk padanya.”Ucao Boby setelah menatap mata sembab Afsheen.


Dari mata Afsheen juga terlihat jelas,cinta Afsheen masih seutuhnya untuk Shakeil.


Sakit?Jelas,sangat.Tetapi ia tak mau menjadi laki-laki egois yang memaksakan cinta seorang wanita kepadanya.


Ia harus bersikap dewasa untuk hal ini.Mungkin Shakeil memang jodoh Afsheen.


Bukankah mereka sudah bersama sejak dulu.Bahkan mereka berpacaran hingga lebih dari 5 tahun.


Ia sadar,jika dirinya hanyalah selingan sebagai bukti jika cinta mereka berdua sungguh kuat.Jika mereka memang cinta sejati.


Sebisa mungkin Boby terlihat baik-baik saja saat mengatakan itu semua.Ia juga memaksakan senyumnya didepan Afsheen.

__ADS_1


“Perjuangkan cinta sejati kamu selagi masih ada kesempatan!Jangan sampai kamu menyesal kedepannya karena kehilangan dia!”Nasehat Boby.


“Aku.Aku baik-baik saja.”Lanjutnya.


__ADS_2