
Bayu tahu jika selama ini Kyra selalu menghindarinya dan mengabaikannya. Tetapi ketika melihat sikap abai Kyra secara langsung, membuat Bayu sangat kecewa sekarang. Padahal Bayu ingin terus dekat dengan Kyra. Walaupun Bayu juga menyadari, jika kedekatan mereka tidak mungkin bisa sesuai dengan yang dia inginkan. Karena Bayu jelas memiliki perasaan yang lain kepada Kyra. Rasa yang tidak bisa dibendungnya selama ini.
Tidak pernah terpikir oleh Bayu, jika pada akhirnya dia akan jatuh cinta kepada adik tirinya sendiri. Tetapi hati tidak bisa memilih kepada siapa dia akan berlabuh. Bayu merasa tidak berdaya, ketika hatinya justru tergerak untuk memiliki Kyra. Dia tidak pernah menyadari jika perbuatannya membuat Kyra merasa tidak nyaman. Sehingga mempengaruhi hubungan di antara mereka berdua. Bayu juga sadar bahwa semua ini adalah salahnya.
Meskipun Bayu rasa sedikit bersalah kepada Kyra, tetapi tetap saja, Bayu ingin mencoba keberuntungan sekali lagi. Bukankah hati seorang wanita mudah luluh dengan perhatian dan kasih sayang? Bayu akan memberikan semua itu kepada Kyra, asalkan perasaan yang dimilikinya bisa mendapatkan balasan. Bayu sudah terlalu tersiksa menahan semua perasaan cinta di hatinya untuk Kyra.
“Aku tidak tahu kau akan bersikap begitu ketus kepadaku sekarang. Padahal Aku hanya ingin tahu bagaimana keadaanmu dan mengobrol bersamamu. Apakah kehadiranku sekarang sangat tidak kamu harapkan, Kyra?” tanya Bayu yang berharap mendapatkan sedikit kelembutan dari Kyra.
“Iya, kehadiran Kakak di sini memang tidak tepat waktu. Kakak juga berbicara terlalu bertele-tele denganku. Terkadang semua itu membuat aku merasa tidak nyaman. Sebab, Kak Bayu tidak pernah mengungkapkan apa yang ingin Kakak katakan secara gamblang. Aku yang selalu berpikiran terbuka, tentu merasa tidak mengerti kenapa, Kakak melakukan hal itu.” Kyra tidak akan memberikan sikap lemah lembut kepada Bayu. Sebab Kyra tidak mau Bayu mengharapkan dirinya lagi.
“Aku hanya merindukanmu, Kyra. Karena sudah lama sekali kita tidak mengobrol ataupun bertemu. Aku tidak tahu apa kesalahan yang Aku lakukan padamu. Sehingga kamu menghindari Aku seperti ini. Salahkah aku yang ingin menjalin hubungan lebih dekat denganmu?” tanya Bayu yang kini tampak begitu lesu. Sebab Kyra sudah terlalu banyak berubah, Bayu bahkan tidak bisa menerima perubahannya begitu saja.
__ADS_1
“Aku melakukan semua itu tentu ada alasannya. Aku juga tidak akan menghindari seseorang jika aku merasa nyaman ketika dekat dengannya. Siapa yang tidak ingin dekat dengan saudara barunya? Tetapi, perhatian Kakak kepadaku membuat aku merasa tidak nyaman. Aku merasa jika sikap, Kakak terlalu berlebihan padaku. Itu alasan kenapa aku menghindari Kakak.”
Kyra tidak berniat menutupi perasaannya yang sesungguhnya. Karena itu hanya akan membuatnya merasa lelah. Lagi pula, Kyra hanya mengatakan sesuatu yang ada di hatinya. Kyra rasa itu bukanlah sebuah kesalahan. Meskipun cara penyampaiannya terlalu blak-blakan, tetapi dia merasa jika itu jauh lebih efektif untuk dilakukan.
Bayu menghela nafasnya sejenak. Sebelum menanyakan sesuatu yang paling penting kepada Kyra. “Apakah kamu membenci aku, Kyra?” ucap Bayu yang ingin tahu bagaimana Kyra memandangnya selama ini. Sebab kebencian Kyra padanya adalah ketakutan terbesar dalam diri Bayu. Itu sebabnya, Bayu hanya ingin jawaban jujur Kyra kepadanya.
