
Kyra segera menjauh dari Reyhan mencoba menjaga jarak dari Reyhan. Bukan karena Kyra jijik pada Reyhan atau pun karena tidak ingin memaafkan Reyhan. Namun, karena Kyra tidak ingin begitu mudah terlihat memaafkan Reyhan, meskipun di hatinya sudah memaafkan Reyhan.
"Ky, tolong," ucap Reyhan bangkit berdiri mencoba menghampiri Kyra, tetapi Kyra justru menghentikan Reyhan dengan isyarat tangannya.
"Beri aku waktu. Aku butuh waktu untuk memikirkan semua ini," ucap Jihan bergeas pergi dari sana.
Kyra berlari menuju kamarnya, tetapi tiba di dalam kamarnya, Kyra terkejut melihat sosok sang ayah yang sudah berada di sana.
"Dari mana saja kamu?" tanya Dirga menatap penuh curiga pada Kyra.
"Kamu menangis?" sambung Dirga bertanya dengan nada yang berubah terdengar cemas.
"Tidak, Pi. Aku keluar ingin menemui Papi seperti yang Papi minta, tetapi ternyata Papi pindah kamar," ucap Kyra tidak sepenuhnya berbohong karena memang niat awalnya ingin menemuo Dirga.
Dirga yang mendengar itu sontak menatap kepada Silva dan Andini yang tersenyum takut menatapnya. "Aku lupa bilang jika Om pindah ke atas," cicit Andini takut.
__ADS_1
"Papi pindah ke atas? Kenapa?" tanya Kyra mencoba mengalihkan pembicaraan papinya yang sebelumnya pasti menaruh curiga padanya.
"Ya, Papi pindah di lantai atas," jawab Dirga.
"Kenapa?"
"Entahlah, Papi juga tidak tahu. Tidak jelas," ucapnya, membuat Kyra tanpa sadar tersenyum saat Kyra sadar jika semua itu pasti ulah Reyhan.
Apa yang akan terjadi jika Papi tahu itu semua ulah Reyhan? Batin Kyra yang belum tahu jika sesungguhnya itu semua ulah Sean, sahabat Reyhan.
***
"Jadi kapan mereka datang?" tanya Niko.
"Nanti malam. Maria juga sudah menyiapkan rencananya untuk membantu Reyhan," jawab Naura.
__ADS_1
"Aku benar-benar kagum pada Maria dan Faizan. Mereka berbesar hati membantu Reyhan," sahut Jenny yang diangguki setuju oleh Naura dan yang lainnya.
Ya, siapa pun akan merasa kagum pada pasangan itu, terutama Maria. Jika mengingat masa lalu Maria dan Reyhan, rasa sakit yang Maria dapatkan dari kesalahan Reyhan cukup besar. Pria itu benar-benar menyakiti dan mengecewakan Maria, tetapi Maria tidak pernah sedikit pun membenci Reyhan atau pun membalas perlakuan Reyhan padanya.
Membantu mantan kekasih yang pernah memberikan luka yang besar, sangatlah jarang terjadi. Namun semua itu terjadi pada Maria. Maria justru berbesar hati untuk membantu Reyhan mencapai kebahagiaannya. Itulah yang disebut dengan mantan terindah, sangat wajar jika Maria dijuluki sebagai manta terindah Reyhan, karena tidak sekali pun Maria mengecewakan Reyhan.
"Ya, istriku benar. Sejak awal kami mengenal Maria, dia tidak pernah berubah. Tetap menjadi sosok wanita yang ramah dan baik hati. Meskipun Reyhan menyakitinya, tetapi semua itu sama sekali tidak memberikan jarak antara kami, selaku sahabat dari pria yang sudah menyakitinya. Dia benar-benar wanita yang dewasa. Jika saja dulu mereka menikah, mungkin aku dan Sean akan sangat iri melihat kebahagiaan mereka," sambung Niko menimpali ucapan istrinya.
"Rencana seperti apa yang akan Maria lakukan?" tanya Sean penasaran.
"Lihat saja nanti," jawab Naura yang tidak ingin memberitahukan hal itu.
****
Hai kak, maaf banget aku dikit update-nya. Lagi sibuk banget di RL, ini pun baru balik ke rumah dan langsung nulis. Oh ya, setelah baca bab ini, kalian bisa mampir ke Igeeh aku ya. Aku posting di sana untuk 10 pembaca teraktif menurut penilaian aku serta dilihat dari dukungan like, poin dan lainnya kalian. Terima kasih untuk semuanya, maaf untuk yang belum beruntung. Aku posting nama kakak2 sesuai dengan nama akun baca kalian di NT ya kak. Untuk itu, bagi yang nanti merasa namanya di sebut. Boleh DM aku. Aku tunggu sampai postingan aku hilang ya kak.
__ADS_1
Untuk Gift pulsa selanjutnya bulan depan, mungkin akan aku up dari buku berjudul Terjebak Cinta Saudara, buku itu aku ikutkan lomba, mampir juga yuk ke sana, bantu dukung aku.
Terima kasih semuanya.