Dikejar Duda Tampan

Dikejar Duda Tampan
Duda


__ADS_3

Reyhan tersenyum menatap pintu rumah Kyra yang sudah tertutup. Siapapun yang melihat senyum Reyhan pasti akan berpikir jika Reyhan sedang jatuh cinta dan sangat mencintai Kyra.


"Aku dan Kyra berpacaran!" Sebuah pesan Reyhan kirimkan pada Sean dan Niko, setelah itu menghidupkan kembali mesin mobilnya melaju pergi dari sana.


Di dalam sana, Kyra yang mendengar suara mobil Reyhan telah pergi mengintip dari gorden jendela. Tanganya menyentuh sebelah dadanya dan merasakan debaran jantungnya yang berdetak lebih kencang dari biasanya. Kyra tidak tahu apa yang sebenarnya yang terjadi padanya, disatu sisi Kyra tidak menyukai kehadiran Reyhan, tetapi disisi lain Kyra merasa nyaman bersama Reyhan sekalipun mulutnya terus mengatakan hal yang berbeda.


"Siapa, Non? Apa itu pacar Non Kyra?" tanya seseorang mengejutkan Kyra.


"Ya ampun, Bi. Bibi mengejutkanku," ucap Kyra mengusap dadanya menatap pelayan yang entah sejak kapan sudah berdiri di belakangnya.


"Maaf," cicit pelayan itu tersenyum.


"Dia pacar, Non Kyra?" ulang pelayan bertanya.


"Bukan. Hanya pria aneh," jawab Kyra dengan wajah merona berlari menaiki anak tangga menuju kamarnya.


Pelayan yang di tinggal oleh Kyra tersenyum, meskipun jawaban Kyra tidak seperti yang diharapkannya. Namun pelayan itu sangat yakin jika pria yang pulang mengantar Kyra bukanlah pria biasa, karena pelayan itu sangat mengerti bagaimana putri majikannya tersebut. Kyra bukanlah gadis yang dengan mudah dekat dengan orang baru, Kyra juga tidak akan menunjukkan tempat tinggalnya pada orang yang tidak cukup dekat dengannya. 


"Siapapun pria itu, aku harap dia orang yang baik untuk Kyra," gumamnya.


Kyra yang sudah berada di dalam kamar langsung menghempaskan tubuhnya di atas ranjang. Kyra terdiam menatap langit-langit kamarnya, tetapi pikirannya melayang memikirkan semua perlakuan dan sikap Reyhan padanya. Sekeras apapun Kyra berusaha menepis semuanya, tetapi bayangan Reyhan terus hadir di benaknya terlebih saat mengingat semua ucapan Reyhan yang terdengar begitu manis dan cukup menyentuh untuknya.

__ADS_1


Lamunan Kyra buyar saat mendengar suara dering ponselnya. Kyra menjawab panggilan telepon yang masuk tanpa melihat siapa yang telah menghubunginya.


"Halo," ucapnya.


"Kyra. Ada hubungan apa kamu dengan Reyhan Kalingga?" tanya seseorang mampu membuat Kyra terkejut panik saat mendengar suaranya.


Kyra terdiam antara merasa takut dan bingung harus menjawab apa atas pertanyaan seseorang yang tengah berbicara dengannya.


"Ky, aku tanya ada hubungan apa kamu dengan Reyhan Kalingga?" ulang orang itu bertanya


"Apa Mami tahu tentang ini?" tanya Kyra tanpa menjawab pertanyaan yang dilontarkan padanya.


"Tidak ada hubungan apapun, Kak."


Kyra berusaha untuk lebih tenang menghadapi Bayu, Kyra bertanya-tanya dalam hatinya tentang dari mana Bayu bisa tahu tentang Reyhan Kalingga, nama pria yang mengaku kekasihnya yang Kyra sendiri tidak mengingatnya.


Jika saja Kyra tidak mengetahui perasaan Bayu padanya, Kyra jelas akan merasa senang saat mendapat perhatian dari saudara tirinya. Namun yang terjadi justru sebaliknya, perhatian Bayu yang berlebihan membuat Kyra semakin merasa tidak nyaman.


"Ky, aku tahu kamu berbohong. Katakan padaku ada hubungan apa kamu dengannya! Jika tidak aku akan memberitahu mami mu tentang ini semua." Ancam Bayu semakin membuat Kyra merasa takut.


"Kenapa Kakak bisa bertanya seperti itu?" tanya Kyra tak dapat menahan rasa penasarannya yang lebih besar dari rasa takutnya.

__ADS_1


Bayu yang mendengar pertanyaan Kyra mulai menjelaskan tentang apa yang dia ketahui.


Satu jam yang lalu, Bayu bersama rekan bisnisnya sedang makan di salah satu restoran yang kebetulan sama dengan restoran tempat Reyhan dan Kyra singgah sebelumnya.


Bayu ingin sekali menghampiri Kyra tetapi situasi tidak memungkinakan sehingga Bayu mencoba berdabr dan melihat sejauh mana kedekatan Kyra dan Reyhan. Setelah melihat Kyra dan Reyhan akan pergi, Bayu mencoba mengejar Kyra, tetapi terlambat saat Bayu melihat Kyra sudah masuk ke dalam mobil, dengan Reyhan yang begitu perhatian membukakan pintu mobil untuk Kyra.


Semua perlakuan lembut serta perhatian Reyhan terhadap Kyra tak dapat membuktikan jika tidak ada hubungan antara keduanya. Untuk itu Bayu bertanya pada Kyra tentang hubungan Kyra dan Reyhan.


"Jangan katakan kamu berpacaran dengannya!" tuding Bayu setelah menjelaskan semuanya.


"Ti-dak. Tidak Kak. Aku dan dia hanya tidak sengaja bertemu," sangkal Kyra tak dapat menutupi rasa gugupnya.


"Interaksi antara kalian mengatakan hal yang berbeda. Dia begitu perhatian padamu, dan sikapnya padamu terlihat jelas jika kalian punya hubungan," balas Bayu tak bisa menerima jawaban Kyra.


Kyra hanya diam. Menyangkal tetap saja tidak akan bisa membuat Bayu percaya terlebih saat Bayu sudah melihat sendiri bagaimana sikap Reyhan padanya.


Siapapun yang melihat sikap Reyhan padanya pasti akan mengatakan mereka berpacaran, contohnya seperti pelayan restoran yang menganggap Kyra dan Reyhan terlihat begitu serasi.


"Ky. Dia tidak akan cocok denganmu. Dia terlalu tua untukmu. Terlebih lagi statusnya. Apa kamu tidak malu berhubungan dengan seorang duda sepertinya?" ucap Bayu nyaris membuat jantung Kyra keluar dari tubuhnya saat mendengar ucapan Bayu yang membuatnya begitu Syok.


"Apa? Duda?"

__ADS_1


__ADS_2