End Of Love

End Of Love
EOL 21


__ADS_3

Garry melajukan kendaraannya dan Albert menelepon Mike.


“ Tuan Mike, Alden sudah bersama kami.” Kata Albert di telepon


“ Bagus Albert, bawa dia di peternakan!” Perintah Mike


“ Baik Tuan.” Albert menutup telepon. “Garry kita kepeternakan.” Kata Albert pada Garry


“ Baik Albert.” Garry melajukan kendaraannya menuju peternakan.


Carlos dan Mike juga langsung mengarahkan mobil kepeternakan. “ Marco lebih cepat lagi!” Perintah Mike


“ Baik tuan.” Marco melajukan kendaraannya dan Willy masih bersama mereka. Setiba di peternakan mereka turun dan masuk kedalam rumah. Rombongan Albert belum datang, Carlos dan Mike masih menunggu di dalam. Sesekali mata Carlos menengok keluar.


“ Carlos duduklah, jangan gelisah begitu tenangkan dirimu.” Kata Mike pada Carlos


“ Aku tidak sabar lagi mike.” Kata Carlos sambil berjalan mondar mandir di dalam ruangan


“ Tenangkan dirimu Carlos.”


Carlos menganggukan kepala, Carlos melihat ada cahaya lampu mobil sedang masuk ke peternakan. “ Itu pasti mereka.” Kata Carlos kemudian dia membuka pintu, dan benar itu mobil yang digunakan oleh Rick dan Albert.


Mereka mengeluarkan Alden dari mobil, Mike berdiri dan keluar.


“ Bawah dia kegudang belakang!" Perintah Mike


Anak buah Mike membawa Alden kegudang, Carlos dan Mike mengikuti mereka dari belakang. Mereka mendudukan Alden di kursi dan menyiram Alden dengan air karena dia belum sadar dan Alden terkejut.


Rick membuka tutup mata Alden, dan Alden menatap satu persatu orang yang ada di dekatnya.


Matanya tertuju pada Albert, dia terlihat marah. “ ******* kamu Albert, kamu menjebakku.” Kata Alden pada Albert


“ Maaf Alden, aku harus melakukannya karena mereka sudah ku anggap keluargaku. apa lagi tuan Federico sangat baik, jadi apapun akan aku lakukan.” Kata Albert pada Alden dengan wajah tersenyum puas


Alden menatap marah pada Albert, dan Mike menghampiri Alden.


Mike menghampiri Alden dan duduk di kursi tepat di depan Alden


“ Bukankah tuan Federico sudah berbaik hati pada mu? tuan Federico pernah menolong kamu, dimana rasa terima kasihmu terhadap tuan Federico. Tega sekali kamu membunuh anaknya." Kata Mike pada Alden


“ Maaf tuan, aku tidak membunuh anak tuan Federico. Dan akupun tidak tahu kalau Dario anak tuan Federico. Malam itu seseorang menyuruhku untuk menghampiri Dario dan meminta membawa Dario padanya. Aku pikir dia hanya ingin berbincang dengan Dario, jadi aku mendekati Dario dan berbisik padanya. Aku mengatakan kalau ada yang ingin bertemu dengannya, lalu Dario mengikutiku.


“ Lalu apa yang terjadi?” Mike masih bertanya pada Alden.


“ Aku membawa Dario keluar lewat pintu belakang dan disana mereka sudah menunggu kami. Aku dan Dario masuk kedalam mobil, dan mereka menodongkan senjata kepada Dario. Kami di bawah kesuatu tempat.


“ Aku ingin tahu, siapa orang yang menyuruhmu itu?” Tanya Mike lagi


“ Tuan pasti mengenalnya, semua orang mengenalnya.

__ADS_1


“ Iya katakan siapa dia?” Tanya Mike


“ Dia seorang pejabat di kota ini, namanya Tuan Rolland.” Jawab Alden


Carlos mendekat pada Alden. “ Ohh dia, aku melihat dia datang ke pemakaman adikku, kamu tau Alden, Dario itu adik kesayanganku aku tak peduli siapapun dia akan ku habisi. “ Katakan apa yang terjadi saat kalian tiba di tempat itu?” Tanya Carlos pada Alden


“ Saat kami tiba kami melihat Tuan Rolland dan rekannya sudah menunggu kami, mereka membawa Dario ke dalam ruangan, tangannya diikat.


“ Tunggu tunggu.” Sela Carlos pada Alden. “ Siapa dua rekan Tuan Rolland itu apa kamu mengenalnya?” Tanya Carlos penasaran


“ Maaf Tuan aku tidak mengenal kedua rekan Tuan Rolland, Tapi aku punya rekamannnya Tuan.


“ Rekaman apa Alden?” Tanya Mike penasaran


“ Umm.. Begini Tuan, tanpa sepengetahuan mereka aku merekam semua apa yang mereka lakukan pada adik anda Tuan.” Kata Alden


“ Mengapa kamu merekamnya?” Tanya Carlos penasaran.


“ Untuk menjaga diriku kalau suatu waktu mereka mengancamku, rekaman itu bisa aku gunakan sebagai senjataku. Maaf Tuan malam itu sebenarnya aku tidak tega melihat adik tuan, tapi aku tidak bisa berbuat apa apa. Pengawal mereka banyak dan bersenjata, aku tidak tau kalau kejadian akan seperti itu. aku sangat menyesal Tuan.


“ Dimana rekaman itu?” Tanya Carlos lagi


“ Ada di tempatku, Albert tahu dimana aku tinggal dan kalian bisa mengambilnya.”


Carlos melihat pada Albert. “Albert kamu masih ingat tempat tinggal Alden?” Tanya Carlos


“ Masih Tuan.”


