End Of Love

End Of Love
EOL 40


__ADS_3

Author POV


Sudah dua minggu lebih Carlos dan Jessica berpisah, dan kehidupan Carlos sangat memprihatinkan, tiada hari tanpa mabuk. Hidupnya berantakan, badannya turun drastis. Bahkan perusahaannya sudah tidak di pedulikan lagi oleh Carlos, di pikirannya hanya Jessica dan Jessica.


Dia sudah berusaha mencari Jessica tapi tidak bertemu. Sementara Glen ingin menjauhkan Jessica dari Carlos, rekaman rekaman yang dia ambil bersama Jessica sengaja dia sebarkan di medsos dengan tujuan Carlos melihatnya. Dia ingin membuat carlos lebih sakit hati, Glen ingin menunjukan pada Carlos bahwa Jessica sudah melupakannya, walaupun sebenarnya Jessica tidak bisa melupakan Carlos. Carlos adalah cinta pertama Jessica, dihati Jessica hanya ada Carlos. Tapi Glen berhasil membuat Carlos sakit hati.


Sedangkan Jessica berpikir bahwa Carlos sudah melupakannya, karena sudah ada wanita lain, hampir tiap malam dia menangis, dia sulit untuk melupakan Carlos. Terlalu banyak kenangan kenangan indah yang mereka lalui bersama.


Saat ini Jessica menghabiskan waktu dengan shooting, dia menerima tawaran untuk bermain iklan shampo dan susu.


Di apartemen Carlos terus memikirkan Jessica. “Glen seandainya kita berdua ada di amerika sudah lama aku menghabisimu, kamu beruntung ada di Indonesia. Aku yakin Jessica masih mencintaiku, aku yakin itu. Dan Glen pasti menyembunyikannya.” Kata Carloas dalam hati


Carlos berencana untuk pergi ke sekolah Jessica, dia ingin membayar uang sekolah Jessica dan dia berharap dia bisa bertemu dengan Jessica. Carlos masuk kamar mandi dan mandi, selesai mandi Carlos memakai pakaiannya setelah itu dia mengambil kunci mobil dan keluar dari apartemen. Sampai basement Carlos langsung masuk mobil dan pergi kesekolah Jessica.


Sampai disekolah dia merasakan sakit di perutnya, empat hari dia tidak makan sama sekali. hanya alkohol yang masuk di perutnya. Sambil menahan sakit Carlos keluar dari mobil dan dia melihat seseorang yang mirip dengan foto yang ada di handphone Jessica. “Itu seperti Andrew.” Kata Carlos dalam hati. Carlos mengambil handphone Jessica dan membuka album photo dan melihatnya. Dia menjadi yakin kalau itu Andrew yang selalu Jessica ceritakan padanya


Sambil menahan rasa sakit Carlos menghampiri Andrew.


“Hi.. Kamu pasti Andrew teman Jessica.” Kata Carlos pada andrew sambil memegang perutnya.


“Iya benar aku Andrew, maaf anda siapa?” Tanya Andrew. Andrew tidak mengenali Carlos lagi


“Aku Carlos, Jessica sudah pulang?” Tanya Carlos lagi.


“Iya, tadi sekolah pulang cepat dan Jessica langsung pulang.” Kata Andrew. Dalam hati Andrew “Kenapa Carlos jadi seperti ini, dia berubah jauh. Badannya tidak seperti dulu lagi, dan dia berantakan sekali. Dia juga sepertinya lagi sakit, dia pasti menderita saat di tinggal Jessica. Begitu juga Jessica dia menderita jauh dari Carlos. Andrew menjadi kasihan melihat kondisi Carlos


“Ohh begitu, dimana tempat pembayaran uang sekolah?” Tanya Carlos lagi pada Andrew


“Oh di sebelah sana, mari aku antar.” Andrew mengantar Carlos ke ruangan tempat pembayaran sekolah.


