End Of Love

End Of Love
EOL 19


__ADS_3

Pagi pagi Carlos bangun dan turun ke ruang makan, disana sudah ada Liliana dan Federico. Carlos menyapa mereka dan mencium mereka berdua, Carlos menarik kursi dan duduk di samping Liliana.


Liliana menatap Carlos dan tersenyum sambil memegang pipi Carlos. Masih terlihat kesedihan di mata Lilian, Liliana mengambilkan makanan untuk carlos, dan Federico hanya diam. Sesekali Federico menatap Carlos dan tersenyum. Ruang makan begitu hening, biasanya Dario membuat keributan dengan candaannya. Air mata Carlos keluar lagi, Carlos berdiri dan kembali ke kamar. Rasa sepi di rumah mulai terasa. “Biasa pagi pagi Dario sudah menggangguku, membangunkanku dengan menarik kedua kakiku dan kami bergulat, hmmm.” gumam carlos dalam hati dan handphone Carlos berdering, dia melihat panggilan dari Rick dan dia menjawabnya


“Bagaimana Rick kalian sudah bertemu dengan orang itu?” Tanya Carlos pada Rick


“Belum tuan Carlos, dari tadi malam kami mengawasi tempat tinggalnya tapi sepertinya dia tidak ada, tapi kami masih menunggu Tuan.” Jawab Rick dari seberang telepon


“Baiklah Rick terus memberi kabar!” Kata Carlos pada Rick


“Baik Tuan.” Jawab Rick


Carlos menutup telepon dan masuk kamar mandi kemudian dia mandi, selesai mandi Carlos mengganti pakaian kemudian dia duduk di sofa. Dan handphonen Carlos berbunyi lagi, dia melihat opsir Swan, dan Carlos langsung menjawab telepon dari opsir Swan dan terdengar suara opsir Swan dari seberang telepon


“Selamat pagi Carlos.” Ucap opsir Swan


“Selamat pagi Opsir, apakah sudah ada kabar?” Tanya Carlos pada opsir Swan di telepon


“Umm…. Carlos apakah kamu bisa datang ke kantor sekarang?” Pinta opsir Swan pada Carlos


“Tentu saja bisa opsir Swan aku akan ke kantor sekarang.” Kata Carlos lalu dia menutup telepon dan turun kebawah, dan dia bertemu Liliana


“Mom aku pergi sebentar, tadi opsir Swan menelpon. Aku disuruh ke kantor Police.” Kata Carlos pada Liliana


“Jangan pergi sendiri ya sayang.” Kata Liliana pada Carlos


“Iya mom.” Jawab Carlos. “ Dad aku pergi.”


“Hati hati nak.” Kata Federico pada Carlos


Carlos pergi dengan Marco ke kantor Police, sampai di kantor Police Carlos langsung bertemu dengan opsir Swan.


“Selamat pagi Opsir.” Sapa Carlos pada opsir Swan


“Selamat pagi Carlos, ayo ikut denganku.” Ajak opsir Swan pada Carlos


.


Opsir Swan mengantar Carlos ke bagian Forensik dan ahli Forensik menyambut Carlos. Mereka duduk dan ahli Forensik menjelaskan tentang yang mereka temukan.


“Begini tuan Carlos, hasil dari pemeriksaan kami, sebelum adik anda di bunuh dia mengalami pelecehan seksual. Dan bahkan pada saat dia mati dia masih mendapat pelecehan seksual, dan ini bukan cuma satu orang yang melakukannya ini ada tiga orang.” Kata ahli Forensik pada Carlos


Serasa tidak percaya dengan apa yang Carlos dengar, Carlos menahan emosinya dia berusaha mengendalikan emosinya. “ Bagaimana anda tahu kalau itu tiga orang?” Tanya Carlos


“ Dari cairan yang kami temukan di jasad korban, itu tiga cairan yang berbeda. Jadi kami pastikan ada tiga orang yang melakukan pelecehan seksual terhadap adik anda.” Jelas ahli Forensik.


Darah Carlos terasa naik sampai ubun ubun kepala, wajahnya terasa panas. Carlos menutup mulutnya denga kedua tangannya, dia berdiri, “ aku tidak percaya semua ini terjadi pada adiku, ******* kalian.” Kata Carlos dalam hati. Rasa sakit marah dendam, benci semua menyatu.


