End Of Love

End Of Love
EOL 10


__ADS_3

Dan akhirnya hari pertama Jessica masuk sekolah. Dia sangat senang sekali karena sekarang seragamnya putih abu abu. “ Tidak terasa sekarang aku sudah SMA.” Kata Jessica dalam hati.


Jessica bangun dan bergegas ke kamar mandi dan dia mandi, selesai mandi Jessica turun ke dapur dan membuat sarapan dan minum susu.


Jessica kembali lagi ke kamar dan mengganti pakaiannya dengan seragam SMA, didepan cermin dia senyum senyum sendiri, dia memutar badannya di depan cermin dan melihat kalau pakaiannya sudah rapi.


Jessica mengambil dasinya , tapi dia menjadi bingung cara memakai dasi , dia melihat tali dasinya panjang , cara mengikatnya pun Jessica tidak tau. Dia melihat jam sudah pukul 6:15, “ Bisa bisa terlambat nich.” Kata Jessica dalam hati, dia keluar dan menuju kamar Carlos. Jessica mengetuk pintu dan Carlos membuka pintu kamarnya.


“ Ada apa jess?” Tanya Carlos sambil mengucek matanya


“ Help me please.” Kata Jessica pada carlos sambil menunjukan dasi padanya


Carlos tersenyum dan mengambil dasi itu dari tangan Jessica. Carlos melingkarkan dasi di leher Jessica dan mulai mengikatnya, Carlos merapikan ikatannya dan melihat Jessica sambil tersenyum.


“ Selesai .” Ucap Carlos. “ Next kamu jangan buka ikatan dasinya. cukup kamu tarik bagian ini untuk melonggarkan dan tarik bagian ini untuk mengencangkan.” Kata carlos sambil memberikan contoh pada Jessica . Dan Jessica menganggukan kepala tanda mengerti. kemudian carlos kembali berbaring di tempat tidur.


Jessica kembali ke kamar dan mengambil tas dan sepatu. Dia memakai sepatu, selesai memakai sepatu Jessica kembali ke kamar Carlos untuk pamitan.


“ Carlos aku mau berangkat sekarang.” Kata Jessica pada Carlos dan Carlos bangun dari tempat tidur kemudian dia membuka lemari dan mengambil uang lalu memasukan ke saku kemeja Jessica.


“ Terima kasih Carlos aku pergi ya.” Pamit Jessica pada Carlos.


“ Eiit tunggu dulu.” Kata Carlos sambil menarik tangan Jessica , dan mengecup kening Jessica.


“ Hati hati.” Bisik Carlos dan Jessica menganggukkan kepala kemudian dia meninggalkan Carlos, dan Carlospun kembali tidur.


Jessica berlari lari masuk ke halaman sekolah dan dia mencari Lia. “ Dimana Lia ya?” Tanya Jessica dalam hati. Jessica berjalan sambil lihat kesana kemari mencari Lia.


Dan terdengar ada yang memanggil dirinya “ Jess....Jess...Jess....” Hmmm ada yang memanggil, itu seperti suara Lia.” Jessica mencari arah suara panggilan itu, dia melihat ke atas ternyata Lia ada di lantai dua, Jessica bergegas naik ke lantai dua.


“ Hei Lia.” Panggil Jessica


“ Hai Jess, kamu baru sampai ya.” Tanya Lia sambil tersenyum


“ Iya Lia aku pikir sudah terlambat, makanya aku lari lari.” Kata Jessica pada Lia sambil tertawa


“ Masih sepulu menit kok, lagian kita kan belum belajar masih akan ada pembagian kelas dulu.”


“ Oh iya..Ya..Ayo kita duduk di situ Lia.” Kata Jessica sambil menarik tangan Lia.


Mereka berjalan dan duduk di bangku depan kelas, Jessica mengeluarkan handphone dari dalam tas dan tiba tiba Lia menyikut lengan Jessica.


“ Jess, lihat sebelah kirimu.”


Jessica mengangkat kepalanya dan melihat ke arah kirinya. “ Hmmm cowok yang waktu itu lagi.” Kata Jessica dalam hati. Jessica melihat ke arah Lia dan tersenyum. Jessica tidak begitu tertarik karena di pikirannya hanya ingin belajar dan menjadi orang sukses.

