End Of Love

End Of Love
SS2 EOL Eps 7


__ADS_3

Kairos bangun dan melihat Emily masih tertidur di dadanya. Kairos perlahan lahan menggeser badannya kemudian dia bangun, dia langsung pergi ke kamar mandi dan membasuh wajahnya dengan air. Kairos keluar dari kamar mandi dan melihat Emily sudah bangun.


“Selamat pagi Emily.” Ucap Kairos pada Emily.


“Selamat pagi Kairos, kenapa kamu bangun begitu cepat?” Tanya Emily sambil duduk dan bersandar di sandaran tempat tidur.


“Aku harus pulang Emily, karena aku masuk pagi.”


“oh.. begitu. Kamu tidak sarapan dulu Kairos?”


“Ah.. tidak usah Emily, aku terburu buru.” Kata Kairos sambil memakai kemejanya. “Oh ya Emily aku pergi ya.” Pamit Kairos sambil mencium kening Emily.


“Baiklah Kairos, hati hati ya!”


“Terima kasih Emily.” Ucap Kairos kemudian dia meninggalkan flats Emily dan kembali ke rumahnya. Tiba di rumah dia berpapasan dengan acel. “Selamat pagi Acel.” Sapa Kairos pada Acel.


“Selamat pagi Kairos.” balas Acel pada Kairos. “Semalam kamu tidur dimana Kairos?”


“Semalam sebenarnya aku ingin pulang tapi Emily menahanku di tempat tinggalnya.” Kata Kairos pada Acel


“Ohh.., ehm.. apakah kamu tidur dengannya?” Tanya Acel penasaran.


“Iya Acel aku tidur dengannya.”


“Dan kamu pasti melakukan dengannya ya?” Tanya Acel lagi.


“Ehmm.. Acel sebenarnya aku tidak ingin, tapi dia menyentuhku lebih dulu.”


“Dan pasti kamu tidak pakai pengaman. Aku beri tahu kamu Kairos, biasanya kalau perempuan yang memulai pasti dia juga akan melakukannya pada laki laki lain. Jangan sampai kamu kena penyakit.” Kata Acel pada Kairos dan Kairos tersenyum.


“Iya, apa yang kamu katakan itu benar Acel. Aku menyesal sudah melakukanya padahal aku baru mengenalnya.”


“Saranku padamu, lebih baik kamu tinggal perempuan seperti itu. Dia terlalu agresif, berbahaya kalau perempuan terlalu agresif. Apalagi kalian berdua baru saling kenal. Nanti kamu yang akan kecewa.” Kata Acel lagi.


“Iya Acel, aku tidak akan menemuinya lagi.”


“Baguslah Kairos, aku senang mendengarnya. Cari perempuan lain saja! Oh ya kamu yang akan mengantar Cella ke kampus atau aku?” Tanya Acel.


“Biar aku saja yang akan mengantar Cella. Kamu kuliah hari ini?”


“Iya tapi aku masuk siang.” Jawab Acel pada Kairos.


“Ohh.. begitu. Cella mana?”


“Dia lagi di kamarnya. Kamu sudah sarapan Kairos?” Tanya Acel


“Belum Acel.” Jawab Kairos.


“Kalau begitu ayo kita sarapan bersama, sebentar lagi pasti Cella turun.”


“Iya Acel ayo.”


Acel dan Kairos pergi keruang makan, mereka berdua duduk dan menunggu Cella. Sambil menuggu cella mereka berdua berbincang bincang.


“Oh ya Kairos, aku rencana selesai kuliah ingin tinggal di Indonesia. aku ingin mengurus perusahaan papa di Indonesia.


“Jadi kamu ingin tinggal jauh dari aku dan Cella?” Tanya Kairos


“Bukan begitu Kairos, perusahaan papa di Indonesia selama ini tidak ada yang mengurusnya. Kita hanya menerima laporan saja, tapi tidak melihat secara langsung seperti apa perusahaan papa di sana.


“Nanti Acel kalau kalian libur kita bertiga ke Indonesia, sekaligus kita melihat perusahaan papa disana.” Kata Kairos pada Acel. Dan Cella datang, dia langsung duduk.


“Kairos kamu semalam tidur dimana? Kenapa tidak pulang? Tanya Cella

__ADS_1


“Aku tidur di tempat teman Cella. Ayo kita sarapan, nanti kamu terlambat pergi kuliah.” Kata Kairos pada Cella, dia tidak ingin Cella bertanya terus.


Selesai sarapan Kairos mengantar Cella ke kampus.


