End Of Love

End Of Love
EOL 33


__ADS_3

Hari ini libur dan jessica membersihkan apartemen dan tiba tiba handphoneya berbunyi. siapa lagi ya?” tanya Jessica dalam hati, Jessica menuju ke kamar mengambil dan handphonenya kemudian dia melihat panggilan dari coach dan Jessica langsung menjawabnya


“ Hallo coach apa kabar?” Sapa Jessica pada coach


“ Hei Jess, aku baik baik saja. Hari ini kamu sibuk?”


“ Tidak coach, ada apa?”


“ Aku ingin bicara dengan kamu juga Tini dan Fanya.” Kata coach dari seberang telepon.


“ Ok coach, dimana?”


“ Kita bertemu di cafe HR saja jam dua siang.”


“ Ok coach, sudah hubungi Fanya dan Tini?” Tanya Jessica pada coach.


“ Sudah Jess.” Jawab coach dari seberang telepon


“ Ok coach.” Jessica menutup telepon. “ Pasti ada tawaran untuk main voli nich.” Gumam Jessica dalam hati. Jessica melihat jam sudah pukul 12:30. dia mengambil handuk dan pergi mandi. selesai mandi dia langsung memakai pakaiannya dan memakai sepatu casualnya. Jessica memakai topi yang di belikan Carlos untuknya.


Jessiac membuka pintu kamar Carlos dan melihat Carlos lagi dengan laptopnya. Carlos memandang Jessica.


“ Kamu mau kemana sayang?” Tanya Carlos pada Jessica


“ Coach ingin bertemu denganku beb.” Jawab Jessica


“ Bertemu dimana sayang?” Tanya Carlos sambil berdiri dari tempat tidur dan melingkarkan tangannya di pinggang Jessica.


“ Di cafe HR dekat mall sini beb.” Jawab Jessica pada Carlos


“ Kamu sendiri?”


“ Tidak beb, aku sama Tini juga Fanya.”


“ Ohh…. Kamu masih punya uang sayang? Atau bawa saja ATM ku.”


“ Ah…. Tidak usah beb, aku masih ada uang. aku pergi ya.” Pamit Jessica pada Carlos


“ Iya, tapi kamu belum menciumku.”


Jessica tersenyum pada Carlos kemudian dia memeluk Carlos dan mencium pipi Carlos dan Carlos mencium kening Jessica kemudian dan dia mencium bibir Jessica. Jessica membalas ciuman Carlos dan mereka saling berciuman. Jessica menghentikan ciuman carlos dan melepaskan pelukannya. “ Aku pergi dulu beb.” Kata Jessica pada Carlos.


“ Hati hati ya.” Jessica tesenyum dan menganggukan kepala.


Jessica keluar dan memesan ojol, dia menunggu ojol di depan lobby. Tidak lama kemudian ojolnya datang dan Jessica langsung naik, ojol mengantar Jessica ke cafe HR dan akhirnya dia. Jessica turun dan membayar ojol kemudian dia masuk kedalam dan melihat Tini dan Fany sudah di dalam, Jessica menghampiri mereka berdua.


“ Hi… Sudah lama kalian disini?”


“ Belum jessi.” Jawab tini.


“ Iya belum lagian coachnya belum datang.” Kata Fanya


“ Ohh begitu…” Kata Jessica sambil menarik kursi dan dia duduk dekat Fanya..


“ Jess mau pesan apa?” Tanya Fanya


“ Aku pesan juice alpukat aja” Kataku Jessica pada Fanya dan Fanya memesankan juice untuk Jessica, tidak lama kemudian coach datang dan menyapa mereka. Dia duduk dekat Tini dan dia mulai berbicara


“ Begini , bos temanku lagi membutuhkan pemain, dua minggu lagi ada pertandingan pro liga. dan dia meminta aku untuk membantu mencarikan pemain, aku ingin kalian bertiga masuk dalam tim.


“ Kenapa tidak memanggil Etha lagi coach.” Tanya Fanya.


