
“Om Dedy itu cuma punya satu mantan.Dulu gadis itu mengkhianati om kamu.Lama sekali om kamu mau membuka hati perempuan lain.
Om kamu selalu saja bersikap dingin kepada siapa saja.Meskipun dia seorang guru.Bahkan dengan muridnya saja,ia dijuluki guru es.
Ck.Dasar bocah itu.
Hingga om kamu jatuh cinta pada Arka,kenapa papa hanya menyebut om kamu punya satu mantan?
Sebab Arka memang tidak pernah menjadi mantannya.Mereka terpisah karena takdir tuhan bukan karena putus hubungan.
Dan kematian yang memisahkan mereka.Bukan orang ketiga atau apapun.
Kalian tahu berapa lama Arka mempertahankan perasaannya pada om kamu?"Tanya Andri.
Shakeil dan Dodypun menggeleng.
"Sangat lama.Bahkan ketika ia sudah mempunyai anak dari pernikahan yang sekarang.
Setelah kepergian om kamu,mungkin hingga 7 tahun ia masih bertahan pada perasaannya.Pokoknya lama deh.
Arka sendiri bahkan lupa dulu ia bertahan dengan perasaan itu berapa tahun.
Begitulah betapa setianya calon mertua kamu itu sama om kamu.Tapi papa yakin,sekarang ia hanya mencintai suaminya.Yang sudah ia kenal sejak mereka masih duduk di bangku sekolah dasar.
Sedangkan om kamu,ia pasti sudah mempunyai porsi dan tempat tersendiri dihatinya.Selamanya om kamu tidak akan pernah tergantikan,oleh siapapun.Papa yakin itu.”Jelas Andri.
Shakeil mengangguk paham.Pantas saja,Ave begitu setia dan sabar menemaninya hingga banyak tahun ini,ternyata latar belakang kedua orang tuanya juga begitu setia.
Hanya saja Shakeil belum tahu,jika Althaf dulu mantan playboy.
“Papa mohon,jaga Ave.Jangan sampai kamu menyakiti dia.”Mohon Andri.
“Cuma orang bo*oh pa yang mau menyakiti cewek secantik Ave.Tapi tenang,kalau Shakeil nyakitin Ave.Soga siap menggantikan.”Sahut Soga.
Suasana kembali mencair karena candaan Soga.
“Enak dielo kasihan diAve dapat laki macam elo.”Ketus Theo.
“Lo kenapa sih The?Selalu saja ketus kalau gue lagi bayangin dapet cewek cantik.”Keluh Soga.Meskipun kesal,ia tetap membayangkan betapa bahagianya nanti jika ia mendapatkan gadis cantik.
“Bahagianya elo bukan karena elo dapat cewek cantik Ga.Elo buka hati lo dari buat dia,perempuan yang menerima kamu apa adanya.Yang menemani kamu sejak nol.
Percuma cantik kalau dia Cuma nunggu kamu dipuncak.Kagak nemanin ndaki.”Nasihat Theo.
Sama halnya dengan Shakeil,saat ini Theo termasuk pejuan LDR. Kekasihnya 3 tahun lebih tua darinya.Tapi itu tidak menjadi masalah.
Perbedaan umur bukanlah patokan sebuah kebahagiaan.Nyatanya dia juga sudah berpacaran dengan perempuan itu satu bulan sebelum ia berangkat pendidikan.
Bahkan keduanya lamaran dan bertunangan.Gadis itu saat ini sedang menyelesaikan strata duany.
“Tumben kata-kata lo bijak?”Tanya Soga.
“Njirrrr gue bijak salah.Gue asal nyeplos salah juga.Gue hidup kayaknya juga salah.”Omel Theo.
__ADS_1
"Kayaknya sih gitu The."Gumam Soga yang maish bisa didengar Theo.
Theo mendengus kesal karena ucapan Soga barusan.
"Pantes Shakeil tidak pernah mengeluh kesepian.Jika kalian selalu saja bersikap kocak kek gini."Ucap Dody saat melihat pertengkaran unfaedah Theo dengan Soga.
"Bahkan kadang dia lebih gila dari kita mas."Jawab Theo.
"Heem.Benar mas."Imbuh Soga mengiyakan.
Shakeil semenjak tadi masih diam.Mencerna setiap cerita dimana ibu dari kekasihnya adalah gadis yang dicintai omnya.Bahkan hingga omnya tiada.
“Sha.Kenapa lo?”Tanya Dody.
Shakeil menggeleng.Ia lalu ikut fokus berbicara dengan anggota keluarganya.
“Besok sore udah balik ya nak?”Tanya Amel sambil terus mengelus rambut anak bungsunya itu.Kini Shakeil sudah tiduran dengan berbantalkan kaki mamanya.