“Sebentar kamu pulang jam berapa Cella?” Tanya Kairos pada Cella


“Aku belum tahu Kairos, mungkin siang aku pulang. Kenapa?”


“Tidak kenapa kenapa Cella, nanti kalau sudah mau pulang hubungi aku ya!”


“Iya Kairos.” Jawab Cella pada Kairos dan akhirnya mereka sampai di kampus Cella. Cella mencium kedua pipi Kairos kemudian dia turun dari mobil lalu masuk kedalam kampus.


Kairos langsung menjalakan mobilnya kembali ke rumah. Sampai di rumah Kairos langsung masuk menuju ke kamarnya. Dia mengambil handuk lalu masuk kedalam kamar mandi. Dia melepaskan pakaiannya lalu menyalakan shower dan air membasahi tubuhnya.


“Hmm.. apa yang di katakan Acel benar. Aku harus menjauh dari Emily.” Kata Kairos dalam hati.


Selesai mandi dia keluar lalu mengambil pakaiannya dan meletakkannya di atas tempat tidur. Dia berdiri di depan cermin dan menyemprotkan parfum ke badannya, kemudian dia memakai kaos dalam lalu melapisinya dengan kemeja kemudian dia memakai celananya dan menyisir rambutnya. Dia mengambil sepatu lalu memakainya. Selesai memakai sepatu kairos langsung keluar dari kamar lalu mengambil kunci mobil. Dia masuk kedalam mobil kemudian dia langsung mengarahkan mobilnya ke kantor.


Tiba di kantor Kairos langsung masuk menuju ruangan kerjanya. Dia masuk dan langsung duduk di kursi kerjanya lalu menyalakan komputer. Terdengar pintu di ketuk, Kairos menyuruh masuk dan pintu terbuka.


“Selamat pagi tuan Kairos.” Sapa Billy pada Kairos


“Hi Billy, ayo masuk!” Kata Kairos pada Billy. “Silahkan duduk. Oh ya ada Billy?”


Billy duduk di kursi depan meja Kairos.


“Ehmm.. apakah Tuan Kairos ada waktu?” Tanya Billy.


“Tentu saja Billy, ada apa? Katakan saja!”


“Ada yang ingin bertemu dengan Tuan Kairos.” Kata Billy pada Kairos.


“Sekarang?” Tanya Kairos.


“Oh begitu, baiklah Billy. Nanti kalau mereka sudah tiba kamu panggil saja aku.” Kata Kairos.


“Baiklah Tuan Kairos aku akan memanggil Tuan kalau mereka sudah tiba. Kalau begitu aku permisi.” Pamit Billy pada Kairos.


“Iya Billy, Terima kasih.”


“Sama sama tuan Kairos.” Balas Billy kemudian dia meninggalkan ruangan Kairos.


Kairos menyalakan komputernya dan handphonenya berbunyi dia melihat pesan dari Emily.


“Hi Kairos, apakah kamu sedang sibuk?” Kairos membacanya kemudian dia membalas pesan Emily.


“Iya Emily, aku sangat sibuk.” Balas Kairos pada Emily.


Dan tidak lama kemudian pesan Emily masuk lagi .


“Ohh, begitu ya. Padahal aku ingin mengajak kamu makan siang bersamaku.”


Kairos membalas pesan Emily.


“Maaf Emily aku tidak bisa. Lain kali saja ya.” Balas Kairos kemudian dia mematikan handphonenya. “Aku harus menghindar darinya.” Kata Kairos dalam hati.


Tidak lama kemudian terdengar pintu di ketuk lagi.


“Masuk saja Billy.” Kata Kairos pada billy. Kairos sudah tahu itu pasti billy.


Billy membuka pintu.


“Tuan Kairos, mereka sudah berada di ruang meeting.” Kata Billy pada kairos

__ADS_1


“Ehmm… baiklah Billy ayo kita kesana.” Kata Kairos kemudian dia keluar bersama Billy dan menuju keruang meeting. Sampai di ruang meeting mereka berdua masuk.


“Oh ya Tuan Kairos, ini Tuan Arnest dan ini putri Tuan Arnest namanya Elena.


“Hi senang bertemu dengan anda Tuan Arnest.” Kata Kairos pada Tuan Arnest.” Dan Senang bertemu denganmu Elena.”


“Tuan Arnest menyalami Kairos.


“Senang bertemu dengan anda juga Kairos. Ah.. aku pikir kamu seumuran denganku ternyata anda masih sangat mudah.” Kata Tuan Arnest pada Kairos dan Kairos tertawa. Kairos juga bersalaman dengan Elena.