“ Kalian bertiga yang menonjol, kalau Etha dia masih kurang, aku juga sudah mendapatkan tujuh pemain jadi tambah kalian bertiga sudah genap. Kemarin aku sudah bertemu dengan Dirut dari salah satu perusahaan milik negara, dia minta pemain yang bagus dan aku menunjukan video kalian saat bertanding dengan bank M dan dia sangat tertarik, besok kita akan bertemu dengannya di kantor.


“ Bagus donk coach.” Kata Tini


Dalam hati Jessica ini kesempatan yang bagus.


“ Bayarannya tinggi loh.” Kata coach lagi


Jessica tersenyum. “ Aku tidak perduli dengan bayaran, yang terpenting kesempatan.” Kata Jessica dalam hati.


“ Besok jam berapa coach bertemu Dirut.” Tanya Fanya.


“ Nanti jam makan siang, dia mengundang kita makan siang. Kita semua akan kesana sama pemain yang lain.”


“ Coach langsung ke kantornya?” Tanya Jessica pada coach.


“ Iya langsung saja, nanti kita bertemu disana.” Kata coach lagi


“ Tapi aku tidak tahu kantornya.” Kata Jessica sambil meminum juice.


“ Jess kita bareng aja, nanti aku jemput kamu.” Kata Tini


“ Ya sudah kalau begitu., Coach berpamitan dan Fanya pun ikut berpamitan. Tinggal Jessica dan Tini.


“ Tin aku juga mau pulang.” Kata Jessica pada Tini.


“ Ya sudah kita pulang bareng, aku antar kamu sampai apartemen.”


“ Ok, thanks sebelumnya.” Tini tersenyum pada Jessica, akhirnya mereka pulang dan Tini mengantar Jessica sampai di apartemen dan Jessica turun dari mobil Tini


“ Ok Jess sampai jumpa besok.” Kata Tini pada Jessica.


“ Ok Tin... Makasi ya.. Bye


Jessica langsung masuk ke apartemen, dia membuka pintu dan langsung menuju ke atas. Dia melepaskan tasnya dan mengganti pakaian, selesai mengganti pakaian. Jessica keluar kamar dan dia membuka pintu kamar Carlos, dan Carlos lagi tidur. Jessica pelan pelan naik ketempat tidur dan berbaring di samping Carlos, dia memeluk Carlos dari belakang.


Jessica dan Carlos selalu tidur bersama dan hampir setiap malam sebelum tidur mereka berdua selalu melakukan hubungan itu.


Carlos merasakan tangan Jessica di pinggangnya, dia membalikkan badannya menghadap Jessica dan memeluk Jessica. " Kamu sudah pulang sayang?” Tanya carlos.


“ Iya beb, aku membangunkanmu?”


“ Tidak apa apa sayang, bagaimana pertemuan tadi?” Tanya Carlos lagi


“ Ada penawaran untuk bermain beb.” Kata Jessica sambil memeluk Carlos


“ Itu bagus sayang.” Carlos mencium kening Jessica, dan memegang wajah Jessica dia membelai wajah jesica dan merabah bibir Jessica kemudian dia mencium bibir Jessica, dan Jessica membalas ciuman Carlos. Mereka saling berciuman dan memainkan lidah. Carlos menggigit bibir Jessica dengan lembut. Dia naik di atas tubuh Jessica kemudian dia mencium leherku Jessica .


Dan mereka berdua melakukan hubungan itu. carlos memelukku erat Jessica dan menciumnya. Carlos masih berada di atas tubuh Jessica, kemudian dia membelai wajah Jessica. “ Aku sangat mencintaimu sayang.” Kata Carlos sambil mengecup bibir Jessica.


“ Aku juga mencintaimu beb.” Kata Jessica pada Carlos. Carlos turun dari atas tubuh Jessica dan menarik Jessica naik ke atas tubuhnya. Jessica berbaring di atas tubuh Carlos, dan carlos memeluk Jessica dengan erat.


