
Akhirnya Carlos tiba di Indonesia, dia keluar dari Airport dan memanggil taxi. Taxi berhenti di depannya dan Carlos membuka pintu dan masuk kedalam taxi. Dia memberikan alamatnya pada sopir dan sopirnyapun mengerti. Carlos melihat jam di tangannya puku 14:15. “ Jam begini Jessica masih di sekolah, dia pasti terkejut melihatku.” Kata Carlos dalam hati.
Tidak lama kemudian Carlos sampai, dia turun dan membayar taxi kemudian dia langsung masuk kedalam. Sampai di apartemen Carlos membuka pintu pelan pelan dan menutupnya kembali. “ Sepertinya Jessica belum pulang.” Kata Carlos dalam hati. Carlos naik ke atas menuju kamar Jessica, dan kamarnya kosong.
Carlos mengambil tasnya dan mengeluarkan kedua buku yang dia beli juga kalung dan gelang yang di beli Liliana dan Federico. Carlos meletakkan semuanya di atas tempat tidur.
Sementara di sekolah Jessica masih bermain basket dengan Andrew dan teman temannya.
“ Andrew aku capek, istirahat dulu ya.” Kata Jessica pada Andrew.
Jessica belum ingin pulang karena dia lagi males di apartamen karena dia hanya sendiri. Jadi dia menghabiskan waktu dengan teman temannya di sekolah.
Andrew mendekati Jessica. “Jess kamu belum mau pulang?” Tanya Andrew.
“ Jam berapa sekarang?” Tanya Jessica pada Andrew.
“ Itu di tangan kamu ada jam, pakai nanya segala.” Kata Andrew sambil tersenyum.
Jessica melihat ke tangannya dan tertawa.
“ Oh iya, aku lupa ndrew.” Jessica melihat jam sudah hampir pukul 15:00. “ Kamu sudah mau pulang drew?”
“ Iya Jess soalnya nanti aku mau pergi sama teman.” Jawab andrew pada Jessica.
“ Ya sudah kalau begitu.”
“ Terus kamu belum mau pulang?” Tanya Andrew lagi
“ Pulanglah, ya uda ayo.”
Jessica mengajak Andrew pulang, mereka berjalan ke parkiran motor. Andrew mengambil motornya dan menghampiri Jessica. Jessica naik ke atas motor dan merekapun pergi. Dan akhirnya mereka sampai di apartemen. Jessica turun dari motor dan memberikan helm kepada andrew.
“ Thanks ya Ndrew.” Ucap Jessica pada Andrew.
“ Iya, aku pulang ya.”
“ Ok…Hati hati ya.”
Andrew pergi dan Jessica langsung masuk ke apartemen, dia membuka pintu dan masuk ke dalam dan langsung menuju ke dapur. Jessica membuka kulkas dan mengambil air minum. Jessica minum dan meletakannya kembali ke dalam kulkas.
Sementara di kamar Carlos mendengar Jessica sudah pulang, dia berdiam diri dalam kamar. Carlos ingin membuat kejutan. Carlos mendengar langkah kaki Jessica. “ Mudah mudahan dia tidak masuk ke kamarku.” Kata Carlos dalam hati. Carlos mendengar pintu kamar Jessica di buka. Dan carlos masih diam di dalam kamar dan berbaring di tempat tidur.
Sementara itu Jessica membuka pintu kamarnya dan meletakkan tas di lantai. Dia mengambil handuk dan pergi ke kamar mandi, tapi langkahnya terhenti saat dia melihat ke tempat tidur. “ Itu buku siapa dan kotak itu apa ya?” Tanya Jessica dalam hati. “ Perasaan tadi sebelum aku pergi sekolag aku rapiin tempat tidur gak ada itu. Apa Carlos yang meletakkan itu semua? tapi kan Carlos nanti kembali bulan depan.
“Atau ada orang yang menyusup ke apartemen, tapi itu juga tidak mungkin kan yang tau kode pengaman Cuma aku dan carlos.”
Jessica berjalan ke tempat tidur dan membuka kedua kotak itu. “ Ini kalung dan ini gelang. Siapa yang menaruhnya disini?” Jessica keluar kamar dan membuka kamar Carlos dan dia terkejut melihat Carlos lagi berbaring di tempat tidur dan menatapnya sambil tersenyum. Jessica langsung berteriak.
“ Carlosss.... Kamu jahaattt. dia berlari naik ke tempat tidur dan memeluk Carlos, Jessica memeluknya begitu erat dan Carlospun memeluk Jessica mereka bergulingan di tempat tidur. Carlos memeluk Jessica sangat erat. “ Aku sangat rindu padamu Carlos,” Jessica memeluknya lagi dengan erat. Carlos menindih Jessica, dan Jessica memegang wajah Carlos.
“ Kamu bohong padaku.” Kata Jessica pada Carlos.
Carlos tertawa dan memeluk Jessica lagi dengan erat.
