End Of Love

End Of Love
EOL 43


__ADS_3

Author POV


Hari ini  Jessica pulang cepat


dari sekolah, mereka tidak belajar karena mereka sedang mengadakan ujian


semester. Seperti biasa Jessica dan Andrew selalu pulang bersama dan hari ini Jessica


masih melanjutkan shooting terakhir iklan susu. Jessica sudah menceritakan pada


Carlos dan Carlos memberi ijin pada Jessica. Sampai di apartemen Jessica mengambil handuk dan mandi selesai mandi dia mengganti pakaiannya. Dan Andrew


akan mengantar Jessica ke tempat shooting karena Carlos tidak mengijinkan kalau


Jessica pergi sendiri.


Jessica turun dan menunggu Andrew di


lobby kali ini Andrew menggunakan mobil Carlos, dan Carlos ke kantor menggunakan mobilnya yang satu lagi. Jessica melihat Andrew dan berjalan menghampiri mobil. Dia membuka pintu dan masuk, Andrew langsung menjalankan mobil menuju ke tempat shooting. Akhirnya mereka sampai dan jessica langsung menemui pak Rudy dan Donal,  mereka bercakap cakap dan akhirnya waktu


pengambilan gambar di mulai. Jessica mengikuti sesuai arahan sutrada.


Selesai pengambilan gambar Jessica


berjalan mendekati Andrew dan tiba tiba tangan Jessica di tarik kasar oleh Glen.


Jessica  terkejut Glen ada di tempat shooting, Glen menarik tangan Jessica dan Jessica berusaha melepaskan tangannya dari Glen.


“Glen lepaskan tanganku, kenapa kamu


menarikku, kamu kasar Glen.” Kata Jessica pada Glen dengan wajah marah.


“Jess kenapa sich kamu harus kembali


pada Carlos, dia sudah mengkhianatimu. Kenapa kamu kembali padanya?” Kata Glen


pada Jessica


“Karena aku mencintainya.” Jawab Jessica


sambil berusaha melepaskan tangannya dari Glen


“Tapi dia sudah mengkhianatimu Jess,


tinggalkan dia.” Kata Glen sambil menarik tangan Jessica


“Glen dia sudah minta maaf dan


berjanji tidak akan mengulanginya.” Kata Jessica sambil menarik tangannya dari


genggaman Glen


“Kamu percaya pada Carlos? sekali


pengkhianat dia akan tetap jadi pengkhianat. Kamu ikut denganku jess.” Sambil


menarik tangan jessica


Andrew melihat Glen menarik tangan


tangan jessica dan Andrew menghampirinya


“Lepaskan tangannya.” Kata Andrew


pada Glen


“Kamu jangan ikut campur urusan


kami.” Kata Glen sambil menarik tangan Jessica dan Jessica berusaha melepaskan


tanganya dari Glen tapi Glen memegangnya dengan kuat.


“Hei sudah aku katakan lepaskan


tanganmu dari Jessica!” Kata Andrew dengan wajah marah


“Diam kamu, sudah aku katakan jangan


ikut campur.” Kata Glen lagi


“Glen lepaskan tanganku, tanganku


sakit.” Jessica berusaha melepaskan tangannya dari genggaman Glen dan Andrew


mendekat dan memukul Glen. Glen terjatuh, dia bangkit dan ingin membalas


pukulan Andrew tapi kru di tempat shooting langsung datang dan melerai mereka.


Glen menunjuk pada Andrew


“Hati hati kamu, tunggu saja


pembalasanku.” Kata Glen pada Andrew


“Aku tidak takut padamu.” Balas Andrew


dan Glen meninggalkan mereka.


“Jess kamu tidak apa apa?” Tanya Andrew


pada Jessica


“Tidak apa apa Ndrew cuma tanganku


agak sakit.” Kata Jessica sambil memegang tangannya yang sakit.


“Kamu harus hati hati Jess, kalau


mau kemana mana jangan sendiri. Sepertinya Glen itu orangnya nekat.” Kata Andrew


mengingatkan Jessica.


“Iya Ndrew, aku pikir dia orangnya


baik.” Kata Jessica sambil mengeluarkan handphonenya dan menghubungi Carlos, ada


nada panggil dan Carlos langsung menjawabnya


“Iya sayang kamu masih shooting?” Tanya


Carlos


“Sudah selesai beb.”


“Kalau begitu datang saja ke


kantorku.”


“Aku tidak tau alamatnya.” Kata Jessica


pada Carlos


“Aku kirim alamatnya sekarang nanti kamu


langsung kesini ya.” Kata Carlos dari seberang telepon


“Iya..” Jessica  menutup telepon


dan menghampiri Andrew. “ Ndrew kita ke kantor Carlos ya.” Kata Jessica pada Andrew


“Sekarang Jess?” Tanya Andrew


“ Iya Ndrew.”