Keesokan harinya Jessica bersiap siap untuk pergi dengan Tini. Hari ini Jessica minta ijin tidak sekolah karena meraka akan bertemu dengan Dirut. Jessica menelepon Tini. terdengar nada panggil dan tidak lama kemudian Tini menjawab telepon Jessica.


“ Hi Jess.. Kamu sudah siap?” Tanya Tini dari seberang telepon.

__ADS_1


“ Iya sudah Tin. kamu sudah mau jalan?”


“ Iya Jess aku sudah mau jalan, kamu tunggu di depan aja ya."


“ Iya aku tunggu depan gedung apartemen.” Kata Jessica pada Tini kemudian dia menutup telepon dan mengirim pesan pada Carlos kalau dia mau pergi bersama Tini. Tapi belum di baca oleh Carlos. “ Dia mungkin lagi sibuk.” Kata Jessica dalam hati.


Jessica keluar dari apartemen dan menunggu Tini. Dia melihat mobil tini mendekat, dan Tini berhenti tepat di depan Jessica. Jessica membuka pintu mobil dan masuk. Tini langsung menjalankan mobilnya. Mereka langsung menuju ke kantor yang di sebutkan oleh coach di Jakarta pusat. Akhirnya mereka tiba di kantor tersebut. Security memberhentikan mobil Tini dan Tini menjelaskan kalau mereka sudah buat janji dengan Dirut. Dan akhirnya mereka di ijinkan masuk. Tini masuk dan memarkirkan mobilnya, mereka masih diam di mobil lalu Tini menelepon coach. Tini bertanya kalau coach sudah di kantor. tapi coach juga masih dalam perjalanan. Begitu juga Fanya dia masih dalam perjalan.


Sementara di kantor Carlos sedang memeriksa laporan keuangan tiba tiba ada yang mengetuk pintu, Carlos menyuruh masuk dan ternyata Tiara.


“ Ada apa tiara?”


“ Ada yang ingin bertemu dengan tuan.” Kata Tiara pada Carlos.


“ Oh iya suruh dia masuk.” Kata Carlos pada Tiara. Dia adalah Olivia Carlos bertemu dengannya di situs date in, ini pertemuan pertama mereka berdua. Selama ini mereka hanya ngobrol via date in. Dan Olivia masuk.


“ Hi apa kabar?” Sapa Carlos sambil mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan.


“ Hi Carlos, aku baik baik saja kamu bagaimana?” Tanya Olivia sambil menyambut tangan Carlos dan bersalaman


“ Iya sama.” Jawab carlos. “ Silahkan duduk.” kata Carlos pada Olovia. Olivia duduk di sofa.


“ Cantik juga.” Gumam Carlos dalam hati. Carlos dan Olivia bercakap cakap. Carlos menanyakan kalau Olivia sudah pacar dan dia menjawab masih single, dan Carlos terseyum


“ Kalau kamu Carlos? apakah kamu juga sudah punya pacar?” Tanya Olivia.


“ Ohh… Belum juga?” Jawab Carlos sambil terseyum.


“ Masa sich cowok setampan kamu tidak punya pacar.” Kata Olivia lagi


“ Iya benar aku belum punya pacar.” Bohong Carlos pada Olivia.


“ Oh begitu. Kata Olivia sambil terseyum pada Carlos


Sementara itu Tini dan Jessica masih menunggu coach dan Jessica melihat coach turun dari mobil.


“ Tini itu coach sudah tiba.” Kata Jessica pada Tini sambil menunjuk ke arah coach.


“ Oh iya Jess ayo kita turun.” Kata Tini lalu mereka berdua turun dari mobil Tini dan menghampiri coach.


“ Kalian sudah lama sampai?”


“ Belum lama coach.” Jawab Tini


Terlihat Fanya turun dari taxi dan berlari menghampiri Jessica Tini dan coach.


“ Hi sorry aku kena macet.” Kata Fanya


“ Tidak apa apa ayo kita masuk.” kata coach.