__ADS_1


“ Jess, cowoknya cakep ya.”


“ Hem..Hem..” Jawab Jessica agak malas.


Akhirnya lonceng sekolah berbunyi dan merekapun berkumpul di lapangan sekolah dan mendengar arahan kepala sekolah. Mereka yang siswa siswi baru di suruh berbaris, dan untuk kelas 2 dan 3 disuruh masuk ke dalam kelas, kecuali pengurus OSIS. Mereka mendapat pengarahan juga dari ketua OSIS. Setelah itu panitia membacakan nama nama mereka dan menyuruh mereka masuk kedalam kelas, Jessica dan Lia sekelas.


Mereka kelas 1 IPS 2. Jessica dan Lia masuk ke kedalam kelas dan mencari tempat duduk. Jessica memilih mejah barisan empat, dia meletakan tas di atas meja di ikuti Lia. Guru kelas masuk dan memperkenalkan dirinya pada mereka. Namanya Ibu Endang, gurunya masih muda dan cantik.


Guru Endang adalah wali kelas mereka. Bu Endang menyuruh mereka memperkenalkan diri satu persatu. Selesai itu Bu Endang membagikan jadwal mata pelajaran.


Sementara Lia masih sibuk dengan cowok ganteng itu, kebetulan mereka juga sekelas, dan namanya Andrew { bacanya endru}. Memang si Andrew itu ganteng dan kelihatannya cuek dan cool.


Jam istirahat Jessica dan Lia pergi ke kantin mereka membeli makanan dan minuman, dan duduk mereka duduk di kantin. Ada beberapa teman kelas datang bergabung dan duduk dengan mereka. Mereka bersenda gurau, dan tertawa bersama sama. Jessica cepat beradaptasi dengan teman temannya. Jessica begitu akrab dengan ,Lia, Rani ,dan Chrysti. Ada juga teman yang cowok namanya Antonio dan Erick. Antonio orang tuanya berasal dari Belanda dan Erick berasal dari Australia. Orang tua mereka bekerja dan berbisnis di Indonesia. Antonio anaknya humoris kalau Erick anaknya jahil.


Dari kejauhan Andrew memperhatikan Jessica tapi dia selalu memalingkan wajahnya saat Jessica memandangnya, Jessica tahu kalau Andrew selalu memperhatikan dirinya tapi Jessica memiih cuek.


Jam sekolah usai tapi Jessica belum bisa pulang karena mendapat tugas membersihkan ruangan kelas, Jessica mengambil sapu dan tiba tiba ada yang menyapanya. “ Hai....” Jessica berhenti dan menoleh kepada orang yang menyapanya. sambil mengangkat alisnya, Jessica menyapa balik. “ Hai...” balas Jessica. Ternyata Andrew.” Kata Jessica dalam hati



“ Kamu belum pulang?”


“ Iya, aku di tugaskan membersihkan kelas.” Jawab Jessica pada Andrew


“ Ahh… Enggak, kami bertiga tapi yang duanya lagi buang sampah.” Jawab Jessica sambil bersandar di meja.


“ Ohh… Aku pikir kamu sendiri.” Kata Andrew sambil terseyum. “ Nanti pulang kamu di jemput?” Tanya Andrew lagi


“ Umm… Enggak. Aku pulang pakai ojol.” Jawab Jessica sambil menggeser meja dan menyapu lantai. “ Aku tinggal dekat dari sekolah.”


“ Kamu tinggal dimana?”


“ Aku tinggal di apartemen M.” Jawab Jessica sambil mengatur meja


“ Oh ya.?” Sambil menatap Jessica. “ Aku juga tinggal disana, kamu tower apa?” Tanya Andrew lagi


“ Aku di tower MW.”


“ Kalau aku di tower SL paling ujung.” Jawab Andrew sambil tersenyum. “ Oh ya bagaimana kalau kita pulang bareng, tempat tinggalkan kita sama.”


“ hmmmm....” Sambil berpikir. “ Boleh, tapi aku masih membersihkan kelas. Kamu mau menunggu?” Tanya Jessica


“ Gak apa apa, aku bantuin kamu biar cepat selesai.”