“ Aku sangat rindu padamu.” Kata Carlos pada Jessica. Tangannya memeluk erat tubuh Jessica. dan Jessicapun memeluknya dengan erat. Jessica duduk di atas perut Carlos dan bermanja pada Carlos
“ Kenapa kamu bohong pada ku, kata kamu bulan depan..icchh..” Kata Jessica pada Carlos sambil memukul dada Carlos dengan pelan.
“ Aku ingin membuat kejutan padamu.” Kata Carlos sambil mengambil posisi duduk dan melingkarkan tangannya di pinggang Jessica dan Jessica duduk di atas paha Carlos. “ Kamu benar rindu padaku?” Tanya Carlos sambil membelai wajah Jessica.
__ADS_1
“ Iya Carlos aku rindu sekali padamu.” Kata Jessica sambil memeluk Carlos lagi.
“ Aku juga rindu padamu, sangat rindu. Oh ya, kamu tidak menciumku?” Goda Carlos pada Jessica.
Jessica memegang wajah Carlos dan mencium kedua pipi Carlos. Carlospun mencium kedua pipi Jessica dan mencium bibir Jessica. Tanpa sadar Jessica membalas ciuman Carlos. Carlos memasukan lidahnya ke dalam mulut Jessica dan Jessica membalasnya. Jessica membalas ciuman Carlos dengan lembut, dia menggigit bibirnya dengan lembut. Jessica berhenti dan menatap mata Carlos, mereka saling bertatap mata.
Carlos membaringkan tubuh Jessica di ranjang, Carlos berada di atas tubuh Jessica dan Carlos kembali mencium bibir Jessica. Mereka saling berciuman, saling memainkan lidah dan Jessica merasakan Junior Carlos sudah keras. Dia membalas ciuman Carlos dan dia memainkan lidahnya di dalam mulut Carlos dan terdengar Jessica mendesah, desahannya membuat Carlos menyentuh tubuh Jessica. Tangannya mulai memegang dada Jessica dan Jessica memegang lembut rambut Carlos. Carlos terus mencium bibir Jessica dan dia menggerak gerakan pinggangnya. Jessica merasakan junior Carlos semakin keras. Carlos mencium leher Jessica dan tangannya masuk kedalam kaos Jessica, dia memegang dan meremas dada Jessica. Dan Jessica tersadar dan langsung mendorong Carlos.
Jessica langsung duduk dan menatap Carlos. “ Kenapa Jess?” Tanya Carlos sambil membelai rambut Jessica. Dan Jessica hanya menggeleng kepala kemudian dia turun dari tempat tidur dan masuk ke kamarnya. Jessica mengambil handuk dan pergi ke kamar mandi.
Jessica POV
Aku menyalakan shower aku membiarkan air membasahi tubuhku. “ Apa yang barusan terjadi, kami berciuman dan aku membalas ciuman carlos.” Aku memegang bibirku. “ Siapa yang memulai? kenapa ciuman itu membuat jantungku berdebar dan ada rasa yang membuat darahku seperti menyebar begitu cepat keseluruh organ tubuhku, rasa apa ini? aku menyabuni badanku sambil memikirkan apa yang barusan terjadi.
Selesai mandi aku keluar dan menuju ke kamarku tapi aku berpapasan dengan Carlos. Dia memegang tanganku, dan memeluk ku.
“ Maaf Jessi atas kejadian tadi.” Kata Carlos padaku. Dan aku menganggukan kepala. “ Kamu tidak marah?” Tanya Carlos padaku.
Aku menggelengkan kepala, dia menatapku dan tersenyum. Aku masuk ke kamar dan dia mengikutiku dari belakang dan dia duduk di tempat tidur.
“ Jessi ini hadiah dari orang tuaku untukmu.” Kata Carlos padaku.
“ Terima kasih Carlos dan sampaikan terima kasihku pada mereka, orang tuamu baik."
Carlos berdiri dan mendekatiku, dia mengatur rambutku ke samping dan memakaikan kalung itu di leherku dan dia membalikkan badanku menghadap cermin. Dan dia berdiri di belakangku.
“ Jess, kamu terlihat cantik dengan kalung ini.” Bisik Carlos di di kupingku.
“ Terima kasih Carlos.”
“ Kamu suka Jessi?” Tanya Carlos lagi.
“ Iya aku suka.” Aku menjawab sambil menganggukan kepala. “ Kalung nya bagus.”
“ Oh iya ada juga gelang.” Kata Carlos padaku sambil mengambil kotak gelang di tempat tidur dan mengeluarkannya dari kotak. Carlos mengambil tanganku dan memakaikan gelang itu ke tanganku. “ Cocok sekali dengan kulitmu Jess.” Kata Carlos padaku. Aku menatap Carlos.
“ Carlos orang tuamu baik sekali, terima kasih.”
Aku benar benar di manja oleh Carlos, aku tidak tahu dengan apa akan kubalas kebaikannya.
“ Jess aku mau istirahat, kamu juga istirahat ya.” Kata Carlos sambil memelukku dan mencium keningku.