“Aku sama sekali tidak membenci, Kak Bayu. Karena bagaimanapun, Kakak adalah saudaraku. Anak dari ibuku sekarang. Itu artinya kita adalah saudara, meskipun bukan saudara yang memiliki hubungan darah. Aku hanya merasa tidak nyaman setiap kali Kakak menunjukkan sikap over protektif terhadapku. Karena aku sudah terbiasa dengan kebebasan yang aku miliki. Apa, Kakak sadar jika sikap Kakak itu sering kali tampak begitu berlebihan. Sehingga aku tidak lagi memiliki rasa nyaman ketika berbicara denganmu.”
Kyra tahu dengan jelas bagaimana perasaan Bayu yang sebenarnya pada Kyra. Tetapi dia sama sekali tidak mengerti kenapa Bayu terus berpura-pura seperti ini. Jika memang Bayu menginginkan jawaban yang paling jujur dari dirinya, maka Kyra akan menyampaikannya dengan senang hati. Semoga saja jawabannya ini bisa menyadarkan Bayu bahwa mereka tidak mungkin bisa bersama. Karena status mereka jelas salah untuk menjalin hubungan di masyarakat. Lagi pula Kyra tidak memiliki perasaan yang sama terhadap Bayu. Sehingga akan lebih baik jika Kyra mengatakan yang sejujurnya sekarang.
“Kakak tentu lebih tahu dalamnya perasaan Kakak kepadaku. Aku tidak akan menebak bagaimana perasaanmu untukku. Karena itu sama sekali tidak penting bagiku. Aku hanya ingin menjelaskan kepada, Kakak, jika aku merasa tidak nyaman dengan sikap Kakak selama ini. Meskipun tidak ada wanita yang tidak suka diperhatikan. Tetapi jika perhatian itu terlalu berlebihan, aku juga tidak akan merasa nyaman. Jika, Kakak memang ingin dekat denganku, maka bersikaplah selayaknya saudaraku. Kalau, Kakak tidak bisa memperlakukanku seperti adikmu sendiri, maka jangan salahkan aku jika terus bersikap seperti ini kepada, Kak Bayu. Aku rasa sudah tidak ada lagi yang perlu kita bicarakan. Aku akan kembali bersama teman-temanku sekarang.”
__ADS_1
“Tunggu, Kyra! – meskipun merasa sedikit ragu, tetapi akhirnya Bayu memilih untuk menanyakannya kepada Kyra, sesuatu yang mengganggunya selama ini – apakah kamu benar-benar menyukai pria yang umurnya jauh di atas kamu itu, Kyra?” ujar Bayu penuh kegetiran di hatinya. Sebab tidak ada orang yang akan merasa senang saat melihat wanita yang dicintainya menyukai pria lain.
“Iya, aku mencintai Om Reyhan. Aku tidak peduli apa yang akan dikatakan oleh orang lain tentangku, karena dia adalah satu-satunya pria yang bisa membuatku merasa nyaman di dunia ini selain ayahku. Sekarang, Kak Bayu sudah menerima jawaban yang ingin Kakak tahu. Aku juga tidak berniat untuk menutupi perasaan yang aku miliki kepada Om Reyhan dari, Kakak. Selamat tinggal.”
Kyra tidak lagi berniat untuk menoleh ke belakang. Karena kira sudah menunjukkan ketegasannya di hadapan Bayu. Sekarang beban di hatinya sudah menghilang, karena kita sudah menyelesaikan masalahnya dengan Bayu. Terlepas dari apakah Bayu akan menyadari semuanya atau tidak, Kyra akan menyerahkan hal itu kepada diri Bayu sendiri. Karena Kyra hanya ingin menyatakan perasaannya secara bebas.
Bayu hanya bisa menatap punggung Kyra yang berjalan semakin jauh darinya, Bayu tahu jika tidak ada lagi harapan baginya untuk mendapatkan Kyra. Apalagi Kyra sudah mengetahui perasaannya selama ini. Mungkin Bayu memang harus menerima takdirnya, jika selamanya dia cuma bisa menempati posisi sebagai saudara Kyra. Bayu akan berusaha untuk menghilangkan perasaannya kepada Kyra, sebab Bayu tidak ingin Kyra membencinya. Bayu memilih untuk menyerah atas semua rasa yang dia miliki kepada Kyra.
__ADS_1
**Percaya nggak? Aku juga pernah ngalamin diposisi Kyra di part ini.😅**