End Of Love

End Of Love
EOL 14


__ADS_3

Pulang sekolah Jessica ketiduran, dia lupa kalau hari ini akan ada latihan voli. Tiba tiba handphonenya berdering, dia melihat andrew yang menelpon. “ Hmm kenapa lagi nich bocah.” Kata Jessica dalam hati dan dia menjawab telepon andrew


“ hmmm…Kenapa?" Tanya Jessica dengan suara serak


“ Tanpa hallo, hi atau apa kek langsung aja kenapa, mau latihan apa nggak?” Tanya Andrew dari seberang telepon.


“ Iya latihan, kenapa?” Tanya Jessica lagi


“ latihannya jam berapa..?”


“ Nanti jam empat Ndrew.” Jawab Jessica


“ Iya sekarang jam berapa Jessi…?"


Jessica melihat jam yang di meja, dia terlonjak dari tempat tidur. “ Andrew tunggu aku, aku da telat.” Kata Jessica


“ Buruan!” Balas Andrew


Jessica melemparkan handphonenya ke tempat tidur dan berlari masuk ke kamar mandi dia cuci mukanya dan kembali ke kamar. Cepat cepat dia tukar pakaian dan memakai sepatu, dia mengambil handphonenya dan menyambar tasnya dan langsung berlarian turun. “ Sialan aku ketiduran.” Kata Jessica dalam hati sambil berlari menuju lift.


Sampai di lobby dia melihat Andrew, dia berlari ke arah Andrew. “ aku ketiduran Ndrew aku lupa kalau hari ini ada latihan.” Kata Jessica sambil naik ke atas motor.


“ Gimana sich, kalau aku gak telpon pasti kamu masih tidur.” Kata Andrew


“ Iya..Iya…Buruan sudah telat nich, ngebut aja.”


“ iya pegangan.!” Kata Andrew pada Jessica dan Jessica memegang pinggang Andrew . Andrew langsung melajukan motornya.


Sampai di gedung Jessica langsung berlari masuk ke dalam gedung olahraga. Dia melihat semua sudah berkumpul. Tini melihat Jessica


“ Jess ayo sini ..!” Panggil Tini. Jessica berlari bergabung dengan mereka. “ Sorry terlambat coach.” Kata Jessica


“ Tidak apa apa.” Kata coach sambil tersenyum.

__ADS_1


Mereka mulai latihan, terlihat coach mengumpan bola dan mereka melakukan smash secara bergantian. Ada yang melakukan smash dan yang lain mencoba untuk block. Terlihat Jessica mencoba melakukan jumping service dan di seberang net ada Tini, tapi setiap kali dia melakukan jumping service bolanya selalu menyangkut di net, dia mengulang terus sampai akhirnya dia bisa.


Coach tersenyum melihat usaha Jessica. Akhirnya latihan selesai dan mereka berkumpul kembali dan coach memberi arahan, selesai memberikan arahan mereka membubarkan diri. Jessica dan Tini berjalan ke arah Andrew, dan Jessica mengajak Andrew pulang.


Sampai di parkiran Tini sudah mendapat jemputan, merekapun berpamitan. Jessica dan Andrew langsung pulang ke apartemen.


Jessica masuk ke dalam apartemen, di dalam gelap karena lampu belum di nyalakan. Jessica menyalakan lampu dan tiba tiba Carlos mengejutkan Jessica dengan berteriak. Jessicapun terkejut dan ikut berteriak.


“ Caaaaarrlooosssssssssss..!!!” Teriak Jessica sambil dia duduk di lantai, dan Carlos menertawai Jessica. Jessica berdiri dan mengejar Carlos. Carlos lari ke atas dan langsung masuk ke dalam kamar. Jessicapun mengejarnya sampai ke kamar, tapi Carlos menangkap Jessica dan menghempaskan tubuh Jessica di atas ranjang dan langsung menindih tubuh Jessica.


Jessica tidak bisa bergerak, dan Carlos tertawa melihat Jessica meronta ronta.


“ Icchhh...Carlos, aku tidak bisa bernafas turun dari atasku.” Pinta Jessica pada Carlos


“ Aku tidak mau turun.” Kata Carlos sambil tertawa.


“ Carlos badan kamu berat, aku tidak bisa bernafas.” Kataku Jessica lagi pada Carlos sambil berusaha mendorong Carlos.


“ Oh ya.. Sini aku bantu berikan nafas.” Kata Carlos lagi sambil mendekatkan bibirnya ke arah Jessica


Carlos tertawa dan berbaring di samping Jessica . “Carlos.” Panggil Jessica


“ Heemm.” Jawab Carlos sambil membalikkan badannya menghadap Jessica


“ Aku kemarin mengirim pesan tapi kenapa kamu tidak baca.”