Shakeil mengangguk tanpa bersuara.Sejujurnya ia masih sangat merindukan keluarganya.Tapi mereka hanya mendapat izin 4 hari saja.
Dan esok lusa mereka harus kembali mengikuti pembelajaran.Artinya,esok ia harus segera kembali.
“Kita pergi kemakam om Dedy besok ya Sha.”Ajak Andri.
“Siap pa.”Jawab Shakeil pasti sambil memberi hormat pada papanya.
“Kita ditinggal?”Tanya Theo.
“Iya elo disuruh jaga lilin jangan sampai lilinnya mati.Kalau mati...”Ucap Soga menggantung.
“Kalau mati ya hidupin lagi.Pan ada korek.”Jawab Soga songong.Songong sekali.
“Heh Soga lo pikir kita mo ngep*t?Hah?Lo gila?”Teriak Theo.
“Ya gitukan.Pan biasanya yang cewek nungguin lilin,yang laki keluar nyari duit.”Jelas Soga.
“Lalu apa hubungannya coba.”Desis Theo bingung.
“Hubungannya,Shakeil sama Ave pacaran.”Jawab Soga enteng.
Theo yang dibuat kesal lantas menindih Soga hingga Soga berada pada posisi tengkurap dan langsung Theo duduki.
Tingkah keduanya sontak membuat tawa dikeluarga Shakeil malam itu.
Hingga pukul 23.00 Shakeil belum juga bisa memejamkan matanya.
Ia masih diliputi rasa penasaran akan kisah cinta omnya dan ibu dari kekasihnya itu.
Keesokan harinya,
Hingga pukul 09.34 ketiganya belum ada yang bangun dari tidurnya.Apalagi Shakeil,ia baru bisa benar-benar memejamkan matanya menjelang waktu subuh.
Suara deringan telpon Shakeil yang sangat keras membuat salah satu dari mereka terpaksa membuka mata.
__ADS_1
Bukan Shakeil,melainkan Soga.
“Hallo princes Ave.”Sapanya dengan suara parau khas orang baru bangun tidur.
“Najong denger ucapan lo bang.”Jawab Ave.”Pacar gue mana?”Tanyanya.
“Merem dia.Belom bangun.Udah ngobrol sama abang Soga aja.”Godanya.
Shakeil yang samar-samar mendengar nama Ave disebut langsung terlonjak.Ia langsung merebut ponselnya itu.
“Hallo sayang.”Sapa Shakeil yang kesadarannya sudah pulih sepenuhnya.
“Nanti balik jam berapa?”Tanya Ave.
“Kenapa sih emang?”
“Aku disuruh kekampus sebentar.”Jelasnya lirih.
“Aku balik kalau kamu udah selesai dengan urusan kampus kamu.Tenang saja.Kamu pergi sama siapa?”Tanya Shakeil.
Diseberang sana,Ave tersenyum lega karena Shakeil mengerti akan apa yang sedang ia rasakan.
“Sama Eshan.Kan dia sekampus juga.Nggak lama kok.Paling ba'da Ashar sudah selesai.Gimana kalau kita langsung bertemu distasiun Klaten saja?”Tawar Ave.
“Ok baiklah.Kamu carikan tiketnya ya nanti.Papa sama mama mau ngajakin aku ziarah dulu.Baru balik ke Magelang.”Jelas Shakeil.
“Ok sayang.Hati-hati ya.See you.Love you sayang.”Pamit Ave.
“Love you too sayang.”Jawab Shakeil.
Usai menerima telfon,ia bergegas mandi untuk menyegarkan badannya.
Sedangkan Soga dan Theo tidak usah ditanya,mereka tidur kembali.
Ba'da waktu sholat Ashar,keluarga Shakeil memutuskan untuk berangkat menuju kemakam Dedy.
Setelah menempuh perjalanan hampir 30 menit,mereka sampai dimakan Dedy.
Dilihatnya mereka nisan bertuliskan nama lengkap Dedy.
Dedy Whahyudha Firdaust.
'Om,ini Shakeil.Shakeil janji bakal jagain anak dari perempuan yang om cintai hingga om pergi.’
Janji Shakeil dalam hati.
Dilain sisi,Arka mengajak Althaf dan ketiga anaknya serta Meidiana untuk berziarah kemakam Dedy.
Entah kenapa hari ini rasanya ia begitu merindukan sosok itu.
Bagaimana ya kalau Arka bertemu dengan Shakeil yang notabenenya sangat mirip dengan Dedy.Bahkan jika orang melihat mereka bak anak dan bapak.
JANGAN LUPA VOTE,KOMENTAR,DAN LIKE YA
__ADS_1
SALAM LOPHES AUTHOR