Mereka berjalan ke dalam dan melapor ingin bertemu dengan Dirut, coach memberitahukan kalau mereka sudah buat janji, dan karyawan itu mengantar mereka ke ruangan Dirut. didalam sudah ada pemain lainnya. Coach memperkenalkan Jessica Fanya dan Tini pada Dirut dan pada pemain lainnya. Mereka bersalam dan Dirut menyuruh mereka duduk. Mereka berbincang bincang dengan Dirut, Dirut orangnya sangat baik dan humoris.


Tidak lama kemudian mereka di ajak keruangan yang sudah disiapkan makanan. Mereka mengambil piring dan makanan, Jessica lebih memilih makan bakso, selesai makan mereka membahas soal pertandingan lagi, mereka mulai akrab dengan pemain yang lain. Jessica dan Tini pemain paling muda. yang lainnya kulia dan bekerja, mereka bekerja di perushaan ini juga.


Okta dia kuliah dan berumur 21


Aulia dia masih kulia dan umurnya 22 tahun


Belinda juga masih kuliah umurnya sama dengan aulia


Endah juga masih kuliah dan berumur 23 tahun


Indah juga sama dengan farah satu tempat kerja


Irene juga sama satu tempat kerja


Fanya kulia umurnya 19 tahun


Tini sama seperti Jessica masih SMA kelas dua, tapi Tini lebih tua setahun dari Jessica. Tini berusia 17 tahun, sedangkan Jessica 16 tahun


Coach mulai mengatur jadwal latihan dan memberikan kepada mereka, di kantor ada gedung olah raga jadi mereka latihannya digedung tersebut, selesai pertemuan mereka pulang. Jessica langsung di antar tini pulang ke apartemen, sampai apartemen jessica langsung turun. “ thanks ya Tin.” Ucap Jessica


“ Sama sama Jess.” Balas Tini lalu dia langsung pergi.


Dan Jessica langsung masuk ke apartemen.


Sementara itu Carlos mengajak olivia makan siang dekat kantornya mereka berjalan kaki dan masuk di salah satu restoran, mereka duduk dan memesan makanan. Mereke berbincang bincang sambil menunggu pesanan mereka datang. Olivia bercerita tentang pekerjaanya dan kehidupannya. Carlos tersenyum mendengarnyan, Carlos mulai tertarik dengannya.


Pesanan merekapun datang, mereka makan. Dan selesai makan mereka kembali kekantor. tidak lama kemudian Olivia pamit untuk kembali kekantornya. Carlos mengantarnya sampai di pintu depan. Kemudian dia masuk kembali keruangannya. Carlos sudah janji untuk menjemput Olivia di kantor dan akan mengantarnya pulang.


Sementara di apartemen Jessica membuka ponsel dan melihat pesan yang dia kirimkan ke Carlos, dan terlihat Carlos sudah membacanya tapi tidak di balas. “ Hmm mungkin dia sibuk.” Kata Jessica dalam hati. Selesai sekolah aku akan latihan besok. Jessica masuk kamar dan berbaring dia mendengarkan musik lalu tertidur.


Sepulang dari kantor Carlos langsung menuju ke tempat kerja Olivia, Carlos mengirim pesan padan Olivia. Dia memberitahukan pada Olivia kalau dia sudah dalam perjalanan. Tidak lama kemudian Carlos sampai di kantor Olivia, Carlos melihat Olivia sudah menunggu di depan. Carlos membuyikan klatson dan Olivia melihat Carlos. Olivia menghampiri mobil Carlos dan membuka pintu kemudian dia masuk.


“ Hi sudah lama menunggu?” Tanya Carlos pada Olivia


“ Ah tidak juga, aku juga baru keluar.” Kata Olivia pada Carlos.


“ Ok kalau begitu kita kemana sekarang? Tanya Carlos lagi.


“ Bagaimana kalau kita ke Cafe KMG disana ada live musik.


“ Ok tapi kamu beritahu jalannya ya.”