“ Opsir Swan lebih baik anda menemukan pembunuh adiku secepatnya.” Kata Carlos pada opsir Swan.


dalam hatinya,


“ Karena apabila aku yang menemukan mereka, aku akan berubah menjadi manusia yang paling kejam. manusia yang tidak punya belas kasih, aku akan melakukan melebihi apa yang mereka perbuat terhadap adiku.” Kata Carlos dalam hati


“ kami akan bekerja secepatnya Carlos” Kata opsir Swan


“ Terima kasih Opsir, aku pulang dulu.” Pamit Carlos.


Mereka bersalaman dan Carlos meninggalkan kantor Police. Carlos menuju ke parkiran dan masuk kedalam mobil.


“ Kita pulang Marco.” Kata Carlos pada Marco


“ Baik tuan.”


“ Marco apa sudah ada kabar dari yang lainnya?” Tanya Carlos

__ADS_1


“ Belum Tuan, tapi semua sudah di sebar Tuan. Tuan jangan khawatir, mereka pasti menemukannya. Orang orang kita sudah terlatih Tuan.” Jawab Marco


“ Ya baiklah.” Carlos menelepon mike, dan terdengar suara Mike


“ Hei Carlos, sudah ada kabar?” Tanya Mike


“ Belum Mike, kamu lagi dimana?” Tanya carlos


“ Aku baru sampai di kantor.” Jawab Mike pada Carlos dari seberang telepon.


“ Aku akan kekantor mu Mike, ada yang ingin kubicarakan.”


“ Baik carlos, aku tunggu kamu di kantor.”


Carlos menutup telepon dan meminta Marco untuk mengantarnya pergi ke kantor Mike.


Sampai di kantor, Carlos langsung menuju keruangannya Mike, Carlos membuka pintu dan Mike menyambutnya


“ Hi mike.” Sapa Carlos sambil memeluk Mike.


“ Bagaimana Carlos, apa yang ingin kamu bicarakan?” Tanya Mike pada Carlos sambil mereka berdua duduk di sofa


“ Begini Mike aku barusan dari kantor Police, dan mereka memberitahukan tentang hasil pemeriksaan mereka.”


“ Apa hasilnya Carlos?" Tanya Mike lagi.


Carlos mulai menceritakan pada Mike hasil dari pemeriksaan tim Forensik dari A-Z. Carlos melihat wajah Mike berubah, tarikan nafasnya seperti ingin menerkam. Mike mengepalkan tangannya, dan memukul meja. “ *******, mereka memperlakukan adikku seperti itu.” Kata Mike penuh dengan amarah


“ Mike bagaimana dengan anak buahmu apa mereka sudah mendapat informasi?”


“ Belum Carlos, kita harus bekerja sama Carlos, kita harus menemukan mereka. Kalau polisi yang menemukan mereka, kita tidak bisa berbuat apa apa lagi. Makanya kamu jangan bermain sendiri, kita gabungkan kekuatan kita.” Kata Mike pada Carlos.


Carlos berpikir pikir. “ Apa yang dikatakan Mike ada benarnya juga.” Kata Carlos dalam hati.


“ Baik mike kita kumpulkan semua anak buah kita nanti malam lalu kita buat rencana.” Kata Carlos lagi pada Mike


“ Tapi Mike, tolong jangan sampai orang tuaku tahu.”


“ Kamu jangan khawatir Carlos.” Kata Mike pada Carlos.


“ Thanks Mike, kalau begitu aku pergi dulu.”


“ Baik Carlos, hati hati.” Kata Mike dan Carlos menganggukan kepala, kemudian dia meninggalkan mike. Carlos mengajak Marco untuk pulang ke rumah, sampai di rumah Carlos langsung masuk kamar dan berbaring.


Sementara Rick dan rekan rekannya masih mengawasi orang yang bersama Dario pada saat kejadian malam itu. Sang informan melihat orang itu, dan memberitahukan rick. “ Rick itu orangnya.” Kata sang informan pada Rick


Rick menyalakan mobilnya dan menjalakan mobil pelan pelan sampai dekat dengan target. Albert dan Garry langsung turun dari mobil dan mengapit si target dan menodongkan senjata ke pinggang target. “ Ikut kami naik ke mobil, jangan coba coba lari. Target mengikuti perintah Albert dan Garry, dan langsung naik ke mobil. Rick langsung menjalankan mobilnya.


“ Albert telepon tuan Carlos sekarang.” Kata Rick pada Albert


“ Baik Rick.” Jawab Albert sambil mengeluarkan handphone dari saku celananya.