Jessica  pamit pada pak Rudy serta kru


dan berjalan ke mobil, Jessica membuka pintu dan masuk ke dalam mobil. Andrew

__ADS_1


melihat pergelangan tangan Jessica merah.


“Jess tanganmu masih sakit?” Tanya Andrew


“Sedikit Ndrew, ayo jalan!”


“Iya.. Jess.”


Andrew menjalankan mobilnya dan Handphone


Jessica berbunyi, dia melihat ada sebuah pesan dari Carlos.


“Ndrew ini alamat kantor Carlos.” Kata


Jessica sambil  menunjukan alamatnya pada Andrew.


“Oh iya aku tau alamatnya.” Kata Andrew


dan mereka langsung menuju ke kantor Carlos, Jessica  mengirim pesan pada Carlos


untuk menunggu dia dan Andrew di depan.


Tidak lama kemudian mereka tiba di


kantor Carlos, dan Carlos sudah menunggu mereka di depan. Jessica dan Andrew


masuk kemudian Carlos memeluk Jessica dan mengecup bibir Jessica, semua


karyawan melihat Jessica dan Carlos. Carlos memegang tangan Jessica dan masuk


keruangan, dan Andrew berjalan di belakang Carlos dan Jessica.


Sementara di luar terjadi


percakapan, itu pasti pacar boss ya. Masih mudah sekali ya, cantik dan tinggi


lagi timpal yang lain. Cocok sama boss lah, bosskan tinggi.


Sampai di ruangan Jessica dan Andrew


duduk di sofa kemudian Carlos memanggil Jessica


“Sayang kesini.” Panggil Carlos pada


Jessica


Jessica berdiri dan menghampiri Carlos,


Carlos menarik Jessica dan menyuruh  duduk di pangkuan Carlos. Carlos


memegang tangan Jessica dan melihat tangan Jessica. “Kenapa pergelangan


tanganmu merah sayang?” Tanya Carlos


Jessica baru mau menjawab, Andrew


sudah duluan memberitahukan pada Carlos, padahal  Jessica ingin


menyembunyikannya pada Carlos.


“Itu perbuatan Glen Carlos, dia tadi


menarik kasar tangan Jessica. Tapi tenang saja Carlos aku sudah menghajarnya.” Kata


Andrew pada Carlos


“Oh begitu.” Kata Carlos . Dalam


hati Carlos. “Tunggu saja Glen, aku akan memberimu pelajaran. Berani sekali


kamu berbuat kasar pada Jessica, aku akan mendatangi kantornya.”


“Aku tidak apa apa  beb.” Kata Jessica pada Carlos


“Iya sayang, jangan berhubungan lagi


“Iya beb.”


“Ok sayang kita pergi sebentar.” Kata Carlos


“kemana beb?” Tanya Jessica


“Temanku mengundangku ke kantornya.”


Bohong  Carlos pada Jessica


“Aku juga ikut?” Tanya Jessica lagi.


“Iya kamu harus ikut sayang,  ayo Ndrew kamu juga ikut.”


Mereka berjalan keluar dan menuju


parkiran, Carlos  memberikan kunci pada Andrew dan mereka masuk kedalam


mobil dan Andrew menyetir mobil. Carlos  memberitahukan alamat kantor


temannya, dan Andrew langsung menjalankan mobilnya menuju ke kantor yang di


tuju. Tidak lama kemudian mereka sampai dan mereka turun. Carlos memegang


tangan Jessica dan masuk ke dalam kantor, mereka tidak menghadang Carlos karena


mereka sudah mengenal Carlos. Sampai di dalam Carlos  menyuruh Jessica dan


Andrew duduk di ruang tunggu kemudian Carlos masuk ke dalam ruangan. Dia tidak


mengetuk pintu, Carlos langsung  masuk dan Glen terkejut melihat Carlos


ada di kantornya. Carlos menarik kemeja Glen dan melayangkan pukulan ke


wajahnya dan Glen terduduk di kursi kerjanya.


“Carlos ada apa ini?” Tanya Glen


sambil memegang wajahnya.


“Ada apa?” Carlos  menariknya


lagi dan memberikan pukulan di perutnya, dan Glen meringis kesakitan.  “Kamu mau bertanya lagi ada apa?” Kata Carlos


pada Glen dengan wajah marah


“Iya kenapa kamu tiba tiba


memukulku?” Tanya Glen pada Carlos dengan wajah keheranan


“Kamu tidak menyadari kesalahanmu?” Kata


Carlos sambil menarik kerak baju Glen. “Berani sekali kamu berbuat kasar pada Jessica.”


Kata Carlos sambil  melayangkan lagi pukulan ke wajah Glen dan Glen


terjatuh. Carlos memegang kemeja Glen dan menarik Glen berdiri dan menyandarkan


Glen di dinding dengan kasar.


