End Of Love

End Of Love
SS2 EOL Eps 32


__ADS_3

Terlihat Laura berlari lari masuk ke dalam kantor.


“Gawat boss mesum pasti marah padaku.” Kata Laura dalam hati, dia berlari masuk ke dalam lift kemudian dia menekan tombol angka 4, tiba tiba pintu lift terbuka lagi. Dia melihat Kairos yang masuk lalu dia tersenyum kepada Kiaros. Senyum bercampur takut.


“Ehmm.. selamat pagi Boss.” Sapa Laura sambil memalingkan wajahnya dan memejamkan matanya. “Mudah mudahan dia tidak memarahiku.” Kata Laura dalam hati


Kairos menatap Laura


“Sudah selesai membersihkan ruanganku?” Tanya Kairos


“Umm… Maaf Boss aku belum membersihkan ruangan karena aku juga baru tiba.”


“Oh jadi kamu baru tiba? Jam kerjamu jam berapa?”


“Ehmm… biasanya 7:30 aku sudah di kantor boss.”


“Sekarang jam berapa?” Sela Kairos.


“Jam delapan Boss.”


“Kalau kamu terlambat lagi maka aku akan memecatmu.”


“Ahh.. boss jangan seperti, sebenarnya aku tidak ingin terlambat tapi tadi perutku sakit dan terasa mual.”


“Alasan kamu saja.” Sela Kairos


“Boss aku tidak berbohong.” Kata Laura sambil memegang perutnya tiba tiba. “Uuweekkk..”


Kairos menatap Laura


“Apakah kamu baik baik saja?” Tanya Kairos dengan cemas


Laura hanya menggeleng gelengkan kepala kemudian dia pura pura pingsan. Kairos langsung memeluk Laura dan menghiba ngibaskan tanganya di wajah Laura.


“Kenapa dia pingsan?” Tanya Carlos dengan cemas lalu dia menepuk nepuk pipi Laura.


Lift terbuka, Kairos langsung mengangkat Laura dan membawa ke ruangannya. Kairos meletakkan Laura di sofa. Kemudian dia mengambil air putih, saat Kairos membalikkan badannya Laura membuka matanya.


“Emang enak di kerjain.” Kata Laura dalam hati kemudian dia menutup matanya kembali.


Kairos kembali dengan membawa air putih kemudian dia menepuk nepuk pipi Laura. Kemudain Laura membuka matanya


“Laura, apakah kamu baik baik saja?” Tanya Kairos


“Boss, aku merasa pusing.” Bohong Laura kepada Kairos.


“Umm.. kalau begitu kamu istirahat, nanti saja membersihkan ruanganku.” Kata Kairos sambil memberikan air putih kepada Laura. “Ayo minum”


Laura mengambil air putih itu lalu meminumnya

__ADS_1


“Kena kau.” Kata Laura dalam hati. “Yes aku tidak berkerja hari ini. Ternyata trikku berhasil.”


Kairos duduk di sisi sofa dan memperhatikan Laura


“Bagaiman kalu aku mengantarmu pulang, besok kalau kamu belum sehat istirahat saja dulu.” Kata Kairos


“Tidak apa apa Boss, sebentar lagi aku baikan.” Kata Laura kemudian dia duduk di sofa tapi Kairos menahannya.


“Sudah tidur saja dulu.” Kata Kairos kemudian dia berdiri dan pergi ke meja kerjanya. Dia duduk dan menyalakan komputernya. Sesekali dia melihat Laura.


Laura berbaring di sofa


“Ternyata dia bisa lembut juga.” Kata Laura dalam hati kemudian dia tersenyum sendiri.


Sementara itu di terlihat Joe turun dari mobil, dia mengetuk pintu lalu pintu tebuka. Joe tersenyum kepada Cella


“Selamat pagi Cella.” Ucap Joe kepada Cella


“Selamat pagi Joe, ayo masuk.” Kata Cella kemudian Joe masuk lalu mengecup bibir Cella.


“Apakah Acel sudah pergi kuliah?” Tanya Joe sambil memperhatikan keadaan di dalam rumah.


“Iya Joe, Acel sudah pergi. Kamu berangkat jam berapa ke Seattel? Tanya Cella sambil menarik tangan Joe pergi ke teras belakang.


“Aku akan pergi siang, kamu kuliah jam berapa?” Tanya Joe lagi


Joe menarik tangan Cella dan menyuruh Cella duduk di pangkuannya. Cella duduk di pangkuan Joe, kemudian Joe membelai wajah Cella. Mereka berdua saling bertatap mata, lalu Joe mencium bibir Cella. Mereka berdua saling berciuman dan memainkan lidah.


Tangannya Joe mulai meremas dada Cella, Cella membiarkan tangan Joe meremas dadanya kemudian dia melingkarkan tangannya di leher Joe dan membalas permainan lidah Joe. Joe berhenti mencium Cella lalu dia membelai wajah Cella.


“Bagaimana kalau kita ke kamarmu?” Tanya Joe sambil meraba bibir Cella.


“Untuk apa ke kamarku Joe.” Tanya Cella sambil menatap Joe dengan heran


“Aku hanya ingin menciummu sambil memelukmu, aku tidak akan melakukan lebih. Aku hanya ingin memelukmu di atas ranjang.” Kata Joe lagi


“Kamu janji?” Tanya Cella


“Aku janji Cella. Aku tidak akan melakukan lebih, apalagi ini rumahmu. Disini banyak anak buah Charlie, jadi tidak mungkin aku memaksamu.” Kata Joe sambil tersenyum


“Baiklah Joe, kalau begitu ayo ke kamarku.” Kata Cella kemudian dia berdiri dan mengajak Joe pergi ke kamarnya.


