
Jessica terbangun dan memandang langit langit kamar, samar samar dia mendengar suara Carlos lagi berbincang bincang dengan seseorang. Dia mendengar suara perempuan.
“ Siapa dia? Apakah itu pacar Carlos?” Tanya Jessica dalam hati.
Jessica mengambil guling yang ada disampingya dan memeluknya. Dia masih malas untuk bangun, dia mencoba untuk menutup mata kembali. Dan terdengar pintu kamar diketuk.
Tok..Tok.. “ Jess...Jess…” Suara Carlos memanggil Jessica. “ Bangun Jess, sudah pagi.”
Jessica meregangkan badannya, kemudian dia bangun dari tempat tidur dan berjalan menuju pintu, Jessica membuka pintu kamar dan Carlos masih berdiri di depan pintu memandang Jessica sambil tersenyum.
“ Selamat pagi, bagaimana tidurmu, apakah nyenyak?” Tanya Carlos pada Jessica sambil membelai rambut Jessica.
“ Selamat pagi carlos, iya semalam aku tidur nyenyak.” Jawab Jessica pada Carlos sambil tersenyum
“ Oh ya Jess, mana surat surat kamu, aku mau daftarkan kamu di sekolah dekat sini.” kata Carlos
“ Sebentar Carlos.” Jessica berjalan menuju lemari dan membuka lemari. dia mengambil map yang berisikan ijasah SMP-nya. Jessica memberikan map itu pada Carlos kemudian Carlos mengambil map itu dan langsung turun kebawa.
Jessica mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi dia melepaskan pakaiannya dan menyalakan shower lalu air membasahi tubuhnya. Selesai mandi Jessica masuk kembali ke kamar, dia duduk disisi tempat tidur dan melayangkan mata ke jendela melihat gedung gedung bertingkat yang menjulang tinggi dan terdengar suara Carlos memanggilnya.
“ Jessi kesini sebentar.”
“ Iya.” Jessica bergegas turun ke bawah, dia melihat ada seorang wanita. Jessica tersenyum padanya dan diapun membalas senyuman Jessica , dan Carlos memperkenalkan Jessica padanya
“ Oh ya Tiara ini Jessica, Jessica ini Tiara.” Carlos mengenalkan Jessica pada Tiara. “Oh Tiara.” gumam Jessica dalam hati.
Jessica mendekat dan bersalaman dengan Tiara
“ Hai aku Jessi.” Kata Jessica sambil tersenyum pada Tiara
“Tiara.” balas Tiara sambil bersalaman dengan Jessica.
Mereka bertiga duduk di ruangan tamu, mereka membicarakan tentang pendaftaran sekolah untuk Jessica. Tiara menjelaskan semuanya kepada Carlos dan Carlospun mengerti.
Carlos berdiri dan naik ke atas, tidak lama kemudian dia kembali sambil membawa Laptopnya. Dia meletakan laptop di meja dan menyalakannya. Carlos meminta link sekolah pada Tiara dan Tiara memberikan secarik kertas pada Carlos.
Terlihat carlos membuka website sekolah tersebut, dan Webnya terbuka. Carlos menyuruh Jessica duduk di sampingnya. Jessica berdiri dan duduk disamping Carlos, dia melihat ke laptop. disana ada web sekolah Jessica menyuruh Carlos untuk klik pendaftaran online, dan Carlos menurutinya. Aplikasinya terbuka.
“ Carlos aku harus mengisi formulir ini.” Kata Jessica pada Carlos, dan Carlos menggeserkan laptop ke arah Jessica. Dan Jessica mulai mengisi kolom kolom yang wajib dia isi. Sedangkan Carlos dan Tiara berbincang bincang soal pekerjaan.
Jessica tetap fokus mengisi formulir yang ada di laptop, selesai mengisi Jessica klik apply. “ hm selesai.” Gumam Jessica.
Jessica menatap Carlos dan Tiara, dia tersenyum kepada mereka berdua
“ Sudah selesai?” Tanya Carlos
“ Iya.” Jawab Jessica sambil tersenyum.
Jessica mencoba membuka emailnya, dia ingin mengecek kalau sudah ada balasan dari pihak sekolah. “ Hmm belum ada.” Kata Jessica dalam hati. Dia membiarkan emailnya tetap terbuka, Jessica berdiri dan berjalan ke arah dapur meninggalkan Carlos dan Tiara yang sedang bebincang tentang pekerjaan. Jessica mengambil gelas dan menuangkan air putih, dan meminumnya.
Jessica kembali duduk di depan laptop dan mengecek kalau ada email yang masuk. Dia melihat ada satu email baru, dan itu dari pihak sekolah. Jessica membuka email itu dan membacanya. “hmmm besok aku di suruh kesekolah membawa berkas dan harus berpakaian rapih.” Kata Jessica dalam hati.
“ Carlos besok aku diminta kesekolah.” Kata Jessica pada Carlos, “ mereka meminta aku membawa semua berkas yang di perlukan."