Sambil berjalan andrew memperhatikan Carlos, dia merasa kasihan pada Carlos. “Dia terlihat sangat menderita, lihat badannya tidak seperti dulu waktu bersama jessica, Wajahnya muram. Dia terlihat sangat mencintai jessica.” Kata Andrew dalam hati.


Andrew mengantar Carlos keruang tatausaha, Carlos duduk di depan petugas tatausaha dan Andrew mengeluarkan handphonenya dari saku celana dan diam diam Andrew mengambil gambar Carlos. Andrew ingin menunjukan pada Jessica, selesai membayar Andrew dan Carlos berjalan ke pintu keluar dan Carlos berhenti.


“Andrew aku boleh meminta kertas dan meminjam pulpenmu?” Tanya Carlos pada Andrew


“Tentu saja Carlos.” Kata Andrew pada Carlos kemudian dia membuka tasnya dan mengeluarkan buku dari dalam tas. Andrew membuka halaman tengah dan merobeknya dan memberikannya pada Carlos, Andrew juga mengambil pulpen dan memberikannya pada Carlos.


Carlos duduk dan memulai menulis di atas kertas, selesai menulis dia memberikan pulpen kepada andrew dan kertas itu juga di berikan pada pada andrew


“Tolong kalau kamu bertemu dengan jessica berikan surat ini padanya, aku yakin kamu pasti tahu Jessica di mana. Tapi pasti kamu tidak akan memberitahukannya padaku, tidak apa apa aku mengerti.”


Andrew mengambil surat itu.


Dan Carlos berdiri, tiba tiba dia memegang perutnya. Andrew melihatnya dan menjadi khawatir.


“Carlos kamu tidak apa apa?” Tanya Andrew pada Carlos dengan rasa khawatir


“Iya aku baik baik saja.” Jawab Carlos sambil memegang perutnya


“Tidak Carlos kamu sepertinya lagi sakit.” Kata Andrew lagi dan berusaha untuk memegang Carlos


Carlos menepis tangan Andrew dengan pelan. “Aku tidak apa apa andrew.” Kata Carlos.


Carlos berjalan dan tiba tiba dia bersandar di dinding dan Andrew langsung memegang Carlos.


“Carlos kamu lagi sakit, aku akan mengantarmu ke rumah sakit.” Kata Andrew pada Carlos


“Tidak usah Ndrew, aku mau pulang saja. Mungkin dengan kematianku Jessica akan bahagia. Tolong berikan surat itu padanya, aku pergi dulu.” Kata Carlos sambil berjalan dan memegang perutnya.

__ADS_1


Andrew menahan tangan Carlos. “Kamu jangan bicara seperti itu Carlos, kerumah sakitlah Carlos. Aku janji padamu aku akan membawa Jessica padamu.” Kata Andrew pada Carlos dan Carlos membalikkan badannya, dia menatap andrew seolah olah tidak percaya


“Kamu akan membawa Jessica padaku?”


“Iya asalkan kamu mau aku membawamu ke rumah sakit, aku tidak mau Jessica melihat keadaanmu seperti ini. Kamu ingin melihat Jessicakan?”


Carlos memegang bahu Andrew. “Iya, aku ingin melihatnya. Aku ingin melihatnya Ndrew.” kata


“Baiklah kalau begitu kita kerumah sakit sekarang, nanti selesai dari rumah sakit aku akan pertemukan kalian berdua.” Kata Andrew lagi


“Kamu janji?”


“Iya Carlos, aku janji padamu.”


Akhirnya Carlos mau di bawah Andrew kerumah sakit. Andrew memegang Carlos dan berjalan ke parkiran, Andrew membuka pintu mobil dan menuntun Carlos masuk ke dalam mobil. kemudian Andrew menutup pintu mobil dan dia berjalan ke sisi lain. Andrew masuk dan menghidupkan mobil kemudian dia langsung membawa Carlos ke rumah sakit..


Wajah Carlos begitu pucat, dan dia sudah tidak sadarkan diri. Andrew meraba dahinya dan dahi Carlos panas. Andrew melajukan kendaraanya, dia menuju rumah sakit yang terdekat.


