End Of Love

End Of Love
SS2 EOL EPS 12


__ADS_3

Sebulan sudah Kairos jalan bersama Elena, Kairos sangat menyukai Elena. Hari ini Kairos akan mengajak Elena pergi ke suatu tempat. Kairos ingin mengajak Elena pergi ke Villa milik Tuan Federico. Kairos bersiap siap, dia menyemprotkan parfum di tubuhnya kemudian dia memakai kemeja dan celana jeans. Kairos mengambil sepatunya kemudian memakainya.


Tidak lama kemudian dia keluar dari kamar lalu pergi ke kamar Acel, Kairos masuk tanpa mengetuk pintu. Dia melihat Acel sedang di depan laptop.


Kairos menghampiri Acel


"Acel aku mau pergi, kalian tidak usah menungguku untuk makan malam." Kata Kairos


Acel menatap Kairos


"Kamu mau kemana Kairos?"


"Aku mau menjemput Elena." Jawab Kairos


"Oh.. Baiklah kalau begitu." Kata Acel sambil tersenyum. "Selamat bersenang senang." Canda Acel sambil mengedipkan mata sebelahnya kepada Kairos dan Kairos tertawa.


"Apakah kamu sudah mencintainya Kairos?" Tanya Acel


"Umm.. sepertinya iya Acel." Jawab Kairos sambil tersenyum.


"Ya, semoga beruntung saja." Kata Acel


"Baiklah Acel, aku pergi dulu ya."


"Iya Kairos, good luck." Kata Acel sambil tersenyum.


"Terima kasih." Ucap Kairos lalu dia keluar dari kamar Acel dan pergi masuk ke mobilnya.


Kairos menjalankan mobilnya menuju ke rumah Elena. Tiba di rumah Elena, Kairos melihat Elena sudah menunggu di depan rumah. Kairos menghentikan mobilnya kemudian dia turun dan membukakan pintu mobil kepada Elena, kemudian Elena masuk ke dalam mobil. Kairos juga masuk ke dalam mobil lalu dia menjalankan mobilnya menuju ke Villa milik Tuan Federico.


"Kita akan kemana Kairos?" Tanya Elena


"Aku ingin membawamu ke villa milik opaku." Kata Kairos sambil tersenyum


"Oh... " Gumam Elena. "Apakah villa opa kamu jauh?"


"Umm..., tidak terlalu jauh Elena, mungkin sejam perjalanan." Jawab Kairos sambil memegang tangan Elena.


Elena tersenyum kepada Kairos, dia menggenggam tangan Kairos.


Akhirnya mereka tiba di villa milik Tuan Federico


Mereka berdua masuk lalu Kairos mengajak Elena duduk di halaman belakang menghadap Kota.


"Kamu suka tempat ini Elena?" Tanya Kairos.


Elena tersenyum dan menatap Kairos


"Iya Kairos, aku suka. Tempat ini sangat bagus, viewnya juga indah." Jawab Elena sambil berdiri kemudian dia berjalan dan melihat ke indahan Kota dari Villa


Kairos menghampiri Elena dan berdiri di samping Elena


"Oh ya Elena, kamu mau minum apa?" Tanya Kairos


"Ehmm.. apa saja Kairos." Jawab Elena sambil menatap Kairos


Kairos menatap mata Elena dan memegang pipi Elena


"Elena, Aku sangat menyukaimu." Kata kairos sambil membelai pipi Elena


Elena tersenyum dan menatap mata Kairos


"Bemarkah Kairos?" Tanya Elena


"Iya Elena, aku sangat menyukaimu. Maukah kamu jadi pacarku?"

__ADS_1


"Kamu serius Kairos?" Tanya Elena lagi


"Iya Elena, aku sangat serius. Apakah kamu juga menyukaiku?" Tanya Kairos lagi. lalu dia membelai wajah Elena


Elena memegang tangan Kairos yang menempel di pipinya.


"Aku juga menyukaimu Kairos." Jawab Elena


"Benarka Elena? Berarti kamu ingin menjadi pacarkukan? "


Elena tersenyum


"Iya Kairos, aku mau." Jawab Elena


Kairos sangat senang lalu dia memeluk Elena dengan erat.


"Terima kasih Elena." Ucap Kairos lalu dia melepaskan pelukkannya dan menatap mata Elena


Elena juga menatap mata Kairos. Mereka berdua saling bertatap mata, perlahan lahan wajah mereka berdua semakin dekat. Elena memegang kemeja Kairos lalu mereka berdua berciuman. Kairos melingkarkan tangannya di pinggang Elena dan mencium bibir Elena.


Mereka saling memainkan lidah, Elena melingkarkan tangannya di punggung Kairos dan merasakan lidah Kairos bermain di dalam mulutnya.


Elena behenti mencium Kairos lalu dia mendorong pelan tubuh Kairos dan Kairos menghentikan ciumannya.


"Kairos sudah malam, aku harus pulang." Kata Elena.


Kairos membelai wajah Elena


"Baiklah Elena, aku akan mengantarmu." Kata Kairos sambil tersenyum


Kairos dan Elena meninggalkan Villa. Kairos mengantar Elena pulang. Di dalam mobil Elena hanya diam saja.