“ Iya tenang aja.” Kata Olivia sambil tersenyum


Mereka langsung menuju ke Cafe KMG


Apartemen


Sudah jam sebelas Carlos belum pulang juga, biasanya jam tujuh dia sudah pulang. Mungkin dia banyak pekerjaan, tapi aku coba telepon saja.” Kata Jessica dalam hati. Jessica mengambil handphonenya dan menghubungi Carlos, ada nada panggil. Jessica menunggu Carlos menjawab teleponnya. Tapi tidak di jawab oleh Carlos, Jessica mecoba kembali. Tapi tetap tidak di jawab, “ mungkin lagi menyetir mobil.”


Jessica menyalakan Tv dan mencari acara music, dia menonton acara musik dan akhirnya Jessica tertidur di sofa.


Carlos melihat ada dua kali Jessica meneleponnya tapi dia tidak menjawabnya. Carlos mengantar Olivia pulang. Carlos mengantarnya sampai depan tempat kos. Sebelum turun dari mobil mereka berciuman, setelah itu Olivia turun dari mobil dan Carlos langsung pulang. Sampai di apartemen Carlos masuk dan naik ke atas. Carlos melihat Jessica tertidur di sofa, dia mengangkatnya dan memindahkan Jessica di kamarnya. Carlos dan Jessica tidur seranjang seperti suami istri.


Carlos mengganti pakaiannya dan berbaring di samping Jessica. Carlos memeluk Jessica tapi Jessica menghindar, Carlos melihat Jessica tertidur pulas dan dia tidak jadi memeluk Jessica. Carlos tidak ingin Jessica terbangun.


Pagi pagi Jessica bangun dan dia mengambil handuk kemudian pergi mandi, selesai mandi dia memakai seragam sekolahnya, selesai memakai seragam sekolah Jessica memasukan buku buku ke dalam tas. Dia mengambil sepatu dan memakainya. Jessica tidak sarapan dia mengambil tas dan pergi, Jessica tidak ingin membangunkan Carlos yang masih tidur pulas.


Seperti biasa andrew selalu menjemput Jessica. Andrew adalah sahabat Jessica yang paling baik. Jessica menghampiri andrew, dan menyapanya. Andrew tersenyum dan memberikan helm pada Jessica kemudian jessiac naik ke atas motor, dan merekapun berangkat ke sekolah.


Sementara itu Carlos terbangun dan melihat Jessica tidak di sampingnya. “ Dia sudah pergi kesekolah, tapi mengapa dia tidak membangunkanku. biasanya dia membangunkanku, apakah dia marah karena aku tidak menjawab teleponnya?” Kata Carlos dalam hati. Carlos kembali berbaring. “ Nanti kalau aku di kantor aku akan menghubunginya.” Carlos berdiri dan mengambil handuk kemudian masuk ke kamar mandi. selesai mandi Carlos memakai pakaian dan sepatunya, kemudian dia mengambil tas dan pergi ke kantor.


Sekolah


Bel istirahat berbunyi Jessica dan teman temannya keluar dan pergi ke kantin. Mereka bersenda gurau dan tertawa. Jessica sering ledekin Christy dengan Erick, karena Jessica melihat Christy suka sama Erick.

__ADS_1


Kantor


Akhirnya Carlos Sampai di kantor dia masuk ke ruangannya dan dia mengambil handphonenya dan menelpon Jessica. Terdengar nada panggil tapi Jessica tidak menjawabnya, tiga kali Carlos mencoba tapi Jessica tidak mau menjawab telepon Carlos. “ Inikan jam istirahat sekarang , kenapa dia tidak menjawab teleponku. Ada apa dengan Jessica.” Tanya Carlos dalam hati.


Sekolah


Jessica melihat Carlos tiga kali meneleponnya, tapi Jessica malas menjawab teleponya. Jam istirahat selesai dan mereka masuk kedalam kelas. Guru yang akan mengajar tidak masuk, Jessica mendekati Andrew dan duduk di samping Andrew dan Andrew menatap Jessica


“ Kenapa Jess?”


“ Ndrew aku sama Tini terpilih lagi untuk main voli, sebentar ada latihan. Kamu bisa mengantar aku?” Tanya Jessica pada Andrew.


“ Jam berapa?” Tanya Andrew lagi.


“ Sekitar jam tigaan.”


