Dikejar Duda Tampan

Dikejar Duda Tampan
Tertangkap Kamera Bersama Mantan Istri


__ADS_3

Dirga kembali murka saat seseorang memberitahukan berita terkini setelah video Kyra dan Reyhan dihapus. Sebuah potret pasangan yang tak lain adalah Reyhan dan Dinda tampak mesra. Potret itu diambil oleh seorang awak media yang sengaja ingin menaikkan rating perusahaannya karena mendapatkan berita terbaru.


Dalam berita itu tertulis jika Reyhan yang beberapa waktu lalu bahagia dengan seorang gadis, kini kembali dalam pelukan sang mantan istri. Sontak berita itu membuat Dirga semakin enggan untuk menerima Reyhan untuk menjadi pasangan Kyra.


Ada banyak alasan untul Dirga menolak Reyhan sebagai pasangan Kyra, pertama karena usia yang jauh berbeda, jika hanya usia, mungkin Dirga masih bisa memakuminya, tetapi statua duda, serta pernikahan Reyhan yang hanya bertahan beberapa bulan membuat Dirga berpikir buruk tentang Reyhan.


Dirga akui jika dirinya tak lebih baik dari Reyhan, tetapi tetap saja sebagai seorang ayah, Dirga menginginkan yang terbaik untuk putrinya.


“Pria tidak tahu diri! Benar dugaanku, dia memang hanya menjadikan Kyra sebagai mainan saja. Aku memang tidak pernah salah mengambil keputusan. Aku harap Kyra melihatnya dan melupakan pria sialan itu,” gerutu Dirga di ruang kerjanya.


Dirga saat ini ada di kantornya, meski sempat ramai menjadi bahan obrolan para karyawan di sana, Dirga berhasil mengambil kendali atas berita yang viral tentang putrinya dengan mengatakan bahwa itu bukanlah Kyra, meski juga tak semua orang tahu jika gadis yang terlihat bersama Reyhan adalah putrinyan. Namun, tetap saja semua itu membuat Dirga merasa takut.


Dalam kehidupan bermasyarakat, bukan hal aneh lagi jika mulut seseorang tak bisa di jaga, jika membicarakan orang lain adalah yang yang menjadi kebiasaan sebagian orang. Seperti itu juga berita tentang Kyra, jika satu orang asing saja tahu jika Kyra adalah putri dari Dirga Dwayne, sudah bisa dipastikan berita itu akan menyebar dan semua orang akan tahu siapa Kyra dan akan tahu siapa putri dari Dirga Dwayne yang selama ini terkesan disembyukian identitasnya.


Tak lama setelah itu, Dirga menerima sebuah amplop cokelat yang berisi potret Reyhan bersama sang mantan istri tengah berduaan di kelab malam dalam kondisi mabuk. Potret itu di dapatkan salah satu orang suruhannya yang berhasil mendapatkan semua bukti dari pers.


“Tuan, apa foto-foto ini akan Anda tunjukkan pada Nona Kyra?” tanya seorang pria di depan Dirga.


“Tidak perlu, aku yakin Kyra sudah melihat semua ini. Dunia maya sangat mengerikan, itu yang perlu kamu tahu.”


Dirga tersenyum licik melihat semua bukti yang menyudutkan Reyhan itu. Bahkan sang pemilik wajah dalam foto itu masih belum tahu mengenai berita ini.


"Tapi, Tuan. Bukankah ponsel nona Kyra ada pada Anda, lalu dari mana nona Kyra bisa melihat berita itu?" ucap pria itu mengingatkan Dirga.


Apa yanh dikatakan pria itu benae adanya, dari mana Kyra bisa tahu jika Kyra tidak mempunyai akses untuk mengetahui itu semua. Televisi? Tidak. Kyra sangat jarang menonton berita apa lagi dari Televisi.


Dirga menatap ponsel anaknya, hingga saat ini tidak ada pesan maupun telepon masuk dari Reyhan atau orang-orang terdekatnya. Ponsel itu seakan tahu siapa yang sedang menguasainya. Namun, tiba-tiba saja ada panggilan masuk dari Andini.

__ADS_1


“Halo, Ra? Kamu di mana? Astaga, aku khawatir sama kamu!” ucap Andini di seberang sana.