Cella dan Joe masuk ke dalam kamar lalu Joe langsung memeluk Cella dan mencium bibir Cella. Mereka berdua kembali berciuman lalu Joe membaringkan Cella di tempat tidur dan menindih tubuh Cella.


Joe menatap mata Cella.


“Kamu tidak usah takut Cella, aku tidak akan berbuat sejauh itu padamu.” Kata Joe sambil membelai wajah Cella lalu Celle tersenyum


Joe kembali mencium bibir Cella dan memasukan lidahnya di dalam mulut Cella, Cella membalas memasukkan lidahnya ke dalam mulut Joe. Mereka saling memainkan lidah, tangan Joe mulai masuk kedalam kaos Cella dan meremas dada Cella. Dia membuka paha Cella dan menempelkan miliknya yang masih terbungkus dengan celana ke daerah kewanitaan Cella yang masih juga terbungkus dengan Cd.

__ADS_1


Joe mencium bibir Cella sambil menggerakan pinggangnya. Dia merasakan miliknya semakin keras, sedangkan Cella, dia merasakan sesuatu yang lain saat Joe menggesek gesek miliknya yang masih terbungkus di miliknya. Dia melingkarkan tangannya di punggung Joe dan membalas gigitan lembut di bibir Joes.


Dia merasakan darahnya berdersir keseluruh organ tubuhnya. Tangan Joe semakin liar, dia menyelipkan tangannya di antara paha Cella dan meraba milik Cella.


“Ahh.. Joe, jangan.” Bisik Cella sambil memegang tangan Joe.


“Aku janji tidak memasukan jariku.” Bisik Joe sambil memasukan jarinya di dalam celana Cella dan memainkan **** Cella.


“Joe please hentikan.” Bisik Cella sambil menahan Tangan Joe


“Sayang aku janj tidak akan memasukan jariku ke dalam, aku hanya ingin merabah clitmu.” Kata Joe sambil memainkan **** Cella dengan jari tengahnya.


Terdengar desahan dari bibir Cella, dia meremas rambut Joe. Cella merasakan sesuatu yang tidak pernah dia rasakan. Dia mulai menggeliat saat jari tengah Joe bermain dengan cepat.


“Ahh.. Joe.. desah Cella lalu tiba tiba tubuhnya tersentak, Cella mengalami pelepasan. Joe berhenti mencium Cella kemudian dia melepaskan Celana Cella dan langsung menerjang milik Cella dengan lidahnya. Joe memainkan lidahnya di **** Cella lalu pinggang Cella terangkat, dia meramas rambut Joe.


Dia mulai merasakan kembali kenikmatan itu. Joe membuka lebar paha Cella dan kembali memainkan lidahnya disana, sambil tangan yang satunya memainkan miliknya. Joe kembali mencium bibir Cella lalu dia mengeluarkan miliknya.


Cella merasakan milikn Joe menempel di miliknya, lalu dia menatap Joe. Joe tersenyum lalu berbisik kepada Cella


“Kamu jangan khawatir, aku tidak akan memasukannya.” Kata Joe sambil menggesek gesek miliknya di antara paha Cella. Joe menindih tubuh Cella kemudian dia menepelkan miliknya di milik Cella lalu dia mengapit kedua paha Cella dengan kakinya. Dia melingkarkan kedua tangannya di punggung Cella lalu dia menggerakan pinggangnya naik turun.


Cella mulai merasakan kembali kenikmatan itu, dia memeluk tubuh Joe dan merasakan milik Joe yang menyentuh clitnya. Milik Cella semakin basah dan licin. Joe menggerakan pinggangnya dengan cepat lalu dia memeluk Cella dengan erat. Mereka berdua saling berpelukan dengan erat dan terdengar erangan kenikmatan dari bibir mereka berdua. Cella merasakan cairan hangat milik Joe mengalir di antara kedua pahanya.


Cella mendorong tubuh Joe, lalu Joe berbaring di samping Cella dan memeluk Cella. Cella meletakan kepalanya di dada Joe.


Sementara di kantor terlihat Kairos dan Laura keluar dari kantor. Kairos mengajak Laura untuk makan siang bersamanya.


“Boss kita mau kemana?” Tanya Laura sambil berusaha melepaskan tangan Kairos dari lengannya.


“Kamu ikut saja, jangan banyak tanya.” Kata Kairos lagi sambil membuka pintu mobil dan menyuruh Laura masuk.


Laura masuk ke dalam mobil lalu dia memasang safety belt. Kairos masuk ke dalam mobil kemudian dia menjalankan mobilnya keluar dari parkiran.


“Boss, kamu mau bawah aku kemana.” Tanya Laura lagi.


“Sudah diam, terserah aku mau bawa kamu kemana. Kamu karyawanku.” Kata Kairos.


Laura diam di dalam mobil sambil matanya memandang keluar jendela.


“Seumur hidupku baru sekarang aku naik mobil sebagus ini.” Kata Laura dalam hati.


Kairos masuk ke parkiran. Dia berhenti lalu turun dari mobil,


“Ayo turun.” Kata Kairos kemudian Laura turun dan mengikuti Kairos dari belakang.


Mereka berdua masuk ke dalam restoran


Selamat membaca

__ADS_1


__ADS_2