“ Iya aku akan mengantarmu.” Kata Andrew sambil mencubit hidung Jessica.


“ Auww sakit Ndrew.” Andrew tersenyum dan Jessica kembali ke tempat duduknya.


Akhirnya jam sekolah usai Jessica dan Andrew langsung pulang, sampai di apartemen Jessica langsung turun dari motor.


“ Jess nanti aku jemput ya, aku pulang mandi dulu.” Kata Andrew pada Jessica.


“ Ok, aku juga mau mandi.” Kata Jessica pada Andrew.


Andrew pergi dan Jessica langsung masuk ke dalam, sampai di apartemen Jessica langsug masuk kekamar mengambil handuk dan mandi. Selesai mandi Jessica memakai celana traningnya dan kaos, kemudian dia mengambil jacket dan tas punggungnya. Jessica keluar dari apartemen, dia menunggu Andrew di lobby. Jessica melihat Andrew sudah di depan, dia keluar dan menghampiri Andrew kemudian Jessica naik ke atas motor dan mereka pun pergi.


Kantor


" Jessica sudah pulang aku akan mencoba meneleponnya lagi.” Kata Carlos. Kemudian dia mengambil handphonenya dan menghubungi Jessica kembali. ada nada panggil tapi tidak di jawab oleh Jessica. Carlos mencoba lagi tapi tetap sama, Jessica tidak menjawabnya. Carlos mengirim pesan. “ Sayang kamu lagi dimana? kenapa tidak menjawab teleponku?” Kemudian Carlos mengirim pesannya dan terkirim tapi Jessica belum membacanya. Akhirnya Carlos membatalkan janjinya dengan Olivia.


Latihan


Akhirnya mereka sampai di gedung latihan, disana mereka sudah berkumpul. Jessica masuk dan menemui mereka, dia menyapa mereka semua. Jessica menitipkan tasnya kepada Andrew dan mereka mulai berlatih. Kali ini coach memakai asisten, namanya Kiki. Jessica berlatih dengan Kiki Belinda, Aulia, Okta dan Fanya. Mereka berlatih passing smash block, kali ini mereka berlatih banyak dengan bercanda, coach sampai geleng geleng kepala.


“ Jess yang serius dong.” Kata coach pada Jessica


“ Ok coach.” Jawab Jessica sambil tersenyum.


Kiki memberikan bola pada Jessica tapi Jessica memukul bola dengan gaya kemayu bencng. Fanya dan Belinda tertawa ngakak. Okta tertawa sambil mengejar Jessica, dan coach memanggil mereka untuk berkumpul dan mendapat briefing.


“ Ok untuk hari ini kita sudahi dulu latihannya besok kita lanjut lagi di jam yang sama.” Kata coach kepada mereka.


“ Baik coach jawab mereka serempak.


Coach menghampiri Jessica. “ Jess lebih serius latihannya.”


“ Iya coach, tapi jangan terlalu serius coach bt lagi.” Kata Jessica pada coach dan coach hanya tersenyum. Jessica menghampiri Andrew dan mengajak Andrew pulang. Aampai di apartemen Jessica turun dari motor.


“ Ndrew thanks ya sudah mengantarku.”


“ Iya sama sama, besok aku jemput lagi ya.”


“ Iya Ndrew.”


Andrew pergi dan Jessica langsung masuk ke dalam. Dia membuka pintu dan masuk, Jessica langsung naik ke atas. Dan dia melihat Carlos lagi menonton Tv dan dia menatap Jessica.


“ Dari mana?” Tanya Carlos pada Jessica.


“ Dari latihan.” Jawab Jessica sambil duduk di sofa dan membuka sepatunya.


“ Tadi aku menelponmu kenapa tidak di jawab.” Tanya Carlos lagi.


“ Aku tidak tahu kalau kamu telepon.” Kata Jessica sambil berdiri dan meletakkan sepatunya di tempat sepatu dan masuk ke kamar.


“ Sudah berapa kali aku menelepon kamu, coba kamu lihat handphonemu berapa kali aku meneleponmu.” Kata Carlos lagi.