“Ingat Glen kamu di Indonesia karena


aku, Bisnismu aku yang bantu dan inikah balasanmu padaku.” Kata Carlos dengan


emosi


“Carlos bukan begitu.” Kata Glen


“Lalu apa ha…? Kamu ingin membangkitkan


Carlos yang dulu?” Kata Carlos lagi penuh dengan emosi

__ADS_1


“Carlos tenanglah, aku memang salah


aku akui itu. Tapi aku juga menyukai jessica.” Kata Glen pada Carlos


“Ingat Glen dia itu milikku, dan


kami saling mencintai. Jangan pernah ganggu hubungan kami, kalau kamu masih


mengganggu hubungan kami, aku akan hancurkan bisnismu disini maupun bisnis


orang tuamu. Ingat Glen aku beritahu padamu, orang tuaku sangat menyayangi Jessica.


Kalau kamu macam macam dengannya aku tinggal telepon orang tuaku maka mereka


akan tarik investasinya di perusahaan orang tuamu, maka bisnis orang tuamu


hancur termasuk bisnismu disini.” Ancam Carlos pada Glen dan Glen menjadi takut


“Carlos jangan seperti itu aku


salah, aku minta maaf.”


“Jangan minta maaf padaku, tapi minta


maaf pada Jessica.” Kata Carlos pada glen sambil   menarik Glen


keluar dari ruangannya dan membawanya kepada Jessica. Carlos  mendorong Glen


dan Glen terjatuh di depan Jessica.


“Sekarang minta maaf.” Kata Carlos


pada Glen


Jessica terkejut melihat Glen, ujung


bibirnya berdarahh dan dia melihat ke Carlos.


“Beb ada apa ini.” Tanya Jessica


sambil menatap Carlos


“Sudah sayang kamu tenang saja.” Kata


Carlos pada Jessica.  “Ayo Glen minta


maaf pada Jessica.”


“Jess aku minta maaf sudah bersikap kasar


padamu.” Kata Glen pada Jessica


“Iya sudah lupakan saja.” Kata


Jessica pada Glen dan dia menatap Carlos. “Beb ayo kita pulang.”


“Sebentar sayang dia belum berjanji


padamu.”


“Beb sudahlah.” Kata Jessica pada


Carlos


“Sayang dia harus membuat perjanjian


denganmu, ayo Glen.” Perintah Carlos pada Glen


“Jess aku janji tidak akan pernah


mengganggumu lagi.” Kata Glen pada Jessica


“Hei satu hal lagi, hapus semua


video dan foto foto yang kamu edit itu di medsos, dan ingat aku akan mengawasimu


Glen.” Kata Carlos lagi


“Iya aku akan menghapusnya.” Jawab Glen


“Sayang ayo kita pergi.” Carlos


memegang tangan Jessica dan keluar dari kantor Glen. “Ayo ndrew.” Kata Carlos


pada Andrew.


Mereka berjalan ke tempat parkir dan


naik mobil. “Kita kembali ke kantor Ndrew.”


Andrew menjalankan mobilnya menuju


ke kantor Carlos. Di mobil dia dan Jessica hanya diam, sampai di kantor mereka


turun dari mobil dan masuk ke kantor dan menuju ke ruangan Carlos


Jessica masih diam, dan Carlos


menarik Jessica pergi keruang meeting dan Andrew sibuk dengan handphonenya


“Kenapa kamu dari tadi diam saja


sayang?” Tanya Carlos sambil membelai rambut Jessica


“Kamu bohong padaku, kamu bilang


temanmu mengundangmu ke kantornya. Tapi ternyata kamu berbohong.” Kata Jessica


dengan wajah cemberut


“Sayang  kalau aku berterus


terang pasti kamu akan menahanku.” Kata Carlos sambil memegang wajah Jessica


“Iya aku akan menahanmu, kalau


terjadi sesuatu padamu bagaimana?”


“Sayang Glen itu harus di beri


pelajaran agar dia tidak mengganggumu lagi.”


“Tapi aku khawatir padamu beb, kalau


dia melakukan sesuatu yang nekat padamu bagaimana?” kata Jessica sambil


melingkarkan tangannya di pinggang Carlos


“Tidak sayang, buktinya sekarang


lihat aku tidak apa apakan.” Kata Carlos sambil memeluk Jessica dan mengecup


kening Jessica.


“Aku hanya takut terjadi sesuatu


padamu beb.” Jessica memeluk Carlos dengan erat


“Iya.. Iya maaf sayang.” Carlos


memeluk Jessica dan mencium bibir Jessica. “Ayo kembali keruangan.


Carlos dan Jessica kembali


keruangannya, Jessica duduk bersama Andrew di sofa dan Carlos kembali bekerja.


Selamat membaca

__ADS_1


__ADS_2