“ Umm… Handphoneku tertinggal di lemari, aku lupa membawanya.” Kata Carlos sambil membelai wajah Jessica


“ Ohhh...lupa, masih muda sudah pikun.” Kata Jessica pada Carlos


“ Kamu bilang apa?” Tanya Carlos


“ Masih muda sudah pikun.” Kata Jessica lagi dengan suara tegas

__ADS_1


“ Sekali lagi.” Kata Carlos sambil mencolek pinggang Jessica


Jessica mengambil posisi duduk untuk melarikan diri. “ masih mudah sudah pikun.” Kata Jessica sambil mengencangkan suaranya. Baru saja Jessica akan berdiri dari tempat tidur carlos menangkapk Jessica dan menggelitik pinggang Jessica.


“ Carlos berhenti geli.” Kata Jessica sambil berusaha melepaskan diri dari Carlos tapi tidak bisa, Tangan carlos terlalu kuat menahan Jessica. “ Carlos please berhenti, gelliiii.” Teriak Jessica pada Carlos. Carlos melepaskan Jessica dan tertawa. Jessica memukul mukul lengan Carlos. Dan Carlospun tertawa kemudian dia memeluk Jessica dan mengecup kening Jessica.


Carlos melepaskan pelukannya dan berjalan ke ruang Tv. Jessica masuk ke kamarnya dan mengambil handphonenya lalu pergi keruang Tv. Dan Jessica duduk di sofa sambil mengutak atik handphonenya, sedangkan Carlos sedang menonton Tv. Sesekali mata Jessica melihat ke tv dan kembali ke handphonenya, saat ada adegan ciuman Jessica menontonnya. Carlos melirik pada Jessica sambil terseyum. Dia membiarkan Jessica menonton film tersebut, saat ada adegan yang lebih, Jesica menunduk dan berpura pura melihat ke handphonenya.


Carlos tersenyum melihat Jessica, dia menarik tangan Jessica dan duduk di sampingnya. Carlos juga mengambil handphone dari tangan Jessica dan meletakkannya di atas meja. Mereka berdua nonton bersama sambil tangan Carlos melinggkar di bahu Jessica. Filmnya romantis, tiba tiba ada adegan ciuman lagi, mata Jessica tetap di Tv Carlos melirik pada Jessica. Adegan mulai panas Jessica pura pura membetulkan duduknya.


Carlos memegang dagu Jessica dan mengarahkan ke wajahnya dan Jessica menatap mata Carlos.


Pelan pelan Carlos mendekatkan wajahnya ke wajah Jessica, kepalanya dimiringkan dan bibirnya semakin dekat dengan bibir Jessica. Jessica hanya diam. “ Mau ngapain Carlos?” Tanyan Jessica dalam hati.


Carlos mencium bibir Jessica , dia berhenti dan menatap mata Jessica,kemudian dia membelai wajah Jessica, dan meraba bibirnya. Jessica menatap mata Carlos dan Carlos membaringkan Jessica di sofa.


Carlos berada di atas tubuh Jessica dan mencium bibir Jessica dan memasukan lidahnya ke dalam mulut jessica, Jessica memejamkan matanya dan membalas ciuman Carlos seperti yang dia liat di Tv tadi. Mereka saling berciuman, jantung Jessica berdegub kencang. Carlos masih menerjang bibir Jessica, sesekali dia menggit bibir Jessica. nafas Carlos sudah tidak berarturan, tangannya mulai meraba dada Jessica.


Tiba tiba Jessica mendorong badan Carlos, dan Carlospun berhenti dan turun dari tubuh Jessica. Jessica duduk dan menatap carlos. Dia menggeleng gelengkan kepala dan berdiri.


“ Aku mau tidur.” Kata Jessica pada Carlos. Carlos menahan tangan Jessica, Jessica berhenti dan menatap Carlos.


“ Aku minta maaf.” Kata Carlos sambil berdiri. “ Aku lepas kontrol.” Kata Carlos lagi dan memeluk Jessica. “ Maafkan aku.”


“ hem..hem...” Kata Jessica sambil menganggukan kepala dan melepaskan pelukan carlos, dia berjalan masuk kedalam kamar. Kemudian dia berbaring dan memikirkan apa yang barusan terjadi. “ Carlos mencium bibirku.” Kata Jessica dalam hati sambil memegang bibirnya, “ kenapa jantungku berdetak begitu cepat.” Jessica masih memikirkan kejadian yang baru saja terjadi.


Jessica bangun dan menuju ke ruang Tv, di sana masih ada Carlos. Carlos memandang Jessica, dan Jessica hanya terseyum kecil. Jessica mengambil handphonenya dan masuk kembali ke dalam kamar.


Jessica POV


Aku berbaring di kamar dan masih memikirkan apa yang terjadi barusan antara aku dan Carlos. Aku tidak perna berciuman dan carlos cowok pertama yang mencium bibirku. Aku masih membayangkan ciuman Carlos yang lembut, dia menggigit bibirku dengan lembut, sehingga membuat jantungku berdetak cepat. Aku mencoba untuk tidur, aku memutar musik yang ada di ponsel, dan memejamkan mata.


Akhirnya Jessica tertidur.

__ADS_1


Selamat Membaca


Terima kasih bagi yang masih setia


__ADS_2