
Terlihat Elena keluar dari kampusnya, dia berjalan ke mobilnya tiba tiba seseorang membekab mulut Elena lalu memasukan Elena ke dalam mobil. Mereka membius Elena dan akhirmya Elena tidak sadarkan diri. Mereka membawa Elena ke suatu tempat.
Mereka tiba dan mengangkat Elena lalu membawa dia masuk ke dalam rumah. Mereke membaringkan Elena di atas tempat tidur.
Clinton tersenyum melihat Elena yang sudah tidak sadarkan diri. Die menghampiri Elena lalu membelai wajah Elena.
“Akhirnya kamu menjadi milikku Elena.” Kata Clinton sambil mengecup bibir Elena
Dia melepaskan semua pakaian Elena tidak ada sehelai benangpun yang membalut tubuh Elena, dia benar beanr di buat telanjang oleh Clinton. Kemudian Clinton mengikat kedua tangan Elena di kedua sudut tempat tidur.
Clinton mengambil kursi lalu dia duduk dan memandang keindahan tubuh Elena. Clinton melepaskan pakaiannya, dia menunggu sampai Elena siuman lalu dia akan bercinta dengan Elena.
Tubuh Elena mulai bergerak, dia mencoba membuka matanya tapi pandangannya masih buram. Samar samar ia melihat Clinton yang lagi telanjang dan sedang memandang dirinya. Elena masih merasa lemah, dia menutup matanya kembali.
Clinton berdiri lalu duduk di sisi tempat tidur kemudian dia membelai wajah Elena, tangannya turun dan membelai tubuh Elena. Elena menggerakkan badannya kemudian dia membuka matanya kembali, dia mulai jelas melihat. Dia terkejut saat melihat tubuhnya dalam keadaan telanjang, dia juga Clinton dalam keadaan telanjang.
“Clinton apa yang kamu lakukan?” Tanya Elena sambil menatap Clinton dengan wajah marah
Clinton tertawa lalu dia membelai wajah Elena tapi Elena memalingkan wajahnya
“Sayang, aku belum meyentuhmu. Aku ingin menyentuhmu saat kamu sudah siuman.” Kata Clinton sambil meremas dada Elena.
Elena meronta tapi dia tidak bisa berbuat apa apa karena kedua tangannya di ikat.
“Clinton lepaskan aku.” Pinta Elena
Clinton kembali tertawa
“Aku sengaja mengikatmu agar aku bisa melakukan hal yang lebih padamu. Hari ini kamu harus melayaniku Elena.” Kata Clinton sambil membelai paha Elena yang putih mulus. “Sayang aku ingin menikmati ke indahan tubuhmu.” Kata Clinton kemudian dia mencium dada Elena dan Elena meronta
“Clinton please jangan lakukan itu.” Pinta Elena tapi Clinton tidak berhenti. Dia tetap mencium dada Elena sambil tangannya masuk di antara paha Elena
Clinton membuka paha Elena lalu dia memainkan milik Elena dengan jarinya.
“Elena aku akan memberikan kepuasan kepadamu, aku akan memberikan kenikmatan yang luar biasa.” Kata Clinton sambil memasukkan jari tengahnya ke dalam milik Elena. Elena meronta dia tidak ingin Clinton melakukannya tapi dia tidak berdaya. Akhirnya Elena hanya bisa pasrah.
Dia hanya memejamkan matanya dia mencoba untuk tidak terhanyut dengan apa yang di lakukan Clinton padanya. Clinton tida menyerah, dia membenamkan wajahnya di antara paha Elena dan memainkan lidahnya disana sambil jari tengahnya tetap dia mainkan di dalam milik Elena.
Badan Elena mulai menggeliat, dia meremas tali yang mengikat di kedua tangannya saat dia merasakan permainan lidah Clinton di miliknya.
__ADS_1
Clinton berhenti kemudian dia menatap Elena
“Apakah kamu mulai meraskan kenikmatan itu.” Tanya Clinton sambil memainkan jari tengahnya di milik Elena.
Elena hanya menatapnya dengan tatapan dingin
Clinton memegang miliknya dan mengarahkan ke wajah Elena
“Bagaimana kalau kamu membuat milikku lebih keras lagi.” Kata Clinton sambil menempelkan miliknya di wajah Elena tapi Elena hanya menghindar. “Ayolah sayang.” Kata Clinton lagi sambil menempelkan miliknya di bibid Elena. “Ayo buka mulutmu Elena.”
Elena tetap menutup mulutnya dia tidak ingin melakukan permintaan Clinton. Lalu Clinton tertawa.
“Baiklah kalau kamu tidak mau.” Kata Clinton kemudia dia turun dari atas tubuh Elena.
Clinton membuka paha Elena dan melihat milik Elena sudah basah, lalu dua tersenyum
“Elena, ternyata milikmu sudah basah.” Kata Clinton kemudian dia memasukna jari tengahnya lagi lalu memainkanya dengan cepat.