Andrew sangat senang karena Jessica mau pulang bersamanya. Dia membantu Jessica membersihkan kelas. Selesai bersihkan kelas Jessica mengambil tasnya dan berjalan bersama Andrew keluar dari sekolah. Anderw mengambil motornya yang gede dan mendekat ke arah Jessica. Jessica naik ke atas motor dan merekapun pulang.

__ADS_1


Akhirnya Jessica dan Andrew sampai di depan Gedung apartemen Jessica turun dari motor.


“ Terima kasih ya sudah mengantarku.” Ucap Jessica pada Andrew


“ Iya sama sama.” Jawab andrew sambil terseyum. “ Besok bareng aku lagi kesekolah ya.” kata Andrew lagi pada Jessica


“ Tidak merepotkanmu.?”


“Ahh tidak, sama sekali tidak aku malah senang."


“ Ok, kalau begitu sampai bertemu besok.” Kata Jessica sambil tersenyum kepada Andrew


.


“ Besok aku tunggu disni ya.”


“ siapp.”


Andrewpun pergi dan Jessica masuk kedalam apartemen. Jessica membuka pintu dan masuk ke dalam, dia langsung menuju ke kamarnya dan mengganti pakaian. Setelah mengganti pakaian dia mengambil buku dan pergi keruang Tv, dia menyetel music dan berbaring di sofa sambil membaca buku.


Sore hari Carlos pulang dari kantor, dia masuk kedalam apartemen dan mendapati Jessica sedang tertidur di sofa. Dia mengecup kening Jessica kemudian dia masuk kedalam kamar. Dia mengganti pakaiannya dan keluar dari kamar dan melihat Jessica masih tertidur. Dia mengangkat Jessica dan memindahkannya ke kamar Jessica. Dia meletakkan Jessica di tempat tidur kemudian dia menutup pintu kamar Jessica.


Carlos turun ke dapur dan mengambil minum kemudian dia kembali ke atas dan duduk di ruang Tv. Dia menunggu Jessica bangun untuk makan malam. Dia ingin mengajak Jessica makan malam di luar. Carlos mengambil gelas yang berisikan air putih dan meminumnya, kemudian dia ke kamar dan mengambil handuk lalu dia masuk ke kamar mandi kemudian dia mandi. Selesai mandi dia memakai pakaiannya dan kembali duduk di ruang Tv.


Jessica terbangun dan melihat dirinya ada di dalam kamar. “ Perasaan tadi aku tidur di sofa, kenapa sekarang aku di dalam kamar?” Jessica bangun dan keluar dari kamarnya dan membuka pintu kamar Carlos tapi Carlos tidak di kamar, Jessica berjalan ke ruang Tv dan melihat Carlos lagi menonton Tv.


“ Kamu sudah pulang Carlos?” Tanya Jessica sambil duduk di atas sofa dan menguap.


Carlos tersenyum melihat Jessica. “ Kalau masih mengantuk tidur saja kembali.”


“ Ahh… Tidak Carlos ini sudah terlalu sore nanti sebentar Aku susah tidur. Oh ya kamu yang memindahkan aku ke kamar.”


“ Iya tentu saja aku, siapa lagi. Memangnya ada orang lain di sini?” Kata Carlos kepada Jessica dan Jessica tertawa. “ Kamu mandi, kita makan malam di luar.”


“ Iya Tuan Carlos.” Canda Jessica sambil berdiri dari duduknya dan Carlos tertawa sambil melemparkan Bantal sofa kearah Jessica dan mengenai kepala Jessica.


“ Carlos.” Jessica menatap Carlos dan mengambil bantal Sofa yang jatuh di lantai kemudian dia melemparkan ke arah Carlos dan Carlos menangkap bantal itu kemudian dia tertawa.


“ Ayo… Mandi, atau kamu mau aku mandiin?” Canda Carlos dan Jessica melototkan matanya kepada Carlos dan Carlos tertawa lagi.


“ Aku bisa mandi sendiri Carlos.” Kata Jessica kemudian dia pergi ke kamar dan mengambil handuk, kemudian dia masuk ke kamar mandi dan mandi.


Para Readers kalau habis membaca mohon jempolnya dan komentnya supaya author lebih semangat dalam menulis cerita


Terima kasi bagi yang masih setia

__ADS_1


__ADS_2