Kairos memegang tangan Elena dan menciumnya.


Elena menatap Kairos dan tersenyum


"Iya Kairos aku baik baik saja." Jawab Elena


Akhirnya mereka sampai di rumah Elena. Kairos turun dari mobil dan membukakan pintu kepada Elena kemudian Elena turun


"Oh ya Elena aku langsung pulang saja ya." Kata Kairos


"Baiklah Kairos, hati hati ya!"


"Terima kasih Elena, sampaikan salamku kepada orang tuamu." Kata Kairos lalu dia melinhkarkan tanganny di pinggang Elena lalu mencium bibir Elena.


Elena membalas ciuman Kairos, dan mereka saling berciuman lagi. Kairos menghentikan ciumanny lalu mengecup kening Elena


"Aku pergi ya." Kata Kairos lalu dia masuk ke dalam mobil.


Kairos meninggalkan kediaman Elena dan kembali ke rumahnya.


Keesokan harinya Kairos pergi ke kantor mike. Dia ingin bertemu dengan mike, dia ingin menanyakan masa lalu Kairos


Kairos tiba di kantor mike, dia memarkirkan mobilnya kemudian dia masuk ke dalam, Kairos langsung menuju ke ruang kerja Mike lalu dia mengetuk pintu. Terdengar suara mike dari dalam menyuruh Kairos masuk.


Kairos membuka pintu lalu dia masuk. Dia melihat Mike lagi di depan komputer.


Kairos menyapa Mike


"Hallo paman Mike." Sapa Kairos


Mike terkejut melihat Kairos, dia langsung berdiri dan menyambut Kairos


"Kairos keponakanku yang tampan."Kata mike sambil memeluk Kairos dengan erat. "Apa kabar kallian?" Tanya Mike sambil memegang pundak Kairos

__ADS_1


"Aku baik baik saja paman, begotu juga ketiga adikku. Mereka semuanya baik baik saja." Kata Kairos sambil tersenyum


"Itu bagus, aku senang mendengarnya. Ayo duduk disini Kairos." Kata Mike sambil mengajak Kairos duduk di sofa.


Mereka berdua duduk di sofa lali berbincang bincang.


"Oh ya Kairos, ada apa kamu kesini?" Tanya Mike


"Um begini paman Mike. Aku ingin tahu kehidupan papa yang dulu."


Mike menatap Kairos


"Mengapa kamu ingin mencari tahu kehidupan papa kamu yang dulu"


"Aku hanya ingin tahu saja paman. Paman tahu sendirikan sekarang semua bisnis papa dan mama aku yang ambil alih. Aku tidak ingin terjadi sesuatu kepadaku, apalagi terhadap adik adiku.


Mike bersandar di sandaran sofa.


"Kamu ingin tahu siapa sebenarnya papa kamu?" Tanya Mike kepada Kairos


"Iya paman Mike, aku ingin tahu siapa papaku sebenarnya.


Mike menundukan kepalanya kemudian dia menatap kembali Kairos


"Kairos papa kamu menjadi pembunuh di usia 20 tahun. Siapa saja yang mengganggu bisnis Tuan Federico pasti di bunuh olehnya.


Kairos terkejut dan menatap Mike


"Paman Mike, mengapa papa menjadi seorang pembunuh?" Tanya Kairos lagi


"Kairos papa kamu menjadi seorang pembunuh karena dia terpukul atas kematian paman kamu Dario. Paman Dario di bunuh secara keji. Semenjak kematian paman kamu, papa kamu berprinsip lebih baik membunuh dari pada di bunuh."


"Lalu Paman?" Kairos masih penasaran.


"Opa sangat khawatir dengan papa kamu akhirnya opa kalian mengirim papa kamu ke Spanyol. akhirnya papa kamu berubah dan dia lebih berubah lagi setelah menikah dengan mama kamu.


Mike juga menceritakan kejadian saat Jessica di tusuk dan Carlos di tembak.


Kairos terkejut


"Jadi paman Mike, waktu mama dan papa tidak pulang selama dua minggu itu bukan karena mereka di luar kota?" Tanya Kairos


"Iya benar sekali Kairos."


"Terus yang membebaskan Adrian sampai sekarang belum di ketahui?" Tanya Kairos lagi


"Iya Kairos, sampai sekarang kami tidak tahu siapa yamg membebaskan Adrian." Jawab Mike


Kairos terdiam


"Berarti kami belum aman." Kata Kairos dalam hati. "Umm.. Baiklah paman, terima kasih sudah menceritakan semuanya kepadaku. Kalau begitu aku kembali kantor sekatang." Kata Kairos sambil berdiri dari duduknya.


"Baiklah Kairos, hati hati ya!"


"Terima kasih oaman Mike." Kata Kairos kemudian dia memeluk Mike.


Kairos meninggalkan Kantor Mike lalu kembali ke kantornya.


Sekamat membaca


Jangan lupa like dan komentar ya.


Maaf telat up


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2