Carlos berhenti berbincang dengan Tiara dan melihat ke arah Jessica.
“ Jam berapa Jess?”
“ Mereka tidak memberitahukan jam berapa, hanya disuruh kesekolah.” Jawab Jessica
Carlos melihat Tiara
“ Ehmm…. Tiara kamu bisa temani jessica kesekolah? Dia belum tau daerah sini.” Pinta Carlos pada Tiara
“ Bisa Tuan, aku akan mengantar Jessica besok kesekolah.” Jawab Tiara sambil tersenyum
“ Terima kasih Tiara.” Ucap Carlos pada Tiara
“ Terima kasih ya mba Tiara.”
__ADS_1
“ Iya sama sama.” Balas Tiara sambil tersenyum.
Akhirnya Tiara pamit untuk pulang dan Carlos mengantar Tiara sampai di lobby.
Jessica pergi ke dapur, dia membuka kulkas dan mencari apa yang bisa dia makan. Perutnya keroncongan. Tapi di kulkas hanya ada buah buahan.
Terdengar pintu di tutup. “ Itu pasti Carlos.” Kata Jessica dalan hati.
Carlos berjalan ke arah dapur dia melihat Jessica lagi makan buah anggur.
“ Kamu lapar?”
“ Iya.” Jawab Jessica.
“ Kita makan di luar, oh ya kamu sudah mandi?” Tanya Carlos lagi
“ Iya sudah.”
“ OK kalau begitu aku mandi dulu.” Kata Carlos sambil berjalan naik ke atas.
Jessica masih duduk duduk di dapur sambil makan anggur, selesai makan anggur dia kembali ke kamar. Jessica membuka lemari dan mencari pakaian yang akan dia pakai.
Jessica mengambil celana pendek dan t’shirt dan mengganti pakaiannya. Selesai mengganti pakaian Jessica keluar dari kamar dan duduk depan Tv, dia menyalakan Tv dan mencari chanel yang bagus. Tapi acaranya musik, Calum Scott I keep Dancing On My Own. Jessica ikut bernyanyi dia sangat hafal lagunya. Lagu ini dinyanyikan oleh Robyn dan di nyanyikan kembali oleh Calum Scott dengan Aransement yang berbeda, lebih slow.
Carlos keluar dari kamar
“ Kamu sudah selesai Jess?” Tanya Carlos
“ Iya sudah selesai dari tadi.” Jawab Jessica sambil mematikan Tv
Sementara Carlos terpana dengan pakaian yang di kenakan Jessica.
Carlos tersenyum memandang Jessica, dan melihat pakaian Jessica. “ Ahh… Paha itu putih mulus.” Kata carlos dalam hati. Carlos tertegun memandang Jessica , dan dia tersadar saat Jessica memanggilnya
“ Carlos sudah mau jalan belum?” Tanya Jessica
Merekapun keluar dan berjalan ke arah lift, lift terbuka dan mereka masuk. Sampai di lobby mereka berjalan keluar menuju mall. Mereka hanya berjalan kaki karena mallnya hanya dekat. lima belas menit mereka berjalan kaki dan akhirnya sampailah mereka di mall.
Merekapun masuk dan naik escalator, sampai di lantai lima mereka mencari tempat untuk makan dan akhirnya Carlos masuk ke restoran jepang. Pelayan menyambut mereka didepan dan mengantar mereka ke meja. Dia memberikan buku menu kepada mereka.
Carlos membuka buku menu dan melihat lihatnya. Sedangkan Jessica hanya bengong saja karena dia tidak mengerti makanan makanan yang ada di buku menu itu.
dan Carlos bertanya pada Jessica
“ Kamu pesan apa Jessi?” Tanya Carlos sambi memperhatikan menu menu yang ada dalam buku
“ Sama saja dengan kamu.” Jawab Jessica
“ Minumnya?” Tanya Carlos lagi.
“ Juice alpukat saja.”
Carlos menulis pesanannya di kertas dan memberikannya pada pelayan.
Tidak lama kemudian pesanan mereka datang. Jessica memperhatikan makanan yang ada di depannya.
“ Makanan apa ini?” Tanya Jessica dalam hati, “ mana sendoknya?” Jessica melihat Carlos memegang benda seperti lidi tapi agak lebih besar dari lidi. dan Carlos mengambil makanan dengan benda itu. Jessica berbisik pada Carlos,
“ Makannya pakai apa?”
“ Ini.” Jawab Carlos sambil menunjukan benda yang ada di tangannya, “ ini namanya sumpit.” Kata Carlos pada Jessica.
“ Cara pakainya bagaimana?” Tanya Jessica lagi
“ Lihat caraku memegangnya.” Kata Carlos
Jessica memperhatikan cara Carlos memegang sumpit, Jessicapun mengikutinya dan mencoba mengambil makanan. Tapi makanannya jatuh lagi, Jessica mencoba lagi tapi masih saja tidak bisa. Akhirnya jessica melepaskan sumpit itu dan tidak jadi makan.
