
Joe mengajak Cella untuk menemaninya pergi ke rumah sakit, dia tidak ingin Cella sendiri di apartemennya.
“Sayang, ikut aku kerumah sakit ya.” Pinta Joe sambil memeluk Cella dari belakang.
“Aku disini saja Joe.” Kata Cella sambil memegang tangan Joe yang melingkar di perutnya.
“Ayolah sayang, aku tidak mau kamu sendiri di apartemen ini.” Kata Joe lagi sambil mencium leher Cella.
“Hemm… baiklah, aku ganti pakaianku dulu.” Kata Cella kemudian dia melepaskan pelukan Joe dan mengganti pakaiannya.
Joe memperhatikan Cella yang sedang melepaskan pakaiannya
“Hmm.. tubuhnya sangat indah.” Kata Joe dalam hati kemudian dia berdiri dan memeluk tubuh Cella yang hanya menggunakan bra dan cd lalu Joe mengecup punggung Cella.
“Joe sudah, nanti kamu tidak bisa tahan.” Kata Cella sambil melepaskan pelukan Joe kemudian dia memakai t’shirt dan rok jeansnya.
Joe tersenyum melihat Cella
“Sayang bagaimana kalau kita menikah saja?” Kata Joe sambil melingkarkan tangannya di pinggang Cella.
Cella mengatur kemeja Joe lalu dia tersenyum
“Selesai aku kuliah, kita menikah.” Kata Cella
“Sayang kamu selesai kuliah tahun depan, itu terasa lama bagiku.” Kata Joe lagi
“Jadi?”
“Bagaimana kalau tahun ini kita menikah, kamu bisa lanjutkan kuliah kamu.”
“Bagaimana kalau aku hamil?” Tanya Cella sambil melingkarkan tangannya di punggung Joe.
“Kamu tidak akan hamil, nanti selesai kamu kuliah kita program untuk memiliki anak.” Kata Joe sambil mengatur rambut Cella ke belakang telinga. “Aku ingin segera memilikimu untuk selamanya.”
“Baiklah Joe, tapi aku ingin kamu pindah di Kota Torrance.”
“Iya aku janji, aku akan pindah di Kota Torrance.” Kata Joe kemudian dia mengecup bibir Cella
“Baiklah, tahun ini kita berdua menikah.” Kata Cella Lalu Joe memeluk Cella dengan erat.
“sayang terima kasih, aku sangat bahagia.” Kata Joe dengan wajah yang berbinar
“Kita akan ke rumah sakit atau tidak?”
“Kerumah sakit sayang.” Kata Joe sambil meremas hidung Cella. “Ayo kita pergi.” Ajak Joe kemudian dia dan Cella keluar dari apartemen dan pergi ke basement. Joe dan Cella masuk ke dalam mobil kemudian Joe menjalankan mobilnya menuju ke rumah sakit tempat dia bekerja.
Torrance
Kairos mengajak Carrisa dan Laura pergi ke mall, Kairos ingin membawa Carissa bermain di arena bermain. Terdengar suara Carissa memanggil Kairos.
“Kairos.. kairos, apakah kamu sudah selesai.” Tanya Carissa sambil membuka pintu kamar Carissa
__ADS_1
Kairos melihat Carissa lalu dia tersenyum
“Kamu sudah selesai sayang?” Tanya Kairos sambil menggendong Carissa dan mencium kedua pipi Carissa
“Iya Kairos, aku sudah selesai. Ayo kita pergi.” Kata Carissa
“Baiklah sayang, kamu pergi ke kamar Laura dan lihat apakah Laura sudah selesai atau belum.” Kata Kairos sambil menurunkan Carissa
“Baik Kairos, aku akan pergi ke kamar Laura.” Kata Carissa kemudian dia keluar dari kamar Kairos dan pergi ke kamar Laura. Carissa mengetuk pintu kamar Laura. “Laura… Laura, apakah kamu sudah selesai?”
Laura membuka pintu kemudian dia tersenyum kepada Carrisa
“Hemm… kamu sudah cantik Carissa.” Kata Laura sambil mencubit pipi Carissa
Carissa tersenyum
“Benarkah Laura?”
‘Iya Carissa kamu terlihat sangat cantik.” Kata Laura sambil memegang tangan Carrisa.
“Kamu juga sudah terlihat cantik Laura.” Kata Carissa sambil tersenyum
“Terima kasih Carissa, oh ya apakah kakak kamu yang galak itu sudah selesai?”