“Maaf, Andini. Ini Papinya Kyra,” jawab Dirga memberitahu.


“Eh, maaf, Om. An-andini enggak tahu. Terus, Kyranya di mana, Om?” tanya Andini.


“Dia ada di rumah, untuk sementara Kyra tidak bisa keluar dari rumah dan tidak bisa dihubungi.” Ucapan Dirga jelas membuat Andini terkejut, tapi Andini berusaha terlihat tenang sebab Andini seakan bisa menebak apa yang membuat Kyra mendapat hukuman seperti itu.


“Tapi, Kyra baik-baik saja, kan, Om?” tanya Andini.


“Kamu bisa ke rumah jika ingin memastikan keadaan Kyra, Andini. Ajak juga Silva untuk datang," ucap Dirga.


“Boleh, Om? Aku dan Silva main ke sana ya?” tanya Andini memastikan, sebab sebelumnya Andini pikir Dirga tidak akan mengizinkan siapa pun menemui Kyra.


“Iya, Silakan.”


Dirga masih mempercayai teman-teman yang usianya sama dengan Kyra. Dirga tahu, meski tengah menghukum anaknya, Kyra juga membutuhkan teman atau sahabat terdekatnya saat ini.


***


Di rumah Kyra.


Andini dan Silva baru saja sampai. Mereka masuk atas izin Dirga yang sudah menghubungi pelayan di rumah terlebih dulu. Keduanya langsung menuju lantai dua karena Kyra tidak ingin beranjak dari tempat tidurnya.


Saat kedua sahabatnya datang, mereka saling berpelukan dan menyalurkan energy yang positif untuk Kyra. Mereka tahu apa yang Kyra alami sangatlah berat. Terlebih ayahnya memberikan hukuman yang tidak mudah.


“Ra, kamu baik-baik saja, kan?” tanya Andini memastikan.

__ADS_1


Kyra mengangguk, tetapi wajahnya menunjukkan kebalikannya.


“Ra, kamu bisa cerita sama kita. Kita tahu ini pasti berat buat kamu, tapi … jangan terus bersedih ya? Masih ada kami yang akan selalu ada buat kamu,” sambung Andini dengan pelukannya yang begitu nyaman.


“Terima kasih.”


“Ra, kalau nanti hukuman kamu sudah selesai, kita nge-Mall yuk! Sudah lama kali kita nggak keluar barengan.” Silva mulai topik ringan agar tidak membuat Kyra semakin memikirkan hubungannya dengan Reyhan.


Di tengah percakapan mereka, Andini sibuk memeriksa sosial medianya. Sementara itu, Kyra dan Silva saling bertukar canda tawa seperti biasa.


Melihat Kyra hampir kembali seperti biasa, Andini mengutarakan kebahagiaannya pada kondisi Kyra saat ini. Mereka bersyukur, Kyra bukanlah gadis yang mudah menyerah dan berpikir dangkal. Kyra adalah gadis tangguh yang tidak bisa disamakan dengan gadis lainnya, termasuk kedua sahabatnya itu.


“Ra, tahu nggak? Ada café baru dekat SMA kita! Kemarin mau ke sana tapi kamu nggak bisa dihubungi, jadinya kita batal deh,” ujar Silva seakan memberitahu bahwa kehadiran Kyra sangat dinantikan.


“Masak sih? Kalian kenapa tidak ke sana dulu?” tanya Kyra dengan senyum tipisnya.


“Nggak asik kalau enggak ada kamu, Ra,” jawab Silva dengan memeluk Kyra dari samping.


Mereka melanjutkan percakapan hingga sampai di mana Andini tanpa sadar mengatakan, “Eh, gila banget itu si Om Tua! Masak kamu sedih gini, dia kembali viral sama cewek lain?”


Kyra pun yanh mendengar itu jelas terpancing dan merebut ponsel Andini.


“Dinda?” ucap Kyra lirih.


“Ra, maafin aku. Aku lupa, duh … maaf ya, Ra?” Andini pun segera memasukkan ponselnya ke dalam tas.


“Nggak apa-apa kok.”

__ADS_1


‘Jadi, dia masih tidak mempermasalahkan apa yang terjadi pada hubungan ini? Dia bahkan bertemu dengan Dinda, dasar Pria Tua! Dia bahagia di atas tangisanku.’


__ADS_2