“Oh ya silahkan duduk.” Kata Kairos pada Tuan Arnest dan Elena. “Ehmm…, ada apa Anda ingin bertemu denganku.” Tanya Kairos membuka percakapan.


“Uum.. Begini Kairos, aku ingin menawarkan kerja sama dengan perusahaan ini.”


“Oh ya? kerja sama dalam hal apa?” Tanya Kairos


“Begini Kairos, aku memiliki lahan yang sangat luas dan rencananya aku ingin membangun real estate disana juga pusat perbelanjaan. Tapi karena perusahaanku belum besar dan keuangan perusahaan kami juga belum begitu besar, jadi aku ingin menawarkan kerja sama dengan perusahaan anda Kairos.”


“Uumm.., apakah lahan milik perusahaan atau personal?” Tanya Kairos lagi.


“Ehm.. lahan masih atas namaku.”


“Ohh.. begitu. Baiklah Tuan Arnest, nanti aku bicarakan dulu dengan Billy dan konsultan keuangan perusahaan. Nanti kami akan mengabarkannya pada Tuan.” Kata kairos pada Tuan Arnest sambil tersenyum. “Ah.. putri Tuan Arnest sangat cantik.” Kata Kairos dalam hati sambil memperhatikan Elena.


“Baiklah Kairos, nanti kabarkan secepatnya pada kami. Aku lebih percaya bekerja sama dengan perushaan ini dari pada perusahaan lain. Karena perusahaan kalian sudah terkenal dimana mana.” Kata Tuan Ernest pada Kairos dan Kairos tersenyum.


“Terima kasih. Dan tentu saja kami pasti akan memberi kabar secepatnya pada Tuan.” Kata Kairos sambil memandang Elena dan tersenyum. Elenapun membalas senyuman Kairos.


“Ok, kalau begitu kami permisi. Aku harus kembali ke kantorku.” Pamit Tuan Ernest


“Baiklah tuan. Terima kasih.” Kata Kairos pada Tuan Ernest dan mereka keluar dari ruang meeting. Kairos mengantar Tuan Ernest dan Elene sampai depan kantor. Kemudian dia masuk kembali kedalam ruangannya di ikuti Billy. “Oh ya Billy, bagaimana menurutmu tentang tawaran dari Tuan Ernest?”


“Itu tawaran yang bagus tuan Kairos. Aku sudah melihat lahannya, lahannya sangat luas. Cocok untuk di bangun real estate disana dan pusat perbelanjaan.”


“Kita harus bicarakan dulu system kerja samanya seperti apa? Apakah perusahaan hanya membiayai atau sharing provit, itu harus jelas dulu Billy. Dan itu tugas kamu dan konsultan keuangan untuk menanyakannya.


“Baik Tuan Kairos, aku akan bertemu kembali dengan Tuan Ernest dan membicarakan hal itu.”


“Bagus Billy. Ok masih ada hal lain?” Tanya Kairos.


“Uumm.., aku pikir tidak ada lagi Tuan. Kalau begitu aku permisi.” Kata Billy pada Kairos lalu dia meningalkan ruangan Kairos.


Kairos bersandar di sandaran kursi kerjanya.


“Bagus juga tawaran tuan Ernest. Dan putrinya sangat cantik, mudah mudahan aku bisa mendekatinya.” Kata Kairos dalam hati kemudian dia kembali bekerja.


Selamat Membaca


Dan bagi readers yang selalu bertanya kenapa disini pacarnya bukan tania dan kenapa disini Namanya carissa bukan Isabel. Ini bukan season 2 dari novel #suamibajingan tapi season dua dari End of love. Makanya aku sarankan bagi readers yang belum membaca End Of Love lebih baik baca dulu. Supaya tidak bingung. Karena alur End of love berbeda dengan alur #suamibajingan. Baca saja langsung di episode 121. Karena eps 1- 120 alurnya sama. Nanti berubah di episode 121.


Kenapa ada dua versi ?


End of Love tercipta karena adanya spoiler dan akhirnya aku mengubah alur cerita sehingga adanya End Of Love. Cerita sebenarnya adalah #suamibajingan


Nah bagi kalian yang belum membaca Novel #Suamibajingan silahkan anda baca juga tapi dari Eps 121 saja. ok.


Dan bagi yang ingin bergabung di Facebook Ku Add saja di : Jeane Elisabeth Anes


Terima kasih


Dan jangan lupa like dan komen ya. biar aku tambah semangat.


Salam.

__ADS_1


__ADS_2