End Of Love

End Of Love
EOL 60


__ADS_3

Sudah seminggu Federico mengajak aku dan papa berkeliling di kota kota yang ada di Spanyol. Kami sudah berkunjung ke tempat tempat wisata yang sangat indah.


Dan saatnya papa akan pulang ke Indonesia, aku dan Carlos mengantar papa di Airport, tiba di Airport papa turun dari mobil di ikuti oleh aku. Carlos pergi memarkirkan mobil aku dan papa tunggu di lobby. Tidak lama kemudian Carlos datang, dan papa berpamitan pada aku dan Carlos


Papa memelukku dan berbisik. “Sering seringlah kabari papa ya sayang, dan jangan lupa kalau cucu papa lahir kirim fotonya pada papa.” Kata papa kepadaku.


“Iya pa Jessi akan selalu mengabari papa.”


Papa juga memeluk Carlos dan berpesan pada Carlos


“Aku titip Jessica padamu, aku yakin kamu bisa membahagiakannya.”


“Tentu saja Anda jangan khawatir.”


Akhirnya papa masuk ke dalam, kemudian aku dan Carlos pulang ke rumah. Sampai di rumah aku langsung turun dari mobil dan masuk ke dalam. Aku berpapasan dengan Liliana.


“Sayang besok kita sudah harus kembali ke America.” Kata Liliana padaku


“Iya mom.”


“Carlos mana sayang?” Tanya Liliana padaku.


“Lagi di kamar mom.”


“Baiklah, kamu istirahat ya sayang.” Kata Liliana lagi padaku.


“Iya mom.” Jawabku sambil pergi dan masuk ke dalam kamar. Aku memandang Carlos yang lagi berbaring, dia melihatku dan mengulurkan tangannya padaku. Aku menghampirinya dan duduk disisi tempat tidur. Carlos tersenyum padaku dan berkata. “ Istirahat sayang besok kita akan kembali ke Amerika.”


“Iya beb.” Tapi kamu belum menceritakan padaku bagaimana kamu bisa menemukan papaku, setiap kali aku bertanya kamu selalu bilang nanti. aku ingin mendengarnya sekarang.” Kataku pada Carlos.


Carlos tersenyum dan menarikku tidur di sampingnya dan dia memelukku.

__ADS_1


“Baiklah sayang aku akan menceritakan padamu.” Kata Carlos padaku. Carlos bangun dan bersandar di sandaran tempat tidur lalu dia memegang tanganku


“Jadi begini sayang, waktu kita memutuskan untuk menikah aku mengambil keputusan untuk menghadirkan orang tuamu di pernikahan kita nanti. Aku ingin membuat kejutan padamu, di perusahaanku ada karyawan yang berasal dari daerah kamu tapi berbeda kota.


Aku memberikan copyan surat yang kamu bawah dari rumah kamu, yang ada nama seluruh anggota keluargamu disitu tertera kota asal kamu sampai districtsnya. Dan karyawanku tahu daerah orang tuamu tinggal, aku meminta dia untuk pergi bertemu dengan orang tuamu. Dan megurus paspor orang tuamu. Dan dia berhasil.


Saat kita tiba di Amerika aku meminta daddy untuk mengurus visa bagi orang tuamu. Sebenarnya mama kamu juga mau datang tapi mendengar kamu tidak menginginkannya maka daddy membatalkan kedatangan mama kamu, begitu sayang. Sekarang sudah jelas sayang?” kata Carlos padaku, sambil mencium keningku dan kembali berbaring di sampingku


“Iya.” Jawabku pada Carlos, sambil memeluknya


“Masih penasaran lagi?” Tanya Carlos padaku sambil tersenyum.


Dan aku hanya menggelengkan kepala. Aku memeluk Carlos dengan erat. “Terima kasih ya beb sudah membuat kejutan padaku.” Kataku pada Carlos.


“Iya sayang.” Kata Carlos sambil memutar badannya menghadap aku. Aku menatap mata carlos dan dia tersenyum, aku memegang pipinya dan mencium bibirnya. Carlos membalas ciumanku dan memelukku. Dia mengelus perutku dan aku merasakan tangannya semakin ke bawah dan..


“hmmm.. Beb kamu mulai nakal.” Kataku pada Carlos dan dia tersenyum dan berbisik.