Sampai di rumah sakit Andrew langsung turun dan memanggil petugas perawat untuk membantunya mengangkat Carlos dan beberapa perawat keluar membantu Andrew mengangkat Carlos. Mereka membawa Carlos ke IGD. Andrew keluar dan memarkirkan mobil Carlos. kemudian dia masuk kembali ke dalam rumah sakit. andrew mengambil hendphonenya dan dia memghubungi Jessica.


Sementara di tempat shooting Jessica sedang membaca naskah sambil berjalan mondar mandir. dan Glen selalu memperhatikan jessica. Hari ini ada pengambilan gambar untuk iklan dan ponsel Jessica berbunyi.


Jessica melihat handphonenya. “Ternyata si bocah yang menelpon.” Katan Jessica dalam hati. “Ada apa lagi dia.” Jessica menjawab telepon Andrew.


“Kenapa bocah?” Tanya Jessica


“Jess kamu kerumah sakit sekarang buruan.” Kata Andrew dari seberang telepon


“Kenapa ndrew, kamu lagi sakit?”


“Bukan aku yang sakit, tapi Carlos lagi di rumah sakit. Kamu segera kesini sekarang.” Kata Andrew lagi


“Jess kamu jangan seperti itu, kamu tidak tau keadaan Carlos sekarang, aku juga tau kalau kamu sangat mencintainya. Datanglah kerumah sakit.”


“Aku gak bisa Ndrew, aku sudah bilang aku lagi sibuk.” Kata Jessica dengan suara kesal


“Ok Jess kalau kamu gak bisa, tapi kamu jangan menyesal kalau kamu tidak bisa melihat Carlos untuk selamanya. Dasar keras kepala.” Dan telepon di tutup oleh Andrew


Apa maksud Andrew kalau tidak bisa melihat Carlos untuk selamanya? apakah carlos lagi sakit parah? kenapa andrew begitu marah padaku?" Tanya Jessica dalam hati. Jesica menjadi penasaran.


Jessica melihat Glen sedang memperhatikannya, selama shooting Glen selalu mengantar Jessica


Jessica jadi mengkhawatirkan Carlos, dia masih mencintai carlos. “Carlos sakit apa ya?” Tiba tiba handphone Jessica berbunyi, dan dia melihat pesan dari Andrew. Jessica membuka pesan itu dan melihat foto Carlos.


Jessica langsung berlari, dia melihat ada taxi. Jessica langsung memberhentikan taxi itu dan taxi berhenti tepat di depan Jessica. Jessica sudah tidak mempedulikan Glen memanggilnya, Jessica langsung masuk ke dalan taxi dan meminta sopir taxi untuk mengantarkannya ke rumah sakit.


Jessica sangat mengkhawatirkan Carlos, dia meminta sopir untuk lebih cepat lagi. Dan Jessica melihat mobil Glen mengejarnya


Di Rumah Sakit


Carlos langsung di tangani oleh dokter dan akhirnya dia siuman, Andrew menunggu Carlos di dalam ruangan.


Carlos membuka matanya dan melihat sekelilingnya, dia melihat Andrew lagi tersenyum padanya. Dan dia melihat dokter lagi memegang suntik dan memasukan cairan ke dalam kantong infus. “Aku ada di rumah sakit, dan badanku terasa lemah sekali.” Katan Carlos dalam hati


“Tuan carlos anda beruntung cepat di bawah kerumah sakit, untuk saat ini anda harus di rawat nginap di rumah sakit.” Kata dokter pada Carlos.


“Dokter aku ingin pulang saja, aku tidak ingin di rawat disini. Aku tidak apa apa.” Kata Carlos pada dokter sambil berusaha untuk berdiri dan Andrew menahannya


“Carlos dengarlah apa kata dokter, lebih baik kamu dirawat dulu.” Kata Andrew menenangkan Carlos.

__ADS_1


“Apa yang di katakannya benar, anda harus di rawat anda tidak bisa pulang. Nanti kalau sudah pulih silahkan anda pulang.