Tangan Elena meremas tali dan tiba tiba tubuhnya tersentak, dia meraskan kenikmatan itu. Clinton tertawa lalu dia membelai wajah Elena
“Elena aku akan membuatmu tidak berdaya di atas ranjang, aku akan membuatmu merasakan kenikmatan itu berulang kali.
Sementara di kantor,
Kairos mengambil handphone yang ada di atas meja, dia mencari nomor Elena lalu menghubunginya. Tapi telepon Elena tidak aktif. Kairos mecoa kembali tapi tetap sama.
“Kenapa telepon Elena tidak aktif?” Tanya Kairos dalam hati. “Mungkin dia masih di dalam ruangan makanya handphonenya tidak aktif. Kairos melihat jam sudah menunjukan pukul 12:00. “Sebentar lagi makan siang, aku akan mengajak Elena untuk makan siang bersamaku.”
Kairos berdiri lalu dia keluar dari ruangannya kemudiaan di pergi ke parkiran lalu masuk ke dalam mobil. Carlos menjalankan mobilnya menuju ke rumah. Tiba di rumah Kairos langsung masuk ke dalam menuju ke kamarnya. Dia masuk lalu melepaskan kemejanya. Dia mengambil handphonenya lalu dia mencoba kembali menghubungi Elena. Tapi tetap sama. Handphone Elena tidak aktif. Kairos meletakkan handphonenya di atas meja lalu dia berbaring di tempat tidur.
Sementara itu terlihat Clinton sedang melakukan hubungan itu dengan Elena. Clinton membuka paha Elena lalu dia memasukkan miliknya ke dalam milik Elena. Clinton menekan pinggangnya lalu Elena memejamkan matanya. Clinton menekan sampai miliknya benar benar masuk semua. Dia menyanggah kedua tangannya di atas tempat tidur lalu dia menggerakkan pinggangnya secara perlahan.
Clinton menatap Elena sambil tersenyum,
“Aku tahu kamu menikmatinya Elena.” Bisik Clinton di kuping Elena.
Elena hanya diam dan memejamkan matanya. Dia merasakn milik Clinton bermain di dalam miliknya. Dia mulai merasakan kenikmatan itu tapi dia tidak mau menunjukan kepada Clinton.
Clinton memacu gerakannya dengan cepat. Elena ingin merintih tapi dia menahannya, dia hanya meremas tali yang mengikat kedua tanganya. Clinton menggerakan pinggangnya dengan cepat dan tiba tiba tubuh Elena tersentak. Dia memegang tali dengan kuat. Clinton tidak berhenti, dia menggerakkan pinggangnya dengan pelan, dia ingin membuat Elena tidak berdaya.
__ADS_1
“Ahh.. Elena milikmu semakin basah. Aku suka.” Kata Clinton sambil menggerak gerakan pinggangnya dengan pelan.
Elena hanya memejamkan matanya. Dia memikirkan Kairos.
“Bagaimana kalau Kairos tahu, apakah dia masih mau menerimaku?” Tanya Elena dalam hati. “Kairos maafkan aku.” Kata Elena lagi.
Clinton kembali memacu gerakannya dan tiba tiba Elena merintih kenikmatan.
“Ahhh.. Clinton.” Rintih Elena
Mendengar rintihan Elena, Clinton lebih memacu lagu gerakannya lalu dia memeluk Elena dengan erat. terdengar erangan kenimatan dari bibir mereka berdua.
Clinton melepaskan ikatan di tangan Elena lalu dia memeluk Elena. Elena hanya pasrah saat Clinton memeluknya, dia hanya diam dan memikirkan Kairos.
“Kairos pasti akan membenciku.” Kata Elena dalam hati. Lalu dia merasakan tangan Clinton meremas dadanya.
“Clinton please cukup.” Pinta Elena kepada Clinton.
“Tenang sayang, aku tidak akan menyentuhmu. Aku ingin kamu beristirahat karena hari ini aku ingin kamu memuaskanku.” Kata Clinton sambil mencium bibir Elena.
“Clinton please, aku ingin pulang.”
Clinton tertawa
“Elena kamu tidak akan kemana mana, kamu akan tinggal bersamaku untuk selamanya.” Kata Clinton sambil membelai wajah Elena
“Clinton tapi aku tidak mencintaimu.” Kata Elena sambil memohon kepada Clinton.
“Aku tidak butuh cinta darimu, aku hanya butuh tubuhmu.” Kata Clinton sambil menatap marah kepada Elena. “Kamu tidak akan kemana mana Elena, aku akan mengurungmu disini.” Kata Clinton lalu dia memakai pakaiannya kemudian dia meninggalkan Elena.
Elena berdiri lalu dia masuk ke dalam kamar mandi lalu dia membersihkan tubuhnya. Selesai membersihkan tubuhnya dia memakai pakaiannya lalu dia mencari handphonenya tapi dia tidak menemukannya.
“Pstti Clinton yang menyimpannya.” Kata Elena dalam hati
Dia duduk di sisi tempat tidur
Selamat membaca
Jangan lupa like dan komenta ya
__ADS_1
Terima kasih