
Kairos dan Acel sedang bersiap siap, mereka berdua ingin pergi ke landasan. Mereka akan latihan bela diri dan menembak.
Setiap akhir pekan Kairos dan Acel belajar bela diri dan menembak. Kairos dan Acel semakin mahir dalam menembak, mereka di latih oleh Dean dan Luca.
Dean dan Luca melatih mereka berdua begitu keras, mereka di latih ala militer.
Kairos menemui Acel di kamarnya
“Acel, apakah kamu sudah selesai.” Tanya Kairos sambil masuk kedalam kamar Acel
“Iya Kairos, aku sudah selesai. Kita pergi sekarang!” Kata Acel sambil berdiri dari duduknya
“Kalau begitu ayo!” Kata Kairos lalu dia berdiri dan berjalan keluar dari kamar Acel di ikuti oleh Acel
Kairos dan Acel menuju ke mobil lalu mereka berdua masuk ke dalam mobil. Kairos menjalankan mobilnya menuju ke landasan. Luca dan Dean mengikuti mereka berdua dari belakang.
Akhirnya mereka tiba di landasan. Mereka turun dari mobil kemudian menuju ke tempat latihan di ikuti oleh Dean dan luca.
Mereka tiba di tempat latihan, Kairos dan Acel langsung membuka kaos mereka berdua. Begitu juga Dean dan Luca, mereka juga membuka kaos mereka. Mereka berlari mengitari landasan.
Luca dan Dean mengajari mereka berdua beladiri. Kairos dan Acel sudah sangat mahir. Dean dan luca sangat senang karena Kairos dan Acel begitu semangat.
Hari menjelang sore mereka kembali ke rumah, Mereka tiba di rumah. Kairos dan Acel langsung masuk ke dalam rumah.
Kairos langsung menuju ke kamarnya, dia mengambil handuk kemudain dia masuk kedalam kamar mandi.
Selesai madi Kairos memakai pakaiannya dan melihat jam di dinding kamarnya sudah menunjukan pukul 6 sore. Kairos memakai sepatunya kemudian dia mengambil kunci mobil. Dia ingin menjemput Elena.
Kairos menjalankan mobilnya menuju ke rumah Elena.
Tidak lama kemudian Kairos tiba di rumah Elena, di turun dari mobil dan pergi mengetuk pintu rumah Elena. Pintu terbuka dan berdiri di depan Kairos Nyonya Arnets, Kairos menyapa Nyonya Arnets.
“Selamat malam Nyonya, aku ingin menjemput Elena.” Kata Kairos kepada Nyonya Arnets.
“Selamat Malam Kairos, ayo masuk.Elena masih di kamarnya.”
“Terima kasih Nyonya.” Ucap Kairos lalu dia masuk ke dalam lalu duduk di sofa.
“Kairos tunggu sebentar ya, aku akan memanggil Elena.” Kata Nyonya Arnets kemudian dia meninggalkan Kairos dan pergi memanggil Elena
Tidak lama kemudian Nyonya Arnet kembali bersama Elena, Kairos melihat Elena dan terseyum.
“Kita pergi sekarang?” Tanya Kairos sambil berdiri dari duduknya.”
“Iya Kairos, kita pergi sekarang.” Jawab Elena sambil tersenyum
Kairos dan Elena berpamitan kepada Nyonya Elena lalu pergi masuk ke dalam mobil. Kairos meghidupkan mesin mobil lalu dia menatap Elena. Dia memegang tangan Elena dan menciumnya.
__ADS_1
Elena tersipu malu.
“Aku mencintaimu Elena.” Kata Kairos sambil menatap mata Elena.
“Benarkah Kairos?” Tanya Elena
“Iya Elena , aku sudah jatuh cinta padamu.” Kata Kairos lalu dia mendekatkan wajahnya ke wajah Elena kemudian dia mencium biir Elena.
Elena membalas ciuman Kairos lalu melingkarkan tangannya di punggung Kairos. Mereka saling berciuman di dalam mobil. Kairos menghentikan ciumannya dan tersenyum kepada Elena.
Kairos menjalankan mobilnya ke salah satu restoran yang terkenal di kota Torrance. Mereka tibda di restoran lalu Kairos dan Elena turun dari mobil kemudian masuk kedalam restoran. Pelayan menyambut mereka lalu mengantar mereka berdua ke dalam, Kairos dan Elena duduk.
Pelayan memberikan buku menu lalu Kairos dan Elena memesan makanan. Sambil menunggu pesanan, mereka berdua berbincang bincang.
“Elena, apakah kamu mencintaiku?” Tanya Kairos membuka pembicaraan, dia memegang tangan Elena.
Elena tersenyum kepada Kairos
“Iya Kairos, aku mencintaimu.” Kata Elena sedikit malu malau.