“ Garry jangan lengah, tetap jaga target.” Kata Rick pada Garry


Dan Albert menelepon Carlos.


Sementara di rumah Carlos lagi duduk depan teras kamar tiba tiba handphonenya berbunyi Carlos masuk kedalam dan melihat siapa yang menelpon. “ Hmm dari Albert.” gumamnya dalam hati, Carlos langsung menjawab telepon dari Albert


“ Ada apa Albert?” Tanya Carlos


“ Tuan kami sudah menemukan orang itu dan sekarang bersama kami, selanjutnya bagaiman tuan?” Tanya Albert dari seberang telepo


“ Bawah ketempat Mike.” Kata Carlos


“ Baik Tuan.”

__ADS_1


Carlos menutup telepon dan langsung menelepon Mike, dan Mike menjawab telepon Carlos terdengar suara Mike.


“ Sudah ada berita Carlos?”


“ Anak buahku menemukan orang yang bersama Dario pada malam kejadian itu, aku sudah perintahkan anak buahku untuk membawanya ketempatmu. Aku akan menyusul kesana.” Kata Carlos pada Mike


“ Baik Carlos, aku akan segera kesana juga.” Kata mike dari seberang telepon.


Carlos menutup telepon dan memanggil Marco untuk ikut bersamanya. Marco mengeluarkan mobil dan merekapun pergi.


Sementara di mobil Rick. “ Bagaimana Albert apa perintah dari tuan Carlos?" Tanya Rick pada Albert


“ Tuan carlos menyuruh membawa orang ini ketempat Mike, sekarang kita menuju kesana, mereka sudah menunggu kita.


“ Baik kalau begitu.” Kata Rick sambil melajukan kendaraannya menuju ketempat Mike.


Sampai di tempat Mike, Carlos dan Mike sudah menunggu mereka.


Carlos berdiri dan menemui Rick.


“ Mana orang itu.” Tanya Carlos pada Rick dan Rick menyuruh Garry dan Albert untuk membawa orang itu masuk, mereka membuka tutup matanya dan Mike mendekat dan mulai bertanya.


“ Siapa namamu?” Tanya Mike pelan.


Orang itu masih kebingungan dan merasa takut, dan Mike bertanya lagi. “Siapa namamu?”


“ Aku Willy Tuan."


“ Kamu mengenal Dario?" Tanya Mike


“ Iya aku mengenalnya Tuan.” Kata Willy pada Mike


“ Terakhir kapan kamu bersama dengan Dario?”


“ Empat hari yang lalu Tuan, saat itu kami berjalan ke club dan kami duduk di dalam club terus ada yang mendekati Dario dan berbisik kepada Dario. Lalu tidak lama kemudian Dario berjalan menuju ruang belakang club Tuan, dan setelah itu Dario tidak kembali ke meja kami. Kamipun mencari Dario malam itu, tapi kami tidak menemukan Dario dan akhirnya kami mendengar kabar itu siang hari Tuan.” Jawab Willy sambil menunduk.


Mike membuka ikatan di tangan Willy.


Carlos memperhatikan Willy, Dan perasaannya, dia berkata jujur. Mike terus bertanya pada Willy.


“ Kamu masih ingat ciri ciri orang tersebut?” Tanya Mike lagi.


“ Masih ingat tuan.”


“ Kamu bisa mengantar kami ke club itu?” Tanya Mike


“ Bisa tuan, tapi tolong lindungi aku Tuan.” Kata Willy pada Mike


“ Kamu jangan khawatir, kami semua akan melindungimu. Kamu cukup dari jauh menunjuk orang itu. ok.” Kata Mike sambil menepuk pelan pipi Willy.


“ Baik Tuan.” Jawab Willy


“ Bagus, anak yang baik.”


Carlos menghampiri Mike dan berbincang bincang dengan Mike. “ Nanti malam kita pergi ke club itu, aku sudah tidak sabar Mike.” Kata Carlos pada Mike


“ Carlos tenangkan dirimu, aku tidak mau kamu bertindak ceroboh dan merugikan dirimu.”


“ Baik mike.”


“ Semoga saja orang itu ada di club, aku tidak sabar lagi.” Kata Carlos dalam hati.


Selamat Membaca


Jangan lupa di like ya..biar tambah semangat..

__ADS_1


💖💖💖💖


Terima kasih


__ADS_2