“ Iya nanti aku liat.” Jawab Jessica sambil mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi.


“ Aku juga mengirim pesan padamu.”


“ Iya nanti aku baca.” Jawab dari kamar mandi


.


Selesai mandi Jessica mengambil buku dan turun ke ruang makan. Jessica ingin mengerjakan tugas, tapi dia kembali lagi ke atas karena lupa membawa handphonenya, ada materi yang harus dia ambil di website. Jessica masuk ke kamar dan mengambil handphonenya lalu keluar lagi, Carlos menatap Jessica tapi Jessica pura pura tidak melihatnya dan dia turun kebawah.


Sementara itu Carlos penasaran dengan sikap Jessica. “ Kenapa sikap Jessica seperti lain?” Tanya Carlos dalam hati. Dia berdiri dan turun ke bawah, dia menemui Jessica. Dia melihat Jessica sedang mengerjakan tugas, Carlos duduk di samping Jessica dan Jessica menatap Carlos dan tersenyum tapi senyumnya Jessica lain. Carlos membelai rambut Jessica.


“ Carlos aku lagi mengerjakan tugas.” Kata Jessica pada Carlos.


“ Biasanya dia memanggilku Beb kenapa sekarang carlos?” Tanya Carlos dalam hati.


" Iya maaf?” Kata Carlos sambil duduk dan memperhatikan Jessica. Jessica sibuk menulis dan Carlos menunggunya sampai selesai. Tiba tiba handphone Carlos berbunyi, Carlos melihatnya dari Olivia tapi Carlos tidak ingin menjawabnya.


“ Handphone kamu berbunyi kenapa tidak menjawabnya?” Kata Jessica pada Carlos.


“ Tidak penting.” Jawab Carlos pendek


“ Tidak penting atau karena ada aku disini?”


Carlos hanya menatap Jessica.


Akhirnya tugas Jessica selesai, dia merapikan bukunya dan naik ke atas. Carlos mengikuti Jessica dari belakang, Jessica masuk kamar dan memasukan buku ke dalam tasnya. Jessica melihat Carlos berdiri di depan pintu kamar dan lagi memandangnya.


“ Kenapa kamu menatapku begitu?” Tanya Jessica pada Carlos.


“ Tidak kenapa kenapa, ayo tidur.”


Jessica masuk ke kamar mengikuti Carlos dan dia naik ketempat tidur. Jessica tidur membelakangi Carlos dan Carlos memeluk Jessica dari belakang. Dan tangan Carlos mulai meraba dada Jessica, tapi Jessica menahannya.


“ Carlos aku mau tidur, aku lelah.” Kata Jessica pada Carlos. Jessica tahu kalau Carlos lagi ingin, tapi Jessica lagi malas. Carlos melepaskan pelukannya dan tidur membelakangi Jessica.


“ Ada apa dengan Jessica.” Tanya Carlos dalam hati. Dia bangun dan pergi keruang Tv. Carlos menyalakan Tv dan dia duduk di sofa. “ Mungkin dia marah aku tidak menjawab teleponnya.”


Sedangkan di kamar Jessica tidak bisa tidur, Tiba tiba handphone Carlos berbunyi. Jessica mengambil handphone Carlos dan melihat panggilanya tertulis Olivia. Jessica berdiri dan keluar dari kamar.


“ Ini handphonemu berbunyi, dari Olivia. Jawab saja.”


“ Matikan saja.” Kata Carlos pada Jessica.


“ Kamu saja yang matikan.” Kata Jessica sambil meletakkan handphone di meja dan kembali ke kamar. Jessica mengambil handphone dan headset, kemudian dia menyetel musik dan berbaring. Jessica memejamkan matanya.


Carlos kembali ke kamar dan melihat Jessica sedang berbaring dengan headset di kupingnya. Dan carlos berbaring di samping Jessica, dia mencium Jessica dan memeluknya. Carlos memeluk Jessica dengan erat.


Jangan bosan membacanya ya.

__ADS_1


❤❤❤❤❤


__ADS_2