Carlos menatap Jessica sambil tertawa, dia mengambil makanan Jessica.
__ADS_1
“ Aku suapin ya.” Kata Carlos.
“ Ah tidak usah Carlos aku malu dilihat orang.” Kata Jessica dengan suara pelan.
“ Kenapa harus malu.” Kata Carlos sambil mengambil makanan dengan sumpit. “ Buka mulutnya.” Jessica membuka mulut dan Carlos menyuapinya, makanan masuk ke dalam mulut Jessica dan,
“ Ughhhh makanan apa ini.” Gumam Jessica dalam hati. “ Rasanya aneh sungguh tidak enak, Jessica tidak bisa menelan, dan Carlos memandang Jessica
“ Kenapa?” Tanya Carlos
Jessica menggelengkan kepala sambil menyedot juice alpukat, supaya makanannya tertelan. Jessica tidak ingin Carlos tahu kalau dia tidak bisa makan makanan itu.
“ Sungguh makanannya tidak enak buatku.” Kata Jessica dalam hati.
Setiap Carlos menyuapi Jessica, Jessica menelan makanan itu dengan juice alpukat. Carlos ingin menyuapi Jessica lagi tapi Jessica menolak.
“ Kenapa?” Tanya Carlos
“ Aku sudah kenyang.” Jawab Jessica
Akhirnya Carlos menghabiskan makanan Jessica.
Sehabis makan mereka berjalan lagi, Carlos memegang tangan Jessica. Mereka berjalan jalan di mall. Carlos berhenti di satu toko yang menjual handphone yang brandnya terkenal.
Mereka masuk dan penjaga toko menyambut mereka. Carlos melihat lihat handphone yang terpajang. Dan dia bertanya pada penjaga, tapi penjaga tokonya tidak mengerti. Jessica menerjemahkan semua apa yang ingin Carlos tanyakan.
Carlos menanyakan produk terbaru dari brand tersebut dan Jessica menyampaikan pada penjaga toko dan penjaga toko menunjukan Handphone yang baru keluar. Jessicapun menanyakan harganya dan penjaga toko memberi tahu harga handphone tersebut.
Jessica terkejut. “ Buseett dech harga handphonenya sama harga tanah di daerahku gila.” Kata Jessica dalam hati.
Carlos memilih handphone yang penjaga tunjukan kepadanya. Carlos memilih warna Gold dan memberikan debit cardnya dan penjaga toko mengambil kartu itu dan menuju meja kasir, dia menggesek kartu itu di mesin. Selesai membayar hanphone, mereka keluar dari toko tersebut dan berjalan lagi.
Mereka masuk lagi di toko pakaian. Carlos memilih pakaian, dia mengambil celana pendek,celana jeans,rok jean,t’shirt,kemeja. Jessica melihatnya heran, dalam hatinya. “ Buat siapa pakaian itu, apakah untuk pacarnya?” Kata Jessica dalam hati dan Carlos memanggil Jessica.
“ Jess kesini.” Panggil Carlos. Jessica berjalan mendekati Carlos
“ Ada apa Carlos?”
“ Pegang ini, dan kamu coba di kamar itu.” Kata Carlos sambil menunjukan letak kamar pas.
Carlos memberikan celana pendek ,celana jeans dan rok jeans ketangan Jessica, dan Jessica mengambilnya dan berjalan menuju kamar pas.
Carlos mengikuti Jessica dari belakang, Jessica masuk kekamar pas dan mencoba pakaian yang di berikan Carlos. dan Carlos menunggu di luar kamar.
Jessica mencoba celana pendek, dan celana itu benar benar pass di badan Jessica. Jessica keluar dari kamar dan bertanya pada Carlos.
” Bagaimana Carlos apakah bagus?"
Carlos tertegun melihat celana pendek yang Jessica pakai .
“ Carlos bagus tidak?” Tanya Jessica lagi, dan Carlos terkejut.
“ Em..Iya..Iya bagus .” Jawab Carlos terbata bata . “ Kamu suka?” Tanya Carlos.
Jessica menganggukan kepala, dan dia masuk lagi ke kamar dan melepaskan celana pendek itu. Jessica juga mencoba celana jeans dan rok jeans yang diberikan Carlos padanya. Semuanya pas di badan Jessica dan Jessica keluar dari kamar pas.
“ Bagaimana kamu suka?” Tanya Carlos
“ Iya Carlos aku suka.” Jawab Jessica sambil tersenyum
Carlos mengambil pakaian pakaian yang ada di tangan Jessica dan pergi membayarnya di kasir.
selesai membayar merekapun kembali ke apartemen.
Para Readers kalau habis membaca mohon jempolnya dan komentnya supaya author lebih semangat dalam menulis cerita
Jangan Bosan membacanya ya
Dan terima kasih bagi yang masih setia.
__ADS_1