“Iya Laura, Kairos sudag selesai. Ayo kita pergi sekarang.” Ajak Carissa
“Baiklah, ayo kita temui kakak kamu yang galak itu.” Kata Laura kemudian dia dan Carissa meninggalkan kamarnya dan menemui Kairos.
“Ayo kita pergi.” Kata Kairos kepada Carissa dan Laura kemudia mereka masuk kedalam mobil.
Kairos langsung menjalankan mobilnya menuju ke mall.
“Kairos nanti belikan aku boneka ya.” Pinta Carissa kepada Kairos
Kairos melihat Carissa dari kaca spion lalu dia tersenyum
“Iya sayang, aku akan membelikan kamu boneka.” Kata Kairos
Akhirnya mereka sampai di mall, mereka turun dari mobil lalu masuk kedalam mall. Kairos langsung mengajak Carissa pergi ke Arena bermain. Dia membeli karcis untuk Laura dan Carissa kemudian dia memberikannya kepada Laura.
“Kamu temani Carissa bermain ya.” Kata Kiaros kepada Laura lalu Laura menganggukan kepala
“Iya boss, boss tidak ikut bermain?” Kata Laura sambil menahan tawa.
“Aku bukan anak kecil Laura.” Kata Kairos kemudian dia pergi duduk.
Laura dan Carrisa masuk ke dalam arena bermain lalu bermain. Kairos memperhatikan Laura dan Carissa, dia tersenyum sendiri melihat mereka bermain.
Selesai bermain Kairos mengajak mereka berdua pergi ke toko baju. Kairos pergi ke tempat pakaian perempuan lalu dia menarik tangan Laura.
"Pilih pakaian yang kamu mau." Kata Kairos kepada Laura.
__ADS_1
Laura menatap Kairos.
"Untuk apa boss?" Tanya Laura dengan heran
"Tentu saja untuk kamu pakai. Sudah pilih saja." Kata Kairos lagi.
"Ah.. Tidak usah boss. Aku masih banyak pakaian." Kata Laura lagi.
"Sudah ambil saja." Kata Kairos kemudian dia mengambil beberapa potong pakaian, Kairos mengambil pakaian sedikit seksi kemudian di membayarnya di kasir.
Carissa juga memilihkan pakaian untuk Laura kemudian dia berikan kepada Kairos
"Kairos aku ingin berikan pakaian ini untuk Laura." Kata Carissa sambil memberikan pakaian yang dia pilih untuk Laura
Kairos tersenyum lalu mengambil pakaian itu dari tangan Carissa kemudian dia membayarnya.
Akhirnya mereka kembali kerumah. Carissa langsung berlari masuk ke dalam kamarnya.
Laura dia juga langsung pergi ke kamarnya. Kairos mengikuit Laura dari belakang. Sampai depan kamar Laura, Kairos menahan tangan Laura.
"Aku ingin kamu memakai pakaian yang aku beli." Kata Kairos kepada Laura
"Tapi boss...
"Sudah jangan membantah, kamu harus memakainya setiap hari." Sela Kairos kemudian dia mengecup kening Laura.Kairos meninggalkan Laura yang masih terbengong bengong karena Kairos mencium keningnya.
Dia menggeleng gelengkan kepala kemudian dia masuk ke dalam kamarnya. Laura membuka belanjaan kemudian dia mengeluarkan semua pakaian yang Kairos belikan untuknya.
"Kenapa dia membelikan pakaian seperti ini? Pakaian ini terlalu seksi." Lata Laura dalam hati.
Laura duduk di sisi tempat tidur lalu dia terbayang saat Kairos mengecup keningnya lalu dia tersenyum sendiri.
Tiba tiba pintu di buka, Laura terkejut dia melihat Kairos di depan pintu. Laura langsung berdiri.
"Ada apa boss?" Tanya Laura
Kairos masuk dan menghampiri Laura
"Apakah kamu suka pakaian yang aku beli? Tanya Kairos sambil berdiri di depan Laura
"Oh.. Iya. Aku suka." Kata Laura sambil melangkah mundur.
"Bagus kalau begitu. Oh ya aku ingin kamu memakai gaun itu, aku ingin mengajakmu makan malam diluar." Kata Kairos sambil menatap mata Laura
"Tapi..
"Tidak ada kata tapi. Sebentar malam kamu harus memakai gaun itu." Kata Kairos kemudian dia meninggalkan kamar Laura
Laura kembali duduk di sisi tempat tidur kemudian dia memegang gaun yang di belikan Kairos.
"Gaun ini terlalu seksi, tapi bagaimana?" Kata Laura dalam hati.
__ADS_1