“Dok aku ingin pulang, aku…” Tiba tiba ada suara di dekat pintu.


“Kalau kamu tidak mau di rawat aku akan meninggalkanmu.” Carlos mendengar suara itu


“Itu.. Itu.. Suara Jessicaku.” Carlos melihat Jessica masuk dan menghampirinya


“Kamu tidak ingin dirawat? Kalau begitu aku pergi lagi.” Kata Jessica pada Carlos


“Jangan.... Jangan pergi... Jangan pergi lagi, aku akan mati kalau kamu pergi.” Kata Carlos pada Jessica. Air mata keluar dari sudut mata Carlos. Jessica menghampiri Carlos dan menghapus air mata Carlos


“Jangan menangis, dasar laki laki cengeng.” Canda Jessica pada Carlos.


“Kamu juga kenapa menangis?” Kata Carlos pada Jessica


“Aku tidak menangis.”


“Terus apa yang keluar dari matamu itu?” Kata Carlos pada Jessica dan Jessica langsung memeluk Carlos dan menangis.


Jessica sangat sedih melihat keadaan Carlos, dia memeluknya dan menangis.


“Dasar laki laki bodoh, kenapa harus begini?”


“Iya aku bodoh, aku bodoh membiarkanmu pergi. Aku bodoh sudah menyakitimu dan aku…


“Sudah diam, berisik.” Kata Jessica sambil memeluk Carlos lagi dan Carlos memeluk Jessica. Mereka berdua saling berpelukan.


Melihat mereka berdua Andrew jadi terharu


“Aku jadi terharu melihat mereka berdua, aku bahagia bisa mempersatukan cinta yang terpisah.” Kata Andrew dalam hati. Dia tersenyum melihat Carlos dan Jessica bisa bersatu kembali.


Sementara itu Jessica sangat lega karena Carlos mau di rawat di rumah sakit, suster masuk dan memberitahukan kalau Carlos akan di pindahkan ke ruangan perawatan. Dan jessica meminta pada suster untuk memasukan Carlos di VIP dan mereka memindahkan carlos di ruangan VIP.


Dan Glen masuk langsung menghampiri Jessica


“Jess bagaimana dengan shootingmu?” Tanya Glen pada Jessica. Glen tidak suka Jessica kembali pada Carlos.


“Aku akan beritahu pak Rudy.” Kata Jessica pada Glen


“Tapi Jess ini…


“Tolong Glen jangan berisik Carlos baru tidur.” Sela Jessica


“Jess ini kesempatan bagus buat mu, jangan kamu sia siakan hanya karena Carlos. Ingat dia sudah mengkhianatimu.” Kata Glen. Glen mencoba mempengaruhi Jessica lagi. Andrew tidak suka melihat sikap Glen


“Hei apa kamu tidak dengar apa yang di katakan jessica.” Kata Andrew pada Glen


“Glen aku akan disini bersama Carlos, aku akan merawat Carlos.”


“Baiklah kalau begitu, aku pergi dulu.


“Iya lebih cepat lebih bagus.” Kata Andrew pada Glen, Andrew tidak suka dengan kehadiran Glen di rumah sakit. Glen menatap marah pada Andrew dan dia meninggalkan ruangan VIP.


“Ndrew thanks ya kamu sudah membawa Carlos ke rumah sakit.” Kata Jessica pada Andrew. Tapi kamu bertemu Carlos dimana?” Tanya Jessica


“Tadi dia datang kesekolah mau membayar uang sekolah kamu, terus dia samperin aku dan bertanya tentang kamu tapi aku jawab kamu sudah pulang dan dia meminta aku mengantarnya keruang tatausaha untuk membayar uang sekolamu.


Andrew menceritakan pada Jessica semuanya. Kecuali surat itu. “Aku akan simpan. sekarang mereka sudah baikkan jadi suratnya tidak perlu lagi.” Kata Andrew dalam hati.

__ADS_1


Selamat membaca


__ADS_2