“Benarkan Elena? Tanya Kairos sambil memegang wajah Elena
Elena menatap Kairos
“Iya Kairos, aku mencintaimu.” Jawab Elena
Kairos megecup kening Elena.
Pesanan mereka di sajikan di meja, lalu Kairos dan Elena makan.
Selesai makan, Kairos mengajak Elena pergi ke villa milik Jessica. Sepanjang jalan menuju ke villa Kairos memegang terus tangan Elena. Dia sangat bahagia karena Elena juga mencintainya.
Tiba di villa mereka berdua masuk dan menuju ke kolam renang.
“Elena bagaimana kalau kita berdua berenang?” Tanya Kairos
“Umm.. tapi Kairos aku tidak membawa pakaian ganti.”
“Kamu pakai pakaian renang saja, di lemari ada pakaian renang yang belum pernah di pakai.” Kata Kairos sambil melingkarkan tangannya di pinggang Elena.
“Baiklah Kairos.”
Kairos tersenyum lalu dia pergi ke kamar yang sering di gunakan Jessica lalu membuka lemari. Dia mencari baju renang milik Jessica yang tidak pernah di gunakan oleh Jessica. Kairos menemukan Baju renang yang masih tergantung price. Dia mengambilnya lalu mengeluarkan pricenya kemudian dia pergi menemui Elena.
“Elena, ini milik mamaku tapi dia tidak pernah menggunakannya.” Kata Kairos sambil memberikan baju renang itu kepada Elena.
Elena mengambil baju renang itu lalu dia pergi ke kamar mandi dan mengganti pakaiannya dengan baju renang. Elena keluar dari kamar mandi lalu menemui Kairos yang suda berada di dalam kolam.
__ADS_1
Kairos tersenyum melihat Elena
“Ayo kesini Elena.” Panggil Kairos
Elena turun ke kolam dan menghampiri Kairos. Mereka berdua berenang bersama, sesekali Kairos mengerjai Elena. Tapi Elena senang Kairos mengerjainya, tampak kebahagiaan di wajah mereka berdua.
Kairos melingkarkan tangannya di pinggang Elena.
“Aku sangat bahagia Elena.” Kata Kairos sambil membelai wajah Elena
Elena tersenyum da menatap Mata Kairos.
“Aku juga Bahagia Kairos.” Kata Elena lalu dia mencium bibir Kairos.
Mereka salin berciuman dan memainkan lidah. Elena melingkarkan tangannya di pungung Kairos dan membiarkan Kairos meremas dadanya. Mereka berdua saling menerjang.
Kairos mengangkat Elena dan meletakkan Elena di atas matras kemudian dia mencium kembali bibir Elena, Elena juga membalas ciuman Kairos.
Kairos menatap mata Elena
“Kamu mau melakukannya?” Tanya Kairos
“Kalau kamu tidak bisa menahannya, kita bisa melakukannya.” Jawab Elena sambil memegang wajah Kairos.
Kairos menganggukkan kepala lalu dia melepaskan baju renang Elena, dia menatap tubuh Elena dan membelainya. Elena melepaskan celana Kairos lalu memeluk Kairos dan mencium bibir Kairos.
Mereka berdua melakukan foreplay,
Elena duduk di atas tubuh Kairos, lalu mereka berdua melakukan hubungan itu. Mereka berdau saling mengganti posisi dan gaya, desahan desahan keluar dari bibir mereka berdua. Kairos mengganti posisinya, dia menindih tubuh Elena, kedua tangannya memegang pinggang Elena lalu dia melakukannya.
Terdengar rintihan dari bibir Elena. Dia meremas kedua tanga Kairos yang berada di pinggangnya.
“Ah… dear lebih cepat lagi.” Pinta Elena
Kairos menurti permintaan Elena. Dia memacu gerakannya dan tiba tiba tubuh Elena tersentak, Kairos tidak berhenti dia lebih memacu dan akhirnya dia terbaring di atas tubuh Elena. Elena memeluk Kairos dan membelai rambut Kairos.
“Terima kasih sayang.” Bisik Kairos di kuping Elena.
“Sama sama dear.”
Kairos mengangkat kepalanya lalu menatap Elena lalu dia tersenyum, Kairos mengecup kening Elena kemudian dia turun dari atas tubuh Elena lalu berdiri.
Kairos menarik tangan Elena.
“Ayo kita ke kamar mandi.” Ajak Kepada Elena
Kairos dan Elena pergi ke kamar mandi lalu mereka membersihkan tubuh mereka. Seleasi membersihkan tubuh, mereka berdua memakai pakaian mereka lalu Kairos mengajak Elena pulang.
__ADS_1
Kairos mengantar Elena pulang.
Selamat membaca