“ Baik Carlos, terima kasih ya.” Carlos meninggalkan kamarku dan kembali kekamarnya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Sementara itu Carlos masuk ke kamar dan merebahkan dirinya di kasur. Dia masih terbayang ciuman Jessica. Carlos terbayang bibirn Jessica yang lembut, dia terbayang ciuman Jessica dan gigitan jessica yang sangat lembut. desahannya itu membuat carlos tidak tahan. “ Tapi dimana dia belajar ciuman seperti itu? apa dia melihat di film?” Tanya Carlos dalam hati. Carlos tersenyum sendiri di kamar dan dia memejamkan matanya
“ Ahh… Hari ini sungguh melelahkan.” gumam Carlos dalam hati dan akhirnya Carlos tertidur.
Jessica POV
Aku berbaring di tempat tidur dan membaca buku sambil mendengarkan musik di ponselku dan akhirnya aku tertidur.
Aku terbangun dan melihat jam sudah jam enam sore. Aku bangun dan mengambil tasku, aku ingin mengerjakan tugas dari sekolah. Aku mengambil buku tulis dan buku cetak lalu aku turun ke ruang makan. Aku menarik kursi dan duduk. aku mengerjakan tugasku di meja makan. tugasnya banyak lagi. Aku mulai mencatat tugas ku di buku tulis, tidak terasa sudah jam delapan malam. Aku melanjutkan mengerjakan tugasku.
Sementara itu Carlos terbangun dia melihat diluar jendelah sudah gelap. Carlos tertidur cukup lama, dan perutnya berbunyi. Carlos bangun dan keluar dari kamar, dia menuju kamar Jessica dan membuka pintu dia melihat jessica tidak ada di kamar. Carlos keruang tv dan dia melihat Jessica juga tidak ada. “ Mungkin di lantai satu.” Gumam Carlos. Carlos turun kebawah dan dia melihat Jessica lagi di meja makan.
cCrlos ke ruang makan dan membuka kulkas ingin melihat apa yang bisa dia makan tapi hanya ada buah buahan, carlos mendekati Jessica
__ADS_1
“ Kamu sudah makan Jess?” Tanya Carlos.
“ Belum Carlos, kamu mau makan?”
“ Iya aku lapar, tapi disini tidak ada makanan.” Kata Carlos pada Jessica.
“ Pesan saja Carlos.”
“ Iya, kamu mau makan apa Jessi?”
“ Aku sebenarnya tidak lapar, kamu mau pesan apa?” Tanya Jessica.
“ Aku mau pesan pizza saja.”
“ Ya sudah pesan pizza saja nanti aku makan itu saja.” Kata Jessica.
Carlos memesan makanan lewat aplikasi, selesai memesan makanan Carlos kembali ke atas dan menyalakan Tv
Jessica
Aducch tugas kok banyak begini, aku jadi capek. Aku ke atas dan menuju kamarku dan mengambil ponsel lalu kembali turun kebawah dan duduk di ruang makan. Aku membuka ponselku dan menyetel music. “ Biar semangat mengerjakan tugas.” Tidak lama kemudian Carlos turun dan membuka pintu dan keluar. mungkin pesanannya sudah datang. Aku menundukan kepalaku di meja, aku jadi mengantuk padahal tadi aku tidur, kenapa sudah mengantuk lagi.
Carlos masuk dan membawa bungkusan, dia meletakkan bungkusan itu di atas meja. Aku merapikan bukuku dan Carlos membuka bungkusan itu.
“ Ayo makan Jess.” Kata Carlos padaku.
“ iya.” Aku mengambil pizza itu dan memakannya. carlos juga memakan pizza itu, aku hanya makan sepotong karena aku tidak lapar. Sisanya carlos yang habisin. “ Lapar pa doyan ya” Kataku dalam hati. Selesai makan pizza aku naik ke atas dan masuk ke kamar, aku membuka ponsel dan melihat lihat sosmed ku.
Carlos membuka kamarku dan masuk, dia duduk di sisi tempat tidur.
“ kamu sudah mau tidur?” Tanya Carlos padaku.
“ Iya, kenapa?”
“ Tidur di kamarku saja ya.” Pinta Carlos padaku.
“ Umm…. Aku tidur disini saja Carlos.”
“ Kenapa, kamu takut?”
“ Ehm…. Bukan begitu carlos.” Aku bingung mau beri alasan apa aku hanya memandangnya.
“ Jess aku tidak akan berbuat apa apa, aku janji.” Kata Carlos lagi.
“ Bener janji ya.”
“ Iya.. Aku janji.”
Carlos berdiri dan menarik tanganku dan masuk ke kamarnya, aku berbaring di tempat tidur dan carlos juga berbaring di sampingku. Dia memegang tanganku.
“ Jess maaf ya soal kejadian tadi.” Kata Carlos padaku.
“ Carlos lupakan, sekarang tidur aku mengantuk.”
“ Iya kita tidur, tapi aku boleh peluk kamukan?” Tanya Carlos.
“ Peluk sajakan?”
“ Iya.” Jawab Carlos.
__ADS_1
Dan aku menganggukan kepala, Carlos memelukku dari belakang. Tangannya melingkar di pinggangku dan dia berbisik. “ Good night Jessi.” dan akupun membalasnya. “ Good night Carlos, dia memelukku erat dan kami tertidur.
Jangan bosan membacanya ya.