“ Albert kuncinya ada di saku celanaku.” Kata Alden, dan Carlos meraba saku celana Alden. Dia menemukan kunci dan memberikan kunci itu kepada Albert.


“ Kamu letakkan dimana rekamannya Alden?” Tanya Albert pada Alden


“ Rekaman itu aku sudah simpan di SD card dan aku tempelkan di bawah laci meja di kamarku.” Jawab Alden


“ Terima kasih Alden.” Ucap Carlos pada Alden.


“ Tuan maafkan aku, kalau aku tahu kejadiannya seperti itu aku tidak menuruti permintaan mereka, satu lagi tuan…. “ Alden ragu ragu untuk berbicara.


“ Apa Alden, katakan.” Tanya Mike penasaran


“ Lebih baik tuan jangan melihat video itu.” Jawab Alden


“ Kenapa?” Tanya mike. Dia semakin penasaran, dan Carlospun ikut penasaran


“ Karena aku rasa kalian tidak akan kuat melihat video itu, aku sarankan lihat saja siapa rekan Tuan Rolland itu.”


Carlos dan Mike saling pandang, keadaan jadi hening. Carlos jadi tidak sabar ingin melihat video itu. “ Apa yang mereka lakukan terhadap adiku?” Tanya Carlos dalam hati. Carlos keluar dan menyalakan rokok, dia mondar mandir di luar dan Mike menghampiri Carlos dan memberikan minum.


“ Sabar Carlos, kita akan mendapatkan orang itu dan kita akan habisi mereka.” Kata Mike sambil memegang bahu Carlos

__ADS_1


“ Iya Mike.” Kata Carlos sambil meminum minuman yang di berikan Mike. Mereka masih menunggu Albert. Carlos duduk diluar dan tidak lama kemudian Albert dan anak buah Mike sampai. Carlos langsung berdiri dan mendekati Albert


“ Kamu menemukannya Albert?” Tanya Carlos


“ Sudah Tuan, aku menemukannya.” Kata Albert sambil menunjukan kartu itu. Carlos mengambilnya dan masuk ke dalam.


“ Mike ini memory cardnya.” Carlos memberikan memory cardnya pada Mike dan Mike mengambilnya.


Mike berdiri dan menyuruh anak buanya untuk mengambil laptop di mobilnya. Jantung Carlos mulai berdebar, dia ingin sekali melihat siapa rekan Tuan Rolland itu. Carlos menarik nafas panjang. “ Tenang Carlos tenang Carlos.” Kata Carlos dalam hati. Anak buah mike masuk sambil membawa laptop dan memberikannya pada Mike. Mike mengambil laptop itu dan langsung menyalakannya.


Carlos mondar mandir sambil merokok, dia merasa tidak tenang. “ Videonya seperti apa?” Tanya Carlos dalam hati. Mike memperhatikan Carlos


“ Carlos duduklah, dan tenangkan pikiranmu. Marco ambilkan minum untuk carlos.”


“ Baik Tuan.” Marco masuk ke dalam rumah dan mengambilkan minuman untuk Carlos. “ Ini Tuan minumlah, tuan Carlos tenanglah.” Kata Marco pada Carlos dan Carlos menganggukan kepala dan minum.


Mike memasukan memory card ke laptop dan mencari rekaman itu, dan Mike menemukan rekaman itu. Carlos tidak ingin melihat rekaman itu, dia keluar dan berjalan jalan di luar. Garry mengikuti Carlos


“ Tuan tidak ingin melihat rekaman itu?” Tanya Garry


“ Tidak Garry, aku tidak ingin.” Kata Carlos sambil menghisap rokoknya dan menyemburkan asap keluar dari mulutnya.


Dan tiba tiba terdengar suara teriakan Mike. “ Bajiiingaaan, bangsat…!!! Achhhhhhh...Kubunuh kalian, aku akan habisi kalian.” Carlos mendengar Mike menangis, dia menutup telinganya dan Rick menepuk bahu Carlos. Carlos menatap Rick.


“ Rick siapa dua orang itu?”


“ Tuan, anda mengenal mereka.” Jawab Rick


“ Iya siapa Rick?” Tanya Carlos dengan suara pelan.


“ Mereka tuan Bernard dan Calvin, mereka berdua rekan bisnis tuan Federico.” Jawab Rick


“ Rick selidiki keluarga Bernard dan Calvin!” Perintah Carlos


“ Baik Tuan.”


Carlos masuk kedalam, dan matanya sempat menangkap video itu. Carlos sempat melihat adiknya di tembak dan Carlos berbalik tidak ingin melihat video itu. Mike mendekati Carlos dan memeluknya. Carlos menangis dan Mike memeluk Carlos dengan erat. Mike juga menangis, Carlos kita akan habisi mereka. Kita akan membalas perbuatan mereka.” Kata Mike pada Carlos.


“ Iya Mike, kita akan habisi mereka. Apakah yang di katakan tim Forensik itu benar Mike?” Tanya Carlos pada Mike dan Mike lebih memeluk erat tubuh Carlos.


“ Iya Carlos itu benar.” Jawab Mike


“ Siapa yang melakukkannya?” Tanya Carlos dengan suara pelan.


“ Kita mengenalnya Carlos. Rolland, Bernard dan Calvin. Kita akan membalasnya Carlos.


Carlos hanya menganggukan kepala. “ Aku sudah menduga waktu mereka datang memberikan ucapan belasungkawa.” Kata Carlos dalam hati.


Selamat Membaca

__ADS_1


Jangan lupa like dan komen ya


Terima Kasih


__ADS_2