Aku tersenyum dan mencium bibir Carlos, Carlos membalas mencium bibirku, dia memainkan lidahnya di dalam mulutku dan aku membalasnya. Jarinya semakin liar dan membuat aku tidak tahan lagi dan meminta Carlos untuk melakukannya.


Dan Carlos melakukannya dengan lembut, kami berpelukan. Dia memegang wajahku dan menatap mataku sambil tersenyum. Akupun tersenyum padanya.


“Aku mencintaimu sayang.” Kata Carlos padaku, akupun membalasnya.


“Aku juga mencintaimu beb.”


Aku mencium kembali bibir Carlos dan Carlos membalas ciumanku, kami berciuman lagi dan saling memainkan lidah. Dan aku berhenti.


“Beb sudah, nanti juniornya minta lagi.” Candaku pada Carlos.


Dan Carlos langsung tertawa

__ADS_1


“Tidak apa apa sayang kalau dia minta lagi.”


“Dasar rakus.” Kataku pada Carlos sambil tertawa dan Carlos pun ikut tertawa dan mencium keningku. Carlos bangun dan menggendongku pergi ke kamar mandi dan kami mandi berdua lagi. Selesai mandi aku dan dia berbaring di tempat tidur. Carlos memelukku dan kami berdua tertidur.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Akhirnya kami kembali ke America, kami sampai di America siang hari. Aku meminta Carlos untuk pergi ke villa di pinggir danau, dari landasan aku dan carlos langsung pergi ke villa. Sampai di villa aku langsung masuk ke kamar dan membuka gorden dan pintu arah ke teras. Aku menarik nafas panjang. “Hmmm… Aku menikmati keindahan danau lewat teras kamar, aku duduk lalu memejamkan mata dan merasakan desiran angin yang berhembus, dan bunyi kicauan burung, suasana hening jauh dari kebisingan kota. Tak ada hiruk pikuk, hanya ada suara desiran angin dan kicau burung dan suara tonggeret bak terompet di sekitar hutan.


Carlos datang dan aku mengajak Carlos masuk kedalam hutan, pergi ketempat aku dan dia mengambil foto prewedding waktu itu. Aku sangat suka dengan tempat itu. Carlos menuruti permintaanku, aku dan dia masuk ke dalam hutan dan tiba di taman itu. Bunganya sangat indah, Carlos memegang tanganku dan berjalan di antara bunga bunga yang beraneka ragam warna.


Aku tersenyum pada Carlos. Carlos memelukku dan aku melingkarkan tanganku di pinggangnya.


“Sayang bunga bunganya semakin indah.” Kataku pada Carlos. Rerumputannya juga tertata rapi.


Aku berbaring di atas rerumputan dan Carlos ikut berbaring di sampingku, carlos memegang tanganku, dan kami berdua memandang langit yang begitu cerah, dan indah, memberikan kesejukan dan kenyamanan. “Ahh langitpun tau kalau aku sedang berbahagia.” gumamku dalam hati.


Carlos membalikkan badannya menghadapku. Dia mengusap perutku dan terseyum padaku.


“Sayang aku senang melihat mu bahagia.” Kata Carlos padaku.


“Terima kasih beb, sudah memberikan kebahagiaan padaku.”


“Kamu juga sudah memberikan kebahagiaan padaku sayang.” Kata Carlos padaku sambil membelai wajahku.


Hari sudah semakin sore akhirnya Carlos mengajakku kembali ke villa. Sampai di villa aku dan Carlos langsung masuk kamar mandi dan mandi, selesai mandi aku berbaring di tempat tidur. Carlos membiarkan pintu teras kamar terbuka, hingga aku bisa merasakan angin masuk kedalam kamar aku memejamkan mata. Rasa dingin tak menggubris rasa damai yang aku rasakan saat angin berhembus masuk ke dalam kamar. Suara desiran angin, gesekan pohon serta wangi hutan dapat aku rasakan. “Hmmm aku tak akan pernah bosan tinggal disini.” Gumamku dalam hati.


Carlos datang dan berbaring di sampingku dan memelukku.


Selamat membaca


Thank you yang masih setia memberi like dan koment.

__ADS_1


1


__ADS_2